Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI MODEL WAVELET – FUZZY SYSTEM UNTUK PREDIKSI BANYAK PENUMPANG KERETA API DAOP VI YOGYAKARTA Reinaldy Luthfi Fuady , Agus Maman Abadi
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKereta api adalah salah satu sarana transportasi angkutan umum yang ramai digunakan. Transportasi merupakan suatu kebutuhan penting untuk masyarakat dalam beraktifitas. Dalam menunjang peningkatan kualitas transportasi umum dibutuhkan suatu analisi berupa prediksi banyak penumpang kedepannya. Salah satu model yang dapat digunakan untuk memprediksi banyak penumpang kereta api adalah wavelet-fuzzy system. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi banyak penumpang kereta api di DAOP VI Yogyakarta menggunakan wavelet-fuzzy system dan mendeskripsikan tingkat keakuratan model dalam memprediksi banyak penumpang kereta api.Pemodelan wavelet-fuzzy System Takagi Sugeno Kang (TSK) orde satu diawali dengan transformasi data banyak penumpang kereta api kedalam transformasi wavelet. Dilakukan pembagian data traning dan dan testing. Data traning digunakan sebagai pembentuk sistem, sedangkan data testing adalah data yang akan diuji menggunakan sistem yang telah dibentuk pada data traning. Untuk membentuk sistem pada traning ditentukan variabel input dan output dengan menggunakan Autocorrelation Function (ACF) dan Parcial Autocorrelation Function (PACF). Selanjutnya dibentuk fungsi keanggotaan fuzzy pada himpunan tegas, proses ini disebut fuzzifikasi. Nilai fuzzy yang terbentuk kemudian akan mejadi sebuah rule. Rule tersebut nantinya akan menghasilkan output suatu SPL untuk menyelesaikan SPL yang didapatkan digunakan Dekomposisi Nilai Singular (DNS). Kemudian penulis lakukan defuzzifikasi untuk mendapatkan hasil prediksi.Hasil penelitian menunjukan bahwa prediksi banyak penumpang kereta api dengan wavelet -  fuzzy system dengan input berupa lag 1 dan lag 2 mendapatkan hasil MAPE dan MSE untuk data traning dan testing berturut turut adalah 9,08%,  dan 8,61 %, . Dihasilkan prediksi banyak penumpang kereta api untuk 3 bulan kedepan dalam tiap minggunya. Kata kunci: Kereta api, Wavelet, Sugeno orde satu, fuzzy system, dekomposisi nilai singular, ACF dan PACF AbstractTrain is one of the public transportation that used by public. Transportation is a critical thing in the community. Support the improvement of the quality of public transport required a prediction analysis of passengers in the future. One of the models that can be used to predict a train passengers is wavelet-fuzzy system. This research aims to predict train passengers in DAOP VI Yogyakarta using wavelet-fuzzy system and describes the level of accuracy of the model in predicting train passengers.Model of wavelet-fuzzy System Takagi Sugeno Kang (TSK) one order begins with transformation of train passengers data into the wavelet transform. Split the traning and testing data. Training data is used for system former, and testing data is the data that will be tested using systems that have been form on traning data. To establish systems on traning need an input and output variables using the Autocorrelation Function (ACF) and Parcial Autocorrelation Function (PACF). Then Fuzzy membership function was formed next in the set, this process is called fuzzifikasi. And Fuzzy values that formed are become a rule. The rule will produce an output called SPL and its SPL solved and obtained by Singular value decomposition (DNS). Then writer do a defuzzifikasi to get the predictions.The results of this research showed that the predictions of train passengers with wavelet-fuzzy system and the form of lag 1 and lag 2 input get the MAPE and MSE of traning and testing data is 9.08%, 3.2137  and 8.61%, 3.3761  in respectively. The prediction result of train passengers on weekly in next 3 months  Keywords: train, Wavelet, Sugeno fuzzy one order, fuzzy system, singular value decomposition, ACF and PACF 
PENERAPAN SISTEM FUZZY UNTUK PREDIKSI HARGA KELAPA SAWIT THE APPLICATION OF FUZZY SYSTEM FOR PREDICTING PALM OIL PRICE Samuel Hasibuan; Agus Maman Abadi
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa sawit adalah tumbuhan perkebunan yang berguna sebagai penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodisel). Penelitian tentang kelapa sawit sudah lama dilakukan oleh peneliti menggunakan berbagai metode, salah satunya penelitian Zainul Arifin, dkk (2012: 1-10) dengan menggunakan metode statistika. Hasil yang didapat yaitu persentase selisih antara harga biji kelapa sawit dengan harga jual tandan buah segar (TBS) di tahun 2008-2012 sebesar 42,93 % dan persentase selisih antara harga pokok crude palm oil (CPO) dengan harga jual CPO yaitu 70,54 %. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan menjelaskan sistem fuzzy model Sugeno untuk prediksi harga kelapa sawit. Langkah sistem fuzzy model Sugeno diawali dengan identifikasi data, kemudian data dibagi menjadi data training dan testing. Langkah selanjutnya menentukan himpunan input dan himpunan output, membuat himpunan fuzzy serta menentukan fungsi keanggotaan dari himpunan fuzzy, membuat aturan fuzzy berdasarkan data training, dan langkah terakhir yaitu mengubah nilai output menjadi nilai tegas menggunakan weighted average (WA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem fuzzy model Sugeno memiliki nilai MSE untuk data training sebesar 1114.229, dan nilai MAPE sebesar 2.921779869%. Nilai MSE untuk data testing sebesar 2443.776106, dan nilai MAPE untuk data testing sebesar 2.71940411%.  Kata kunci : Sistem fuzzy model Sugeno, harga kelapa sawit, weighted average.
