Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis dampak Covid-19 terhadap kondisi ekonomi makro dan sosial di Aceh Naya Desparita; Naziratil Husna; Elfiana Elfiana
Jurnal Sains Pertanian Vol 5 No 2: Juni 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.956 KB) | DOI: 10.51179/jsp.v4i2.1685

Abstract

Tahun 2020 tepatnya bulan maret awal mula nya virus covid -19 terjangkit di Indonesia dan menyebar hingga ke Provinsi Aceh, dampak COVID-19 sangat terasa di Aceh khusunya para pekerja harian dan pedagang yang mengalami dampak langsung akibat COVID-19 sehingga mengakibatkan kondisi ekonomi secara makro dan sosial di Aceh terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi secara makro dan sosial di Aceh yang disebabkan oleh virus COVID-19. Penelitian ini mengkaji indeks harga konsumen, nilai tukar petani, ekspor dan impor, transportasi udara dan laut, wisatawan mancanegara, dan tingkat persentase peminat hotel dan penginapan. Terjangkitnya virus COVID-19 di Aceh mengakibatkan beberapa sektor menurun baik dari segi pendapat maupun peminatnya seperti transportasi udara dan laut selama pandemi COVID-19 mengalami penurunan penumpang dikarenakan pada awal tahun 2020 Aceh menerapkan pembatasan wilayah sehingga pendatang dari luar tidak bisa masuk ke Aceh, hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak sosial peningkatan angka tersuspek virus COVID-19. Di akhir tahun 2021 nilai tukar petani mengalami peningkatan pada bulan Agustus ke September sebesar 0,90% namum secara garis besar Aceh mengalami deflasi mencapai 0,20 % dan secara nasional 0,40 % sedangkan salah satu Kabupaten di Aceh mengalami inflasi yang sangat tinggi yaitu Kabupaten Lhokseumawe mencapai 2,53 %. Hal ini menggambarkan bahwa kondisi ekonomi secara makro dan sosial di Aceh tidak stabil sehingga mengharuskan Aceh untuk lebih siap menghadapi pandemi COVID-19 sehingga kondisi ekonomi dan sosial dapat teratasi dengan baik. Kata Kunci: Dampak, COVID-19, Ekonomi Makro, Sosial
KONTRIBUSI PEREMPUAN PENGOLAH PLIK U TERHADAP EKONOMI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN JANGKA KABUPATEN BIREUEN Yusdiana Yusdiana; Naziratil Husna; Hikmah Hikmah; Riani Riani
Jurnal Bisnis Tani Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Bisnis Tani Volume 9 Nomor 1 April 2023
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v9i1.7800

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Jangka yang merupakan daerah produksi Plik U terbanyak di Kabupaten Bireuen. Adapun sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Simple Random sumpling. Jumlah sampel adalah 20 usaha Plik U, sampel dalam penelitian ini adalah perempuan yang merupakan pengolah Plik U (patarana). Kontribusi perempuan dalam usaha kecil tidak dapat diabaikan. Perempuan juga sangat disiplin dalam menjalankan usaha. Tingginya tingkat kebutuhan ekonomi dan rendahnya tingkat pendapatan keluarga menyebabkan perempuan yang seharusnya menjadi ibu dan mengurus rumahtangga, harus terjun yang sifatnya sederhana, padat karya, dan umumnya merupakan perluasan dari pekerjaan rumah tangga, dapat memberikan peluang usaha bagi perempuan, yang sesuai dengan peran domestiknya sehari-hari. Di samping itu, usaha kecil juga dapat menyerap tenaga kerja perempuan, memacu perkembangan ekonomi dan pada akhirnya dapat berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. Usaha Plik U (patarana) memberi pendapatan sebesar Rp 1.422.009,79 yang mampu memberikan kontribusi 56 persen terhadap ekonomi rumah tangga. Nilai ini menunjukkan bahwa kriteria kontribusinya adalah sedang/cukup.
POTENSI PENGEMBANGAN JAMUR MERANG UNTUK MENINGKATKAN KEWIRAUSAHAAN DI PROVINSI ACEH Husna, Naziratil
Jurnal Bisnis Tani Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Bisnis Tani Volume 9 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v9i2.8522

