Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS OVERALL EQUIPMENT DAN SIX BIG LOSSES PADA MESIN RUI PACKING DI PT NU Alloysius Vendhi Prasmoro; Arif Nuryono; Jasan Supratman; Abdurahman Rizki Arfiansyah
Jurnal Riset Teknik Komputer Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Riset Teknik Komputer (JURTIKOM)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/a3zyve07

Abstract

The background of this research is the problem that occurs, namely the large number of downtime on the rui machine at PT. NU. The company has a standard tolerance on downtime which is around 2.5%, while the amount of downtime that occurs in the production process exceeds the specified tolerance limit. Therefore, it is necessary to conduct research that aims to determine the dominant problem causing downtime that occurs on the machine and determine the proposed improvements to reduce the number of downtime by using the Overall Equipment Effectiveness and Six Big Losses method. The results of the study indicate that the OEE value on the rui machine for one year is 69%, this value is still below the world standard. The dominant causes of downtime on the machine are Equipment Failure Losses of 42% and Defect Losses of 30.6% of all time losses. Furthermore, the proposed improvements are to repair spare parts on time, provide spare part stock for quick repair, and provide training to employees about the importance of care and maintenance on the machine.
Pelatihan Pengelola Jurnal dan Pengkaji Naskah Karya Ilmiah Pada Jurnal Nasional Kurnia, Hibarkah; Supardi, Supardi; Nuryono, Arif; Herlambang, Hendi; Sulaeman, Asep Arwan
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 6 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - Oktober 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v6i02.6466

Abstract

Era globalisasi ini menuntut pihak kampus dan pihak swasta diberikan kemudahan dalam pembuatan dan pengelolaan jurnal nasional melalui peran sebagai wadah dalam publikasi karya ilmiah. Namun dalam perjalanannya terdapat masalah yang muncul pada pembuatan jurnal diantaranya pengelola dan pengkaji tidak konsisten dan jumlah karya tulis yang menurun. Pengelolaan dan pengkajian karya ilmiah terkadang terbengkalai dalaam pengurusannya, dengan alasan kesibukan dan tidak ada waktu dalam pengendalian jurnal. Sementara untuk jumlah ilmiah yang masuk ke jurnal nasional terkadang kurang, hal ini disebabkan kaerena kurangnya perhatian dari kampus untuk memberikan ruang dalam mensosisalisasikan pentingnya karya ilmiah dalam akreditasi kampus. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan pengkaji naskah dalam publikasi karya ilmiah, sehingga keberlanjutan program publikasi dapat diselesaikan dengan baik. Metode yang digunakan pada pengabdian ini berupa penyuluhan atau pendampingan pengelola dan pengkaji karya ilmiah pada jurnal Inspirasi Publisher untuk meningkatkan kualitas pelayanan jurnal. Pelatihan ini dilakukan secara pararel secara daring selama selama 2 bulan untuk sosialisasi dan pengenalan jurnal nasional. Pelatihan/workshop dilakukan secara daring dengan mengundang narasumber asosiasi dari mitra yayasan. Kelebihan pada pengabdian ini dihadiri oleh mitra yayasan dan berkolaborasi dengan dosen-dosen perwakilan dari Universitas di Bekasi. Kekurangan dari pengabdian ini terkendala waktu kesibukan para peserta yang notabene seorang dosen sehingga setiap pertemuan secara daring belum bisa kehadiran 100%. Kontribusi pengabdian ini diharapkan semua peserta sebagai Editor dan Reviewer dapat mengerti dalam pengelolaan jurnal yang baik sebagaimana tugas dan tanggung jawabnya.
Analisis Produktivitas Dengan Metode OMAX di Industri Garmen Didin Sjarifudin; Jasan Supratman; Arif Nuryono
Greenation International Journal of Economics and Accounting Vol. 1 No. 4 (2023): (GIJEA) Greenation International Journal of Economics and Accounting (December
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijea.v1i4.134

