p-Index From 2021 - 2026
7.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Mohammad Tauviqirrahman
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 61 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN MATERIAL BUSA LOGAM SEBAGAI CAMPURAN PADA PHASE CHANGE MATERIAL TERHADAP TEMPERATUR PANEL SURYA Matthew Reinhard Indrawijaya; Nazaruddin Sinaga; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik yang dapat diterapkan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil yang semakin menipis. Akan tetapi peningkatan temperatur pada panel surya dapat menyebabkan terjadinya penurunan efisiensi panel surya tersebut sehingga diperlukan adanya suatu metode pendinginan yang dapat dimanfaatkan juga untuk keperluan lain yaitu sebagai pemanas air. Penelitian ini melakukan analisis terhadap Phase Change Material (PCM) sebagai pendingin panel surya sekaligus penyimpan kalor yang dicampur dengan menggunakan material tambahan busa logam (metal foam) untuk meningkatkan nilai konduktivitas termal serta laju perpindahan panas dari PCM. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan simulasi numerik dengan menggunakan Ansys Fluent dengan hasil yang menunjukkan perbedaan antara temperatur permukaan panel tanpa pendingin, panel dengan tambahan PCM dan busa logam, serta panel yang dialiri aliran fluida dalam pipa. Dengan demikian, metode pendinginan pada penelitian ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari – hari baik dalam skala kecil maupun besar.
ANALISIS PENERAPAN PHASE CHANGING MATERIAL (PCM) DALAM PENDINGINAN PANEL SURYA SERTA PENGGUNAANNYA UNTUK MEMANASKAN AIR DENGAN ENERGI SURYA Akasia Ellyansyah Dimyati; Nazaruddin Sinaga; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan suhu operasional pada panel surya fotovoltaik (PV) akibat radiasi matahari menyebabkan penurunan efisiensi listrik secara signifikan. Sistem pendinginan pasif menggunakan Phase Change Material (PCM) menawarkan solusi tanpa memerlukan konsumsi energi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pendinginan pasif berbasis PCM parafin dalam menurunkan temperatur permukaan panel surya. Metode penelitian menggunakan simulasi numerik Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak Ansys Fluent 2023 R1, yang divalidasi terhadap data eksperimen. Parameter yang dianalisis meliputi temperatur permukaan panel pada dua kondisi utama, yaitu panel PV tanpa pendingin dan panel PV yang dilengkapi dengan lapisan PCM parafin dengan variasi ketebalan 12 mm hingga 33 mm. Melalui simulasi ini, diharapkan diperoleh pemahaman tentang efektivitas PCM dalam menyerap panas berlebih melalui mekanisme perubahan fasa serta pengaruh ketebalan lapisan terhadap kemampuan pendinginan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan acuan desain sistem pendinginan pasif yang optimal untuk meningkatkan kinerja panel surya fotovoltaik.
ANALISIS KEGAGALAN PADA CONNECTING ROD AKIBAT BUCKLING DI MESIN PEMBAKARAN DALAM MOBIL 1300 CC Gilbert Maruli Tua Pakpahan; Sri Nugroho; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Connecting rod merupakan komponen vital dalam mesin pembakaran dalam yang berfungsi mentransmisikan gaya dari piston ke crankshaft. Kendaraan yang beroperasi di Indonesia kerap menghadapi kondisi banjir sehingga dapat menyebabkan fenomena water hammer, yakni kondisi di mana air masuk ke ruang bakar dan menimbulkan tekanan mendadak yang sangat tinggi. Tekanan ekstrem tersebut diteruskan ke connecting rod sehingga menyebabkan kegagalan buckling pada bagian shank. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik material connecting rod, menentukan penyebab kegagalan, serta menganalisis mekanisme terjadinya buckling pada connecting rod mobil 1300 cc. Metode yang digunakan meliputi pengujian spektrometri untuk mengidentifikasi komposisi material, pengujian metalografi untuk mengamati struktur mikro, pengujian kekerasan Vickers untuk mengetahui distribusi kekerasan, serta simulasi numerik menggunakan metode elemen hingga (FEA) dengan perangkat lunak ANSYS Workbench 2025. Model tiga dimensi komponen dirancang menggunakan SolidWorks 2022. Hasil pengujian menunjukkan struktur mikro didominasi fasa ferit dan perlit tanpa martensit, mengindikasikan proses quenching dan tempering tidak dilaksanakan secara memadai. Nilai kekerasan rata-rata sebesar 285,2 HV (dekat buckling) dan 291,1 HV (jauh dari buckling). Simulasi numerik menunjukkan tegangan von Mises maksimum pada beban normal (30 kN) sebesar 384 MPa masih di bawah kekuatan luluh material (415 MPa), namun pada beban 35 kN telah melampaui kekuatan luluh. Analisis eigenvalue buckling menunjukkan Mode 2 paling mendekati pola kegagalan aktual, yaitu buckling lateral pada bagian shank di daerah penampang terkecil. Kombinasi antara beban kejut akibat water hammer, kualitas material yang tidak memenuhi standar, serta geometri shank yang ramping menjadi faktor utama yang memicu kegagalan buckling pada connecting rod tersebut.
