Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengenalan Digital Marketing dan M-Commerce pada Pelaku UMKM Keripik Singkong di Kabupaten Subang Laras Sirly Safitri; Wiwik Endah Rahayu; Rita Purwasih; Enceng Sobari; Irna Dwi Destiana
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.17 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v6i2.9114

Abstract

Pandemi Covid-19 berimbas terhadap kinerja UMKM, khususnya pada penurunan penjualan. Strategi pemasaran konvensional sudah tidak efektif bagi UMKM dalam memasarkan produknya saat ini, sehingga diperlukan pengembangan strategi digital marketing dan m-commerce. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengenalan terkait digital marketing dan m-commerce kepada pelaku UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2020 kepada UMKM Keripik 99 Rifai yang terdampak oleh Covid-19. Adapun metode yang dilakukan adalah penyuluhan, dimana kegiatan terdiri atas tahap persiapan dan pelaksanaan. Materi yang disampaikan adalah pengenalan internet sebagai media baru dalam berkomunikasi di dunia usaha serta mengenalkan beberapa marketplace berbasis m-commerce. Dari hasil diskusi dengan pelaku UMKM Keripik 99 Rifai diperoleh informasi bahwa terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh UMKM dalam mengembangkan digital marketing, diantaranya kesulitan menentukan berat per kemasan, keterbatasan pengetahuan transaksi uang secara online, dan keterbatasan pengetahun pengiriman barang. Pelaku UMKM Keripik 99 Rifai antusias dalam mengikuti kegiatan ini.
Rekayasa Dosis Nutrisi Melalui Drip Irrigation System terhadap Produksi Tomat Cherry (Solanum pimpinellifolium) Lokal Subang Enceng Sobari
Agrotechnology Research Journal Vol 4, No 2 (2020): Agrotechnology Research Journal
Publisher : Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.923 KB) | DOI: 10.20961/agrotechresj.v4i2.41096

Abstract

Tomatoes are easily damaged horticultural products, so that further handlings are needed in food production in the industry today. In order to keep availability, there is an increase in tomato fruit volume as raw material. Among them with increasing types and varieties of tomatoes that need to be continuously developed to supply the industry's needs. The research aimed to increase local tomato cherry production in Subang through an engineering strategy of nutrient feeding with a drip irrigation system. Research conducted from April to December 2019 at Cigadung Subang, West Java. The research was conducted using the Completely Randomized Design (CRD) one factor and the Duncan’s test at 7 nutritional dose treatment consists of P1 = dose 5 ml, P2 = dose 7 ml, P3 = dose 10 ml, P4 = dose 15 ml, P5 = dose 20 ml, P6 = dose 25 ml, P7 = Control with 5 repetition. The results concluded that two applications of nutritional doses at 7 and 10 ml could give different responses that increase the diameter and thickness of the fruits.
SENSORY ANALYSIS OF STARCH GARUT UTILIZATION (MARANTHA ARUNDINACEA L.) AS SUBSTITUTION MATERIAL FOR WHEAT FLOUR IN MAKING PASTA Enceng Sobari
Agroindustrial Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2023): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v7i2.8857

