Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGEMBANGAN DAN KARAKTERISASI SERBUK MINUMAN INSTAN KAYA ANTIOKSIDAN DARI RUMPUT LAUT KAPPAPHYCUS ALVAREZII DAN BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) MENGGUNAKAN TEKNIK SPRAY DRYING SJAMSIAH; SYARIFAH RABIATUL ADAWIYAH; NADIRA
Gunung Djati Conference Series Vol. 58 (2025): Seminar Nasional Kimia Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi minuman instan terus meningkat karena kepraktisannya, namun sebagian besar produk yang beredar di pasaran masih rendah kandungan zat gizi dan senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengkarakterisasi serbuk minuman instan fungsional berbasis rumput laut Kappaphycus alvarezii dan buah semangka (Citrullus lanatus) sebagai sumber antioksidan alami. Ekstraksi bahan dilakukan menggunakan pelarut air panas, kemudian diolah menjadi serbuk dengan metode spray drying. Lima formulasi (P1–P5) disiapkan dengan variasi perbandingan rumput laut dan semangka, lalu dianalisis aktivitas antioksidan, mutu fisikokimia, kadar logam berat, kandungan fitokimia, sifat organoleptik, serta umur simpan produk. Formulasi terbaik (P4: 50% rumput laut dan 50% semangka) menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 29,19% dengan nilai IC₅₀ sebesar 152,203 ppm (kategori lemah). Serbuk hasil formulasi ini memiliki kelarutan 60%, kadar air 6,2%, dan kadar abu 2,49%. Kandungan logam berat masih berada dalam ambang batas aman menurut SNI: timbal (Pb) sebesar 0,007 mg/kg, tembaga (Cu) 0,231 mg/kg, dan arsen (As) tidak terdeteksi. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, steroid, dan terpenoid. Uji organoleptik menunjukkan tingkat penerimaan yang baik terhadap aroma, rasa, dan warna. Estimasi umur simpan menggunakan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) menunjukkan daya simpan antara 20 hingga 35 hari, tergantung suhu penyimpanan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi K. alvarezii dan C. lanatus berpotensi sebagai bahan dasar minuman fungsional kaya antioksidan yang mendukung kesehatan dan inovasi pangan berkelanjutan sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).