Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK RESPONDEN YANG MENGALAMI ATONIA UTERI DI RSUD SUKOHARJO Enny Yuliaswati
Gaster Vol 14 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : data WHO menunjukan 25% kematian meternal disebabkan oleh pendarahan post partum dan diperkirakan 100.000 kematian maternal tiap tahunnya disebabkan oleh pendarahan post partum pada masa nifas. Angka kemitia Ibu (AKI) memang terus menunjukan tren menurun namun tidak signifikan. Hasil SDKI 2007 menunjukan AKI sebesar 228 per 100.000, namun masih diperlukan upaya-upaya prefentif agar AKI bisa ditekan. Pendarahan Pos Partum tersebut paling banyak diakibatkan oleh atonia uteri. Berdasarkan fenomena diatas peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang karakteristik responden yang mengalami atonia uteri di RSUD Sukoharjo. Tujuan penelitian : mendapatkan gambaran karakteristik responden yang mengalami atonia uteri meliputi karakteristik umur ibu saat melahirkan, paritas, lama persalinan, jarak persalinan terakhir dan bayi yang dilahirkan. Metode penelitian : Observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami utonia uteri. Pengumpulan data mengunakan data sekunder dengan kreteria inklusi rekam medik yang meliputi data diri pasien dan catatan persalinan pasien lengkap. Analisis data yang digunakan adalah  analisis univariat. Hasil penelitian : Menunjukan bahwa sebagian besar Ibu yang mengalami utonia uteri berumur antara 20-35 tahun, multiparitas, lama persalionan lebih dari 24 jam, jarak persalinan terakhir kurang dari 2 Tahun,dan berat badan bayi yang dilahirkan antara 2500-400 gram. Simpulan : kejadian atonia uteri masih didominasi oleh penyebab-penyebab klasik pendarahan.Kata Kunci : karakteristik responden, atonia uteri
KARAKTERISTIK RESPONDEN YANG MENGALAMI ATONIA UTERI DI RSUD SUKOHARJO Enny Yuliaswati
Gaster Vol 14 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.699 KB)

Abstract

Latar belakang : data WHO menunjukan 25% kematian meternal disebabkan oleh pendarahan post partum dan diperkirakan 100.000 kematian maternal tiap tahunnya disebabkan oleh pendarahan post partum pada masa nifas. Angka kemitia Ibu (AKI) memang terus menunjukan tren menurun namun tidak signifikan. Hasil SDKI 2007 menunjukan AKI sebesar 228 per 100.000, namun masih diperlukan upaya-upaya prefentif agar AKI bisa ditekan. Pendarahan Pos Partum tersebut paling banyak diakibatkan oleh atonia uteri. Berdasarkan fenomena diatas peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang karakteristik responden yang mengalami atonia uteri di RSUD Sukoharjo. Tujuan penelitian : mendapatkan gambaran karakteristik responden yang mengalami atonia uteri meliputi karakteristik umur ibu saat melahirkan, paritas, lama persalinan, jarak persalinan terakhir dan bayi yang dilahirkan. Metode penelitian : Observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami utonia uteri. Pengumpulan data mengunakan data sekunder dengan kreteria inklusi rekam medik yang meliputi data diri pasien dan catatan persalinan pasien lengkap. Analisis data yang digunakan adalah  analisis univariat. Hasil penelitian : Menunjukan bahwa sebagian besar Ibu yang mengalami utonia uteri berumur antara 20-35 tahun, multiparitas, lama persalionan lebih dari 24 jam, jarak persalinan terakhir kurang dari 2 Tahun,dan berat badan bayi yang dilahirkan antara 2500-400 gram. Simpulan : kejadian atonia uteri masih didominasi oleh penyebab-penyebab klasik pendarahan.Kata Kunci : karakteristik responden, atonia uteri
MENANAMKAN PADA ANAK AGAR GEMAR MEMBACA Enny Yuliaswati
Gaster Vol 4 No 1 (2008): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.863 KB)