PENERAPAN QR CODE PADA SISTEM PEMESANAN DI INDUSTRI RETAIL Yuda Ricky Damara Agus Maman Abadi, Musthofa
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada paper ini, akan dideskripsikan tentang penerapan QR Code pada sistem pemesanan di industri retail. QR Code merupakan matrix code atau barcode 2 dimensi. QR Code dilengkapi mekanisme untuk mengecek kesalahan data, yang dibangun dengan menggunakan algoritma error correction yang pada umumnya menggunakan algoritma Reed-Solomon Code. QR Code dapat digunakan untuk mengganti sistem pemesanan pada industri retail konvensional, sehingga membantu pelanggan dalam memesan barang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses encode data pada Reed-Solomon Code menggunakan lapangan berhingga GF(256). Pengaruh error correction membuat QR Code tahan terhadap kerusakan data hingga 30%. Pada penelitian ini, QR Code digunakan untuk menyimpan link website yang memuat daftar belanja pelanggan. Sistem pemesanan dengan penerapan QR Code dimulai dengan pelanggan mengisi daftar belanja pada website store. Pelanggan kemudian melakukan download QR Code. Pelanggan yang sudah mendapatkan QR Code dapat datang ke store dan pihak store akan melakukan pindai pada QR Code sehingga akan muncul daftar belanja milik pelanggan. Kata kunci: QR Code, error correction, Reed-Solomon, lapangan berhingga Abstract In this paper, we describe the application of QR Code on the ordering system in the retail industry. QR Code is a matrix code or two-dimensional of barcode. QR Code equipped with mechanism to check for errors in the data, built using error correction algorithms, in general uses algorithms of Reed-Solomon Code. QR Code can be used to renew an ordering system in the conventional retailers so can help costumer in ordering goods. The results showed that the process of encoding data on the Reed-Solomon Code using the finite field GF (256). The influence of error correction makes QR Code resistant to destruction data up to 30%. In this study, QR Code is used to save the website link that contains the customer's shopping cart. Ordering system with the application of QR Code begins with the customer fill out the shopping list on the website store. Customers then download the QR Code and bring it to the store. Then the store will scan the QR Code and they will get a shopping list belong to the customer. Keywords: QR Code, error correction, Reed-Solomon, finite field.
KLASIFIKASI KESEHATAN BANK MENGGUNAKAN SISTEM FUZZY SUGENO ORDER NOL YANG DIIMPLEMENTASIKAN DENGAN GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI) Rani Mita Sari; Agus Maman Abadi
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan merupakan jantung perekonomian negara yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan penilaian tingkat kesehatan bank sebagai refleksi dari kondisi perbankan tersebut. Penilaian tingkat kesehatan bank diukur dengan faktor Risk Profile, Good Coorporate Governance, Earning, dan Capital (RGEC). Sistem fuzzy Sugeno order nol dengan tingkat keakurasian sangat tinggi dapat digunakan untuk menilai kesehatan bank. Penelitian ini bertujuan membentuk dan mengetahui keakuratan sistem fuzzy Sugeno order nol dalam penilaian tingkat kesehatan bank di Indonesia. Proses pertama adalah menentukan hasil penilaian tingkat kesehatan bank dengan menggunakan metode RGEC. Ada sebanyak enam rasio dalam metode RGEC yang digunakan. Data yang digunakan sejumlah 109 bank dengan periode waktu 3 tahun. Bank yang digunakan sebagai  data training sebanyak 87 bank dan 22 bank sebagai data testing. Berdasarkan peraturan Bank Indonesia variabel output dapat diklasifikasikan menjadi 5 himpunan fuzzy. Proses inferensi fuzzy dengan metode Sugeno order nol dan metode weight average pada proses defuzzifikasi. Sistem fuzzy yang telah terbentuk kemudian diimplementasikan dengan Graphical User Interface (GUI).Tingkat keakurasian sistem fuzzy menggunakan metode Sugeno order nol dengan defuzzifikasi weight average pada data training tahun 2011, 2012, dan 2013 secara berturut-turut adalah 95,4%, 97,7% dan 95,4%. Sedangkan keakurasian sistem fuzzy pada data testing tahun 2011, 2012, dan 2013 adalah 100%. Hasil akurasi yang tinggi tersebut menunjukkan bahwa sistem fuzzy Sugeno orde nol baik digunakan sebagai penilaian kesehatan bank.