Abstract

Jamur merang adalah salah satu jenis jamur yang paling diminati oleh masyarakat, namun distribusi jamur merang masih belum memenuhi target pasar. Kurangnya minat petani dalam membudidayakan jamur merang menjadi permasalahan yang perlu diatasi. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Aceh dengan melihat perkembangan budidaya jamur merang. Metode analisis yang digunakan adalah motode analisis deskriptif adalah metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan literature review. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kembali kegiatan budidaya jamur merang. Penelitian menunjukan bahwa dalam melakukan usaha budidaya jamur merang memiliki berbagai risiko yang perlu ditangani dengan baik oleh para petani agar terhindar dari kerugian. Pengetahuan dan ketrampilan para petani sangat berpengaruh terhadap hasil produksi jamur merang serta kualitas yang dihasilkan. Dukungan kemitraan sangat penting dalam pengembangan usaha seperti mitra pemasaran, mitra pemasok dan produksi,  serta mitra investor. 
ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (Studi Kasus : Pada Peternakan Pak Khairol Di Desa Blang Mee Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen) yusdiana, yusdiana; Husna, Naziratil; Suryani, Suryani
Jurnal Bisnis Tani Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Bisnis Tani Volume 10 Nomor 1 April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v10i1.10086

Abstract

Susu kambing merupakan minuman yang memiliki protein hewani yang mampu memberikan nutrisi bagi tubuh. Mengkonsumsi susu akan mampu memberikan keseimbangan terhadap tubuh sebagai pelengkap keseimbangan nutrisi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis keuntungan usaha kambing Peranakan Etawa di peternakan Pak Khairol dan strategi pengembangan usaha susu kambing Peranakan Etawa agar mampu memperoleh keuntungan yang maksimal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dari observasi (pengamatan), wawancara dan dokumentasi yaitu dengan cara meninjau langsung ke lokasi usaha susu kambing Etawa. Berdasarkan hasil penelitian pada usaha susu kambing Etawa di Desa Blang Mee Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen didapatkan bahwa rata-rata penerimaan pada usaha susu kambing peranakan etawa di Desa Blang Mee Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen adalah Rp 9.600.000/bulan dengan biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 3.947.697/bulan. Biaya produksi tersebut terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 147.697/ bulan dan biaya tidak tetap sebesar Rp 3.800.000/ bulan. Metode analisis strategi pengembangan usaha mengggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian dari beberapa tahapan yang dilakukan menunjukkan bahwa usaha susu kambing Peranakan Etawa mengalami kendala internal berupa aspek penyediaan input serta manajemen perusahaan kurang bagus. Dari hasil analisis SWOT strategi yang baik di terapkan untuk usaha susu kambing Peranakan Etawa Pak Khairol yaitu strategi SO yang berupaya memperluas jaringan pemasaran produk.
ANALISIS RISIKO PETERNAKAN AYAM BROILER PADA UD BILQIS DI KABUPATEN BIREUEN Husna, Naziratil; Kamal, Mustafa; Yusdiana, Yusdiana; Haryadi, Haryadi; Fitriani, Rita
Jurnal Bisnis Tani Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Bisnis Tani Volume 10 Nomor 1 April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v10i1.10087

Abstract

Usaha peternakan ayam broiler merupakan salah satu jenis usaha peternakan yang berfokus pada pembesaran ayam pedaging untuk tujuan konsumsi. Memulai dan menjalankan usaha ini memerlukan perencanaan yang matang dan manajemen yang baik. Penentuan risiko dalam usaha peternakan ayam broiler adalah langkah penting untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesan usaha tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko yang terdapat dalam usaha peternakan ayam broiler. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif serta analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 21 jenis risiko yang diidentifikasi, terdapat 18 jenis risiko dengan peringkat sangat rendah dan 3 jenis risiko dengan peringkat rendah. Identifikasi risiko ini meliputi risiko pada sumber daya manusia seperti kurangnya komunikasi dan tingkat pengetahuan tenaga kerja, serta risiko lingkungan seperti penyakit ayam broiler yang dapat mengakibatkan kematian dan penurunan produksi ayam broiler. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap risiko-risiko tersebut untuk dapat mengambil langkah mitigasi yang tepat guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilan usaha peternakan ayam broiler.
Edukasi Pemanfaatan Pangan Lokal: Upaya Peningkatan Pengetahuan Kebutuhan Gizi Masyarakat Desa Sangat Tertinggal Kabupaten Bireuen Annisha, Dini; Husna, Naziratil
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i2.18745

Abstract

Desa sangat tertinggal memiliki potensi besar dalam hal sumber daya pangan lokal. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah pangan lokal secara optimal dapat menghambat upaya peningkatan nilai gizi dan status gizi masyarakat. Salah satu desa dengan kategori desa sangat tertinggal yang ada di Kabupaten Bireuen yaitu Desa Alue Keutapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengedukasi masyarakat Desa Sangat Tertinggal mengenai pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang kebutuhan gizi. Dengan mengidentifikasi potensi sumber daya pangan yang ada di daerah tersebut, penelitian ini mengembangkan program edukasi yang melibatkan pelatihan dan sosialisasi mengenai gizi seimbang dan pentingnya konsumsi pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang nilai gizi makanan lokal dan perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan pangan lokal
Pemanfaatan Daun Mimba (Azadirachta Indica A. Juss) sebagai Pestisida Nabati yang Aman Bagi Makhluk Hidup dan Ramah Lingkungan Pratiwi, Vinny; Zaitun Ritaqwin; Rika Yusli Harta; Naziratil Husna; Yulis Untari; Mustaqim
AKSILAR: Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Vol 2 Nomor 2, 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/aksilar.v2i2.5626

