Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH LITERASI BUDAYA, LITERASI DIGITAL DAN KESADARAN BERAGAMA TERHADAP MODERASI BERAGAMA SISWA Jauhari, Burhanudin; Hidayat, M Yunan; Sukari, Sukari
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 1 (2024): FEBUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i1.4267

Abstract

Proses transformasi budaya budaya lokal semakin berkembang dengan memanfaatkan media digital. Meskipun dalam beberapa penelitian dilaporkan bahwa kemajuan teknologi merupakan bagian dari globalisasi membawa masuknya arus budaya global ke dalam negara yang sibuk sehingga akan mengikis budaya lokal. Internet memberikan dampak terhadap afiliasi keagamaan dan keyakinan seseorang meskipun perilaku keagamaannya tidak memberikan dampak yang signifikan. Menyikapi situasi seperti ini maka rumusan moderasi beragama menjadi kuncinya, posisi sentral antara keterbukaan terhadap kemajuan teknologi yang memunculkan pemikiran plural dalam lingkup literasi budaya mengenai kebenaran ajaran agama dan keyakinan konservatif yang mengekang pemikiran keagamaan terlepas dari teknologi. Penelitian ini merupakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan SPSS 26 untuk mengetahui pengaruh literasi budaya, literasi digital, dan kesadaran beragama terhadap moderasi beragama pada siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel moderasi agama siswa dapat dijelaskan oleh variasi variabel literasi budaya, literasi digital, dan kesadaran beragama sebesar 46,7%, sedangkan 53,3% dijelaskan oleh faktor lain. Dari ketiga variabel yang diteliti, kesadaran beragama mempunyai pengaruh paling besar terhadap moderasi beragama siswa.
Legal Protection for Muslim Consumers Regarding Halal Food Certification in Law Number 33 of 2014 (Gazetted) Kurnia Pradana, Aditya Fajri; Muhammad Yunan Hidayat; Sugiyat, Sugiyat; Nafi' Hasbi, M. Zidny
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol. 9 No. 1 (2024): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v9i1.4959

Abstract

Purpose : “The purpose of this study is to analyse the legal protection for Muslim consumers of halal certified products in Law Number 33 of 2014. Method : This research uses a normative juridical approach, namely research that is focused on legal norms relating to legal protection for Muslim consumers against halal food certification in Law Number 33 of 2014. Result : The existence of various laws and regulations relating to halal labelling on food shows that the regulation is still partial. However, the existence of Law of the Republic of Indonesia Number 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantee provides more legal certainty. Business actors who are required to include halal labels on food are one of the moral responsibilities of business actors. Implication :The JPH Law provides several forms of legal protection for Muslim consumers. However, the implementation of the JPH Law still faces several obstacles. To improve legal protection for Muslim consumers, several efforts need to be made, such as increasing socialisation of the JPH Law, strengthening BPJPH, and improving coordination between institutions.
EDUKASI KEBANGSAAN PEMILU DAMAI PEMILU DEMOKRATIS DI KELURAHAN KRATONAN TAHUN 2024 Hidayat, M. Yunan; Usman, Taufiq; Sukari, S
AL HAZIQ: Journal of Community Service Vol. 03, No. 1 Juni 2024
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/haziq.449

Abstract

Democracy is basically a state process based on the role of the people as the holder of supreme sovereignty. Democracy includes three basic principles: a state of the people, by the people, and for the people. that is, a legitimate government is a government that is recognized and supported by the majority of the people through democratic mechanisms such as general elections and exercises power on behalf of the people and the government in exercising its power is under the supervision of the people. Likewise in Indonesia, it will show a growth and development of maturity that should show an increasingly mature and beautiful face of Indonesian democracy. Democratic practices that prioritize social welfare and order will strengthen the character of a good nation state. Therefore, all levels of society must reject and prevent destructive political tactics so that economic efficiency and national stability are maintained throughout this year. Peaceful elections are the hopes and aspirations of all countries, including the Indonesian nation. Various activities, including education and discussions, were organized by domestic Indonesian actors with the aim of ensuring that the elections could be held smoothly without any obstacles or problems that could cause divisions in the country.
Implementasi Program Outbound dalam Membentuk Akhlakul Karimah Siswa di Sekolah Dasar Panji, Panji; Hidayah, Nur; Hidayat, M. Yunan
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5909