ANALISA TINGKAT KELELAHAN ATLET BADMINTON PB. ALFATH DENGAN METODE ANFIS Asyik Andi Arnomo; Agus Maman Abadi
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (Juli)
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisa tingkat kelelahan atlet setelah latihan, dengan mengidentifikasi berdasarkan data denyut nadi. Kelelahan fisik ialah menurunnya kemampuan fisik disebabkan oleh tingkat aktivitas yang tinggi, dan akan terlihat bila lingkupnya dipersempit dalam lingkup gerakan, gerakan yang dilakukan melambat. Data yang digunakan adalah data denyut nadi saat atlet melakukan program pemanasan, latihan, dan pendinginan dengan jumlah 120 data dari 10 atlet. Penelitian menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). ANFIS merupakan metode gabungan dari jaringan syaraf tiruan dan fuzzy inference system dimana dalam prosesnya terdapat proses training dan testing. Proses training dilakukan untuk mendapatkan nilai parameter premis dan konsekuen yang akan digunakan pada proses testing. Pada penelitian ini data yang digunakan untuk proses training sebanyak 90 data dan untuk proses testing sebanyak 30 data. Pada proses ANFIS terdapat metode algoritma least square estimator (LSE) yang digunakan untuk memperoleh nilai parameter konsekuen pada lapisan ke-4 pada ANFIS. Algoritma LSE dilakukan dengan membentuk sebuah matriks desain untuk membantu mempermudah proses perhitungan. Berdasarkan hasil analisa data menggunakan metode ANFIS diperoleh hasil akurasi data training sebesar 98,89% dengan RMSE 2,416 dan data testing dengan akurasi sebesar 93,33% dan RMSE 2,6214. Kata kunci: kelelahan, analisa, denyut nadi, ANFIS.
APLIKASI FUZZY DECISION MAKING UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT TROPIS Aisah Badaini; Agus Maman Abadi
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit  tropis  masih  menjadi  permasalahan  besar  di  Indonesia.  Oleh  karena  itu,  diperlukan diagnosis  yang  tepat  agar  dapat  dilakukan  penanganan  yang  tepat  pula.  Konsep  sistem  pengambilankeputusan  dapat  digunakan  untuk  mendiagnosis  penyakit  tropis.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menjelaskan  langkah  –  langkah  penerapan  Fuzzy  Multi  Criteria  Decision  Making  (FMCDM)  untuk diagnosis  penyakit  tropis  yang  diimplementasikan  menggunakan  bahasa  pemrograman  PHP  dan mengetahui  keakuratan  hasil  diagnosis.  Penelitian  ini  menggunakan  sistem  fuzzy  dengan  variabel  input berupa  118  kriteria  (gejala)  dan  output  berupa  ranking  dari  26  jenis  penyakit  berdasarkan  yang  paling mungkin  diderita  oleh  pasien.  Setiap  kriteria  dibagi  menjadi  4  bilangan  fuzzy  segitiga  dan  derajat kecocokan  yang dipakai ada 6  yaitu  normal  (N), sangat kurang cocok (SKC), kurang cocok (KC),agak cocok (AC), cocok  ( C ), dan sangat cocok (SC). Metode  yang digunakan adalah  Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) dengan menerapkan operator mean serta agregasi dengan menggunakan nilai total  integral.  Sitem  ini  diimplementasikan  dengan  user  interface  yang  dibangun  menggunakan  PHP.Hasil  diagnosis  penyakit  tropis  menggunakan  Fuzzy  Multi  Criteria  Decision  Making  (FMCDM)  telah 100% sama dengan hasil diagnosis oleh dokter. Kata kuci: penyakit tropis, PHP, FMCDM.
APLIKASI GRAF FUZZY DAN ALJABAR MAX-PLUS UNTUK PENGATURAN LAMPU LALU LINTAS DI SIMPANG EMPAT BERAN Arifudin Prabowo Kurniawan; Agus Maman Abadi; Musthofa .
