Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Relationship between Sleep Quality and Gastritis Symptoms in Students Wabula, Irfan; Haerianti, Masyita; Nurmagandi, Boby; Evidamayanti, Evidamayanti; Anasari, Anasari
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5907

Abstract

Gastritis or often called stomach disease is one of the health problems with high prevalence. Gastritis occurs more often in productive age. Students are a productive age group who are busy with various activities. Sleep quality can be one of the factors that can worsen gastritis and even cause death. Objective to determine the relationship between sleep quality and gastritis symptoms in Nursing students of the Faculty of Health Sciences, University of West Sulawesi. Method: This type of research is observational analytic and the sampling technique used in this study is stratified random sampling. The research design used is Cross Sectional. The number of samples is 222 nursing students. Demographic data collection through questionnaires. The statistical test used is the Chi-Square test. There is a relationship between sleep quality and gastritis symptoms in nursing students of the Faculty of Health Sciences, University of West Sulawesi with a p value of 0.037 (p <0.05). There is a relationship between sleep quality and gastritis symptoms in nursing students of the Faculty of Health Sciences, University of West Sulawesi.
Efektivitas Pelatihan Edukasi Anti-Bullying melalui Layanan Dasar Konseling dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Sehat Mental Wisma, Nur; Putri, Rani Mega; Alrefi, Alrefi; AR, Silvia; Nurjanah, Anisa Siti; Anasari, Anasari; Ningsih, Dwi Septia; Konaah, Siti
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 26, No 1 (2026): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06960

Abstract

Kasus bullying di Indonesia yang masih tinggi menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang aman dan sehat mental belum sepenuhnya terwujud, khususnya untuk SMA yang menerapkan sistem boarding school. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai edukasi anti bullying melalui layanan dasar konseling sebagai pendekatan preventif khuusnya di SMA Negeri Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah blended learning, yang meliputi observasi kebutuhan mitra, pelatihan klasikal secara tatap muka, serta pendampingan pembuatan poster baik secara offline maupun online. Pelatihan disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, dan role play untuk memperkuat pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,566 yang berada pada ketagori sedang. Selain itu, siswa juga tidak hanya menunjukkan peningkatan pada aspek kognitif saja, namun aspek afektif siswa juga meningkat.
Sikap Toleransi antar Siswa dengan Latar Belakang Budaya yang Berbeda di SMA Negeri 1 Indralaya Utara Melinda, Elsa Yutri; Anasari, Anasari; Ningsih, Lidiana Rahayu; Irawan, Rizky Al Akbar; Roihan, Muhammad; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38092

Abstract

Toleransi merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam mengelola keberagaman. Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan, masyarakat Indonesia dituntut untuk mampu menunjukkan sikap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan yang ada. Intoleransi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah ekonomi, sosial, serta gesekan budaya yang memicu konflik antar kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena secara objektif melalui data numerik, sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kondisi atau karakteristik variabel yang diteliti tanpa melakukan manipulasi variabel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator dari variabel yang diteliti. Skala yang digunakan adalah skala Likert dengan pilihan jawaban sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Sebelum digunakan, instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan kelayakan sebagai alat pengumpul data. Prosedur penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu: (1) penyusunan instrumen penelitian, (2) uji validitas dan reliabilitas instrumen, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan dan analisis data, serta (5) penarikan kesimpulan berdasarkan hasil penelitian. Berdasarkan hasil yang didapatkan, sebagian besar responden dalam penelitian ini berada pada kategori Sedang dengan persentase mencapai 73%. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa telah memiliki pemahaman awal mengenai pentingnya menerima dan menghargai keberagaman budaya di lingkungan sosialnya. Namun, pemahaman tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku nyata sehari-hari.