Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengenalan Digital Marketing dan M-Commerce pada Pelaku UMKM Keripik Singkong di Kabupaten Subang Laras Sirly Safitri; Wiwik Endah Rahayu; Rita Purwasih; Enceng Sobari; Irna Dwi Destiana
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.17 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v6i2.9114

Abstract

Pandemi Covid-19 berimbas terhadap kinerja UMKM, khususnya pada penurunan penjualan. Strategi pemasaran konvensional sudah tidak efektif bagi UMKM dalam memasarkan produknya saat ini, sehingga diperlukan pengembangan strategi digital marketing dan m-commerce. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengenalan terkait digital marketing dan m-commerce kepada pelaku UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2020 kepada UMKM Keripik 99 Rifai yang terdampak oleh Covid-19. Adapun metode yang dilakukan adalah penyuluhan, dimana kegiatan terdiri atas tahap persiapan dan pelaksanaan. Materi yang disampaikan adalah pengenalan internet sebagai media baru dalam berkomunikasi di dunia usaha serta mengenalkan beberapa marketplace berbasis m-commerce. Dari hasil diskusi dengan pelaku UMKM Keripik 99 Rifai diperoleh informasi bahwa terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh UMKM dalam mengembangkan digital marketing, diantaranya kesulitan menentukan berat per kemasan, keterbatasan pengetahuan transaksi uang secara online, dan keterbatasan pengetahun pengiriman barang. Pelaku UMKM Keripik 99 Rifai antusias dalam mengikuti kegiatan ini.
Aplikasi Edible Coating Dengan Penambahan Ekstrak Kulit Kopi Arabika Terhadap Kualitas Buah Semangka Potong Irna Dwi Destiana; Enceng Sobari; Widya Pusvitasari
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaplikasian edible coating dengan penambahan ekstrak kulit kopi arabika sebagai antibakteri diharapkan dapat membantu memperpanjang masa simpan buah semangka potong. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating dengan penambahan ekstrak kulit kopi arabika terhadap karakteristik fisikokimia dan jumlah cemaran mikroba buah semangka potong, serta menentukan penambahan konsentrasi ekstrak kulit kopi arabika terbaik. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak kulit kopi arabika (P0 0%, P1 0.5%, P2 1%, dan P3 1.5%). Parameter yang diamati meliputi susut bobot, pH, TAT, vitamin C, TPT, serta uji cemaran mikroba menggunakan metode TPC. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis ragam ANOVA dengan taraf signifikan 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Penambahan ekstrak kulit kopi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut bobot, TAT, vitamin C dan TPT, namun memberikan pengaruh nyata terhadap pH. Jumlah cemaran mikroba terendah dihasilkan pada perlakuan P3 hari ketiga sebesar 2,7×106 cfu/ml. Penambahan konsentrasi ekstrak kulit kopi arabika terbaik adalah 1,5% karena dapat mempertahankan kualitas buah potong semangka.
MENENTUKAN NILAI RENDEMEN PADA PROSES EKSTRAKSI DAUN MURBEI (Morus alba L.) DENGAN PELARUT BERBEDA Enceng Sobari; Ramadhan, Gilang; Destiana, Irna
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Murbei (Morus alba L) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki manfaat sebagai tanaman fitofarmaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendukung informasi ilmiah mengenai potensi daun murbei sebagai dasar pengembangan produk industri pangan fungsional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai November 2022 di laboratorium Politeknik Negeri Subang. Metodologi yang digunakan menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut berbeda yaitu P1 (ethanol), P2 (methanol), P3 (hexan), P4 (petroleum eter), dan P5 (aseton) diulang sebanyak 3 kali ulangan. Tahapan penelitian meliputi proses pengeringan daun murbei menggunakan dehydrator pada suhu 50 oC selama 24 Jam, selanjutnya proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan berbabagai macam perlakukan pelarut sebanyak 100 ml dengan perbandingan 1:10 (b/v), selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh kandungan rendemen yang paling tinggi pada pelarut Methanol sebesar 16, 470 % dan Ethanol sebesar 13,208 %.
Peningkatan Keterampilan Masyarakat Desa Belendung dalam Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Destiana, Irna; Suciati, Fitri; Triastuti, Desy; Aprillia, Fenny; Romalasari, Atika; Sobari, Enceng; Ramadhan, Muhamad Gilang
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JIPPM - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.349