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat Desa Alue Piet, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman secara alami. Fokus utama kegiatan ini adalah proses pembuatan pestisida nabati dari daun mimba sebagai solusi pestisida nabati yang aman dan ramah lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya pengendalian hama yang berkelanjutan dan dampak negatif penggunaan pestisida kimia. Selanjutnya, melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengumpulkan dan mengidentifikasi daun mimba sebagai bahan utama. Proses ekstraksi senyawa aktif dari daun mimba juga diajarkan kepada masyarakat, bersama dengan teknik formulasi dan aplikasi pestisida nabati yang dihasilkan. Hasil kegiatan ini mencakup peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian hama tanaman secara alami, serta pemberdayaan mereka dalam memproduksi dan menggunakan pestisida nabati dari daun mimba. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendorong penerapan praktik pertanian yang berkelanjutan dan berdaya tahan di Desa Alue Piet, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam pengelolaan pertanian mereka.
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH Desparita, Naya; Elfiana; Husna, Naziratil
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2 (2023): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2.4615

Abstract

Aceh Province is a leading national coffee producing province, one of the coffee producing centers in Aceh is Central Aceh Regency with the area planted with coffee plants in 2022 reaching 49,997/ha and coffee production reaching 36,060 tons/year. Coffee has economic value from both the farmer level and the final consumer. What often happens is that the value obtained by farmers is not equal to that obtained by other marketing institutions in the supply chain and coffee value chain, so adding value to coffee requires product development and maximum utilization of resources. by generating profits in all lines of institutions involved. The role of the Arabica coffee agroindustry is very helpful in developing coffee into finished products or processed coffee-based products, so that all systems in the coffee supply chain benefit. Apart from that, the role of the Arabica coffee agroindustry will have an impact on the value chain of Arabica coffee produced in Central Aceh Regency. The research method used is descriptive and quantitative analysis using the AHP Matrix. The results obtained show that the performance of the Arabica coffee agroindustry supply chain in 13 agroindustries in Central Aceh is at a below average level, extra improvement is needed to be able to obtain a good or excellent level.
Fluktuasi Harga Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) di Provinsi Aceh naziratil husna; Yusdiana; Desparita, Naya
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 2: June 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i2.2616

Abstract

Fluktuasi harga cabai merah keriting (Capsicum annum L.). merupakan salah satu masalah utama dalam sektor pertanian di Indonesia, yang berdampak signifikan pada perekonomian petani dan stabilitas harga pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab fluktuasi harga cabai merah keriting dan merumuskan strategi efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Data dikumpulkan melalui analisis sekunder dari sumber-sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor cuaca, serangan hama dan penyakit, serta keterbatasan infrastruktur distribusi merupakan penyebab utama fluktuasi harga. Selain itu, ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa strategi diusulkan, antara lain: penjadwalan tanam yang tepat, penggunaan teknologi pertanian modern, peningkatan fasilitas penyimpanan, diversifikasi produk, pemasaran digital, serta intervensi kebijakan oleh pemerintah untuk stabilisasi harga dan pembangunan infrastruktur. Implementasi dari strategi-strategi ini diharapkan dapat mengurangi fluktuasi harga, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan ketersediaan cabai merah keriting yang stabil di pasar.
IMPROVING FARMER FINANCIAL MANAGEMENT AND EMPOWERMENT TO BECOME INDEPENDENT FARMERS FOR POVERTY ERADICATION IN GAMPONG MEUNASAH KRUENG VILLAGE, PEUDADA DISTRICT, BIREUEN REGENCY Sri Yanna; Naziratil Husna; Mirza; Mai Simahatie; Sarah Nadia; Selpi Tiara
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19447326

Abstract

This community service program aims to empower Farmer Groups in Meunasah Krueng Village, Peudada District, Bireuen Regency, through training and assistance in increasing agricultural productivity and strengthening farmers' financial management. The main problems faced by partners are low rice production, weak managerial skills, and dependence on middlemen. The implementation method includes socialization, training (technical guidance), application of appropriate technology, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed an increase in rice productivity from 3.5 tons to 6.8 tons per hectare, an increase in financial recording capabilities, and the independence of farmers in business planning. This program supports the achievement of SDGs number 1 (No Poverty), 2 (No Hunger), 8 (Decent Work and Economic Growth), and 12 (Responsible Consumption and Production).