Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisa Kestabilan dan Penurunan Tanah akibat Galian Sementara dengan menggunakan kombinasi Penahan Steel-Sheet-Pile dan Bambu di Simpang Joglo Kota Surakarta Rus, Tatag Yufitra; Sulistyo, Totok; Darmawan, Risky
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i2.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai deformasi, penurunan dan angka keamanan pada galian tanah pada proyek pekerjaan jalur rel layang kereta api di Simpang Joglo Kota Surakarta. Analisa menggunakan analisa numerik 2D. Studi ini dapat bermanfaat sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pencegahan terhadap resiko kelongsoran tanah yang terjadi akibat proyek galian sementara tersebut dengan permodelan tanah Hardening Soil (HS) dengan Undrained B. Pada sisi timur galian menggunakan konstruksi SSP (Steel-Sheet-Pile) dimana terdapat beban rel kereta api yang bekerja sedangkan pada sisi barat galian menggunakan penahan bambu dengan beban konstruksi jalan yang bekerja. Tanah dibagi kedalam dua lapisan dengan konsistensi lapisan lempung sedang (0-11 m) ke lempung keras (11-50 m). Dari hasil analisa didapatkan nilai maksimum perpindahan dari konstruksi penahan SSP adalah 10,82 mm dimana nilai perpindahan pada bambu hanya sebesar 6,85 mm. Hal ini selaras terhadap garis kelongsoran terbesar terjadi pada sisi timur galian yang menggunakan SSP dengan nilai SF sebesar 3,37 > 2 dimana dapat dikategorikan aman Selanjutnya, besaran nilai penurunan pada kedua sisi galian tidak lebih dari 10 mm. Hal dianggap aman terhadap dampak dari galian sementara pada proyek tersebut. Pada konstruksi penahan SSP memiliki nilai penurunan maksimum sebesar 10,09 mm pada jarak dari galian 3,41 m. Sedangkan pada konstruksi penahan berupa bambu diprediksi hanya sebesar 2,5 mm dengan jarak dari galian sekitar 3,12 m.
Pelatihan Rancang Bangun Smart home Berbasis IoT Untuk Siswa SMAIT Al Auliya Balikpapan Yanti, Nur; Rachman, Fathur Zaini; Lesmideyarti, Dwi; Ihsan, Ihsan; Prasetyo, Mikail Eko; Sulistyo, Totok; Dahlan, Basri
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v14i3.34987

Abstract

Students now frequently use smartphones to access the Internet, demonstrating their proficiency with technology. Students who collaborate in groups to develop innovative goods and Internet of Things (IoT)-based smart home systems benefit from the project-based learning method in the classroom. Students are trained and mentored to create new works, such as scientific publications in the form of scholarly articles and prototypes with remote control of electrical gadgets in residential houses over the internet. For students with a vocational education background, such as those attending Vocational High Schools (SMK), technology-based instruction is typically pertinent. However, SMAIT Al Auliya Balikpapan students who have a general education background and are used to science instruction like the National Science Olympiad (OSN) received IoT information technology training in this community service project. As a result, the training offered to SMAIT Al Auliya Balikpapan students is unique and highly engaging. Using the waterfall technique through phases of problem-solving and communication with partners, creating learning guide modules as instructional resources, putting training and student mentoring into practice, and evaluating. One of the outcomes is a house prototype with a smart home system that allows users to remotely manage doors, fans, and lights via an Android smartphone with an internet connection. With real-time smartphone monitoring of the room temperature, humidity, door access, and the on/off status of household electronics, the student-designed system improves home security. It is advised that Android devices be always connected to a reliable internet network in order to preserve the monitoring system's continuity and guarantee that it operates in real-time without any delays. Additionally, as a result of the creative product design and development, students have authored a scientific study on the subject of Android-based smart homes that will be published. Students should have access to trainings or extracurricular activities pertaining to emerging technologies in an attempt to enhance their knowledge, abilities, mastery, and technological updating.