p-Index From 2021 - 2026
2.903
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Publikasi Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Karya Pendidikan Matematika Jurnal Tematik PIONIR: Jurnal Pendidikan Jurnal Perkotaan Jurnal Daya Matematis MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Penelitian Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) POLYGLOT JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Jurnal Mitra Pendidikan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Perspektif Ilmu Pendidikan JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Inventa NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
Claim Missing Document
Check
Articles

Meta Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar [A Meta-analysis of Problem-Based Learning Models in Increasing Critical Thinking Skills in Elementary Schools] Indri Anugraheni
Polyglot Vol 14, No 1 (2018): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v14i1.789

Abstract

This study aims to analyze Problem-based Learning models intended to improve critical thinking skills in elementary school students. Problem-based learning models are learning processes where students are open minded, reflexive, active, reflective, and critical through real-world context activities. In this study the researcher used a meta-analysis method. First, the researcher formulated the research problem, then proceeded to review the existing relevant research for analysis. Data were collected by using a non-test technique by browsing electronic journals through Google Scholar and studying documentation in the library. Seven articles were found through Google Scholar and only one was found in the library. Based on the analysis of the results, the problem-based learning model can improve students' thinking ability from as little as 2.87% up to 33.56% with an average of 14.18%.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali tentang model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis di Sekolah Dasar. Model pembelajaran Problem Based Learning adalah proses pembelajaran dimana siswa mampu memiliki pola pikir yang terbuka, refktif, aktif, reflektif dan kritis melalui kegiatan konteks dunia nyata. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode meta analisis. Pertama-tama, peneliti merumuskan masalah penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menelusuri penelitian yang sudah ada dan relevan untuk dianalisis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan non tes yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik melalui google Cendekia dan studi dokumentasi di perpustakaan. Dari hasil penelusuran diperoleh 20 artikel dari jurnal dan 3 dari repository. Berdasarkan hasil analisis ternyata model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan berpikir Siswa mulai dari yang terendah 2,87% sampai yang tertinggi 33,56% dengan rata-rata 12,73%. 
Meta Analisis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Agape Purwa Gracia; Indri Anugraheni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.338

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode meta analisis. Perumusan masalah dimulai pada  awal penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menguji hasil penelitian yang relevan. Pengumpulan data berupa artikel dan jurnal elektronik dilakukan dengan bantuan Google Scholar. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 12 artikel relevan, jurnal elektronik dan essai. Teknik analisis data yang digunakan  dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji normalitas, setelah uji normalitas maka berlanjut pada uji paired samples test, dan dilakukan penghitungan effect size untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil dari analisis data yang telah dilakukan menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berpengaruh besar  terhadap hasil belajar siswa dari yang terendah 7,13% sampai yang tertinggi 91,87% dengan nilai rata-rata 37,11%, hasil penghitungan effect size diperoleh sebesar 1,91 maka dapat disimpulkan pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar termasuk dalam kategori besar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR MAPEL IPA SISWA KELAS 4 Wahyu Edi Prasetyo; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.696 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v1i2.7

