Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN TANAMAN PEKARANGAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KREATIFITAS REMAJA MELALUI TEKNIK “OSHIBANA” Ferdinand Susilo; Jamilah Nasution; Rahmiati Rahmiati
Pelita Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v2i2.4992

Abstract

Oshibana is known as a flower processing technique so that it can produce crafts with a drying method without changing the original color of the flowers. Oshibana technique aims to produce handmade products with raw materials that come from nature, are environmentally friendly and have high selling value. Partners in this community service activity are the youth of Padepokan Igra, Kolam Village, Percut Sei Tuan District, North Sumatra. This activity aims to provide information to partners about the potential of home garden plants to be used as creative products with artistic and economic value and to introduce oshibana techniques. The implementation of the activity is carried out using 2 methods, namely the presentation of material and the delivery of information related to the potential of homegarden plants as raw material for industrial products and the direct practice of making oshibana. Through this community service activity, it is hoped that the youth at the Iqra hermitage can increase their insight and knowledge about the use of waste yard plants as raw material for creative artistic and economic products and can create jobs while supporting eco-green programs and save our earth.
Pemanfaatan Limbah Kelapa (Cocos Nucifera) dalam Pembuatan Briket Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Desa Kelambir Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Jamilah Nasution; Ferdinand Susilo; Rahmiati Rahmiati; Agung Suharyanto
Pelita Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v3i2.6459

Abstract

Coconut waste can be processed into briquettes that can be reused as an alternative fuel that is environmentally friendly. Brickets are blocks of material that can be used as fuel to start and maintain a fire. Kelambir Village, Pantai Labu District, Deli Serdang Regency is one of the villages that has the most coconut plantations and most of the people use coconut plants that grow around it. Kelambir village is known as one of the coconut producing areas, but it has not been used optimally. Therefore, it is necessary to increase understanding and awareness about processing coconut shell brickets through public education in order to increase the value of waste and increase people's income. This training includes the stages of burning, milling/kneading, molding and drying to make charcoal brickets from coconut shells.
INVENTARISASI LYCOPODIACEAE di KAWASAN TAMAN WISATA ALAM SICIKE-CIKEKABUPATEN DAIRI SUMATERA UTARA Nurhaika br Hutajulu; Riyanto riyanto; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.315

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-Cike merupakan hutan hujan tropis dataran rendah,  umumnya hutan dengan dataran rendah banyak dijumpai tumbuhan paku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku yang tergolong ke dalam famili Lycopodiaceae yang berada di Kawasan Taman Wisata Alam Sicike-Cike Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik eksplorasi. Teknik pengambilan sampel secara sengaja (purposive sampling) dengan menjelajahi Kawasan Taman Wisata Alam Sicike-Cike. Hasil penelitian diperoleh 7 jenis Lycopodiaceae yang terdiri dari : Lycopodium clavatum (5 Populasi), Lycopodium hamiltonii (4 Populasi), Lycopodium cernuum (8 Populasi), Lycopodium squarrosum (39 populasi), Lycopodium sp1 (5 Populasi), Huperzia ribourtii (4 Populasi) and Huperzia phlegmaria (16 Populasi).
Limbah Kulit Buah Semangka (Citrullus lanatus) sebagai Bahan Baku Pembuatan Nata Widia Lubis; Abdul Karim; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i2.736

Abstract

Semangka merupakan tanaman semusim dari famili Cucurbitaceae, dan buah semangka memiliki banyak manfaat begitu juga dengan kulitnya, dan kulit semangka mengandung berbagai vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah limbah kulit buah semangka dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan nata berdasarkan parameter konsistensi, ketebalan, berat, warna, rendemen dan kadar air serta kadar serat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan waktu pengamatan yang berbeda yaitu 10 hari, 12 hari dan 14 hari untuk melihat perubahan fisik selama proses fermentasi Nata. Sampel kulit semangka diambil secara acak dari pedagang sari buah dan buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengamatan 10, 12 dan 14 hari, rata-rata ketebalan ketiga nata adalah 1,7 cm, 2, 2 cm, 2,2 cm dan rata-rata berat ketiga nata adalah 756,3 g, 802,0 g, 822,3 g, tekstur lahir kenyal, warna putih keruh, aroma asam. dan rendemen lahir pada hari ke-14 adalah 82,3%, 79,5%, 82,7% dan diperoleh kadar serat 4,31% dan kadar air 97,8.
Uji Anti Bakteri Ekstrak Daun Sawo Manila (Manilkara zapota) Terhadap Escherichia coli Nurul Hasanah; Emmy Harso Kardhinata; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 1, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.245 KB) | DOI: 10.31289/jibioma.v1i2.164

