Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN BUSINESS PLAN BAGI PELAKU UMKM DI DESA PANYOCOKAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG Fanni Husnul Hanifa; Widya Sastika; Donni Juni Priansa; Krishna Kusumahadi; Muhammad Muslih; Kurnia Kurnia
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.086 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18625

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian di Indonesia, karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Permasalahan UMKM di Indonesia antara lain berkaitan dengan aspek pemasaran, modal dan pendanaan, inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi, pemakaian bahan baku, peralatan produksi, penyerapan dan pemberdayaan tenaga kerja, rencana pengembangan usaha, dan kesiapan menghadapi tantangan lingkungan eksternal. Kendala-kendala tersebut di atas, terutama yang berkaitan dengan permodalan, pengembangan produk dan pemasaran, seharusnya dapat dikurangi jika pelaku bisnis memiliki perencanaan bisnis (business plan) yang dapat membantu mengarahkan bisnis sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Dokumen perencanaan bisnis diperlukan oleh pihak-pihak investor perbankan yang potensial, konsultan, staf karyawan, pemasok barang dan bahkan konsumen. Desa Panyocokan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung Selatan, Provinsi Jawa Barat. Berada di Kecamatan Ciwidey yang dikenal sebagai daerah pariwisata, ternyata mata pencaharian masyarakat Desa Panyocokan bukan berasal dari sektor pariwisata. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak desa, sebagian besar masyarakat memiliki latar belakang Pendidikan SMA dengan sumber mata pencaharian utama pada sektor pertanian, sektor peternakan dan UMKM. Sektor UMKM yang ada di Desa Panyocokan diantaranya adalah kerajinan golok, kerajinan bambu, olahan kerupuk, olahan keripik singkong. Kegiatan abdimas ini berupaya untuk membantu pemilik bisnis dalam mengembangkan business plan pada usaha mereka. Kegiatan abdimas ini penting dilaksanakan untuk membantu UMKM untuk mengelola dan mengembangkan bisnisnya. Bentuk kegiatan yang akan dilakukan terbagi menjadi 3 bagian yaitu: pengumpulan data, Pelatihan dari berbagai bidang ilmu dan Pendampingan pembuatan business plan itu sendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Panyocokan dilakukan pada hari Sabtu, 26 November 2022, pukul 09.00 – selesai, dilaksanakan di Aula Kantor Desa Panyocokan Kegiatan ini dihadiri 25 orang perwakilan dari UMKM. Pada kegiatan ini, narasumber memberikan terlebih dahulu mengenai materi dan penjelasan mengenai modul perencanaan bisnis (business plan), lalu dilakukan pendamping kepada setiap UMKM dalam mengisi modul perencanaan bisnis (business plan).Kata Kunci: UMKM, Business Plan, Desa Panyocokan
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN BUSINESS PLAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SOSIAL MEDIA MARKETING BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN SUKALUYU KECAMATAN CIBEUNYING KOTA BANDUNG Fanni Husnul Hanifa; Widya Sastika; Andrieta Shintia Dewi; Ganjar M Disastra; Ratri Wahyuningtyas; Muhammad Muslih; Krishna Kusumahadi; Vaya Juliana Dillak; Kurnia Kurnia
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.423 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17499

Abstract

Kegiatan pada pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan dan pelatihan kepada 20 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di wilayah kelurahan sukaluyu dalam pembuatan laporan business plan dan pembuatan sosial media marketing yang diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk yang dihasilkan serta dapat memperluas pangsa pasar. Tujuan yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan wawasan dan keterampilan dalam pembuatan business plan serta pembuatan social media marketing terhadap pelaku UMKM. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan ceramah, tanya jawab dan diskusi. Dalam rangkaian kegiatan pendampingan pembuatan business plan, para peserta akan dibagi menjadi menjadi 5 tim, setiap tim didampingi oleh seorang dosen dan mahasiswa untuk memudahkan proses pembuatan business plan, sedangkan untuk pelatihan pembuatan media marketing dilakukan dengan cara menyampaikan materi diskusi dan tanya jawab.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA/I SMK YAYASAN ISLAM KOTA TASIKMALAYA MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING, PELATIHAN PEMBUATAN JELLY ART DAN PELATIHAN PENERAPAN TEKNOLOGI IOT DALAM SISTEM KEAMANAN DI SEPEDA MOTOR Fanni Husnul Hanifa; Widya Sastika; Sri Widaningsih; Dendi Gusnadi; Edwin Baharta; Riza Taufiq; Dwi Andi Numantris; Asep Mulyana; Unang Sunarya
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.469 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18430