Abstract

Kemampuan membaca dan mencintai buku penting untuk ditanamkan pada anak usia dini. Buku merupakan jendela dunia. Ribuan bahkan jutaan informasi bisa diketahui melalui membaca. Bahkan kemampuan mengingat sesuatu pada anak lebih tajam dan cepat dibandingkan usia dewasa. Tidak diragukan lagi, banyak manfaat dengan menanamkan gemar membaca pada anak usia dini
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Studi Lapangan di Puskesmas Plupuh I Sragen K. Kamidah; Enny Yuliaswati
Gaster Vol 17 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1451.062 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v17i2.419

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan program yang langsung menyasar pada ibuhamil yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepada ibu hamil.Selama ini pengetahuan ibu hamil hanya terbatas pada konseling yang diberikan oleh bidansaat periksa saja, sehingga pengetahuan yang diperoleh ibu hamil sangat minimal. Dalamkegiatan kelas ibu hamil diharapakan ibu akan mendapat pengetahuan yang lebih luas karenaselain mendapat materi dari petugas kesehatan diharapkan juga akan terjadi interaksi antarsesama ibu hamil, sehingga sesama ibu hamil tersebut akan berbagi pengalaman pengetahuanyang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, nifas, KB pasca salin, dan perawatan bayi.Tujuan: Mendiskripsikan pelaksanaan kegiatan pelaksanaan kelas ibu hamil di PuskesmasPlupuh I Sragen. Metode Penelitian:Studi Lapangan ( Field Research ) atau survey diskriptif.Hasil:Kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Plupuh I dilaksanakan rutin setiap bulan dengandana anggara dari APBD non Fisik Kabupaten Sragen. Kegiatan kelas ibu hamil dilaksanakansejak tahun 2013.Simpulan: Pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Plupuh I sudahcukup baik, semua jajaran dari kepala puskesmas sampai masyarakat ikut terlibat dan dapatdilaksanakan rutin setiap bulan.
Kegiatan Pelaksanaan Perawatan Perineum Pada Ibu Nifas di PMB Sri Rejeki Plupuh Sragen Enny Yuliaswati
Gaster Vol 18 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.266 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v18i2.540

Abstract

Mayoritas persalinan yang terjadi adalah jenis persalinan normal melalui vagina. Proses persalinan merupakan serangkaian kejadian yang melibatkan kinerja organ reproduksi. Pengeluaran seluruh badan bayi melalui vagina pada proses persalinan normal menyebabkan robekan pada organ tersebut atau pada jalan lahir. Robekan pada jalan lahir, akan menyebabkan luka terbuka yang berpotensi terjadi infeksi, walaupun sudah dilakukan penjahitan. Infeksi menjadi lebih mudah karena vagina sebagai jalan keluar lokhea dan dekat dengan rektum yang merupakan pintu pengeluaran feses. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya infeksi pada jalan lahir pasca persalinan adalah dengan perawatan perineum secara tepat. Tujuan: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2019 memahami pelaksanaan perawatan perineum pada ibu nifas di Praktik Mandiri Bidan Sri Rejeki Plupuh Sragen. Metode: Studi lapangan dengan pengumpulan data secara langsung melalui observasi dan wawancara. Model analisis ini meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi Hasil: Pelaksanaan promosi kesehatan tentang perawatan perineum dengan jahitan di Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Sri Rejeki Dwi Hastuti sudah cukup baik. Bidan dan pasien secara aktif terlibat dalam perawatan perineum pada ibu nifas, yang dilaksanakan menjelang kepulangan pasien dan ketika melakukan kunjungan ulang atau kunjungan rumah.
PENGARUH KURMA DALAM MENINGKATKAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI KLINIK PRATAMA HIDAYAH SUKOHARJO Kamidah; Enny Yuliaswati; Rita Riyanti Kusuma Dewi
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2023): Vol 13, No 2 (Juni 2023)
Publisher : Stikes Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government has long been trying to overcome anemia in pregnant women by providing 90 tablets of iron supplements which must be consumed during pregnancy. Until now, these efforts have not completely resolved the problem of anemia in pregnant women. According to WHO, the maternal mortality rate associated with anemia is 40%. Low hemoglobin levels in pregnant women can cause non-optimal fetal growth, abortion, prolonged labor, and postpartum hemorrhage. Research Objectives: To determine the effect of dates on increasing hemoglobin levels in pregnant women. Research Method: an intervention study with the one group pre test- post test method. The population of pregnant women with a total sample of 16. Data analysis using the Wilcoxon test. Results: Of the 16 respondents, the average hemoglobin level before being given dates was 10.1 gr/dl and after being given dates, the average hemoglobin level was 11.1 gr/dl. There was an increase in hemoglobin levels of 1 gr/dl after the respondents were given dates. p-value 0.031. Conclusion: There is a significant effect, dates can increase hemoglobin levels.
Pelatihan Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Produksi ASI Enny Yuliaswati; Kamidah; Rita Riyanti Kusumadewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 2 No 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v2i2.302