Abstract

Manilkara zapota L was included plant which the most popular in South East of Asian. The society also used young fruit, bark, and Sapilla Manila Leaf as tradisional medicine diaerrhea resistant, because substance of tanin was contained in it could hampered and killed the number of bacterias such as Shigella, Salmonella thypii, Escherichia coli. This research purposed for knowing ability of blocked energy from exstract Sapilla Manila Leaf towards Escherichia coli. This research experimentalsm with used qualitatif methode and diffusion methode. Concentration extract of  Sapilla Manila Leaf which was used namely 5%, 10%, 15%, 20% with 5 times,. The result of research showed that extract Sapilla Manila Leaf with each that concentrat have not hampered growth of Escherichia coli. The possibility was caused by several factors such as the concentration level of the extract, the nature of the bacteria used and the tools used in the solvent evaporation process.
Analisa Antifungal Ekstrak Etanol Biji Alpukat Terhadap Pertumbuhan Jamur Colletotrichum sp. pada Cabai Rawit (Capsicum Frutescens) Muhammad Ferdiansyah; Jamilah Nasution; Rosliana Lubis
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.252 KB) | DOI: 10.31289/jibioma.v2i1.182

Abstract

This study aimed to assess the potential of avocado seed extract as an antifungal agent and to determine the optimum concentration of avocado seed extract in inhibiting the growth of Colletotrichum. This research used laboratory- scale experimental methods. Inhibition test of extract towards Colletotrichum was carried out using poison food method using following extract concentration 20%, 40%, 60%, 80% and 100% Topsin M Wp 0.2% were used as negatif control. The result showed that avocado seed extract had a significant antifungal activity against Colletotrichum at the consentration of 40%, the effect was emerged since the 4th day of incubation which was observed by measuring fungal growth diameter
KERAGAMAN JENIS BUAH DURIAN DI DESA NAMOTONGAN KECAMATAN KUTAMBARU KABUPATEN LANGKAT Winda Rahayu; Jamilah Nasution; Emmy Harso Kardhinata
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.317

Abstract

Keragaman jenis buah durian di Desa Namotongan Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat. Tanaman durian pada umumnya tumbuh di daerah beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis buah durian yang tumbuh di Desa Namotongan Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik eksplorasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini diperoleh 8 jenis buah yaitu durian jantung, durian belimbing, durian bakul, durian bangkok, durian emas, durian rambe, durian tembaga dan durian susu. Buah durian diperoleh total 35 frekuensi yang terdiri dari 50 % frekuensi buah duria jantung, 62,5 % frekuensi buah durian belimbing, 62,5 % frekuensi buah durian bakul, 62,5 % frekuensi buah durian bangkok, 25 % frekuensi buah durian emas, 75 % frekuensi buah durian rambe, 50 % frekuensi buah durian tembaga dan 50 % frekuensi buah durian susu.
Inventarisasi Jenis Tumbuhan Berbunga Epifit Yang Berpotensi Sebagai Tanaman Hias di Kawasan Taman Wisata Alam Sicike-Cike Dairi Sumatera Utara Tresya Br Tarigan; Emmy Harso Kardhinata; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.259

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berbunga epifit yang berada di Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike dan potensinya sebagai tanaman hias. Pengambilan sampel dilapangan dilakukan secara sengaja (purposive sampling) menggunakan line transect yaitu membuat plot (20 x 20 m) sebanyak 5 plot dan jarak setiap plot 50 m. Data jenis-jenis tumbuhan berbunga epifit yang diperdagangkan diperoleh dengan melakukan wawancara dengan para pedagang hias di Berastagi. Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan 25 jenis tumbuhan epifit yang terdapat di kawasan hutan Sicike-cike, yang terdiri dari 6 famili, 14 Genus. Famili Orchidaceae merupakan famili yang paling banyak jenisnya dijumpai yaitu 18 spesies, yang tergolong ke dalam 8 genus. Famili Araceae merupakan famili kedua terbayak yaitu 2 spesies, yang tergolong ke dalam 2 genus. Famili Rubiaceae yaitu 2 spesies. Famili Melastomataceae, famili Urticaceae dan famili Gesneriaceae ditemukan masing-masing yaitu 1 spesies. Data hasil wawancara yang dilakukan dengan pedagang tanaman hias ditemukan 3 famili tumbuhan epifit, yaitu Orchidaceae, Bromeliaceae, dan Asclepiadaceae. Dari hasil yag ditemukan di TWA Sicike-cike dan pedagang tanaman hias hanya ada satu jenis tumbuhan epifit yang diperjualbelikan yaitu Ceologyne speciosa, sedangkan di pedagang online ditemukan Trichotosia ferox dan Bulbophyllum laxiflorum yang diperjualbelikan sebagai tanaman hias
Inventarisasi Jenis Ular di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Devi Octaviani; Mufti Sudibyo; Hanifah Mutia Z.N Amrul; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.093 KB) | DOI: 10.31289/jibioma.v1i1.149