Abstract

Program Outbound merupakan salah satu program yang tepat untuk meningkatkan kualitas peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, faktor pendukung dan faktor penghambat Program Outbound untuk membentuk akhlakul karimah siswa SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mendapatkan pembelajaran akhlakul karimah melalui program outbound berupa Out Tracking Fun Adventure (OTFA), Family Gathering, Peringatan HUT RI dan Outbound mingguan. Outbound mingguan memiliki 3 karakter permainan yaitu traditional games, Character building games dan Problem solving games. Jenis pembelajaran seperti outbound ini memberikan siswa kesempatan untuk mengembangkan dirinya dalam hal kepercayaan diri, berlatih komunikasi, kerjasama antar teman. Faktor pendukung program outbound  terletak pada sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai, SDM ahli dan berpengalaman. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah jumlah fasilitator outbound yang minim dengan jumlah peserta yang banyak. Implementasi program outbound di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari berjalan menarik dan dapat membentuk akhlakul karimah jujur, santun, berani, mandiri dan peduli siswa.Implementasi Program Outbound dalam Membentuk Akhlakul Karimah Siswa di Sekolah Dasar
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA KELAS VIII DI MTS NEGERI 2 SUKOHARJO Hayati, Nadia Fadila; Hidayat, M. Yunan; Abdullah, Mu’in
MAMBA'UL 'ULUM Vol. 20, No. 2 Oktober 2024
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/mu.331

Abstract

Learning moral aqidah is one of the curricula taught at secondary education level which has a big influence on students' behavior, both in school life and outside of school. This research aims to find out how moral learning is implemented in shaping the character of Class VIII  students at MTs Negeri 2 Sukoharjo. The approach in this research is a qualitative approach, using descriptive case study research. This research was conducted at MTs Negeri 2 Sukoharjo using data collection techniques in the form of observation and interviews. Aqidah Akhlak learning is used as a media for the process of forming polite character in students. This is supported by the role of Aqidah Akhlak teachers in directing and cultivating good moral character so that in the future students become good individuals in society. The culture of shaking hands before entering class at MTs Negeri 2 Sukoharjo is an inspiration for the polite character of students who need to be emulated in the millennial era.
PENGARUH PENGGUNAAN GAME ONLINE MOBILE LEGENDS TERHADAP EMOSIONAL SISWA Fitria Puji Lestari; Nur Hidayah; Yunan Hidayat
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 8 عدد 2 (2023): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v8i2.446

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence between the use of Mobile Legends Online Game on the Emotional Students of Class XI, XII SMA Negeri 1 Plupuh Sragen. This study uses a quantitative-correlational method. The population in this study were students of class XI, XII SMA Negeri 1 Plupuh Sragen, totaling 414 students and sample 81 students. Data collection techniques in this study used a questionnaire method. While the data analysis techniques in this study used descriptive analysis techniques which were processed using the SPSS software. The results of this study indicate that (1) the use of the Mobile Legends Online Game at Plupuh 1 Public High School as evidenced by analyzing the questionnaire with the number of respondents 81 students being in the medium category, namely 65.4%. (2) Then on Student Emotional which is proven by analyzing the questionnaire with the number of respondents 81 students are in the medium category which is 69.1%. (3) There is a very strong influence between the use of the Mobile Legends Online Game on the Emotions of Class XI, XII Students at SMA Negeri 1 Plupuh Sragen. It is known from the results of data analysis tests using simple linear regression analysis which produces a significance value of 0.025 <0.05 meaning there is a positive and significant relationship. And if it is known that the t value is 2,288 > 1,994, then the results of the hypothesis test for the strength of influence criteria between the variables of using Mobile Legends Online Games on Student Emotions have a very strong correlation or influence.
MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZUL QUR’AN DALAM PENINGKATAN KUANTITAS HAFALAN AL QUR’AN Mar'atus Sholihah; Edy Muslimin; Yunan Hidayat
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 1 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i1.622

Abstract

The Qur'an is the holy book of Muslims which contains many instructions for mankind.In this case, MTSS Qoryatul Qur'an Sukoharjo wants to make the management of the tahfidzul qur'an program in increasing the memorization of female students, so MTSS Qoryatul Qur'an uses tahfidz program management with a block system to achieve the targets. This study aims to determine the management of the tahfidz program with a block system whether it is efficient to increase the quantity of memorization of female students in class VIII.This research is a field research using a descriptive qualitative approach. The subject of this research is santriwarti class VIII MTSS Qoryatul Qur'an Sukoharjo. In collecting data, researchers used observation, interview, and documentation techniquesThe results of this study indicate that the management of the tahfidzul qur'an program in increasing the quantity of memorization of the Qur'an in class VIII of MTSS Qoryatul Qur'an Sukoharjo in 2023/2024 is in accordance with POCCC but in the process of implementation there are several obstacles from the halaqoh guardian and santriwati who are the subject of management. So that the program to increase memorization of the Qur'an in class VIII MTSS Qoryatul Qur'an Sukoharjo has not been achieved optimally.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci di Desa Gondrawe Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali Tahun 2025 Hidayat, M. Yunan; Suhadi, Suhadi; Isfihani, Isfihani
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 7 No 1 (2025): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/pengabdian.v7i1.8813