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah  mendiskripsikan langkah-langkah model pembelajaran Kooperative  Learning tipe Group Investigation dan mengetahui peningkatkan kerjasama dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 SD Negeri Mangunsari 05 Salatiga dengan jumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mengunakan tes dan non tes, analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran pembelajaran Kooperative  Learning tipe Group Investigation dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar. Hal ini terbukti dengan meningkatnya data  kerjasama  siswa yang diperoleh melalui Penelitian yang dilaksanakan. Hal ini dapat ditunjukan melalui data kondisi awal atau disebut prasiklus siswa dengan rata-rata kerjasama siswa 17,70 dalam  kategori rendah. Setelah dilaksanakan tindakan siklus I dengan model pembelajaran Kooperative learning tipe group investigation mengalami peningkatan, rata-rata kerjasama siklus I yaitu 20,72 dalam kategori cukup. Rata-rata kerjasama siklus II juga mengalami peningkatan dengan jumlah rata-rata 38,25 dan dalam kategori sangat tinggi. Untuk hasil belajar siswa juga meningkat dengan KKM yang ditentukan yaitu 70,  pada tahap kondisi awal (pra siklus), rata-rata hasil belajar siswa adalah 64,50 dengan frekuensi tuntas adalah 9 siswa dengan presentase 22,50% dan frekuesi tidak tuntas 31 dengan presentase 82,50%. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebanyak 68,50 dengan frekuensi siswa yang tuntas 19 dengan presentase 47,50% dan frekuensi siswa tidak tuntas mencapai 21 dengan presentase 52,50%. Siklus II hasil belajar kembali meningkat sebanyak 84,20 dengan frekuensi jumalah siswa yang tuntas 37 dengan presentase 92,50% dan frekuensi siswa yang tidak tuntas sebanyak 3 dengan presentase 7,50%.  Kata Kunci: Kooperative  Learning , Group Investigation, Kerjasama, Hasil Belajar, IPAAbstractThe purpose of this research is to decribe the steps of a learning model which is Cooperative Learning with Group Investigation type and to find out the improvement of cooperation and study result. This research is using class act type of research. The subjects of this research are 40 students from grade 4 in Mangunsari 05 Public Elementary School in Salatiga. The techniques used in collecting the data for this research was by using test and non-test, and the data analysis used  were quantitative and qualitative. The result of this research shows that the application of Cooperative Learning with Group Investigation type learning model can improve cooperation and study result. This has been proven by the improvement of students’ cooperation data which was obtained through the this research. This can be showed through the data in the early condition or called as students’ pre-cycle with the students’ cooperation average of 17,70 which is included in low category. After the cycle I with the Cooperative Learning with Group Investigation type learning model was done, the data has increased, and the average in cycle 1 was 20,72 which is included in sufficient category. The cooperation average of cycle II also increased with the average number of 38,25 which is included in very high category. Students’ study result also improved, with the determined passing grade 70, on the early condition step (pre-cycle), the average of students’ study result was 64,50 along with the completion frequency of 9 students and the percentage of 22,50% and the incompletion frequency of 31 students with the percentage of 82,50%. On cycle I, the students’ study result has increased as much as 68,50 with the completion frequency of 19 students with 47,50% percentage and incompletion frequency that reached 21 students with 52,50% percentage. On cycle II, the study result increased more as much as 84,20 with the completion frequency of 37 and 92,50% percentage and incompletion frequency of 3 with 7,50% percentage.Keywords: Cooperative Learning, Group Investigation, Cooperation, Study Result, Science
Meta Analisis Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Risky Sanita; Indri Anugraheni
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 6, No 3 (2020): November
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.888 KB) | DOI: 10.33394/jk.v6i3.2949

Abstract

The purpose of this study is to reanalyze the use of the Inquiry learning model to improve primary school student learning outcomes. This type of research was a meta-analysis. The research began with formulating a research problem, then testing the relevant research results for analysis. The data collection technique used non-test in the form of searching electronic journals through Google Scholar as well as documentation studies in libraries. The search results obtained 29 articles from journals and 3 theses articles from the repository. Based on the results of the analysis, it revealed that the Inquiry learning model was able to improve the student learning outcomes ranging from the lowest 1.4% to the highest 58.33% with an average of 20.88%. From the calculation of the effect size on the 29 articles and 3 theses analyzed, it was resulted that the effect size was 4.94 on average.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR SISWA Nichen Irma Cintia; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 32 No 1 (2018): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.128 KB) | DOI: 10.21009/PIP.321.8

Abstract

The study aims to find and describe the model of Discovery Learning in increasing students’ thinking creative ability and the results of five-grader student SD Negeri Sidorejo Kidul 02, Tingkir. The study was conducted in SD Negeri Sidorejo Kidul 02, Tingkir on 9 March, 2018. The type of the study which is Classroom Action Research (PTK) has done in 2 cycles. One cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The total students of subjects of the five-grader research were 39 students. The study was used test and non test data collection. The study was used both quantitative and qualitative analysis.The initial condition percentage of creative thinking ability is 33.2% and the average score was 13.3. The completeness learning results were 38% with an average was 60, 72,5 for the highest score, 45 for the lowest score. Cycle I, students' creative thinking ability was 73%, with an average score was 29,2. Presentation of learning result was 71.8%, an average score was 69.48, 82.5 for the highest score and 50 for the lowest score. Cycle II, percentage of creative thinking ability was 81.2%, an average score was 32.2. The learrning result was in average of 74.2, 87.5 for the highest score and 55 for the lowest score. It can be concluded that the implementation of the Discovery Learning model can increase the ability of creative thinking and the learning outcomes of students’ thematic learning for five-grader students in SDN Sidorejo Kidul 02 Tingkir. References Al-Khalili, A. (2005). Mengembangkan kreativitas anak. Jakarta: Pustaka AL Kautsar. Anugraheni, I. (2017). Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar guru-guru sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 205-212. doi: https://doi.org/10.24246/j.jk.2017.v4.i2.p205-212 Anugraheni, I. (2017). Penggunaan portofolio dalam perkuliahan penilaian pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 3(1), 246-258. doi: https://doi.org/10.31932/jpdp.v3i1.40 Arikunto, S. (2008). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara. Darmadi. (2017). Pengembangan model dan metode pembelajaran dalam dinamika belajar siswa. Yogyakarta: CV Budi Utama. Depdiknas. (2006). Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Hanifah, U., & Wasitohadi. (2017). Perbedaan efektivitas antara penerapan model pembelajaran discovery dan inquiry ditinjau dari hasil belajar IPA siswa. Jurnal Mitra Pendidikan, 1(2), 92-104. https://e-jurnalmitrapendidikan.com/index.php/e-jmp/article/view/60 Indriasih, A. (2015). Pemanfaatan alat permainan edukatif ular tangga dalam penerapan pembelajaran tematik di kelas III SD. Jurnal Pendidikan, 16(2), 127-137. http://jurnal.ut.ac.id/index.php/JP/article/view/253 Kristin, F., & Rahayu, D. (2016). Pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas 4 SD. Scholaria: Jurnal Pendidikan & Kebudayaan, 6(1), 84-92. doi: https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p84-92 Kristin, F. (2016). Analisis model pembelajaran discovery learning dalan meningkatkan hasil belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 2(1), 90-98. doi: https://doi.org/10.31932/jpdp.v2i1.25 Maharani, Y. B., & Hardini, I. T. A. (2017). Penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan benda konkret untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Jurnal Mitra Pendidikan, 1(5), 249-561. https://e-jurnalmitrapendidikan.com/index.php/e-jmp/article/view/106 Mawardi, H., dkk. (2014). Penerapan pembelajaran tematik untuk meningkatkan aktivitas belajar kelas I SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(7), 1-9. Sani, R. (2014). Pembelajaran saintifik untuk implementasi kurikulum 2013. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
META ANALISIS MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD Lilis Karlina; Indri Anugraheni
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Number 1, March 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v6i1.2320