ANALISIS THERMOELASTO-HYDRODYNAMIC PENGARUH VARIASI SURFACE ROUGHNESS LEVEL TERHADAP PERFORMA TRIBOLOGI PADA DOUBLE LINER JOURNAL BEARING Ferdita Bayu Aji; Mohammad Tauviqirrahman; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan elemen mesin yang berfungsi menopang poros berputar dan mengurangi gesekan melalui pembentukan film pelumas. Performa double liner journal bearing dipengaruhi oleh fenomena thermoelasto-hydrodynamic (TEHD) yang melibatkan interaksi aliran fluida, distribusi tekanan, dan karakteristik permukaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi surface roughness level terhadap performa tribologi pada double liner journal bearing menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) berbasis fluid-structure interaction (FSI) kondisi steady-state. Parameter evaluasi yang digunakan meliputi load carrying capacity (LCC) dan friction force. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan kekasaran permukaan menyebabkan penurunan nilai LCC dari 2,898.52 N pada kondisi smooth menjadi 2,176.02 N pada Ra 12.5 μm. Friction force juga mengalami penurunan dari 44.21 N menjadi 33.11 N seiring meningkatnya kekasaran permukaan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan surface roughness mempengaruhi distribusi tekanan hidrodinamik dan karakteristik pelumasan pada double liner journal bearing.
MANUFAKTUR TANGKI GAS HIDROGEN TIPE I BERBAHAN BAJA KARBON SCHEDULE 160 Daniel Alexander Graciado Siregar; Sulistyo Sulistyo; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen merupakan salah satu sumber energi alternatif yang berpotensi mendukung transisi menuju sistem energi berkelanjutan. Pemanfaatannya memerlukan sistem penyimpanan yang mampu menahan tekanan tinggi dengan tingkat keamanan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi tangki gas hidrogen tipe I menggunakan baja karbon ASTM A106 Grade A Schedule 160 serta mengevaluasi penerapan proses manufaktur yang digunakan. Perancangan tangki dilakukan berdasarkan ASME Boiler and Pressure Vessel Code (BPVC) Section VIII dengan konfigurasi badan silinder dan dua buah dome elipsoidal. Material ASTM A106 Grade A Schedule 160 dipilih karena memiliki kekuatan mekanik yang memadai, kemampuan las yang baik, serta ketebalan dinding yang sesuai untuk aplikasi bejana bertekanan. Proses manufaktur meliputi pembuatan badan silinder, dome, dan nozzle. Dome dan nozzle diproduksi menggunakan metode turning karena mampu menghasilkan geometri yang sesuai dengan desain dan memiliki ketelitian dimensi yang baik. Selanjutnya, seluruh komponen dirakit melalui proses fit-up dan disambung menggunakan metode Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) sesuai Welding Procedure Specification (WPS) yang mengacu pada ASME Section IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manufaktur berhasil menghasilkan komponen tangki sesuai dengan geometri rancangan. Metode turning mampu menghasilkan dome elipsoidal dan nozzle dengan dimensi yang sesuai, sedangkan proses GTAW berhasil menyatukan seluruh komponen menjadi satu kesatuan tangki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi material ASTM A106 Grade A Schedule 160, metode turning, dan proses GTAW dapat diterapkan secara efektif dalam manufaktur tangki gas hidrogen tipe I untuk aplikasi penyimpanan gas bertekanan tinggi.