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of arrowroot starch substitution on pasta making. The benefit of this research is that it can determine the effect of arrowroot starch substitution in the panelist preference level in starch content. The formulations used are arrowroot starch P1 50% and flour 50%, P2 arrowroot starch 70% and wheat flour 30%, P3 arrowroot starch 100 and wheat flour 0%. The parameters observed were sensory test of color, aroma, taste, texture and starch content. Data processing of hedonic test uses kruskawalis test analysis and duncan follow-up test. Starch content test data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) the use of arrowroot starch as a substitution material affected the aroma and texture. Starch levels have decreased due to processing. The best treatment in the hedonic test process of arrowroot paste processing was obtained by adding 50% starch formulation and 50% flour while in starch carbohydrate test was obtained by adding 100% starch and 0% flour.
Aplikasi Edible Coating Dengan Penambahan Ekstrak Kulit Kopi Arabika Terhadap Kualitas Buah Semangka Potong Irna Dwi Destiana; Enceng Sobari; Widya Pusvitasari
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaplikasian edible coating dengan penambahan ekstrak kulit kopi arabika sebagai antibakteri diharapkan dapat membantu memperpanjang masa simpan buah semangka potong. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating dengan penambahan ekstrak kulit kopi arabika terhadap karakteristik fisikokimia dan jumlah cemaran mikroba buah semangka potong, serta menentukan penambahan konsentrasi ekstrak kulit kopi arabika terbaik. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak kulit kopi arabika (P0 0%, P1 0.5%, P2 1%, dan P3 1.5%). Parameter yang diamati meliputi susut bobot, pH, TAT, vitamin C, TPT, serta uji cemaran mikroba menggunakan metode TPC. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis ragam ANOVA dengan taraf signifikan 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Penambahan ekstrak kulit kopi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut bobot, TAT, vitamin C dan TPT, namun memberikan pengaruh nyata terhadap pH. Jumlah cemaran mikroba terendah dihasilkan pada perlakuan P3 hari ketiga sebesar 2,7×106 cfu/ml. Penambahan konsentrasi ekstrak kulit kopi arabika terbaik adalah 1,5% karena dapat mempertahankan kualitas buah potong semangka.
MENENTUKAN NILAI RENDEMEN PADA PROSES EKSTRAKSI DAUN MURBEI (Morus alba L.) DENGAN PELARUT BERBEDA Enceng Sobari; Ramadhan, Gilang; Destiana, Irna
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Murbei (Morus alba L) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki manfaat sebagai tanaman fitofarmaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendukung informasi ilmiah mengenai potensi daun murbei sebagai dasar pengembangan produk industri pangan fungsional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai November 2022 di laboratorium Politeknik Negeri Subang. Metodologi yang digunakan menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut berbeda yaitu P1 (ethanol), P2 (methanol), P3 (hexan), P4 (petroleum eter), dan P5 (aseton) diulang sebanyak 3 kali ulangan. Tahapan penelitian meliputi proses pengeringan daun murbei menggunakan dehydrator pada suhu 50 oC selama 24 Jam, selanjutnya proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan berbabagai macam perlakukan pelarut sebanyak 100 ml dengan perbandingan 1:10 (b/v), selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh kandungan rendemen yang paling tinggi pada pelarut Methanol sebesar 16, 470 % dan Ethanol sebesar 13,208 %.
Peningkatan Keterampilan Masyarakat Desa Belendung dalam Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Destiana, Irna; Suciati, Fitri; Triastuti, Desy; Aprillia, Fenny; Romalasari, Atika; Sobari, Enceng; Ramadhan, Muhamad Gilang
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JIPPM - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.349

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah minyak yang telah melalui proses penggorengan secara berulang-ulang. Selain dapat mencemari lingkungan, minyak jelantah juga berbahaya bagi kesehatan. Meskipun begitu, sebenarnya minyak jelantah masih memiliki nilai ekonomis yang baik, minyak jelantah memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan bakar energi terbarukan, sabun maupun olahan lainnya seperti lilin aromterapi. Selama ini Masyarakat Desa Belendung belum memiliki keterampilan khusus untuk mengolah limbah rumah tangga terutama pengolahan minyak jelantah. minyak sisa penggorengan biasanya ikut dibuang ke sungai atau hanya disimpan dalam botol/kaleng di dapur yang lama kelamaan akan semakin menumpuk. Melihat permasalah tersebut, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang melakukan upaya edukasi kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah dengan pelatihan langsung kepada masyarakat Desa Belendung. Adapun terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap evaluasi. Berdasarkan dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan nilai N Gain peserta dari pelatihan yang diberikan sebesar 0,73 pada kategori tinggi dengan persentase efektivitas sebesar 73% dan mengalami peningkatan dari masing-masing kemampuan dasar. Hasil analisis kelayakan usaha pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah memiliki B/C rasio 1,5 yang menunjukkan usaha memiliki kelayakan yang baik.
The Utilization of Citronella (Cymbopogon nardus) Oil and Butterfly Pea Flower Extract in The Production of Mosquito Repellent Lotion Desy Triastuti; Enceng Sobari
Agroindustrial Technology Journal Vol. 8 No. 1 (2024): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v8i1.11559

