p-Index From 2021 - 2026
2.903
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Publikasi Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Karya Pendidikan Matematika Jurnal Tematik PIONIR: Jurnal Pendidikan Jurnal Perkotaan Jurnal Daya Matematis MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Penelitian Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) POLYGLOT JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Jurnal Mitra Pendidikan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Perspektif Ilmu Pendidikan JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Inventa NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR Feri Setia Buana; Indri Anugraheni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.95 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.79-90

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara Kemampuan pemecahan masalah IPS kelas IV SD pada kelompok yang telah menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dengan kelompok yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen Kuasi dengan menggunakan desain penelitian The Static Group Pretes-Posttest Design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan lembar observasi dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan uji-t untuk mengukur dan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah IPS Kelas IV SD pada kelompok eksperimen setelah mendapatkan perlakuan. Hasil analisis data penelitian dengan menggunakan Uji-t diperoleh hasil nilai  sig (2-tailed) sebesar 0,01, karena nilai Sig (2-tailed) <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan  yang signifikan  anatara penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan Model pembelajaran Problem Based Learning pada muatan pelajaran IPS Kelas IV SD.
PERBEDAAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR Feri Setia Buana; Indri Anugraheni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.95 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.79-90

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara Kemampuan pemecahan masalah IPS kelas IV SD pada kelompok yang telah menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dengan kelompok yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen Kuasi dengan menggunakan desain penelitian The Static Group Pretes-Posttest Design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan lembar observasi dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan uji-t untuk mengukur dan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah IPS Kelas IV SD pada kelompok eksperimen setelah mendapatkan perlakuan. Hasil analisis data penelitian dengan menggunakan Uji-t diperoleh hasil nilai  sig (2-tailed) sebesar 0,01, karena nilai Sig (2-tailed) <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan  yang signifikan  anatara penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan Model pembelajaran Problem Based Learning pada muatan pelajaran IPS Kelas IV SD.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS KEMAMPUAN MEMBACA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Ayundha Rosvita; Indri Anugraheni
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v6i1.368

Abstract

This research on the development of learning media for picture book learning has the objective of improving reading skills in grade 1 elementary school students, knowing the level of product validity tested by learning material experts and learning media experts. The validity of this product is carried out by the validator and the practitioner. The type in this research is Research and Development (R&D). The data collection technique in this study was carried out by going through the preliminary study stage. At this stage it is carried out through three stages, namely literature study, field survey, and preparation of product drafts. The data analysis technique in this study uses descriptive techniques. The results of this study found that the level of validity of the product development of picture story book learning media in improving the reading ability of grade 1 elementary school students according to material experts was getting a score of 40 with a percentage of 83% which is in the very high category and according to learning media experts getting a score of 70 with a percentage of 97% who are at very high scores
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Menumbuhkan Berpikir Kritis Melalui Pemecahan Masalah Indri Anugraheni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.189 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v4i1.197

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis matematika melalui pembelajaran problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD yang berjumlah 64 mahasiswa. Data diperoleh dengan cara menyebarkan instrument yang berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,06% mahasiswa kesulitan dalam menyelesaikan masalah; 53,13% mahasiswa kesulitan mencari alternatif penyelesaian dari permasalahan yang diberikan. Kemamuan berpikir kritis mahasiswa tampak dari 67,19% mahasiswa mampu memahami permasalahan matematika, 85,94% mahasiswa mampu memeriksa dan menarik kesimpulan dari permasalahan yang diberikan
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving Dan Problem Posing di Tinjau Dari Cara Berfikir Kreatif Matematika Di Sekolah Dasar Teguh Adi Nugroho; Indri Anugraheni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.583

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran model problem solving dan problem posing di tinjau dari cara berfikir kreatif matematika sekolah dasar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen. Teknik Pengumpulan data yaitu dengan observasi dan dilakukan uji soal tes pretest dan uji soal tes posttest. Teknik analisis data dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari data yang telah di sajikan pada tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 66,40 dengan standar deviation 8,562 dengan menggunakan model problem posing nilai rata-rata meningkat menjadi 75,03 dengan standar deviation 5,988. Pada kelas kontrol di ketahui bahwa nilai rata-rata pretes kelas kontrol adalah 68,83 dengan standar deviation 7.614. kemudian diberikan dengan menggunakan problem solving nilai meningkat menjadi 80.25 dengan standar deviation 7.085. Hal ini dapat di simpulkan bahwa model pembelajaran problem posing lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif matematika siswa dibandingkan dengan model pembelajaran problem solving.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving Dan Problem Posing di Tinjau Dari Cara Berfikir Kreatif Matematika Di Sekolah Dasar Teguh Adi Nugroho; Indri Anugraheni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.583