Abstract

Dalam pandangan wawasan nusantara, jumlah penduduk di Indonesia yang besar disamping menjadi hambatan juga menjadi kekuatan dalam membangun bagsa. tetapi hal tersebut harus diimbangi dengan kualitas dari penduduk itu sendiri jangan sampai malah membebani negara dengan banyaknya pengangguran. Di era sekarang orang yang eksis adalah orang yang mempunyai kemampuan dan ketangguhan dalam mempertahankan hidupnya. lapangan kerja tidak sebanding dengan tenaga kerja, untuk itu perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana mensikapi hal tersebut, salah satu usaha adalah memberi bekal ketrampilan kepada masyarakat khususnya usia kerja, agar bisa bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha sendiri yang otomatis juga membuka lapangan kerja. pemerintah dengan kementerian tenaga kerjanya banyak membuka pendidikan dan pelatihan sebagai sarana dalam memberikan bekal ketrapilan kepada masyarakat. disamping itu banyak institusi pendidikan dengan program pengabdian kepada masyarakat memberikan edukasi dan ketrampilan agar masyarakat khususnya usia kerja dapat berwirausaha dan tidak bergantung kepada pemerintah, sehingga Bersama-sama dengan pemerintah mengurangi jumlah pengangguran yang ada di sekitarnya.
The Influence of Outdoor Learning Method on Student Achievement in Fiqh Subject at Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 06 Sambi Simo Boyolali Hanik, Asifak Umi; Abbas, Ngatmin; Hidayat, M. Yunan
AT-TURATS Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v19i1.3506

Abstract

Traditional classroom settings often limit student engagement in Islamic jurisprudence (Fiqh) education, potentially affecting learning outcomes. Outdoor learning presents an alternative approach that may enhance student achievement through experiential learning. This study aims to determine the influence of outdoor learning methods on student achievement in Fiqh subject at Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 06 Sambi. This research employed an experimental design with 15 seventh-grade students as the experimental group receiving outdoor learning intervention and 10 seventh-grade students as the control group with conventional learning. Student achievement was measured using questionnaires administered in pre-cycle, first cycle, and second cycle phases. The findings revealed significant improvements in student achievement. Pre-cycle assessment showed 51.5% achievement, which increased to 68.9% in the first cycle, representing a 17.04% improvement. Implementation of the second cycle resulted in 85.04% achievement, demonstrating an additional 16.50% improvement from the first cycle. The substantial incremental gains confirm the positive influence of outdoor learning methods on enhancing student achievement in Fiqh subjects. This research highlights the importance of experiential and contextual learning approaches in Islamic education settings. Educators should consider incorporating outdoor learning strategies into Fiqh curriculum to improve student engagement and academic performance in Islamic jurisprudence education.Setting kelas tradisional sering membatasi keterlibatan siswa dalam pendidikan hukum Islam (Fiqih), yang berpotensi mempengaruhi hasil belajar. Pembelajaran luar ruangan (outdoor learning) menyajikan pendekatan alternatif yang dapat meningkatkan prestasi siswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh metode outdoor learning terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 06 Sambi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan 15 siswa kelas VII sebagai kelompok eksperimen yang menerima intervensi pembelajaran luar ruangan dan 10 siswa kelas VII sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Prestasi belajar siswa diukur menggunakan angket yang diadministrasikan dalam tahap prasiklus, siklus pertama, dan siklus kedua. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa. Penilaian prasiklus menunjukkan prestasi 51,5%, yang meningkat menjadi 68,9% pada siklus pertama, menunjukkan peningkatan sebesar 17,04%. Implementasi siklus kedua menghasilkan prestasi 85,04%, mendemonstrasikan peningkatan tambahan sebesar 16,50% dari siklus pertama. Peningkatan bertahap yang substansial ini mengkonfirmasi pengaruh positif metode outdoor learning terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran eksperiensial dan kontekstual dalam lingkungan pendidikan Islam. Pendidik sebaiknya mempertimbangkan untuk mengintegrasikan strategi pembelajaran luar ruangan ke dalam kurikulum Fiqih untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kinerja akademik dalam pendidikan hukum Islam.
Sosialisasi Perkwaninan di Bawah Umur dan Akibatnya bagi Remaja Masjid dan Karang Taruna di Kecamatan Jamapolo Kabupaten Karanganyar khoirunnissa, izzun; Hidayat, M. Yunan; Syamsuddin, Syamsuddin; Sugiyat, Sugiyat; Azhar, Syihab
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 4 No 1 (2024): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage is a living association between a man and a woman which is formally confirmed by law (juridical) and mostly religious. Marriage is a legal relationship between a man and a woman for a long time. One of the conditions for a valid marriage is the age limit of the bride and groom. According to Law no. 1 of 1974 the age limit states that marriage is only permitted if the man has reached the age of 19 and the woman has reached the age of 16, unless a dispensation is obtained from a judicial institution with strong reasons. UU no. 1 of 1974 was later amended by Law no. 16 of 2019 regarding the marriage age limit, which was originally a minimum age of 19 years for men and 16 years for women, changed to a minimum of 19 years for men and 19 years for women. In Indonesia, underage marriage is still a national phenomenon. Cultural and economic factors still dominate and become factors that influence the pattern of life in society. because the impact is very complex, both for those concerned including the child to be born. the age of the child already has offspring (children).