Abstract

Citronella is an essential oil-producing plant that has the potential to be used as a mosquito repellent agent since it contains citronellal, citronellol and geraniol components. The aim of this research was to determine the physicochemical and organoleptic characteristics of mosquito repellent lotion prepared from citronella oil and butterfly pea flower extract. A completely randomized design of 4 treatments of citronella oil (0%, 2%, 4%, and 6%) and 3 replications was used in this study. The parameters observed include physicochemical characteristics (spreadability, protection, emulsion stability, and pH) and organoleptic (level of preference for color, texture, aroma, and sticky impression) of repellent. The data was analyzed using the One Way ANOVA followed by DNMRT at 5% significance level. The results showed that the use of citronella oil gave a significant difference in physicochemical characteristics (spreadability, protection ability, emulsion stability, the pH value) and organoleptic (level of preference for color and texture) of mosquito repellent lotion. However, it had no significant result to the preference of the aroma and the impression of stickiness. The pH values of the lotion were above the standard value required by SNI. The best protection ability of the lotion was treatment 6% yet it had a texture issue, so it needs to be improved. 
PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH PADAT PENYULINGAN NILAM DENGAN METODE FERMENTASI Enceng Sobari
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin B.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri. Tanaman nilam diproduksi dengan proses penyulingan. Proses penyulingan menghasilkan minyak dan limbah. Limbah padat yang dihasilkan dari proses penyulingan nilam adalah daun, batang dan ranting yang dapat diolah dijadikan kompos yang bermanfaat. Manfaat pembuatan kompos untuk mengetahui pengaruh fermentasi pada pembuatan kompos dari limbah padat penyulingan nilam dan mengetahui kandungan nutrisi yang ada pada kompos nilam. Metodologi yang dilakukan yaitu praktik langsung membuat kompos. Kompos dibuat dengan proses fermentasi oleh bantuan bioaktivator EM4. Pembuatan kompos melalui pengamatan ke 1 dan ke 2. Pengamatan ke 1 meliputi (warna, tekstur dan bau) dan pengamatan ke 2 kompos kembali diamati (warna, tekstur dan bau) dan uji kandungan meliputi (pH, kadar air, C-organik, nitrogen (N), C/N rasio dan fosfor). Hasil yang di dapat yaitu kompos berwarna coklat kehitaman (dark brown); tekstur hancur dan bau khas tanah. Hasil dari uji kandungan nutrisi yang ada pada kompos nilam yaitu pH 9; kadar air 52,73%; C-organik 20,08%; nitrogen (N) 1,64%; C/N rasio 12 dan fosfor 0,62%.
UJI EFEKTIFITAS PUPUK BOKASI DAN KOMPOS PADA TANAMAN KANGKUNG (Ipomea aquatic Forsk) BERDASARKAN PARAMETER PERTUMBUHAN Enceng Sobari
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sebagain besar fokus pada sektor pertanian. Pertanian organik saat ini masih belum banyak diterapkan dalam sistem bercocok tanam karena masih mengandalkan sistem bercocok tanam menggunakan pupuk kimia yang dirasa lebih cepat dalam membantu proses pertumbuhan namun tidak baik bagi lingkungan untuk jangka panjang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh secara efektif penggunaan pupuk bokasi dan kompos buatan pada tanaman kangkung untuk meminimalisir dan mengurangi penggunaan pupuk kimia pada petani. Bahan terdiri dari pupuk bokasi (kotoran sisa panen, sekam, kotoran ternak) sedangkan pupuk kompos (sampah/serasah tanaman dan bahan organik atau daun-daun kering) yang di fermentasi dengan Effective Microorganisme 4 (EM4). Metode penelitian menggunakan model percobaan lapangan tanpa rancangan dan dikaji secara deskriptif. Pengamatan selama percobaan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah helai daun pada umur 7 HST dan 14 HST. Hasil percobaan menunjukkan bahwa apilkasi pupuk bokasi meberikan pengaruh yang lebih baik berdasarkan parameter tinggi tanaman, diamater batang dan jumlah helai.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG BUAH NANAS DI KABUPATEN SUBANG Enceng Sobari; Fathurohman, Ferdi
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanas merupaka komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis di wilayah Subang. Beberapa wilayah di subang terdapat pusat penjualan nanas si madu yang terkenal sebagai salah satu buah tangan khas kabupaten Subang. Tujuan penelitian ini adalah unutk menegtahui pendapatan para pedagang nanas di lima lokasi yang berbeda terhadap total pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini dilakukan pada Mei 2020- Agustus 2020 di lima wilayah pusat penjualan nanas yaitu Jalan cagak, Ciater, Tambakan, Kalijati dan Sukamelang yang menggunakan metode sampling purposive dan wawancara langsung pada 80 responden yang tersebar di lima titik tersebut. Hasil penelitian diperoleh bawah daerah Jalan cagak memperoleh 1,23, Ciater 0.95, Kalijati 0.98, Tambakan 0,73 dan Sukamelang 0,80 berdasarkan R/C ratio yang menegaskan bahwa daerah jalan cagak jeuh lebih menguntungkan dibandingkan dengan daerah lainnya.