ANALISIS PEMBEBANAN PADA SASIS MOBIL HEMAT ENERGI DENGAN VARIASI MATERIAL LOGAM DAN KOMPOSIT Maulana Ahmad Muqodas; Mohammad Tauviqirrahman; Rifky Ismail
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sasis merupakan komponen struktural utama kendaraan yang berfungsi menopang seluruh beban operasional, sehingga pemilihan material yang tepat menjadi sangat krusial, terutama pada kendaraan hemat energi yang dituntut untuk memiliki bobot seringan mungkin tanpa mengorbankan keamanan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tegangan dan defleksi pada sasis mobil hemat energi tipe tubular melalui simulasi metode elemen hingga (FEM) menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2020, dengan menguji delapan variasi material, yaitu AISI 1020 Steel, AISI 4130 Steel, ASTM A36 Steel, Aluminium 6061-T6, Aluminium 7075-T6, CFRP 1, CFRP 2, dan Titanium Ti6Al4V. Pembebanan yang diterapkan meliputi berat pengemudi sebesar 58 kg, berat komponen kendaraan, dan gaya gravitasi dengan kondisi tumpuan tetap pada keempat roda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan von Mises maksimum berkisar antara 39,27 MPa hingga 43,81 MPa, jauh di bawah kekuatan luluh seluruh material uji, dengan titik konsentrasi tegangan tertinggi secara konsisten terjadi pada sambungan tubular bagian belakang sasis dan rangka penopang pengemudi. Defleksi maksimum berkisar antara 0,439 mm (AISI 4130 Steel) hingga 1,205 mm (Aluminium 6061-T6), sedangkan faktor keamanan berkisar antara 5,71 hingga 21,07, mengindikasikan seluruh material memenuhi kriteria keamanan statis. Analisis trade-off menunjukkan bahwa CFRP 1 unggul dalam efisiensi massa dengan pengurangan hingga 81,9% dibandingkan baja referensi, sementara Aluminium 6061-T6 menjadi pilihan paling optimal secara keseluruhan karena mampu mereduksi massa sebesar 65,8% dengan tetap mempertahankan faktor keamanan yang memadai dan kemudahan fabrikasi yang lebih baik dibandingkan CFRP.
ANALISIS THERMOHYDRODYNAMIC PENGARUH PEMBERIAN TEKSTUR MULTISTEP TERHADAP KAVITASI PADA JOURNAL BEARING Muhammad Mifthahul Rohman; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan elemen mesin yang berfungsi menopang poros dan mengurangi gesekan melalui pembentukan film pelumas fluida. Performa thermohydrodynamic journal bearing dipengaruhi oleh geometri permukaan, jenis pelumas, serta interaksi aliran fluida dan perpindahan panas di dalam celah pelumas. Penelitian ini menganalisis pengaruh tekstur multistep pada journal bearing menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan parameter evaluasi berupa load carrying capacity (LCC), dan volume fraction of vapour. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dibandingkan dengan plain journal bearing, nilai load carrying capacity menurun sebesar 68,97% pada 2 groove, 89,30% pada 4 groove, dan 93,80% pada 6 groove. Selain itu, modifikasi geometri multistep mampu menurunkan volume fraction of vapour secara signifikan hingga mendekati nol, yang menunjukkan berkurangnya fenomena kavitasi pada film pelumas. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan groove efektif dalam mengurangi gesekan dan kavitasi, namun menyebabkan penurunan kemampuan bantalan dalam menahan beban.