Abstract

Industri garmen merupakan salah satu sektor perekonomian yang berfokus pada pembuatan pakaian dan tekstil. Industri ini menginginkan peningkatan produktivitas dan tidak adanya pengukuran yang sistematis dalam meningkatkan produktivitas. Dimana terjadi pengurangan permintaan ekspor dan gempuran produk impor, menjadi faktor yang menyebabkan melemahnya industri garmen di Indonesia saat ini. Temuan analisis menunjukkan bahwa pendekatan OMAX dapat memaksimalkan kapasitas produksi, menurunkan waktu henti mesin, dan menghasilkan produk dengan kualitas lebih tinggi. Oleh karena itu, penerapan pendekatan OMAX pada sektor pakaian jadi merupakan langkah yang diperhitungkan untuk meningkatkan output dan daya saing dalam menghadapi kondisi pasar yang semakin sulit.
Usulan Perbaikan Mesin Mixing Untuk Produk CoverAccu Menggunakan Metode Quality FunctionDeployment (QFD) di PT. XYZ Nuryono, Arif; Tambunan, Erwin Barita Maniur; Pratama, Rahmat Adi; Hidayat, Rizky
Journal of Industrial Engineering Inspiration (JIEI) Vol 1 No 1 (2025): JIEI May 2025
Publisher : Yayasan Inspirasi Bermanfaat Selamanya / Inspirasi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66152/jiei.v1i1.5

Abstract

Usulan Perbaikan Mesin Mixing Untuk Produk Cover Accu Menggunakan Metode Quality Function Deployment Pada PT. XYZ. Sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang injection molding untuk spare part otomotif berbahan dasar plastik, produk sering diproduksi adalah cover accu untuk mobil. Produk perusahaan ini sangat bervariasi dari segi merk, jenis, ukuran bahkan warna. Proses mixing pada perusahaan ini masih dilakukan secara manual dikarenakan mesin mixing sebelumnya tidak berfungsi dengan baik, ketika proses mixing menggunakan mesin mixing hasil campuran mixing tidak merata dan mesin mixing belum memiliki komponen yang berfungsi memfilter serpihan timah yang ikut tercampur pada material crusher. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan berupa perancangan ulang terhadap mesin mixing menggunakan metode Quality Function Deployment. Hasilnya pada mesin mixing sebelum usulan meterial mixing yang terkena dampak putaran impeller maksimal hanya 0.134 m/s atau sekitar 60% dari total material mixing, setelah dilakukan usulan perbaikan pada mesin mixing material mixing yang terkena dampak putara impeller maksimal sampai 0.202m/s atau memiliki kerataan sekitar 90%, dan setelah pemasangan komponen pendukung magnet serpihan timah dapat terfilter sebanyak 75%. Dapat diartikan usulan perbaikan mesin mixing pada PT. XYZ mengalami peningkatan.
OPTIMIZATION OF THE OPTICAL DISTRIBUTION CABINET ON THE OPTICAL DISTRIBUTION POINT LINE USING THE INTEGER LINEAR PROGRAMMING (ILP) METHOD Kurnia, Hibarkah; Nuryono, Arif; Wiyatno, Tri Ngudi; Sulaeman, Asep Arwan; Zulkarnaen, Iskandar
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 14 No. 1 (2026): In Process
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The continuous use of software and hardware network resources results in overlapping installations at work, which results in uncontrolled operational costs in densely populated conditions, which becomes a dilemma if the arrangement is not organized. This study aims to optimize the position of the Optical Distribution Cabinet (ODC) and Optical Distribution Point (ODP) distribution lines in a distributed Fiber to the Home (FTTH) network as well as the position of customer placement on the ODP, so that the use of fibre optic cables can be minimized. This research method uses a combination of FTTH and Integer Linear Programming (ILP) where the data processing uses LINGO software. The results show that the optimal FTTH network configuration uses a 12-core fibre optic cable, ODP 1:8 passive splitters, and ODC 1:4 splitters. The proposed optimization model successfully reduced the total network deployment cost from Rp78,205,400 to Rp49,085,400, resulting in a cost efficiency improvement of approximately 59.37%. The findings also indicate that the ODP 1:8 configuration is more preferable than ODP 1:4 because it requires fewer cables, reduces network complexity, improves spatial aesthetics, and provides better scalability for future customer expansion. The practical implication of this study is that the proposed ILP-based optimization model can support telecommunications companies in designing FTTH infrastructure more efficiently, reducing installation and maintenance costs, minimizing unnecessary cable deployment, and improving long-term network scalability in densely populated urban environments. The model can also serve as a decision-support tool for future FTTH network expansion planning and infrastructure investment strategies.