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran model problem solving dan problem posing di tinjau dari cara berfikir kreatif matematika sekolah dasar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen. Teknik Pengumpulan data yaitu dengan observasi dan dilakukan uji soal tes pretest dan uji soal tes posttest. Teknik analisis data dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari data yang telah di sajikan pada tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 66,40 dengan standar deviation 8,562 dengan menggunakan model problem posing nilai rata-rata meningkat menjadi 75,03 dengan standar deviation 5,988. Pada kelas kontrol di ketahui bahwa nilai rata-rata pretes kelas kontrol adalah 68,83 dengan standar deviation 7.614. kemudian diberikan dengan menggunakan problem solving nilai meningkat menjadi 80.25 dengan standar deviation 7.085. Hal ini dapat di simpulkan bahwa model pembelajaran problem posing lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif matematika siswa dibandingkan dengan model pembelajaran problem solving.
Pengembangan Media Pembelajaran Kereta Membaca Berbasis Kontekstual Learning Siswa Sekolah Dasar Shinta Herliana; Indri Anugraheni
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran kereta membaca untuk meningkatkan literasi berbasis kontekstual learning siswa kelas 1 SD. Penelitian ini dilaksanakan di SD N Ledok 06 Salatiga dengan sampel penelitian sebanyak 13 siswa.  Penelitian ini menggunakan model pengembangan ASSURE Model dengan 6 tahapan yaitu, Analyze Learner, State Objective, Select Method, media or materials, Utilize Media and Materials, Require Learned Participation, dan Evaluate and Revise  teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan angket. Hasil dari uji validator yang diperoleh dari ahli materi mendapatkan kelayakan sebesar 100% yang berkategori sangat layak, dari ahli media mendapatkan kelayakan sebesar 97% dan mendapatkan kategori sangat layak, dari ahli praktisi mendapatkan kelayakan materi sebesar 73% dan media sebesar 75% dengan kategori layak untuk digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media kereta membaca terbukti layak untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas 1 SD.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 5 SD Windi Oktaviani
Jurnal Basicedu Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.107 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i2.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran Discovery Learning dan mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SD. Tempat penelitian di SD Negeri 3 Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik observasi. Teknik Analisis menggunakan teknik deskriptif komparatif dan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning (DL) mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar matematika. Hasil analisis data berpikir kritis menunjukan nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 54, pada siklus I meningkat menjadi 68, dan pada siklus II meningkat menjadi 78. Sedangkan hasil analisis data hasil belajar menunjukkan bahwa pada pra siklus tingkat ketuntasan siswa sebesar 34,61%, untuk siklus I tingkat ketuntasan sebesar 73,07%, dan siklus II tingkat ketuntasan meningkat sebesar 84,62%. Kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilihat dari pra siklus yang memiliki kemampuan berpikir kritis 26,92%, kemudian pada siklus 1 yang sudah memiliki kemampuan berpikir kritis meningkat menjadi 73,07%, pada siklus 2 yang sudah memiliki kemampuan berpikir kritis juga meningkat menjadi 84,62%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning (DL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika kelas 5 SD Negeri 3 Nambuhan.
PENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Richard Adony Natty; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.393 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.262

