Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Produktivitas Dengan Metode OMAX di Industri Garmen Didin Sjarifudin; Jasan Supratman; Arif Nuryono
Greenation International Journal of Economics and Accounting Vol. 1 No. 4 (2023): (GIJEA) Greenation International Journal of Economics and Accounting (December
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijea.v1i4.134

Abstract

Industri garmen merupakan salah satu sektor perekonomian yang berfokus pada pembuatan pakaian dan tekstil. Industri ini menginginkan peningkatan produktivitas dan tidak adanya pengukuran yang sistematis dalam meningkatkan produktivitas. Dimana terjadi pengurangan permintaan ekspor dan gempuran produk impor, menjadi faktor yang menyebabkan melemahnya industri garmen di Indonesia saat ini. Temuan analisis menunjukkan bahwa pendekatan OMAX dapat memaksimalkan kapasitas produksi, menurunkan waktu henti mesin, dan menghasilkan produk dengan kualitas lebih tinggi. Oleh karena itu, penerapan pendekatan OMAX pada sektor pakaian jadi merupakan langkah yang diperhitungkan untuk meningkatkan output dan daya saing dalam menghadapi kondisi pasar yang semakin sulit.
Usulan Perbaikan Mesin Mixing Untuk Produk CoverAccu Menggunakan Metode Quality FunctionDeployment (QFD) di PT. XYZ Nuryono, Arif; Tambunan, Erwin Barita Maniur; Pratama, Rahmat Adi; Hidayat, Rizky
Journal of Industrial Engineering Inspiration (JIEI) Vol 1 No 1 (2025): JIEI May 2025
Publisher : Yayasan Inspirasi Bermanfaat Selamanya / Inspirasi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66152/jiei.v1i1.5

Abstract

Usulan Perbaikan Mesin Mixing Untuk Produk Cover Accu Menggunakan Metode Quality Function Deployment Pada PT. XYZ. Sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang injection molding untuk spare part otomotif berbahan dasar plastik, produk sering diproduksi adalah cover accu untuk mobil. Produk perusahaan ini sangat bervariasi dari segi merk, jenis, ukuran bahkan warna. Proses mixing pada perusahaan ini masih dilakukan secara manual dikarenakan mesin mixing sebelumnya tidak berfungsi dengan baik, ketika proses mixing menggunakan mesin mixing hasil campuran mixing tidak merata dan mesin mixing belum memiliki komponen yang berfungsi memfilter serpihan timah yang ikut tercampur pada material crusher. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan berupa perancangan ulang terhadap mesin mixing menggunakan metode Quality Function Deployment. Hasilnya pada mesin mixing sebelum usulan meterial mixing yang terkena dampak putaran impeller maksimal hanya 0.134 m/s atau sekitar 60% dari total material mixing, setelah dilakukan usulan perbaikan pada mesin mixing material mixing yang terkena dampak putara impeller maksimal sampai 0.202m/s atau memiliki kerataan sekitar 90%, dan setelah pemasangan komponen pendukung magnet serpihan timah dapat terfilter sebanyak 75%. Dapat diartikan usulan perbaikan mesin mixing pada PT. XYZ mengalami peningkatan.
OPTIMIZATION OF THE OPTICAL DISTRIBUTION CABINET ON THE OPTICAL DISTRIBUTION POINT LINE USING THE INTEGER LINEAR PROGRAMMING (ILP) METHOD Kurnia, Hibarkah; Nuryono, Arif; Wiyatno, Tri Ngudi; Sulaeman, Asep Arwan; Zulkarnaen, Iskandar
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 14 No. 1 (2026): In Process
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The continuous use of software and hardware network resources results in overlapping installations at work, which results in uncontrolled operational costs in densely populated conditions, which becomes a dilemma if the arrangement is not organized. This study aims to optimize the position of the Optical Distribution Cabinet (ODC) and Optical Distribution Point (ODP) distribution lines in a distributed Fiber to the Home (FTTH) network as well as the position of customer placement on the ODP, so that the use of fibre optic cables can be minimized. This research method uses a combination of FTTH and Integer Linear Programming (ILP) where the data processing uses LINGO software. The results show that the optimal FTTH network configuration uses a 12-core fibre optic cable, ODP 1:8 passive splitters, and ODC 1:4 splitters. The proposed optimization model successfully reduced the total network deployment cost from Rp78,205,400 to Rp49,085,400, resulting in a cost efficiency improvement of approximately 59.37%. The findings also indicate that the ODP 1:8 configuration is more preferable than ODP 1:4 because it requires fewer cables, reduces network complexity, improves spatial aesthetics, and provides better scalability for future customer expansion. The practical implication of this study is that the proposed ILP-based optimization model can support telecommunications companies in designing FTTH infrastructure more efficiently, reducing installation and maintenance costs, minimizing unnecessary cable deployment, and improving long-term network scalability in densely populated urban environments. The model can also serve as a decision-support tool for future FTTH network expansion planning and infrastructure investment strategies.
Optimizing the availability of high frequency precision quenching machines through the overall equipment effectiveness approach at PT XYZ Arif Nuryono; Yuri Delano Regent Montororing; Andika Risky Wijaya; Hibarkah Kurnia
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 13 No 2 (2026): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v13i2.2355

