Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap Reaksi Pasar: Peran Moderasi Volatilitas Harga Saham pada Perusahaan Transportasi dan Logistik Indonesia Putra, Ryan Wiranata; Nurdianti, Sitti Febri; Nuralam, Nuralam; Habbe, Abdul Hamid; Bandang, Agus
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v9i1.2021

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap reaksi pasar dengan volatilitas harga saham sebagai variabel moderasi pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Desain Penelitian dan Metodologi: Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain kausal komparatif. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling dari perusahaan transportasi dan logistik periode 2019–2023. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan basis data keuangan seperti Refinitiv dan Yahoo Finance. Pengungkapan ESG diukur melalui content analysis berdasarkan pedoman GRI, sedangkan reaksi pasar diukur menggunakan abnormal return. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh signifikan terhadap reaksi pasar dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,767. Secara parsial, aspek environmental dan governance berpengaruh positif signifikan terhadap reaksi pasar, sedangkan aspek social berpengaruh negatif signifikan. Volatilitas harga saham berpengaruh negatif terhadap reaksi pasar dan terbukti memperlemah hubungan antara ESG dan reaksi pasar. Hal ini menandakan bahwa praktik lingkungan dan tata kelola yang baik diapresiasi pasar, sementara aktivitas sosial belum dianggap memberikan nilai ekonomi langsung bagi investor. Implikasi: Penelitian ini menegaskan pentingnya pengungkapan ESG yang konsisten dan transparan dalam membangun kepercayaan investor serta memperkuat reputasi perusahaan. Bagi regulator, hasil ini mendukung penguatan kebijakan pelaporan keberlanjutan, sedangkan bagi manajemen, menjadi dasar strategis dalam meningkatkan nilai perusahaan melalui praktik lingkungan dan tata kelola yang baik.
Analisis abnormal return sebelum dan sesudah rancangan Undang-Undang Pertambangan, Mineral, dan Batubara resmi disahkan menjadi Undang-Undang Prabowo, Odi; Abbas, Aulia Thalita Sada; Evrilyan, Dwi; Nurwakia, Nurwakia; Habbe, Abdul Hamid; Bandang, Agus
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang resmi ditetapkan menjadi Undang-Undang pada 18 Februari 2025. Sampel penelitian ini adalah perusahaan sub sektor oil, gas, dan coal dengan purposive sampling. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan event study, penelitian ini mengukur abnormal return di sekitar periode pengumuman untuk menilai adanya reaksi signifikan dari pasar. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Investing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat abnormal return signifikan pada beberapa hari di sekitar tanggal pengesahan, sehingga mengindikasikan adanya reaksi pasar terhadap kebijakan tersebut. Selain itu, terdapat perbedaan abnormal return sebelum dan sesudah pengesahan UU Minerba, yang menunjukkan bahwa informasi regulasi tersebut berdampak langsung pada persepsi investor. Penelitian ini memberikan implikasi bagi terkait bagaimana perubahan regulasi strategis di sektor energi dapat memengaruhi dinamika pasar modal.