Abstract

PENINGKATAN KAPABILITAS KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN SERVICE EXCELLENT DI DESA PANYOCOKAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG Widya Sastika; Fanni Husnul Hanifa; Ganjar Mohammad Disastra
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.299 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18624

Abstract

Desa Panyocokan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung Selatan, Provinsi Jawa Barat. Desa Panyocokan memiliki 26 Rukun Warga (RW), dimana setiap RW memiliki kader posyandu. Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab lurah/ kepala desa. Upaya peningkatan peran dan fungsi Posyandu bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat, termasuk kader. Peran kader dalam penyelenggaraan Posyandu sangat besar karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke Posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. Seorang kader posyandu, selain harus memiliki kemampuan menyampaikan informasi juga harus dapat memberikan layanan yang baik bagi anggota masyarakat yang membutuhkan layanan dasar kesehatan di Posyandu. Untuk meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi dan pelayanan maka pelatihan terutama mengenai service excellent sangat diperlukan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan service excellent para Kader Posyandu dapat memberikan layanan yang baik bagi masyarakat, apabila kegiatan Posyandu terselenggara dengan baik akan memberikan kontribusi yang besar, dalam menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari sabtu, 26 November 2022, pada pukul 09.00 – selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 25 kader posyandu di Desa Panyocokan Ciwidey, pada kegiatan ini diberikan pelatihan yang berisi materi service excellent terlebih dahulu, dan dilanjutkan dengan diskusi serta role play dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.Kata Kunci: Posyandu, Service Excellent, Desa Panyocokan
DESTINATION MARKETING, HOSPITALITY MOTIVATION, DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUNJUNGAN KE NAGARA PUNTANG DI KAWASAN GUNUNG PUNTANG KABUPATEN BANDUNG Donni Juni Priansa; Fanni Husnul Hanifa; Ratna Gema Maulida; Widya Sastika; Andrieta Shintia Dewi; Vaya Juliana Dillak; Ganjar Mohamad Disastra
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.941 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18622

Abstract

Gunung Puntang merupakan gunung yang berada di Desa Cimaung Kabupaten Bandung, merupakan salah satu destinasi wisata potensial yang menyediakan keindahan alam di Provinsi Jawa Barat. Gunung Puntang adalah rangkaian dari pegunungan Malabar. Potensi yang dimiliki Gunung Puntang selain wisata alam adalah radio malabar yang merupakan peninggalan pada masa penjajahan Belanda. Sejumlah persoalan dihadapi oleh pengelola kawasan Gunung Puntang, terutama di NagaRa Puntang sebagai salah satu pengelola kawasan di Gunung Puntang. Masalah tersebut terkait belum optimalnya tingkat kunjungan yang disebabkan belum diterapkannya konsep destination marketing, peningkatan motivasi untuk keramahtamahan, dan pengelolaan keuangan yang belum profesional. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan destination marketing, hospitality motivation, dan pengelolaan keuangan bagi pengelola Wana Wisata Gunung Puntang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 12 Desember 2022, bertempat di Venue Wisata Gunung Puntang yang dihadiri oleh 25 orang peserta dari pengelola Wana Wisata Gunung Puntang. Hasil feedback dari pengelola Wana Wisata Gunung Puntang selaku target pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan kontribusi positif, kesegaran, dan wawasan kemampuan baru bagi pengelola Wana Wisata Gunung Puntang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mengelola keuangan dengan optimal. Kata Kunci: Destination Marketing, Hospitality Marketing, dan Pengelolaan Keuangan