Abstract

One of the Automotive companies that uses a High Frequency Precision Quenching (HFPQ) machine experiences a high downtime problem of 71.27%, which causes a low availability value of 80.10%, which is still below the world-class standard of 90%. so that production targets are not achieved optimally. This study aims to analyze the effectiveness level of the HFPQ machine and identify the factors causing low availability to increase the Overall Equipment Effectiveness (OEE) value. The research method uses an analytical integration approach with the OEE method, Six Big Losses (SBL) analysis, and other methods. The results show that the HPPQ machine's availability value before improvement was 80.10%, after improvement it increased by 92.25%, meaning an increase of 12.15%. The largest losses were caused by downtime losses and setup losses, totaling 37,640 minutes over a 6-month period. This condition resulted in availability being the dominant contributor to OEE losses, with a value of approximately 71.27%. Based on the proposed improvements, the availability increased by 92.25%, meaning an increase of 12.15%, while the OEE value improved from 70.39% to 86.07% or an increase of 15.68% after implementing maintenance improvements. This research is expected to provide a basis for improving the machine maintenance system in order to enhance the effectiveness and productivity of the company.
Pelatihan Pengelola Jurnal dan Pengkaji Naskah Karya Ilmiah Pada Jurnal Nasional Hibarkah Kurnia; Supardi Supardi; Arif Nuryono; Hendi Herlambang; Asep Arwan Sulaeman
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 6 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - Oktober 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v6i02.6466

