Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA PAPAN BERAT SISWA KELAS 4 SD Muhammad Anwar Romdhoni; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v5i1.346

Abstract

Abstrack: This research is motivated by the learning outcomes of students who are still low in Ujung-Ujung SDN 03 on Mathematics. The aim of the study was to improve student learning outcomes on Mathematics subjects through the application of Teams Games Tournament assisted by heavy board media. This type of research uses Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques are observation and test results. The research subjects were the fourth grade students of Ujung-Ujung SDN 03 totaling 18 students. Data collection tools using observation sheets, test questions are then analyzed with quantitative descriptive data. The results showed an increase in the percentage of learning outcomes of students who reached KKM in the pre-cycle, showing that from 18 there were 4 with values reaching KKM (37%) increasing in the first cycle to 14 students completing with a percentage of 78% and increasing again in cycle II reaching 100%. This increase occurs because students begin to understand the concept of Mathematics. And teachers use heavy board media that can help students understand the concept of Mathematics through the steps of learning Teams Games Tournament. Students are more enthusiastic and actively participate in each learning process.Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Teams Games Tournament, Heavy Board Media
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA PAPAN BERAT SISWA KELAS 4 SD Muhammad Anwar Romdhoni; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v5i1.346

Abstract

Abstrack: This research is motivated by the learning outcomes of students who are still low in Ujung-Ujung SDN 03 on Mathematics. The aim of the study was to improve student learning outcomes on Mathematics subjects through the application of Teams Games Tournament assisted by heavy board media. This type of research uses Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques are observation and test results. The research subjects were the fourth grade students of Ujung-Ujung SDN 03 totaling 18 students. Data collection tools using observation sheets, test questions are then analyzed with quantitative descriptive data. The results showed an increase in the percentage of learning outcomes of students who reached KKM in the pre-cycle, showing that from 18 there were 4 with values reaching KKM (37%) increasing in the first cycle to 14 students completing with a percentage of 78% and increasing again in cycle II reaching 100%. This increase occurs because students begin to understand the concept of Mathematics. And teachers use heavy board media that can help students understand the concept of Mathematics through the steps of learning Teams Games Tournament. Students are more enthusiastic and actively participate in each learning process.Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Teams Games Tournament, Heavy Board Media
Perbandingan Model Pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Prita Tiya Pramesti; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.587

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat efektivitas model pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing dilihat dari kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 5 di SD Negeri Legoksari dengan jumlah 30 siswa dan SD Negeri 02 Pagersari dengan jumlah 24 siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulakan data ialah menggunakan observasi dan tes. Penelitian ini mengggunakan instrumen RPP Problem Solving dan Problem Posing serta menggunakan instrumen kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deksripsi kuantitatif sebagai uji persyarat, uji T, dan N-Gain. Hasil pengujian hipotesis, dengan uji t-sig (2-tailed) diperoleh 0,000 < 0,05 dengan thitung 5,081> ttabel 2,002 maka H0 ditolak yang memiliki arti bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematika. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 di SD Negeri Legoksari menggunakan model Problem Posing dengan rata-rata perolehan skor awal 72,73 meningkat menjadi 80,67. Selain itu, meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 di SD Negeri 02 Pagersari menggunakan model Problem Solving rata-rata perolehan skor awal yaitu 67,96 meningkat menjadi 74,75. Hal ini menunjukan bahwa model Problem Posing lebih efektif dibandingkan dengan model Problem Solving dilihat dari kemampuan berpikir kritis matematika.
Pengembangan Media Pop-Up Book untuk Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran Bangun Ruang Kubus dan Balok Kelas V SD Candra Dwi Habibi; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.620

Abstract

Observasi pembelajaran matematika menunjukkan sumber belajar siswa hanya dari buku tema dan LKS dan pembelajaran kurang efektif, sehingga diperlukan media pembelajaran tambahan untuk siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui kebutuhan siswa dari kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran geometri, merancang proses pengembangan media pop-up book dan mengevaluasi pengembangan media pop-up book dari uji ahli. Jenis penelitian yang digunakan Research and Development (R&D). Desain penelitian adalah model 4-D dengan empat tahapan (Define, Design, Develop dan Dessiminate). Hasil efektivitas dengan penilaian respon siswa diperoleh skor total 108 dengan persentase keunggulan 83% dan respon guru sebesar 80%. Hasil disseminasi produk diperoleh peningkatan pemahaman masalah siswa menjadi 81%. Dengan demikian media dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan. Melalui praktik menyusun kubus pada pop up, siswa mampu menentukan volume dan balok dengan menggunakan kubus satuan dengan benar. Melalui mengamati geometri pada buku pop up, siswa mampu mendesain gambar kubus dan balok sesuai dengan volume yang sudah ditentukan dengan benar
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas V Aji Prayoga; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.938