ANALISIS THERMOELASTO-HYDRODYNAMIC PENGARUH PENGGUNAAN BIOLUBRICANT TERHADAP PERFORMA TRIBOLOGI PADA JOURNAL BEARING Vita Ayu Damayanti; Mohammad Tauviqirrahman; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan komponen penting dalam sistem rotasi kecepatan tinggi yang kinerjanya sangat ditentukan oleh karakteristik pelumasan pada celah film fluida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekanan hidrodinamik dan deformasi liner sebagai representasi fenomena thermoelasto-hydrodynamic (TEHD) pada double liner journal bearing menggunakan pelumas biolubricant AWS-100 dan model turbulensi RNG k-ε, melalui metode two-way Fluid-Structure Interaction (FSI). Konfigurasi geometri yang digunakan menerapkan rasio eksentrisitas ε = 0.7, dengan simulasi pada kecepatan putar 4,000 hingga 8,000 RPM. Fenomena kavitasi pada celah film pelumas dimodelkan menggunakan pendekatan Zwart-Gerber-Belamri, dengan diskretisasi domain fluida dan domain padat menggunakan elemen hexahedral. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pelumas AWS-100 menghasilkan tekanan hidrodinamik maksimum yang meningkat secara signifikan seiring kenaikan kecepatan putar, disertai kenaikan deformasi liner yang juga meningkat seiring kenaikan kecepatan putar pada rentang yang sama. Model turbulensi RNG k-ε menghasilkan tekanan maksimum yang relatif berdekatan dengan model turbulensi lain pada kecepatan rendah, dengan deformasi liner yang relatif paling rendah di antara model yang dibandingkan pada kecepatan tersebut, namun meningkat signifikan pada kecepatan putar tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi pelumas maupun pemilihan model turbulensi memberikan pengaruh terhadap tekanan hidrodinamik dan deformasi liner, dengan pengaruh kecepatan putar yang dominan dan semakin signifikan pada kondisi operasi kecepatan tinggi.
FABRIKASI PELAPISAN DAN KARAKTERISASI MATERIAL STAINLESS STEEL 304 MENGGUNAKAN PANi/Al2O3 DENGAN TEKNIK AIR SPRAY Zidan Hasbi Assidicky; Sulistyo Sulistyo; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekasaran permukaan substrat, rasio komposit PANi/Al₂O₃ terhadap cat/thinner, serta perlakuan panas pasca-deposisi terhadap adhesi lapisan pada Stainless Steel 304 (SS304) menggunakan metode air spray. Variasi kekasaran permukaan diperoleh melalui pengamplasan menggunakan grit 400, 800, dan 1200, sedangkan variasi komposisi PANi/Al₂O₃ : cat/thinner yang digunakan adalah 1:10, 1:15, dan 1:20. Proses pelapisan dilakukan pada jarak semprot 15 cm dengan perlakuan panas pada suhu 150°C dan 250°C selama 2 jam. Karakterisasi meliputi pengujian kekasaran permukaan, morfologi lapisan, ketebalan lapisan, dan adhesi menggunakan metode cross-cut berdasarkan ASTM D3359-17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekasaran rata-rata tertinggi diperoleh pada grit 400 sebesar 0,948 µm, sedangkan grit 1200 menghasilkan kekasaran terendah sebesar 0,360 µm. Ketebalan lapisan yang dihasilkan berada pada rentang 141–194 µm. Adhesi terbaik diperoleh pada substrat grit 400 dengan komposisi 1:10 setelah pemanasan 250°C yang menghasilkan area terkelupas sebesar 0% dengan klasifikasi ASTM D3359 sebesar 5B. Sebaliknya, adhesi terendah diperoleh pada substrat grit 1200 dengan komposisi 1:20 yang menunjukkan area terkelupas sebesar 59,01% dengan klasifikasi 1B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekasaran permukaan mampu meningkatkan ikatan mekanis antara lapisan dan substrat sehingga menghasilkan performa adhesi yang lebih baik.