Abstract

Era globalisasi ini menuntut pihak kampus dan pihak swasta diberikan kemudahan dalam pembuatan dan pengelolaan jurnal nasional melalui peran sebagai wadah dalam publikasi karya ilmiah. Namun dalam perjalanannya terdapat masalah yang muncul pada pembuatan jurnal diantaranya pengelola dan pengkaji tidak konsisten dan jumlah karya tulis yang menurun. Pengelolaan dan pengkajian karya ilmiah terkadang terbengkalai dalaam pengurusannya, dengan alasan kesibukan dan tidak ada waktu dalam pengendalian jurnal. Sementara untuk jumlah ilmiah yang masuk ke jurnal nasional terkadang kurang, hal ini disebabkan kaerena kurangnya perhatian dari kampus untuk memberikan ruang dalam mensosisalisasikan pentingnya karya ilmiah dalam akreditasi kampus. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan pengkaji naskah dalam publikasi karya ilmiah, sehingga keberlanjutan program publikasi dapat diselesaikan dengan baik. Metode yang digunakan pada pengabdian ini berupa penyuluhan atau pendampingan pengelola dan pengkaji karya ilmiah pada jurnal Inspirasi Publisher untuk meningkatkan kualitas pelayanan jurnal. Pelatihan ini dilakukan secara pararel secara daring selama selama 2 bulan untuk sosialisasi dan pengenalan jurnal nasional. Pelatihan/workshop dilakukan secara daring dengan mengundang narasumber asosiasi dari mitra yayasan. Kelebihan pada pengabdian ini dihadiri oleh mitra yayasan dan berkolaborasi dengan dosen-dosen perwakilan dari Universitas di Bekasi. Kekurangan dari pengabdian ini terkendala waktu kesibukan para peserta yang notabene seorang dosen sehingga setiap pertemuan secara daring belum bisa kehadiran 100%. Kontribusi pengabdian ini diharapkan semua peserta sebagai Editor dan Reviewer dapat mengerti dalam pengelolaan jurnal yang baik sebagaimana tugas dan tanggung jawabnya.
Analisis Efisiensi Teknis Infrastruktur Jalan Kabupaten dan Kota di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) Jasan Supratman; Didin Sjarifudin; Arif Nuryono; Shafa Salsabila Zahirah
Journal of Industrial Engineering Inspiration (JIEI) Vol 2 No 1 (2026): Vol 2 No 1 Mei 2026
Publisher : Yayasan Inspirasi Bermanfaat Selamanya / Inspirasi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66152/jiei.v2i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi pengelolaan infrastruktur jalan kabupaten/kota di Indonesia dengan menerapkan metode Data Envelopment Analysis (DEA) model Variable Returns to Scale (VRS). Analisis dilakukan untuk periode 2023–2024 dengan menggunakan variabel input berupa total panjang jalan dan panjang jalan tidak mantap, serta output berupa panjang jalan mantap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi antarprovinsi bervariasi, terutama dalam kemampuan mengonversi jaringan jalan yang dimiliki menjadi jalan mantap. Perbandingan skor DEA dua tahun menunjukkan bahwa posisi relatif provinsi terhadap frontier berubah secara dinamis, dengan sebagian daerah mengalami peningkatan efisiensi dan sebagian lainnya mengalami penurunan. Rata-rata efisiensi nasional berada pada angka sekitar 0.79, yang mengindikasikan bahwa pemanfaatan sumber daya dalam pengelolaan jaringan jalan masih belum optimal di banyak wilayah. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kinerja teknis dan perencanaan berbasis efisiensi untuk mendorong peningkatan proporsi jalan mantap di Indonesia.
Penyuluhan Inovasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Organisasi Melalui Transformasi Digital Hibarkah Kurnia; Tri Ngudi Wiyatno; Asep Arwan Sulaeman; Arif Nuryono
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi lokal telah menjadi fokus utama di banyak negara, dengan UKM dan organisasi menjadi motor penting dalam perekonomian. Peran vital UKM dan organisasi dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan pertumbuhan, dan meningkatkan inklusivitas ekonomi telah diakui secara luas. Namun terdapat tantangan yang dihadapi oleh UKM dan organisasi, terutama dalam mengadopsi inovasi teknologi, menjadi kritis dalam upaya mereka untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana inovasi teknologi dapat didorong di kalangan UKM dan organisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dengan melakukan penyuluhan secara daring selama 1 hari dengan model penyuluhan secara teori dan demontrasi, sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dan narasumber. Pengabdian ini menghasilkan bahwa UKM dan organisasi yang mampu mengadopsi teknologi memiliki potensi besar untuk menjadi pilar dalam ekosistem ekonomi lokal yang kuat, memberikan kontribusi yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan keberlanjutan ekonomi di tingkat lokal. Dengan dukungan yang tepat, UKM dan organisasi dapat menjadi kekuatan penting dalam memajukan ekonomi lokal menuju arah yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Revitalisasi Sistem Parkir Ruko Permata Junction Jababeka melalui Implementasi Prinsip 5S untuk Meningkatkan Efisiensi dan Keselamatan Hibarkah Kurnia; Asep Arwan Sulaeman; Dwi Indra Prasetya; Rachman Catur Kurniawan; Arif Nuryono; Indra Prana Yuda
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Ruko Permata Junction Jababeka menghadapi tantangan pengelolaan parkir yang tidak teratur, kurangnya marka, dan risiko keselamatan yang tinggi meskipun memiliki tingkat okupansi lahan mencapai lebih dari 90%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, merancang tata letak parkir yang optimal, serta mengimplementasikan prinsip Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke (5S) dalam pengelolaan parkir. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis meliputi tahap sosialisasi, pelatihan partisipatif bagi staf parkir, penerapan teknologi berupa rekayasa tata letak (layout engineering) dan visual management, serta diakhiri dengan pendampingan dan evaluasi berkala. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas parkir sebesar 20–30% melalui penataan ulang, pengurangan waktu pencarian tempat parkir hingga 40%, serta penurunan potensi kecelakaan kerja berkat adanya zonasi kendaraan dan jalur pedestrian yang jelas. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman staf pengelola parkir dalam menjalankan standar operasional prosedur yang baru. Harapan dari pengabdian ini terkait revitalisasi sistem parkir melalui prinsip 5S efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengguna serta pelaku usaha, sekaligus mampu membentuk budaya disiplin yang berkelanjutan di lingkungan kawasan komersial.