Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dampak Negatif Game Online Mobile Legends Terhadap Semangat Belajar Siswa Kelas 9 D SMPN 1 Pangkalan Agus Fudholi; Ahmad Amzat; Rifky Arya Muhammad; Riswad Nugraha
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i3.2906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak negatif  permainan Mobile Legends terhadap semangat belajar siswa kelas 9D di SMPN 1 Pangkalan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan bermain Mobile Legends berdampak signifikan terhadap perilaku dan rutinitas belajar siswa, termasuk penurunan prestasi akademik. Selain itu, ada paradoks nilai positif dan negatif game bahwa meskipun Mobile Legends memiliki unsur positif seperti kerja sama tim dan strategi, dalam praktiknya penggunaan yang tidak terkendali menyebabkan dampak negatif yang lebih dominan. Ini menunjukkan ambivalensi nilai dalam game digital yang harus diwaspadai. Peran penting orang tua dan guru dalam mengawasi dan membimbing siswa agar dapat mengelola waktu bermain dengan bijak. Dengan mengintegrasikan pengawasan orang tua dan bimbingan guru, kecanduan game dapat diminimalkan sehingga dampak negatif terhadap pendidikan siswa dapat ditekan. Intervensi aktif dari orang tua dan guru untuk mengelola waktu bermain siswa, sehingga dampak negatif dapat diminimalkan, dan potensi positif dari game dapat dimaksimalkan.
Implementasi Integrasi Teknologi untuk Meningkatkan Literasi Digital Mahasiswa dalam Mata Kuliah Ushul Fiqh Agus Fudholi; Haerudin Haerudin; Ajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5084

Abstract

Transformasi digital menuntut pendidikan Islam mengembangkan pembelajaran yang adaptif tanpa mengabaikan tradisi keilmuan dan nilai-nilai akademik Islam. Dalam pembelajaran Ushul Fiqh, teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses sumber belajar sekaligus memperkuat literasi digital mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi integrasi teknologi dalam pembelajaran Ushul Fiqh serta kontribusinya terhadap penguatan literasi digital mahasiswa. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Agama Islam, FKIP Universitas Buana Perjuangan Karawang. Informan penelitian  dosen pengampu, dan mahasiswa yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran Ushul Fiqh berbasis teknologi. Data dikumpulkan melalui observasi perkuliahan, wawancara, dokumentasi Rencana Pembelajaran Semester dan produk pembelajaran mahasiswa. Data dianalisis secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi diterapkan melalui empat kegiatan utama, yaitu blended learning, presentasi berbasis PowerPoint, anotasi digital pada teks klasik menggunakan aplikasi PDF atau e-library, serta produksi konten digital berupa video, podcast, dan artikel blog. Kegiatan tersebut mendukung kemampuan mahasiswa dalam mengakses dan mengevaluasi informasi, menyusun serta mengomunikasikan gagasan, berkolaborasi, menghasilkan konten kreatif, dan menggunakan sumber digital secara etis. Namun, pembelajaran daring masih menghadapi kendala berupa gangguan konsentrasi dan perlunya petunjuk belajar yang lebih terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran Ushul Fiqh berkontribusi terhadap penguatan literasi digital mahasiswa pada dimensi kritis, komunikatif, kolaboratif, kreatif, dan etis, sekaligus mempertahankan relevansi tradisi keilmuan Islam di era digital.