Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Animasi Cerita Bergambar Berbasis Android untuk Penguatan Pembelajaran bagi Siswa Sekolah Dasar Kurniawati, Ribkha; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengembangkan media animasi cerita bergambar berbasis android untuk siswa kelas III SD dan untuk mengetahui kelayakan pengembangan media animasi cerita bergambar berbasis android pada topik proses terjadinya hujan kelas III SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan 4D (Thiagarajan, 1974) yaitu tahapan penelitian yang terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan uji coba (disseminate). Pada penelitian ini tidak dilakukan uji coba secara langsung dengan siswa dikarenakan keterbatasan waktu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui uji validasi oleh ahli. Hasil dari uji ahli materi mendapat angka persentase 88% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil dari uji ahli media mendapat angka persentase 78,9% dengan kategori “Tinggi”. Uji ahli bahasa oleh dua validator memperoleh hasil penilaian dengan persentase 94% dengan kategori “Sangat Tinggi” dan persentase 77% dengan ketegori “Tinggi”. Hasil dari uji ahli yang telah diperoleh menunjukkan bahwa pengembangan media  animasi cerita bergarmbar berbasis android yang dibuat sudah layak untuk digunakan sebagai penguatan pembelajaran bagi siswa kelas III SD. Media pembelajaran ini nantinya dapat digunakan sebagai penguatan materi dan bahan evaluasi karena terdapat materi dan latihan soal interaktif di dalamnya sehingga kelak dapat digunakan siswa untuk belajar dari rumah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIAKOTAK PENGETAHUAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS 4 SD Ardianto, Surya; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.251

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa yang masih rendah di SD N Lemah Ireng 01 pada mata pelajaran Matematika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika melalui penerapan pembelajaran Think Pair Share berbantuan media kotak pengetahuan. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD N Lemah Ireng 01 berjumlah 22 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi, soal-soal tes kemudian dianalisis dengan data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar siswa yang mencapai KKM pada pra siklus, menunjukan dari 22 terdapat 8 dengan nilai mencapai KKM dengan persentase 36% meningkat pada siklus I menadi 18 siswa tuntas dengan presentase 73% dan meningkat lagi pada siklus II mencapai 91%. Peningkatan ini terjadi karena siswa mulai memahami konsep Matematika. Dan guru menggunakan media kotak pengetahuan yang dapat membatu siswa memahami konsep Matematika melalui langkah langkah pembelajaran Teams Games TourThink Pair Share nament. Siswa lebih antusias dan aktif mengikuti setiap proses pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Picture And Picture Berbantuan Flash Card Siswa Kelas 2 SD Negeri Kenteng 01 Nurvita, Senja Ayu; Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Efektor Vol 5 No 2 (2018): Efektor Vol 5 No 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.321 KB) | DOI: 10.29407/e.v5i2.12308

Abstract

Based on the facts conducted by researchers at SDN Kenteng 01 this problem arises is the lack of interest in students to the learning process by teaching teachers that still use conventional methods. The purpose of this research is to apply the learning model of image and flash-assisted image and improve student learning outcomes with collaboration model . This research was conducted in grade 2 with type of research of PTK spiral model which was proposed by C . Kemmis and Mc . Taggart In the study using 2 cycles of cycles I and II which consists of planning , step and reflection . Research data obtained from the test results and analyzed using descriptive techniques with the learning outcomes of Civics subjects on 2 cycles based on learning outcomes is ≥ 65 . The result of this research shows that there is an increase of learning result of Civics which can be seen on the value of learning result of Civics subject based on learning completeness that is cycle I is 66,77% and cycle II is 100%. Based on these results , this study has succeeded in improving student learning outcomes of Civics subjects.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS BERBANTUAN MEDIA PAPAN JARING BAKU SISWA KELAS V Utami, Fitria; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.10

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa yang masih rendah di SD Negeri Sidorejo Kidul 02 pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Papan Jaring Baku. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sidorejo Kidul 02 yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dengan analisis data berupa analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar siswa pada tahap pra siklus siswa yang tuntas dalam pembelajaran hanya 10 siswa (37%) lalu meningkat pada siklus I sebanyak 19 siswa (70%) yang tuntas dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 24 siswa (89%). Peningkatan ini terjadi karena siswa mulai memahami konsep pada pembelajaran matematika yang diterapkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament serta guru menggunakan media papan jaring baku yang dapat membatu siswa memahami konsep pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS IV SD N TINGKIR TENGAH 02 Aji, Waluyo; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan merinci langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning dan mengetahui adanya peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD. Penelitian dilakukan di SD N Tingkir Tengah 02, Kec. Tingkir, Kota Salatiga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis komparatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan media puzle dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa. Hasil analisis keterampilan proses pada pra siklus hanya 11 siswa (31,4%) dengan kategori baik, siklus I meningkat menjadi 26 siswa (74,3%), dan pada siklus II meningkat menjadi 33 siswa (94,3%). Sedangkan analisis ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus adalah sebesar 37,1% dari total 35 siswa, pada siklus I ketuntasan sebesar 77,1%, dan pada siklus II ketuntasan sebesar 88,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Baesed Learning berbantuan media puzle dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa matematika siswa kelas IV SD N Tingkir Tengah 02
EFEKTIVITAS DISCOVERY LEARNING DANPBL PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV DITINJAU DARI HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SDN KARANGDUREN 01 Pangastuti, Priliza Nuramaning; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.83