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah minyak yang telah melalui proses penggorengan secara berulang-ulang. Selain dapat mencemari lingkungan, minyak jelantah juga berbahaya bagi kesehatan. Meskipun begitu, sebenarnya minyak jelantah masih memiliki nilai ekonomis yang baik, minyak jelantah memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan bakar energi terbarukan, sabun maupun olahan lainnya seperti lilin aromterapi. Selama ini Masyarakat Desa Belendung belum memiliki keterampilan khusus untuk mengolah limbah rumah tangga terutama pengolahan minyak jelantah. minyak sisa penggorengan biasanya ikut dibuang ke sungai atau hanya disimpan dalam botol/kaleng di dapur yang lama kelamaan akan semakin menumpuk. Melihat permasalah tersebut, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang melakukan upaya edukasi kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah dengan pelatihan langsung kepada masyarakat Desa Belendung. Adapun terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap evaluasi. Berdasarkan dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan nilai N Gain peserta dari pelatihan yang diberikan sebesar 0,73 pada kategori tinggi dengan persentase efektivitas sebesar 73% dan mengalami peningkatan dari masing-masing kemampuan dasar. Hasil analisis kelayakan usaha pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah memiliki B/C rasio 1,5 yang menunjukkan usaha memiliki kelayakan yang baik.
PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH PADAT PENYULINGAN NILAM DENGAN METODE FERMENTASI Enceng Sobari
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin B.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri. Tanaman nilam diproduksi dengan proses penyulingan. Proses penyulingan menghasilkan minyak dan limbah. Limbah padat yang dihasilkan dari proses penyulingan nilam adalah daun, batang dan ranting yang dapat diolah dijadikan kompos yang bermanfaat. Manfaat pembuatan kompos untuk mengetahui pengaruh fermentasi pada pembuatan kompos dari limbah padat penyulingan nilam dan mengetahui kandungan nutrisi yang ada pada kompos nilam. Metodologi yang dilakukan yaitu praktik langsung membuat kompos. Kompos dibuat dengan proses fermentasi oleh bantuan bioaktivator EM4. Pembuatan kompos melalui pengamatan ke 1 dan ke 2. Pengamatan ke 1 meliputi (warna, tekstur dan bau) dan pengamatan ke 2 kompos kembali diamati (warna, tekstur dan bau) dan uji kandungan meliputi (pH, kadar air, C-organik, nitrogen (N), C/N rasio dan fosfor). Hasil yang di dapat yaitu kompos berwarna coklat kehitaman (dark brown); tekstur hancur dan bau khas tanah. Hasil dari uji kandungan nutrisi yang ada pada kompos nilam yaitu pH 9; kadar air 52,73%; C-organik 20,08%; nitrogen (N) 1,64%; C/N rasio 12 dan fosfor 0,62%.
UJI EFEKTIFITAS PUPUK BOKASI DAN KOMPOS PADA TANAMAN KANGKUNG (Ipomea aquatic Forsk) BERDASARKAN PARAMETER PERTUMBUHAN Enceng Sobari
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sebagain besar fokus pada sektor pertanian. Pertanian organik saat ini masih belum banyak diterapkan dalam sistem bercocok tanam karena masih mengandalkan sistem bercocok tanam menggunakan pupuk kimia yang dirasa lebih cepat dalam membantu proses pertumbuhan namun tidak baik bagi lingkungan untuk jangka panjang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh secara efektif penggunaan pupuk bokasi dan kompos buatan pada tanaman kangkung untuk meminimalisir dan mengurangi penggunaan pupuk kimia pada petani. Bahan terdiri dari pupuk bokasi (kotoran sisa panen, sekam, kotoran ternak) sedangkan pupuk kompos (sampah/serasah tanaman dan bahan organik atau daun-daun kering) yang di fermentasi dengan Effective Microorganisme 4 (EM4). Metode penelitian menggunakan model percobaan lapangan tanpa rancangan dan dikaji secara deskriptif. Pengamatan selama percobaan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah helai daun pada umur 7 HST dan 14 HST. Hasil percobaan menunjukkan bahwa apilkasi pupuk bokasi meberikan pengaruh yang lebih baik berdasarkan parameter tinggi tanaman, diamater batang dan jumlah helai.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG BUAH NANAS DI KABUPATEN SUBANG Enceng Sobari; Fathurohman, Ferdi
