Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : eProceedings of Applied Science

Pemanfaatan Susu Kedelai Dan Wijen Hitam Sebagai Penggati Padatan Lemak Pada Produk Frozen Dessert Putri, Syahira Suci; Raharjo, Tito Pandu
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk frozen dessert merupakan salah satu jenismakanan penutup beku yang digemari oleh berbagaikalangan, terutama es krim. Namun, pada umumnyasebagian besar produk es krim komersial masihmenggunakan susu hewani yang mengandung lemak jenuhcukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan alternatif frozen dessert yang lebih sehatdengan memanfaatkan susu kedelai dan wijen hitam sebagaipengganti padatan lemak. Penelitian dilakukan denganmetode eksperimen menggunakan beberapa variasiformulasi susu kedelai dan pasta wijen hitam. Uji yangdilakukan uji organoleptik terhadap rasa, warna, aroma,tekstur dan tampilan, serta uji daya terima oleh 30 panelis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi susukedelai dan wijen hitam mampu menghasilkan frozen dessertdengan karakteristik sensorik yang cukup baik dan dapatditerima oleh panelis. Berdasarkan keseluruhan hasilpengolahan data dengan skor di atas 4.4 dari skala 5.Disarankan penelitian selanjutnya mengembangkan variasiproporsi bahan untuk memperkaya cita rasa dan teksturSelain itu, formulasi ini dinilai potensial sebagai produkalternatif yang lebih sehat, serta menjadi keunggulansebagai produk yang ramah lingkungan.Kata kunci: Susu Kedelai, Wijen Hitam, Substitusi,Padatan Lemak, Frozen Dessert.
Inovasi Kulit Kimbab Berbasis Pakcoy Ramadhan, Muhamad Ikhsan; Raharjo, Tito Pandu
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kimbab adalah makanan khas Korea yang terdiri dari nasi yang digulung dengan sayuran, daging, atau seafood, kemudian dibungkus dengan rumput laut. Namun, harga rumput laut relatif mahal dan ketersediaannya terbatas, sehingga penelitian ini menghadirkan inovasi kulit kimbab berbasis pakcoy. Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan sayuran lokal yang melimpah di Indonesia dan berpotensi sebagai alternatif nori yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Proses pembuatan kulit kimbab berbasis pakcoy dilakukan melalui tahap ekstraksi, pencampuran dengan bahan tambahan alami, dan pengeringan menggunakan oven pada suhu 100°C–150°C. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan eksperimen, serta uji organoleptik terhadap 30 responden yang terdiri dari akademisi, praktisi kuliner, dan masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk kulit kimbab berbasis pakcoy memperoleh penilaian tinggi pada semua aspek, dengan skor tertinggi pada kategori warna (4,36) dan tampilan (4,32). Formula terbaik adalah formula C dengan suhu dan waktu pemanggangan yang optimal. Dengan demikian, kulit kimbab berbasis pakcoy dapat diterima dengan baik oleh konsumen dan memiliki potensi besar sebagai inovasi pangan lokal yang mendukung diversifikasi pangan nasional. Kata Kunci: Kimbab, pakcoy, inovasi pangan, kulit kimbab,alternatif nori.