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas dan hasil belajar, mengetahui peningkatan kreativitas, dan mengetahui peningkatan hasil belajar. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Gendongan 02 salatiga dengan subyek penelitian siswa kelas 3 SDN Gendongan 02 dengan jumlah subyek 31.Teknik pengumpulan data menggunakan tehnik tes dan tehnik non tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan kreativitas dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada siswa kelas 3 SD.Hal tersebut dibuktikan dari meningkatnya rata-rata kreativitas siswa dari kondisi awal atau pra siklus menunjukkan skor rata-rata sebesar 52% dengan kategori rendah menjadi 68% skor rata-rata dengan kategori sedang pada siklus I dan pada siklus II skor rata-rata sebesar 81% dengan kategori tinggi. Peningakatan juga terjadi pada hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai siswa hasil belajar pada kondisi awal 65 dengan 15 siswa (48%)mengalami peningkatan pada siklus 1 dengan rata-rata nilai siswa 72 dengan 21 siswa  (66%) dan pada siklus 2 rata-rata nilai siswa adalah 79 dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 27 atau (87%) siswa tuntas.
Pengaruh Model Pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Nur Endah Hikmah Fauziyah; Indri Anugraheni
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas V SDN Blotongan 03 Tahun Ajaran 2019/2020 sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament). Populasi dan sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas V SDN Blotongan 03 yang berjumlah 31 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre-eksperimental dengan tipe One-group Pretest-Posttest Design. Dalam pengumpulan data, instrumen yang digunakan yaitu tes berupa uraian dan dokumentasi. Analisis data berupa data kuantitatif yaitu perhitungan rata-rata nilai pretest-posttest, Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji One Sample T-test menggunakan teknik one samples test dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian : 1) kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa sebelum menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) nilai rata-rata sebesar 63,27. 2) kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa setelah menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) nilai rata-rata sebesar 74,12. 3) hasil analisis data one sample T-test menggunakan teknik one samples test diperoleh hasil t hitung 60,208 > t tabel 1,698 dan nilai signifikansi <0,05 (0,000 < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas V SDN Blotongan 03 Tahun Ajaran 2019/2020 dengan menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament).  
Co-Authors Adi Winanto Agape Purwa Gracia Ana Fitrotun Nisa Anastasia Nandhita Asriningtyas Andika Dinar Pamungkas Andri Anugrahana Anggraeni, Fitria Rahayu Kusuma Anjelina Wati Arista Khoirul Mungzilina Ayundha Rosvita Banun Havifah Cahyo Khosiyono Bens Pardamean Berliana Henu Cahyani Christina Dewi Pratiwi Dewi Saraswati Diesta Aribawati Digdo Sudigyo Dina Ayuningsih Edwina Ariandhini Eksa Rachma Diana Elvira Hoesein Radia Endah Setyowati Erviyanti Pramudya Ester Widi Sayuti Eunice Widyanti Setyaningtyas Eunike Tabita Surono Fauziyah, Nur Endah Hikmah Firosalia Kristin Fransiska Faberta Kencana Sari Gamaliel Septian Airlanda Gloria Pirena Abdi Heldiana Lali Wuda Herliana, Shinta Indra Murti Wulandari Johana Ermina Setyaningtyas Kanna, Rialen Krisnani Hayuningtyas Kus Eddy Sartono Kusfabianto, Ignatius Jodi Lestari, Ina Lilis Karlina Lilis Puji Astuti Ma'ruf, Muhammad Iqbal Mahfud Fauzi Mawardi Metta Ariyanto Mirta Widiyanti Mozes Kurniawan Muhammad Iqbal Ma&#039;ruf Nadia Astri Pandanwangi Natty, Richard Adony Nichen Irma Cintia Niken Bekti Utami Nila Sari Normala Rahmadani, Normala Novika Dian Pancasari Gabriela Novitasari, Resty Adelia Nugraha, Abdi Rizka Pasaribu, Pingky Fitriany Rakasiwi, Raras Raras Rakasiwi Resty Adelia Novitasari Richard Adony Natty Risa Wijayanti Risky Sanita Rochmad Ari Setyawan Rony, Zahara Tussoleha Setyawan, Rochmad Ari Shinta Herliana Soegandini, Soegandini Sri Wahyuni Suci Setyawati Surono, Eunike Tabita Teddy Suparyanto Tengku Riza Zarzani N Tetuko Adicondro Theresia Sri Rahayu Tri Utami Ulva Maulana Vera Risti Monika Wahyu Edi Prasetyo Wahyu Pramudita, Wahyu Wahyudi Yayi Suryo Prabandari Yoas Abdi Winoto Yosse Dwi Saputro Yosse Dwi Saputro Yusina Ina Farida Maubanu