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanas merupaka komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis di wilayah Subang. Beberapa wilayah di subang terdapat pusat penjualan nanas si madu yang terkenal sebagai salah satu buah tangan khas kabupaten Subang. Tujuan penelitian ini adalah unutk menegtahui pendapatan para pedagang nanas di lima lokasi yang berbeda terhadap total pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini dilakukan pada Mei 2020- Agustus 2020 di lima wilayah pusat penjualan nanas yaitu Jalan cagak, Ciater, Tambakan, Kalijati dan Sukamelang yang menggunakan metode sampling purposive dan wawancara langsung pada 80 responden yang tersebar di lima titik tersebut. Hasil penelitian diperoleh bawah daerah Jalan cagak memperoleh 1,23, Ciater 0.95, Kalijati 0.98, Tambakan 0,73 dan Sukamelang 0,80 berdasarkan R/C ratio yang menegaskan bahwa daerah jalan cagak jeuh lebih menguntungkan dibandingkan dengan daerah lainnya.
KARAKTER PERTUMBUHAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) DENGAN PEMANFAATAN KOMPOS LIMBAH BAGLOG JAMUR DAN KOTORAN DOMBA Sobari, Enceng; Fathurohman, Ferdi; Hadi, Muhammad Abdul
Agrin Vol 22, No 2 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.315 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.2.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos limbah baglog dan pupukkandang domba terhadap karakter pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2018 diJalan Cagak Desa Tambakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Penelitian menggunakan (RAK) faktorial dengantiga kali ulangan. Terdapat 2 faktor yang diteliti yaitu kompos limbah baglog jamur dan pupuk kandang domba.Dosis kompos limbah baglog jamur (K) terdiri dari: K0 = tanpa kompos baglog, K1 = kompos baglog 90 gtanaman-1, K0 = kompos baglog 120 g tanaman-1. Pupuk kandang domba (P) terdiri dari: P0 = tanpa pupukdomba, P1 = pupuk domba 90 g tanaman-1, P2 = pupuk domba 120 g tanaman-1. Pengamatan dilakukan terhadapkarakter pertumbuhan tanaman meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun dan bobot keringberangkasan tanaman. Hasil penelitian dosis kompos limbah baglog memberikan respon terbaik pada semuakarakter pertumbuhan dan t bobot kering berangkasan tanaman pada umur 5 MST, 10 MST. Perlakuan pupukkandang domba memberikan pengaruh paling baik pada umur 14 MST.Kata kunci: Arachis hypogaea L., baglog jamur, kacang tanah, karakter pertumbuhan, pupuk kandang dombaABSTRACTThe aim of this research is to know the effect of the compost made of baglog waste and lamb manure ongrowth character. This research was carried out in April to June 2018 in the Cagak Road Tambakan Village ofSubang on West Java. The study used a factorial (Randomized Group Design) with three times repeats. Thereare two factors that are baglog waste compost and lamb manure. Dose of compost baglog waste compost are ;K0 = without baglog waste compost, K1 = 90 g plant-1 baglog waste compost, K0 = 120 g plant-1 baglog wastecompost. Dose of lamb manure are; P0 = without lamb manure, P1 = 90 g plant-1 lamb manure, P2 = 120 gplant-1 lamb manure. Observations were made to the plant's vegetative characters i.e. plant height, number ofleaves, Leave Area Index and the dry weight of plant. The results of research on baglog waste compost dosesgave the best response to all growth characters and t-crop dry weight at age 5 MST, 10 MST. The treatment ofsheep manure had the best influence at the age of 14 MST.Key words: Arachis hypogaea L., mushroom baglog waste compost, peanut, growth character, manure of lamb
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN NILAI PRODUK DI KABUPATEN SUBANG Fathurohman, Ferdi; Baharta, Ridwan; Purwasih, Rita; Rahayu, Wiwik Endah; Mukminah, Nurul; Sobari, Enceng; Destiana, Irna Dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.155