Dekonstruksi Rujak Buah Menjadi Minuman Mocktail Wibowo, Nanzio Gillardi; Raharjo, Tito Pandu
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Rujak buah dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional Indonesia dengan cita rasa manis, asam, dan pedas yang berpadu segar. Seiring perkembangan gaya hidup modern, generasi muda kini lebih menyukai makanan dan minuman yang praktis serta menarik secara visual, sehingga posisi rujak mulai kurang diminati. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi agar kuliner tradisional tetap relevan dan mampu bersaing dalam industri makanan dan minuman masa kini. Penelitian ini bertujuan merancang formulasi dekonstruksi rujak menjadi mocktail non-alkohol sekaligus mengukur tingkat penerimaan konsumen. Penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimental kuantitatif menggunakan model Research and Development (R&D) Sugiyono, yang dipilih karena memberikan alur terstruktur dalam menghasilkan produk inovatif berbasis tradisi. Tiga formulasi diuji dengan perbandingan buah dan bahan cair yang berbeda melalui teknik sous vide dan klarifikasi, lalu dinilai oleh 30 panelis melalui uji organoleptik dan hedonik. Hasil menunjukkan formulasi 45:55 lebih disukai, terutama dari aspek rasa, aroma, dan tampilan. Temuan ini membuktikan bahwa dekonstruksi dapat menjadi strategi kreatif untuk menghadirkan rujak dalam bentuk mocktail modern tanpa kehilangan identitas tradisionalnya. Kata kunci Rujak buah, mocktail, dekonstruksi kuliner, inovasi minuman, uji organoleptik.
Analisis Daya Tarik Pada Event Ladosan Dhahar di Banquet Service Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta Khotrunada, Ayesha Savana; Raharjo, Tito Pandu
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Ladosan Dhahar merupakan salah satu bentuk pelayanan makan tradisional Jawa yang memiliki nilai budaya tinggi dan dikemas secara ekslusif dalam suasana budaya yang kental. Event ini menjadi bagian dari program Royal Moment di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta dan menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan pelayanan banquet hotel pada umumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tarik event Ladosan Dhahar berdasarkan empat faktor utama, yaitu kualitas makanan, pelayanan, suasana dan dekorasi, serta harga. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan desktiptif dengan metode triangulasi. Hasil penelitian menujukan bahwa kualitas makanan dinilai sangat baik karena menu yang disajikan memiliki cita rasa autentik, tampilan menarik, dan sesuai dengan prosesi tradisional. Pelayanan mendapat positif karena cepat, tanggap, ramah, serta dibawakan dengan sentuhan budaya yang kental. Suasana dan dekorasi mendukung konsep acara dengan penataan yang elegan, bernuansa tradisional Jawa, dan sesuai tema budaya Kraton. Harga dinilai sepadan dengan kualitas pelayanan, pengalaman budaya yang ditawarkan, dan eksklusivitas acara. Kesimpulanya Keempat faktor tersebut berkontrubusi secara signifikan terhadap daya tarik Ladosan dhahar sehingga menjadi event unggulan yang mampu memadukan nilai budaya dengan layanan perhotelan modern serta mendukung pelestarian budaya lokal. Kata kunci: Daya Tarik, Ladosan Dhahar, Banquet Service, Kuliner Tradisional, Royal Ambarrukmo.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Daya Tarik Konsumen Mengunjungi Jabarano Coffee Cabang Braga Bandung Nazmi, Khansa Nadhira; Raharjo, Tito Pandu
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan bisnis kedai kopi di Kota Bandung dan pentingnya pemahaman terhadap preferensi konsumen dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat. Sehingga dibutuhkan strategi untuk meningkatkan daya tarik konsumen di coffeeshop Jabarano Coffee cabang Braga, Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam berkunjung adalah kualitas produk dan layanan, suasana yang nyaman, harga yang kompetitif, lokasi strategis, serta citra merek yang kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa Jabarano Coffee mampu membangun daya tarik melalui kombinasi pengalaman konsumsi yang menyenangkan dan citra positif sebagai kedai kopi lokal. Selain itu, identitas Jabarano Coffee sebagai “Jawa Barat Arabica No.1”, konsep interior bergaya vintage, fasilitas yang lengkap, serta posisinya di kawasan ikonik Braga juga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Dengan demikian, keberhasilan Jabarano Coffee tidak hanya bergantung pada produk yang disajikan, tetapi juga pada bagaimana menciptakan pengalaman menyeluruh yang mampu memenuhi harapan konsumen. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mengajukan penyebaran kuesioner kepada 144 responden yang merupakan pengunjung dari Jabarano Coffee cabang Braga tersebut. Kata kunci : Coffeeshop, Daya Tarik, Pelayanan, Konsumen