ANALISIS PENGARUH DIMENSI COMPOUND VORTEX FINDER TERHADAP KECEPATAN DAN KINERJA PEMISAHAN PADA STAIRMAND CYCLONE SEPARATOR BERBASIS METODE CFD-DEM Fahmi Syahputra; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vortex finder merupakan elemen geometris yang sangat menentukan pada cyclone separator dan secara dominan mengatur struktur medan aliran serta efektivitas pemisahan partikel. Kajian-kajian sebelumnya pada umumnya meninjau geometri vortex finder konvensional melalui pendekatan Discrete Phase Model (DPM) yang tidak mengakomodasi interaksi antar-partikel secara eksplisit, sehingga fenomena re-entrainment maupun penumpukan partikel di dustbin sulit dimodelkan secara akurat. Penelitian ini menelaah secara numerik dampak variasi panjang compound vortex finder (0,25D; 0,35D; 0,45D; dan 0,55D) terhadap medan aliran serta kinerja pemisahan pada Stairmand cyclone separator. Fase gas direpresentasikan dengan Reynolds Stress Model (RSM) di ANSYS Fluent, sementara dinamika fase partikel dihitung melalui pendekatan one-way coupling Computational Fluid Dynamics–Discrete Element Method (CFD–DEM). Hasil simulasi mengungkapkan bahwa perpanjangan vortex finder secara konsisten mengintensifkan kecepatan tangensial dan aksial pada inti pusaran, sekaligus menaikkan pressure drop akibat meningkatnya gesekan permukaan dan disipasi energi turbulen. Efisiensi pengumpulan total dari keseluruhan variasi terhimpun dalam rentang yang sempit (sekitar 55%), yang mengindikasikan bahwa keragaman kinerja lebih ditentukan oleh mekanisme short-circuiting dan re-entrainment ketimbang semata-mata besarnya gaya sentrifugal. Konfigurasi dengan panjang vortex finder sebesar D memberikan keseimbangan paling baik karena sanggup meniadakan short-circuiting serta menekan re-entrainment pada tingkat konsumsi energi yang masih wajar. Temuan ini diharapkan berkontribusi bagi pengembangan rancangan cyclone separator yang lebih efisien.
Co-Authors Achmad Afinadi Afrio Yandra Arvabugi Ahnaf Ariq Wibowo Ajie Muhamad Hertriyanto Akasia Ellyansyah Dimyati Alan Haryudanto Aminuddin Setyo Widodo Anang Arfan Ramadhan Bachtiar Kurnia Prakoso Bachtiar Rahmanto Bisri Oktavia Usda Bobby Ezra Maulana Sadikin Bobby Martius Simarmata Bryan Setyawan Budi Setiyana Daniel Alexander Graciado Siregar Desano Indera Sakti Dimas Ajialamsyah Eflita Yohana Fachri Maulana Putera Fahmi Syahputra Fahreza Arfan Zaeni Fakhriansyah Fakhriansyah Faras Sugeng Yulianto Farel Akbar Aulia Fathan Nadhir Rusyandi Faza Hadiyan Ferdita Bayu Aji Frans Richard Binsar Fredrik Alfredo Ghinna Nur Akram Gilbert Maruli Tua Pakpahan Glayen Rossel Hasna’u Saniiyah Henry Charles Ilhan Raznand Allabib Insannul Fikri Jati Armandani Jonathan Pulung Kudadiri Jourdy Jhonova Sucandra Cakranegara Kevin Togatorop Kwang Hwan Choi Majenta Hendi Pratama Matthew Reinhard Indrawijaya Maulana Ahmad Muqodas Mohammad Rizqi Aunillah Muchammad Muchammad Muhamad Ari Ariayuda Muhammad Fahmi Al Kahfi Muhammad Farhan Mulyana Muhammad Mifthahul Rohman Muhammad Salman Al Farisi Muhammad Surya Taris Zulwaqar Naufal Daffa’ Hanaan Nuhaa Nazaruddin Sinaga Paryanto Philippie Daniel Nababan Raya Juan Soesatya Reka Adiyasa Cahyapala Rhinoe Bima Amanta Sucaksono Rifky Ismail Rizky Dwi Ramdani Rizky Kurniawan Rusnaldy Rusnaldy Sasongko Admaja Adhi Sefrian Imam Baskoro Septian Dwi Nugroho Sri Nugroho Sulardjaka Sulardjaka Sulistyo Sulistyo Taufiqurrohman Taufiqurrohman Toni Prahasto Vita Ayu Damayanti Zery Triputra Zidan Hasbi Assidicky