Abstract

Kabuapten Subang merupakan sentra penghasil buah nanas terbesar di Indonesia. 500 keluarga menggantungkan penghasilannya dari bertani nanas, dengan kepemilikan lahan perkebunan rata-rata 0,4 Ha, namun petani hanya terfokus kepada produksi nenas belum menyentuh kepada pengolahan hasil.sehingga yingkat kesejahteraan petani masih belum optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menambah pengetahuan petani melalui penyuluhan dan pembinaan mengenai tata cara pegolahan produk nanas seupaya memiliki nilai tambah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang selama bulan Juli sampai Oktober 2019 dengan menggunakan metode ceramah, focus group discussion, pelatihan dan pendampingan serta monev. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat dapat membuat olahan dari nanas sebagai upaya dalam meningkatkan nilai tambah dari produk nanas itu sendiri. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini yaitu pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat mampu membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan nilai produk dan nilai jual dari produk serta masyarakat mampu mengembangkan manajemen kelembagaan.
Efektifitas Penyiangan Terhadap Hasil Tanaman Wortel (Daucus carota L.) Lokal Cipanas Bogor Sobari, Enceng; Fathurohman, Ferdi
Jurnal Biodjati Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Biodjati, Vol II, Nomor 1, Mei 2017
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v2i1.1292

Abstract

Potensi tanaman lokal di Indonesia sebagai bahan konsumsi pangan memiliki peranan penting. Wortel merupakan sayuran yang memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan bagi manusia. Sayuran wortel sebagai sumber vitamin A, digunakan sebagai bahan baku kosmetik dan memiliki khasiat obat karena kandungan beta karoten. Rendahnya hasil produksi wortel dapat disebabkan teknik budidaya yang belum intensif dan diperparah oleh keberadaan gulma yang dapat menimbulkan kerugian baik secara kualitas maupun kuantitas. Kerugian yang disebabkan oleh gulma perlu pengendalian dengan cara manual, selektif, dan ramah lingkungan salah satunya dengan penyiangan. Tujuan penelitian mengetahui besarnya pengaruh penyiangan yang dilakukan terhadap hasil tanaman wortel. Percobaan dilaksanakan di Desa Cikandang Lebak Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan dan empat kali ulangan menggunakan benih wortel kultivar lokal Cipanas Bogor. Karakter hasil yang diamati  adalah Bobot Segar Daun per Tanaman, Bobot Kering Daun per Tanaman, Bobot Berangkasan per Tanaman, Bobot Bersih Umbi per Tanaman, Bobot Berangkasan per Petak, Bobot Bersih Umbi per Petak. Hasil penelitian menunjukkan siginifikan pada seluruh karakter yang diamati yaitu 10.22, 3.38, 69.25, 58.18, 13.52, 11.38 penyiangan sebanyak tiga kali dan  10.26, 3.45, 71.48, 60.08, 13.72, 11.54 penyiangan sebanyak empat kali yang menunjukkan potensi hasil yang paling tinggi. Â