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajarn Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif pada pembelajaran tematik. Penelitian dilaksanakan di SDN karangduren 01. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas IVA sejumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sejumlah 21 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis desain penelitian adalah Desain Quasi Experiment. Sebelum dilakukan penelitian dilakukan uji persyaratan eksperimen.Hasil yang diperoleh menujukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukan Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.003 < 0.005. Hal ini brarti H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan efektivitas hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen yang dilakukan treatment menggunakan model pembelajaran Discovery learning, dengan Kelas kontrol yang dilakukan treatment dengan menggunakan  model pembelajaran Problem Based Learning. Perbedaan nilai rata-rata posttest model pembelajaran Discovery learning 80,18 nilai model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 88,18. Jadi dapat diartikan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan model pembelajaran Discovery Learning
Pengembangan Komik Digital Interaktif untuk Memperkuat Kemampuan Membaca pada Materi Pengukuran Panjang dan Berat Kelas II SD Dewi, Fransiska Rizkiana; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3884

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) adalah penggunaan media komik yang masih jarang digunakan, siswa yang masih mengalami kesulitan membaca, dan penggunaan media pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui desain pengembangan komik digital interaktif dan kelayakan uji validasi ahli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan desain prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluate). Penelitian ini dilaksanakan sampai tahap uji validasi ahli. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi di kelas II SD Kanisius Bedono. Hasil uji validasi ahli media sebesar 90% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil uji validasi ahli materi sebesar 96% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil uji validasi ahli bahasa sebesar 68% dengan kategori “Tinggi”. Media memperoleh kritik dan saran perbaikan dari validator sehingga dapat membantu guru dalam kegiatan pembelajaran. Pengembangan media komik digital interaktif memiliki kelebihan untuk membantu siswa dalam memahami materi pengukuran panjang dan berat dan memperkuat kemampuan membaca siswa kelas II SD. 
SERVICE LEARNING: IMPLEMENTASI BAHASA DAN SASTRA KREATIF BAGI SISWA PAUD DAN SD DI KOTA SALATIGA Kurniawan, Mozes; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v6i2.4835

Abstract

Mengingat pentingnya pengembangan keterampilan berbahasa pada anak, sekolah-sekolah mengembangkan pembelajaran literasi bahasa anak dengan berbagai bentuk pembelajaran. tidak semua sekolah secara konsisten mengembangkan pembelajaran bahasa dalam rangka penguatan literasi anak secara inovatif dan kreatif. Ada dugaan, kurangnya pengetahuan mengenai beragam model pembelajaran inovatif menjadi alasan kurang berkembangnya cara mendampingi anak belajar bahasa. Inilah yang juga dirasakan oleh sekolah sebagai subjek pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Service Learning: Implementasi Bahasa dan Sastra Kreatif bagi Anak – Anak PAUD dan SD di Kota Salatiga”. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini melibatkan mahasiswa sebagai agen pelaksana utama dalam kerangka Service Learning yang merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang berinteraksi dengan masyarakat sebagai tujuan dalam mengaplikasikan konsep pembelajaran tertentu dan di waktu yang bersamaan pelajar dapat memperoleh pengetahuan. Luaran dari kegiatan ini antara lain terlaksananya kegiatan Service Learning yang merupakan pengembangan pembelajaran yang terintegrasi dengan pengabdian masyarakat dan dinilai memberikan berbagai dampak positif bagi pihak sekolah mitra kegiatan dan mahasiswa.
Partisipasi Pembelajaran Siswa Dalam Pembelajaran Dengan Classroom Rules Noviyanti, Ayu Kristiana; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 1 No 2 (2017): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.841 KB) | DOI: 10.23887/jere.v1i2.10071

Abstract

This study aims to: (1) Determine the effect of applying classroom rules in participation in teaching students in grades 5 (2) Determine the level of success of the effect of applying classroom rules in participation in teaching students in grades 5 Classroom rules are a set of rules which help organize learning activities, not just a routine or habit but in practice is also based on a standard that will have a positive impact on student behavior both in learning and everyday attitudes. This type of research is experimental research with research design Quasi Experimental Design. Instruments data collection using questionnaires, observations and interviews. Hypothesis testing using t-test and two independent samples t-test two different paired sample with SPSS 16.0. The results showed that: (1) the results of pre-test and post-test participation learning experimental class increased after applying classroom rules is higher than pre-test participation study before applying classroom rules with an average participation of learning by 52 904 and the average after applying classroom learning participation rules amounted to 55 761; (2) Participation of higher learning experimental class of classes controls (t = 2.342> ttabel 5% = 2,021). Thus the application of classroom rules affect the increased participation of student learning. Application of the rules Clasroom done optimally will affect the formation of character and the effect on student achievement.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share (TPS) dengan Teknik Gallery Walk Kurniasari, Elisabet Febrian; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 1 No 2 (2017): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.334 KB) | DOI: 10.23887/jere.v1i2.10074

Abstract

The background of the problem in this research is the lack of class V student learning result Christian Elementary School 04 Salatiga Eben Haezer. This study aims to improve student learning outcomes using learning model Think Pair Share technique Gallery Walk. This type of research is a classroom action research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: action planning, action, observation and reflection. The results of this study showed an increase in the value of student learning outcomes with minimal completeness criteria (KKM) is ≥70. It can be seen from the students' prior to action, of 25 fifth grade students there are only 11 students who achieve the KKM with a percentage of 44%. Then the action on the first cycle to 20 students who achieve the KKM with a percentage of 80%. In the second cycle of learning outcomes is increasing, reaching the KKM 25 students with a percentage of 100%. So it can be concluded that the use of the learning model Think Pair Share with Gallery Walk techniques to improve learning outcomes in social studies.