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kembali penggunaan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD dengan merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis dan merumuskan kesimpulan. Metode penelitian ini menggunakan meta analisis dengan merangkum hasil dari berbagai penelitian studi dokumen data penelitian dari jurnal terkait penggunaan model discovery learning yang dipublikasikan di jurnal Nasional. Teknik pengumpulan data dengan cara non tes yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik melalui Google Cendekia dan Google Scholar. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelusuran diperoleh 15 artikel dari jurnal. Berdasarkan hasil analisis ternyata model discovery learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa mulai dari yang terendah 13% sampai yang tertinggi 53% dengan rata-rata 33%. Dari perhitungan effect size terhadap 15 artikel dari jurnal yang telah di analisis dihasilkan effect size rata-rata sebesar 3,55.
Pengembangan Media Komik Matematika Berbasis Visual Pada Materi Kerucut dan Tabung Di Sekolah Dasar Indra Murti Wulandari; Indri Anugraheni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.991 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4683023

Abstract

Education is a conscious and planned effort to shape civilized humans. Education is very important for a nation so that National development can run well and optimally according to Pancasila and the 1945 Constitution. The National Education System in article 3 states that national education functions to develop capabilities and shape the character and civilization of a nation with dignity in educating the nation's life (Depdiknas, 2003). Thus, national education aims to develop the potential of students to become individuals who believe and believe in God Almighty, have a noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and become democratic and responsible citizens (Kemendikbud, 2013). Efforts to improve students 'mathematical communication can be done by using comic media to find out students' understanding of using visual-based comic media or textbooks. By using visual learning media because the learning media is able to show learning material in the form of a display, its presentation is simple and has a simple nature in its presentation, one of which is comics. In data collection and data analysis, researchers used Research and Development (R&D) techniques using the ADDIE development model.
Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Animaker untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Puisi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Edwina Ariandhini; Indri Anugraheni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.284 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6379004

Abstract

Learning media according to (Surayya, 2012) is a tool that is able to assist the teaching and learning process and serves to clarify the meaning of the message or information conveyed, so as to achieve the planned learning objectives. The purpose of this study is to determine the level of validity according to expert opinion regarding the product development of Animated Video Based on ANIMAKER To Improve Learning Outcomes in Grade 3 Students. This type of research is research and development (R&D). Research using the ADDIE design model The ADDIE Development Model has stages (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). This study aims to develop Animaker-based Animation Video Learning Media to improve learning outcomes of Poetry Materials for 3rd grade elementary school students, knowing the level of product validity which includes the validity of materials, media, learning designs, and evaluation questions according to experts. The data from the validation test results are obtained as follows: (1) the percentage obtained from the material expert validation test is 97% with the assessment criteria obtained is high; (2) the percentage obtained from the media expert validation test is 78% with the assessment criteria obtained is very high. Based on the validation test from media experts and material experts, it can be concluded that the learning media in the form of Animated Video Based on ANIMAKER To Improve Learning Outcomes of Indonesian Language Lessons for Grade 3 Elementary School can be said to be feasible to use
META ANALISIS PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD Yusina Ina Farida Maubanu; Indri Anugraheni
Jurnal Education and Development Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.258 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i4.2145

