Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kebisingan Kawasan Permukiman di Sepanjang Frontage Road A. Yani Surabaya Nurmaningsih, Dyah Ratri; Auvaria, Shinfi Wazna; Nilandita, Widya
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2019): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v5i1.739

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu kota di Indonesia yang termaju perkembangannya diberbagai bidang, seperti bidang perekonomian, pendidikan dan transportasi. Pembangunan kota yang pesat memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif berupa kemudahan, kelengkapan dan teknologi yang tinggi dari berbagai sarana prasarana transportasi, kesehatan, pendidikan, hiburan dan lain sebagainya yang mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat Kota Surabaya. Adapun dampak negatif yang dirasakan adalah kualitas lingkungan hidup yang menurun, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode deskripitif kuantitatif. Penelitian ini menganalisa kebisingan akibat lalu lintas yang terjadi di kawasan permukiman sepanjang frontage road A.Yani Surabaya (Menanggal I, Jemur Gayungan I dan Jemur Wonosari Gang Masjid). Nilai tingkat kebisingan diperoleh dengan alat sound level meter dan dianalisa dengan rumus statistik. Hasil penelitian menunjukkan nilai tingkat kebisingan pada aktivitas siang hari (LS) di permukiman Menanggal I sebesar 79,96 dB(A), permukiman Jemur Gayungan I sebesar 80,28 dB(A) dan permukiman Jemur Wonosari gang Masjid sebesar 78,44 dB(A). Ketiganya telah melampaui baku mutu. Pengendalian kebisingan dengan penambahan barier tumbuhan/vegetasi di sumber kebisingan, permukiman dan sepanjang frontage road. Selain itu penggantian material dinding bangunan dengan kaca atau kombinasi kaca dan batu bata, karena kaca dapat mereduksi kebisingan hingga 20 dB
Pemetaan Tingkat Kebisingan di Uinversitas Islam Negeri Sunan Ampel Nurmaningsih, Dyah Ratri
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2021): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v6i2.847

Abstract

UIN Sunan Ampel is a campus with strategic location, because it is close to various public facility buildings, such as health facilities, offices and entertainment, as well as its presence near public transportation / traffic access which is quite high. This certainly has positive and negative impacts on the campus environment of UIN Sunan Ampel. The positive impact is in the form of ease mobilization for campus community, while one of the negative impacts is noise (noise pollution) caused by traffic around the campus, which can interfere when the teaching and learning process takes place. This research method is quantitative descriptive. Noise data obtained with a sound level meter at 12 sampling points. The data is analyzed by statistical methods and the results are compared with the noise quality standard based on the Decree of the Minister of Environment No. Kep - 48 / MENLH / 11/1996. Then a noise distribution map was made with the application of Surfer 11. The results showed that the value of the noise level at the UIN Sunan Ampel campus had exceeded the permitted quality standard. The noise distribution map shows that the highest noise value is shown in red with the noise level value ≥ 70 dbA. The risk due to noise that occurs at UIN Sunan Ampel campus has exceeded the limit is not conducive environmental condition, such as an impact on learning convenience. So that it is necessary to handle the noise, such as planting trees as a barrier of noise sources and designing a room that are added with soundproof material, that has sound absorbing properties.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik Central Processing Plant (CPP) Gundih PT. Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Hanuranti, Aviandini Galih; Nengse, Sulistiya; Pribadi, Arqowi; Nurmaningsih, Dyah Ratri; Utama, Teguh Taruna
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2020): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v6i1.983

Abstract

Central Processing Plant (CPP) Gundih is one of the production facilities of natural gas processing Blok Gundih PT. Pertamina EP Asset 4 Cepu Field from Kedungtuban, Randublatung, and Kedunglusi structure. Main activities of CPP Gundih consist production and operational activities. Production activities produces produced water. The water treatment of produced water processed by a production system and process. Operational activities of CPP Gundih produces wastewater from domestic activities (office) by 161 workers/day. The quantity of domestic wastewater are 21,896 m3/day, and the quality of Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Suspended Solid (TSS) are 9,8 mg/L, 100 mg/L, and 33 mg/L. Grey water and black water currently accommodated in septic tanks. Runoff from the septic tank flowed through drainage without treatment. Therefore, sewerage treatment plant planned with anaerobic-aerobic biofilter. The cost needed for the construction are Rp. 13.590.441,80-.
Utilisation of Sandal Waste From Home Industry in Kepuh Kiriman Village, Waru District, Sidoarjo Regency, As Coarse Aggregate Material in Mixing Materials For Paving Block Production Ira Nur Ruwantari; Dyah Ratri Nurmaningsih; Yusrianti Yusrianti
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 01 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i01.879