Abstract

Penelitian ini digunakan guna melihat efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem-solving ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD. Subjek dari penelitian ini ialah siswa kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri Pakis 1 dengan jumlah siswa di kelas parallel A dan B 41 siswa, 20 di kelas 5A dan 20 di kelas 5B. teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah observasi dan tes. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen RPP Problem Based Learning dan Problem-solving serta menggunakan instrumen kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis deskripsi kuantitatif sebagai uji prasyarat, uji T dan uji N-Gain. Hasil pengujian hipotesis, dengan uji t-sig (2-tailed) di peroleh 0,000 < 0,05 dengan thitung 6.942 maka H0 ditolak dapat di artikan bahwa terdapat perbedaan yang segnifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematika. Hal tersebut juga dikuatkan dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5A yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan rata-rata skor awal yang di peroleh 69,60 meningkat menjadi 87,35 sedangkan di kelas 5B yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem-solving perolehan skor awal 65,75 hanya meningkat menjadi 79,20. Hal tersebut menunjukkan bahwa model Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan model Problem-solving dilihat dari kemampuan berpikir kritis matematika.
PERBEDAAN PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DAN STAD DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF CERIA TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 5 SD Putri Amalia Primandari; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.648 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.82

Abstract

Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi. Subjeknya adalah peserta didik kelas 5A dan 5B SD Negeri Karangduren 01 Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan/menguji adanya perbedaan pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan STAD dengan MIC (Multimedia Interaktif Ceria) terhadap sikap sosial dan hasil belajar kognitif pada pembelajaran tematik tepadu pada peserta didik kelas 5 SD. Teknik analisis data yang digunakan yakni statistik deskriptif dan inferensial. Hasil Uji beda rata-rata antara menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TGT dan STAD. TGT memberikan hasil yang lebih tinggi terhadap sikap sosial dan hasil belajar kognitif dibanding STAD. Hasil uji Independent Samples T-test menunjukan: (1) nilai sig (2-tailed) hasil belajar kognitif antara TGT dan STAD = 0,040 < 0,05, jadi H0 ditolak dan Ha. (2) nilai sig (2-tailed) sikap sosial= 0,003 < 0,05, jadi H0 ditolak dan Ha diterima
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS BERBANTUAN MEDIA PAPAN JARING BAKU SISWA KELAS V Fitria Utami; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.947 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.10

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa yang masih rendah di SD Negeri Sidorejo Kidul 02 pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Papan Jaring Baku. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sidorejo Kidul 02 yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dengan analisis data berupa analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar siswa pada tahap pra siklus siswa yang tuntas dalam pembelajaran hanya 10 siswa (37%) lalu meningkat pada siklus I sebanyak 19 siswa (70%) yang tuntas dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 24 siswa (89%). Peningkatan ini terjadi karena siswa mulai memahami konsep pada pembelajaran matematika yang diterapkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament serta guru menggunakan media papan jaring baku yang dapat membatu siswa memahami konsep pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Pada Muatan Pembelajaran Matematika Kelas IV Nugroho Adi Suryandaru; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1803

Abstract

Pada masa pandemi, membuat kegiatan belajar mengajar terhambat dan menuntut guru untuk melakukan pembelajaran dalam jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis website pada muatan pembelajaran matematika kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang menggunakan tiga tahap yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk, dan pengujian. Teknik analisis data bersifat deskriptif kategori. Teknik tes yang digunakan adalah tes soal evaluasi dalam bentuk pilihan ganda sedangkan teknik nontes yang digunakan observasi. Hasil validasi dari 3 validator yaitu ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, mendapatkan hasil secaara urut 81%, 82%, dan 70%, sehingga termasuk dalam kategori tinggi dan dapat digunakan. Hasil uji validitas dan uji reliabilitas soal yaitu dari 15 butir soal didapatkan 1 butir soal memiliki tingkat validasi sangat tinggi yaitu 6,7%, 5 butir soal memiliki tingkat validasi tinggi yaitu 33,3%, 7 butir soal memiliki tingkat validasi rendah yaitu 46,7%, dan 2 butir soal memiliki tingkat validasi sangat rendah yaitu 13,3%. Data reliabilias soal yaitu dengan α sebesar 0.825 dengan kriteria sangat reliabel untuk digunakan karena α > 0.8. Berdasarkan hasil penlitian media pembelajaran berbasis website layak digunakan
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Model Pembelajaran Project Based Learning Eka Titik Pratiwi; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.362

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaaan antara model pembelajaran problem-based learning dan model pembelajaran project-based learning terhadap berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD N Manggihan dan kelas V MI Nurul Islam Batur 02 Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan model pembelajaran problem-based learning dan model pembelajaran project-based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Model pembelajaran project-based learning lebih mampu memperlihatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, ditinjau dari nilai sig. (2 tailed) adalah 0,000 < 0,005 maka Ho ditolak dan Ha diterima.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS IV SD N TINGKIR TENGAH 02 Waluyo Aji; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.929 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan merinci langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning dan mengetahui adanya peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD. Penelitian dilakukan di SD N Tingkir Tengah 02, Kec. Tingkir, Kota Salatiga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis komparatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan media puzle dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa. Hasil analisis keterampilan proses pada pra siklus hanya 11 siswa (31,4%) dengan kategori baik, siklus I meningkat menjadi 26 siswa (74,3%), dan pada siklus II meningkat menjadi 33 siswa (94,3%). Sedangkan analisis ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus adalah sebesar 37,1% dari total 35 siswa, pada siklus I ketuntasan sebesar 77,1%, dan pada siklus II ketuntasan sebesar 88,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Baesed Learning berbantuan media puzle dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa matematika siswa kelas IV SD N Tingkir Tengah 02