Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Prologia

Strategi Komunikasi Kampanye Budaya Sensor Mandiri Lembaga Sensor Film Republik Indonesia di Media Sosial TikTok Prasetya, Andinar Putri; Loisa, Riris
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33211

Abstract

The Indonesian Film Censorship Board (LSF) plays a crucial role in educating the public about the importance of selecting age-appropriate content through the National Movement for Independent Censorship Culture. This study analyzes LSF's communication strategies in promoting this culture on the social media platform TikTok. Utilizing public communication theory, the research employs a qualitative approach, including in-depth interviews with LSF’s Public Relations team and direct observation. The findings indicate that LSF has successfully implemented an effective communication strategy. The campaign content, which provides information and knowledge about Independent Censorship Culture, has been effective in raising public awareness. Overall, the study concludes that LSF’s campaign on TikTok has made a positive contribution to enhancing the public's understanding of the importance of selecting age-appropriate content in line with classification standards. Lembaga Sensor Film (LSF) RI berperan penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemilihan tontonan yang sesuai usia melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi LSF RI dalam mengkampanyekan budaya tersebut di media sosial TikTok. Menggunakan teori komunikasi publik, penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan wawancara mendalam bersama Tim Publikasi LSF RI dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LSF RI berhasil menerapkan strategi komunikasi yang efektif, dengan konten kampanye yang menyajikan informasi dan pengetahuan mengenai Budaya Sensor Mandiri. Konten ini dianggap berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih tontonan yang sesuai dengan klasifikasi usia. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kampanye LSF RI di TikTok memberikan kontribusi positif dalam memperluas pemahaman publik tentang pentingnya sensor film dan pengawasan tontonan berdasarkan usia.
Program Afiliasi Shopee pada Instagram Majalah Sunday Sandra, Marlene; Loisa, Riris
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33413

Abstract

This study analyzes the content marketing strategy through Shopee's affiliate program implemented by the Instagram account @majalahsunday. Initially part of conventional media, this account transitioned to digital media, utilizing Shopee's affiliate program to support its operational sustainability. The research is grounded in the phenomenon of traditional media transitioning to digital formats, a process accelerated by the COVID-19 pandemic. Employing a qualitative approach and case study method, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that Shopee's affiliate program serves as an effective alternative revenue stream for Majalah Sunday, leveraging Instagram as the primary promotional platform. The content strategy focuses on educational and entertaining themes tailored to a teenage audience, employing an engaging native advertising approach without being overly promotional. Additionally, this program successfully enhances audience interaction and drives sales conversions. These findings highlight the importance of innovation in digital marketing strategies to address the challenges of media industry transformation in the digital era while providing practical solutions for revenue diversification amidst technological advancements. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran konten melalui program afiliasi Shopee yang diimplementasikan oleh akun Instagram @majalahsunday. Akun ini sebelumnya merupakan bagian dari media konvensional yang kemudian beralih ke media digital, memanfaatkan program afiliasi Shopee untuk mendukung keberlanjutan operasionalnya. Penelitian ini berangkat dari fenomena transformasi media tradisional menjadi digital, yang semakin dipercepat oleh dampak pandemi COVID-19. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program afiliasi Shopee merupakan sumber pendapatan alternatif yang efektif untuk Majalah Sunday, dengan memanfaatkan Instagram sebagai media promosi utama. Strategi konten yang digunakan menitikberatkan pada tema edukasi dan hiburan yang sesuai dengan target audiens remaja, melalui pendekatan native advertising yang menarik dan tidak terkesan memaksakan. Selain itu, program afiliasi ini berhasil meningkatkan interaksi dengan audiens sekaligus mendorong konversi penjualan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam strategi pemasaran digital sebagai respons terhadap tantangan transformasi industri media di era digital, sekaligus memberikan solusi praktis untuk diversifikasi pendapatan di tengah perubahan teknologi.