Abstract

Industrial activity is one of the factors that supports the growth of the economic sector. One industry that is currently proliferating is rubber sandal waste. This paper will use a mixture of rubber sandal waste as a coarse aggregate material. Sandal waste can be reused to produce products with a sale value, such as a mixture for making paving blocks. They were paving blocks that will be made using B-quality K-200. This paper aimed to determine compressive strength, water absorption, and SEM results. The method which is used in this research is descriptive quantitative. Paving Variations in sandal waste used in this study were 0%, 10%, 15%, and 20% of the volume of coarse aggregate. The optimal results produced are a 15% variation with a compressive strength age of 28 days with an average value of 18.8 MPa, a 10% variation with a compressive strength age of 7, and 14 days with an average value of 21.2 MPa and 21.8 MPa. The most optimal water absorption test results are at 10% variation with an average value of 5%. SEM test results with 15% and 20% variations showed a high air void content and microcracks spread in the specimen's topography. Meanwhile, at 0% and 10%, the spread of microcracks is insignificant, and the test object has a reasonably high density.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Urban Farming Di Desa Masangan Kulon Sidoarjo Dengan Pendekatan Asset Based Community Development Arfiani Syari'ah; Yusrianti Yusrianti; Dyah Ratri Nurmaningsih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15906

Abstract

Urban Farming menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan akibat perubahan iklim, termasuk di kawasan Desa Masangan Kulon, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pengembangan kampung tematik urban farming dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemetaan dan optimalisasi asset fisik maupun nonfisik masyarakat. Pengabdian dilaksanakan melalui pemilihan lokasi prioritas di beberawa RW, pemetaan asset, observasi potensi fisik, wawancara serta Focus Group Discussion (FGD), yang diintegrasikan dalam tahapan ABCD yaitu discovery, dream, design, define dan destiny. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bentuk urban farming yang diminati warga meliputi hidroponik, aquaponic dan budikdamber namun hidroponik lebih diprioritaskan karena keterbatasan lahan, kemudahan pengelolaan dan minim dampak bau. Desain yang dihasilkan berupa modul hidroponik 1x2 meter yang adaptif untuk lahan sempit maupun luas dan dengan dukungan organisasi kemasyarakatan sebagai penggerak awal tata kelola. Keberlanjutan program ini lebih ditentukan oleh kemauan dan komitmen masyarakat disbanding aspek teknis sehingga pendampingan dan penguatan kelembagaan menjadi kunci keberhasilan program urban farming berbasis ABCD.
The Estimation of the Global Warming Potential (GWP) in the Scenario of Domestic Waste Management in Sukabumi City Thayyibah Nazlatul Ain; Shinfi Wazna Auvaria; Dyah Ratri Nurmaningsih
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pemanasan global disebabkan oleh beberapa aktivitas manusia, salah satunya pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah menghasilkan potensi pemanasan global dari proses pengangkutan dan pengolahan yang berhubungan dengan material, kebutuhan energi dan hasil sampling dari keseluruhan prosesnya. Dampak lingkungan dari pengelolaan sampah sering kali tidak dipertimbangkan. Hal tersebut akan berpengaruh pada penerapan regulasi untuk mengelola sampah secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skenario terbaik dengan potensi pemanasan global yang paling rendah dari pengelolaan sampah rumah tangga dengan mempertimbangkan dampak lingkungan dari proses pengelolaanya terutama yang berhubungan dengan potensi pemanasan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan penilaian daur hidup atau LCA menurut ISO 14040:2006 dengan unit fungsional 1 ton sampah rumah tangga. Kategori dampak dibatasi hanya untuk analisis potensi pemanasan global dari ketiga skenario yang ditentukan berdasarkan tujuan dan definisi. Metode analisis dampak (LCIA) menggunakan Center of Environmental Science Leiden University Impact Assessment (CML-IA) dengan software SimaPro program versi 9.1. Hasil penelitian menunjukan bahwa skenario terbaik dengan potensi pemanasan paling rendah yang dianalisis dengan pendekatan LCA adalah skenario 2 dengan 5,0 × 10-6 kg CO2-eq, sedangkan skenario 0 adalah 1,21 × 10-5 kg CO2-eq dan skenario 1 adalah 6,0001 kg CO2-eq. Maka, pengelolaan sampah rumah tangga terbaik dengan dampak paling kecil adalah pengelolaan dengan skenario 2, meliputi: pemilahan sampah, komposting rumah tangga, penyaluran ke bank sampah, dan pengangkutan residu ke TPA.