Abstract

Menyusui merupakan naluri alamiah pada seorang ibu setelah melahirkan. Walaupun menyusui merupakan kegiatan yang bersifat alamiah, namun ada banyak kendala. Mulai dari kondisi yang bersifat fisiologis maupun psikologis. Dari beberapa kendala dalam menyusui, pengeluaran ASI yang sedikit mayoritas menjadi keluhan. Terdapat beberapa solusi untuk mengatasi adanya keluhan dan kendala pengeluaran ASI yang sedikit. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah melalui pijat oksitosin. Pijat oksitosin yang diterapkan pada ibu menyusui mampu memperbanyak jumlah ASI pada hari ketiga pasca kelahiran. Selain itu, pijat oksitosin juga mempercepat fase produksi hormon menyusui, hormon prolaktin sehingga suplai ASI meningkat secara bertahap. PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pijat oksitosin dan melatih cara melakukan pijat oksitosin pada suami atau keluarga pasien nifas di PMB Wulan, Singopuran, Kartasura, Sukoharjo. Pelatihan pijat oksitosin dilakukan pada 20 pasien nifas dan menyusui, dan dilakukan tidak bersamaan. Pelaksanaan kegiatan tidak dilakukan secara bersamaan karena keberadaan pasien nifas dan menyusui tidak bisa diperoleh dalam waktu yang bersamaan. Sehingga kegiatan tersebut bisa hanya terlaksana pada pasien satu per satu. Pelatihan pijat oksitosin diajarkan pada keluarga pasien, yaitu suami atau saudaranya karena pasien tidak bisa melakukannya secara mandiri. Berdasarkan evaluasi selama kegiatan pengabdian masyarakat, beberapa hasil positif diperoleh, seperti: 1) Peserta PKM berjumlah 20 orang; 2) Peserta memberikan tanggapan yang positif; 3) Peserta mampu melakukan pijat oksitosin secara mandiri dan bersedia melakukannya di rumah. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, diskusi, dan pelatihan efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara-cara memperbanyak produksi ASI. Kegiatan PKM di PMB Wulan Kartasura Kabupaten Sukoharjo dapat terlaksana dengan lancar. Peserta PKM sangat antusias menerima penjelasan dari tim pengabdi tentang cara memperlancar produksi ASI dengan melakukan pijat oksitosin. Kegiatan masyarakat tersebut terbukti dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara memperbanyak produksi ASI dan meningkatkan ketrampilan pijat oksitosin.
Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Minyak Aromaterapi Lavender Terhadap Produksi ASI Ibu Nifas Rika Ayunda Mega; Enny Yuliaswati
Jurnal Medika Nusantara Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Medika Nusantara,
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v1i4.592