Abstract

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROLE PLAYING BERBANTUAN BONEKA WAYANG Raditya Esthi Wijayanti; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v5i1.348

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media boneka wayang dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar, mengetahui adanya peningkatan aktivitas belajar, dan peningkatan hasil belajar mata pelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media boneka  wayang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam dua siklus. Pada setiap siklus melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Patemon 01 dengan subjek penelitian peserta didik kelas IV SD Negeri Patemon 01 dengan jumlah 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan adalah wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, kualitatif dan komparatif pada siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media boneka wayang yaitu pengaturan tempat duduk menjadi bentuk huruf U, pembagian kelompok bermain peran, memberikan skenario cerita dan menyusun boneka wayang, dan kegiatan bermain peran dengan menggunakan boneka wayang serta mengevaluasi kegiatan bermain peran yang sudah dilakukan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS pada pembelajaran tematik pserta didik kelas IV SD Negeri Patemon 01. Hal tersebut dapat dibuktikan dari perolehan hasil aktivitas belajar dan hasil belajar IPS yaitu pada aktivitas tindakan pra siklus dengan rata-rata 44,46  memiliki kategori cukup, siklus 1 dengan rata-rata 58,11 memiliki kategori cukup dan siklus 2 dengan rata-rata 80,30 memiliki  kategori sangat baik. Mengalami peningkatan aktivitas belajar pada pra siklus ke siklus 1 sebesar 13,65 dan pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 22,19. Adanya peningkatan aktivitas belajar berpengaruh pada hasil belajar terbukti dari perolehan hasil tindakan pra siklus mencapai rata-rata 59,34 menjadi 67,84 pada siklus 1 dan peningkatan pada siklus 2 menjadi 73,26. Terjadi peningkatan hasil belajar pada tindakan pra siklus ke siklus 1 sebesar 5,42%, dan mengalami peningkatan pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 8,50%. 
Co-Authors Adi Winanto Agape Purwa Gracia Ana Fitrotun Nisa, Ana Fitrotun Andika Dinar Pamungkas Andri Anugrahana Anggraeni, Fitria Rahayu Kusuma Anjelina Wati Arista Khoirul Mungzilina Asriningtyas, Anastasia Nandhita Ayundha Rosvita Banun Havifah Cahyo Khosiyono Bens Pardamean Berliana Henu Cahyani Christina Dewi Pratiwi Dewi Saraswati Diesta Aribawati Digdo Sudigyo Dina Ayuningsih Edwina Ariandhini Eksa Rachma Diana Elvira Hoesein Radia Endah Setyowati Erviyanti Pramudya Ester Widi Sayuti Eunice Widyanti Setyaningtyas Eunike Tabita Surono Fauziyah, Nur Endah Hikmah Firosalia Kristin Fransiska Faberta Kencana Sari Gamaliel Septian Airlanda Gloria Pirena Abdi Heldiana Lali Wuda Herliana, Shinta Indra Murti Wulandari Johana Ermina Setyaningtyas Kanna, Rialen Krisnani Hayuningtyas Kus Eddy Sartono Kusfabianto, Ignatius Jodi Lestari, Ina Lilis Karlina Lilis Puji Astuti Ma'ruf, Muhammad Iqbal Mahfud Fauzi Mawardi Metta Ariyanto Mirta Widiyanti Mozes Kurniawan Muhammad Iqbal Ma'ruf Nadia Astri Pandanwangi Natty, Richard Adony Nichen Irma Cintia Niken Bekti Utami Nila Sari Normala Rahmadani, Normala Novika Dian Pancasari Gabriela Novitasari, Resty Adelia Nugraha, Abdi Rizka Pasaribu, Pingky Fitriany Rakasiwi, Raras Raras Rakasiwi Resty Adelia Novitasari Richard Adony Natty Risa Wijayanti Risky Sanita Rochmad Ari Setyawan Rony, Zahara Tussoleha Setyawan, Rochmad Ari Shinta Herliana Soegandini, Soegandini Sri Wahyuni Suci Setyawati Surono, Eunike Tabita Teddy Suparyanto Tengku Riza Zarzani N Tetuko Adicondro Theresia Sri Rahayu Tri Utami Ulva Maulana Vera Risti Monika Wahyu Edi Prasetyo Wahyu Pramudita, Wahyu Wahyudi Yayi Suryo Prabandari Yoas Abdi Winoto Yosse Dwi Saputro Yusina Ina Farida Maubanu