Abstract

The purpose of this research is to know what kind of snake and to find out the condition of the environment where he found the type of snake in Bukit Lawang, Bahorok Sub-district, Langkat regency of North Sumatera in December 2017 until January 2018. Sampling with exploratory method to all areas with potential snake. The results found 8 types of snakes grouped into 4 families, 3 types of columbridae 1 type of pareidae, 1 type of viperidae, and 1 type of lamprophiidae. Environmental temperature found at snake range of 25 ° C 32 ° C Chrysopelea pelia and Boiga dendrophila found in pH 7.0 Based on IUCN Red List and CITES Appendix snake found in Bukit Lawang Bahorok District Langkat Regency into Least Concern ( LC), and does not enter into appendix III, nor III in CITES, is not protected or animals threatened to exist until it can lead to extinction. The snake is a snake that spread widely and not endemic.
Inventarisasi Selaginellaceae di Kawasan Taman Wisata Alam Sicike–Cike Kabupaten Dairi Sumatera Utara Afrizal Azali; Emmy Harso Kardhinata; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.39 KB) | DOI: 10.31289/jibioma.v2i1.225

Abstract

Natural Park (TWA) Sicike-Cike is highland tropical  rain forest  located in  Kabupaten  Dairi,  North Sumatera. The park is home of various ferns. The purpose of this research is to inventory fern’s species classified as Selaginellaceae, in the above Park. Samples were obtained using “purposive sampling’(descriptive method) by exploration technique, there were 5 Specias identified; Selaginella intermedia, Selaginella longiaristata, Selaginella ornata, Selaginella plana, and Selaginella willdenowii.
Co-Authors Abdul Karim Abdul Karim Afrizal Azali Agung Suharyanto Agung Suharyanto Agung Suharyanto Aldino Ramadhianto Banurea, Aisyah Bela Yustika Bidasari bidasari bidasari, Bidasari Chalis Fajri Hasibuan Devi Octaviani Dhea Fathanah Lbn Tobing Dimas Prabowo E. Harso Kardhinata E. Harso Kardhinata Edi Azwar Emmy Harso Kardhinata EMMY HARSO KARDHINATA Emmy Harso Kardhinata Eva S. Dasopang Eva Sartika Dasopang Febriyanti, Putri Ferdinand Susilo Ginting, Dian Vera Br Handayani Handayani Hanifah Mutia Zaida Ningrum Amrul Helen Ajelina Simanjuntak Helen Anjelina Simanjuntak Hera Idaman Hati Ida Fauziah Ida Fauziah Indah Kemalasari JUBAIDAH NASUTION Lumbar Raja, Doan Parulian Maisarah L. Gaol Maisarah Lumban Gaol Marianti, Marianti Meida Nugrahalia Muary, Rholand Mufti Sudibyo Mufti Sudibyo, Mufti Muhammad Ferdiansyah Muhammad Yamin Siregar Nova Kristina Bancin Nurhaika br Hutajulu Nurmaini Ginting Nurul Hasanah Onggal Sihite Putri Dwi Masitah Radiansyah Hadi Chandra Radiansyah Hadi Chandra Radiansyah Hadi Chandra Rahmadani Lubis Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramadhani, Citra Suci Rani Eka Sapitri Retna Astuti Kuswardani Riris Meriati Sitorus Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Rosliana Lubis Salamat Ridoan Saragih, Weni Saragih, Winda Sari, Ayu Indah Sina sina Sina sina, Sina Tambunan, Vini Novalia Toberni S. Situmorang Tresya Br Tarigan Widia Lubis Wiflihani Wiflihani Winda Rahayu Yudi Gebri Foenna