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menentukan fase dan lama waktu lampu lalu lintas menggunakan teori graf fuzzy dan teori aljabar max-plus. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis perbandingan kedua aplikasi teori tersebut.  Dalam  penelitian  ini  digunakan  sampel  simpang  empat  Beran  Kabupaten  Sleman  Provinsi  Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang diambil  adalah kepadatan lalu lintas, lebar jalan, dan pengaturan lampu lalu lintas yang diterapkan pada saat itu. Pengambilan data dilakukan secara manual dengan bantuan aplikasi  traffic counter.Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase lama lampu hijau menyala menggunakan teori graf fuzzy bertambah sebanyak 31% dan presentase lama lampu merah menyala berkurang sebanyak 9,8% dibanding pengaturan lampu lalu  lintas  yang  diterapkan  saat  itu.  Presentase  lama  lampu  hijau  menyala   menggunakan  teori  aljabar  max-plus bertambah sebanyak 3,6% tetapi presentase lama lampu merah menyala juga bertambah sebanyak 1,8% dibanding pengaturan lampu lalu lintas yang diterapkan saat itu. Oleh karena itu, peneliti lebih cenderung untuk menggunakan teori graf fuzzy  dibanding dengan teori aljabar max-plus dalam pengaturan fase lampu lalu lintas di simpang empat Beran.Kata kunci: Pengaturan lampu lalu lintas, graf fuzzy, aljabar max-plus
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank di Indonesia dengan Logika Fuzzy Anis Ulfah Mustaqim Anis Ulfah Mustaqim; Agus Maman Abadi Agus Maman Abadi
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai tingkat kesehatan bank dengan logika fuzzy. Penilaiankesehatan bank ini menggunakan beberapa variabel input yaitu rasio CAR, rasio BDR, rasio GWM,rasio PDN, rasio ROA, rasio BOPO dan rasio LDR. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah107 bank selama 4 tahun (2009-2012) yang dibagi menjadi 2 jenis data yaitu 85 data training dan 22data testing. Data training digunakan untuk menentukan himpunan fuzzy pada setiap variabel inputdan output dan menentukan aturan fuzzy. Selanjutnya dilakukan defuzzifikasi dengan metodedefuzzifikasi centroid untuk menentukan hasil penilaian. Hasil akurasi untuk data training tahun2009, 2010, 2011 dan 2012 berturut-turut adalah 98,82%, 100%, 98,82% dan 97,65%. Sedangkanhasil akrasi untuk data testing tahun 2009, 2010, 2011 dan 2012 berturut-turut adalah 95,45%,95,45%, 100% dan 95,45%.
PENGARUH MOTIVASI, SELF-EFFICACY DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI MATEMATIKA MAHASISWA PGSD STKIP-H DAN PGMI IAIH Hamdi, Syukrul; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1: May 2014
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.158 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v1i1.2666

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi, self-efficacy, dan latar belakang pendidikan terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. (2) perbedaan pengaruh motivasi, self-efficacy, dan latar belakang pendidikan terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Rata-rata prestasi belajar matematika mahasiswa PGSD 57,95 (cukup) dan PGMI 50,93 (rendah); rata-rata motivasi mahasiswa PGSD 110 (tinggi) dan PGMI 99,57 (sedang); rata-rata self-efficacy mahasiswa PGSD 86,61 (tinggi) dan PGMI 81,55 (tinggi). (2) Motivasi, self-efficacy dan latar belakang pendidikan secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Berdasarkan hasil uji-t, motivasi dan self-efficacy masing-masing berpengaruh terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI sedangkan latar belakang pendidikan tidak berpengaruh terhadap prestasi matematika mereka. (3) Uji kesamaan menunjukkan ada perbedaan pengaruh motivasi dan self-efficacy terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI.Kata kunci: motivasi, self-efficacy, latar belakang pendidikan, prestasi matematika
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE STAD DAN TYPE TPS PADA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG SISWA SMP Wahyuni, Astri; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2: November 2014
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.34 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v1i2.2673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran cooperative learning (type student team achiement division dan type think-pair-share) dan keefektifan pembelajaran coope-rative learning type student team achiement division dibandingkan dengan pembelajaran cooperative lerning type think-pair-share ditinjau dari aspek ketercapaian standar kompetensi, kemampuan komunikasi matematika, dan berpikir matematis siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dan sampelnya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Yogyakarta dan siswa Kelas VIII A dan VIII B.Untuk menguji keefektifan metode (type student team achiement division dan type think-pair-share), data dianalisis menggunakan uji one sample t-test. Untuk menguji bahwa metode type student team achiement division lebih efektif daripada metode think-pair-share, data dianalisis menggunakan MANOVA yang dilanjutkan dengan uji t-Benferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran (type student team achiement division dan type think-pair-share) efektif dan metode type student team achiement division lebih efektif daripada metode type think-pair-shareditinjau dari aspek ketercapaian standar kompetensi, kemampuan komunikasi matematika, dan berpikir matematis siswa SMP.Kata kunci: Pembelajaran Cooperative Learning Type STAD, Cooperative Learning Type TPS, Ketercapaian Standar Kompetensi, Kemampuan Komunikasi Matematika, Berpikir matematis