Abstract

Mother's Milk (ASI) is nutrition for babies which is important especially in the first month of life, in Indonesia exclusive breastfeeding is as much as 66.1% where this figure is still below the expected target, one of which is not achieving exclusive breastfeeding is due to excessive breastfeeding not smooth in the early postpartum. One way to overcome the problem of breast milk production is to do an oxytocin massage using lavender aromatherapy oil. This study aims to determine the effect of oxytocin massage using lavender aromatherapy oil on the milk production of postpartum mothers. The type of research used is Quasi Experiment with Pre-Post Test With Nonequivalent Control Group. The sample technique used was purvosive sampling with a total sample of 31 respondents, divided into two groups, namely 15 intervention groups and 15 control groups. The research instrument uses an observation sheet. Data analysis used the Mann-Whitney test. Statistical test results using the Mann-Whitney Sig (2-tailed) = 0.006 <0.05 There is a significant difference in the average milk production between the treatment group and the control group. The conclusion is that there is an effect of oxytocin massage using lavender aromatherapy oil on the milk production of postpartum mothers.
Gambaran Pemberian Olive Oil pada Ibu Hamil Trimester III dengan Striae Gravidarum Safira Salsabila Nugraha; Enny Yuliaswati
Jurnal Medika Nusantara Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Medika Nusantara,
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v1i4.594

Abstract

Pregnant women in the third trimester experience anxiety due to stretch marks, striae gravidarum, and heartburn. This research aims to determine the description of giving olive oil to pregnant women in the third trimester with striae gravidarum in the working area of Mulya Asri Health Center, West Tulang Bawang Regency in 2023. This type of research is qualitative descriptive with observational methods. The samples used in this research were 18 pregnant women in the third trimester at the Mulya Asri Community Health Center, Tulang Bawang Barat, with samples taken using the Purposive Sampling Technique. Data analysis techniques use statistical analysis and percentage formulas. The results of the study showed that the highest age of pregnant women was 21-34 years old, with 17 pregnant women (94.44%). Meanwhile, age > 35 years was 1 respondent (5.56%). striae gravidarum with multigravida status were 11 respondents (61.11%). Meanwhile, there were 7 respondents who experienced striae gravidarum with primigravida status (38.89). At the high school level the number of respondents was 10 (55.56%) and the least was at the D3 level, 1 respondent (5.56%). In this way, health services are expected to provide information for optimal knowledge of pregnant women.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG IVA TES UNTUK DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM Enny Yuliaswati; K Kamidah
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v3i2.518

Abstract

 Background: Cervical cancer in Indonesia occupies the top position as a malignancy that causes death in women. Cervical cancer that infects women can actually be detected in various ways. One of them is through IVA examination. IVA examination is easy and inexpensive. But there are many obstacles that occur, so the majority of women are reluctant to do so. Embarrassed, feeling that there are no complaints and lack of knowledge dominates many women who are not willing to do an IVA examination. Objective: Community service is to increase knowledge about early detection of cervical cancer through IVA examination. Method: This activity was conducted one day in the form of an interactive discussion with material about early detection of cervical cancer. Based on observations during community service activities, several positive results were obtained, such as: 1). Participants consisting of 45 participants consisting of student guardians and teachers 2). The participants were active in the question and answer session. Results: Increased knowledge regarding methods of early detection of cervical cancer. The post-test results found 35 participants or 78% of participants answered correctly. The conclusion of this activity is education with interactive discussion can increase knowledge about how to detect early cervical cancer.   Background: Cervical cancer in Indonesia occupies the top position as a malignancy that causes death in women. Cervical cancer that infects women can actually be detected in various ways. One of them is through IVA examination. IVA examination is easy and inexpensive. But there are many obstacles that occur, so the majority of women are reluctant to do so. Embarrassed, feeling that there are no complaints and lack of knowledge dominates many women who are not willing to do an IVA examination. Objective: Community service is to increase knowledge about early detection of cervical cancer through IVA examination. Method: This activity was conducted one day in the form of an interactive discussion with material about early detection of cervical cancer. Based on observations during community service activities, several positive results were obtained, such as: 1). Participants consisting of 45 participants consisting of student guardians and teachers 2). The participants were active in the question and answer session. Results: Increased knowledge regarding methods of early detection of cervical cancer. The post-test results found 35 participants or 78% of participants answered correctly. The conclusion of this activity is education with interactive discussion can increase knowledge about how to detect early cervical cancer.