Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Kebutuhan Konsumen Jasa Layanan Laundry Deep Cleaning Sepatu Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Irham Fakhriy; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV.DEF merupakan salah satu jasa laundry sepatu yang ada di Bandung dan memiliki 9 cabang. Selain laundry sepatu, CV.DEF juga memiliki pilihan layanan lain seperti repair, unyellowing dan repaint. Salah satu jenis dari laundry yang ditawarkan oleh CV.DEF adalah layanan deep cleaning. CV.DEF berharap dapat mencapai target pendapatan namun hal tersebut sulit tercapai karena mulai bermunculannya pesaing. Profit utama CV.DEF berasal dari layanan deep cleaning, maka CV.DEF harus memaksimalkan layanan deep cleaning dan meningkatkan jumlah sepatu yang masuk untuk dicuci sehingga nantinya akan meningkatkan profit perusahaan. Untuk itu pihak CV.DEF berencana untuk melakukan pengembangan layanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen Kata kunci : Shoe Laundry, Laundry, Analisis Kebutuhan, Service Quality, KANO, Integrasi Service Quality dan KANO
Peningkatan Kualitas Website Perusahaan Dkantin Menggunakan Metode Quality Function Deployment Muhammad Hermawan; Husni Aman; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-commerce bisnis berlangsung kian semarak dalam dunia maya terkait dengan makin meningkatnya pengguna internet saat ini. Kemajuan di bidang e-commerce ini dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan start up baru yaitu perusahaan Dkantin. Perusahaan ini membuka usaha di bidang makanan dengan target mahasiswa. Perusahaan Dkantin sendiri terletak berdekatan dengan Telkom University. Namun pelanggannya masih sedikit. Penelitian ini dilakukan mengenai apa sebenarnya yang dibutuhkan pelanggan saat ini dengan mengintegrasikan antara kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan output berupa rekomendasi true customer needs yang perlu diperhatikan sebagai input untuk mengolah data pada metode QFD (Quality Function Development). Penelitian ini diawali dengan tahap pertama, yakni house of quality untuk menentukan karakteristik teknis. Tahap kedua pengembangan konsep yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Tahap ketiga yaitu part deployment sebagai prioritas ataupun critical part. Hasil yang didapat yaitu berupa rekomendasi bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas website, diantaranya menambahkan warna dasar pada tampilan website bisa menggunakan warna primer, menambahkan jumlah tenaga kerja sebanyak tiga orang berdasarkan kondisi yang dimiliki perusahaan Foody, menambahkan kriteria pekerja dengan tingkat pendidikan minimal Diploma Tiga (D3), menambahkan kriteria pekerja dengan pengalaman kerja minimal satu tahun, memperbaiki website agar menu website dapat diakses kembali (ter-update secara berkala), menambahkan media lain yang digunakan untuk registrasi seperti Facebook maupun Google, menambahkan deskripsi pada setiap menu makanan di website, menyewa web hosting minimal 1 perusahaan sebagai tempat penyedia keamanan data website perusahaan salah satu contohnya nusantarahost. Kata kunci : TCN (True Customer Needs), QFD (Quality Function Deployment), House Of Quality, Part Deployment, Critical Part
Analisis Kebutuhan Pelayanan Jasa Pengiriman Paket Kantorpos Dengan Menggunakan Metode Impotance Performace Analysis Arbidinata Setiawan; Husni Amani; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengiriman paket merupakan salah satu usaha jasa pengiriman yang banyak diminati. Perkembangan E-commerce di Indonesia menjadi salah satu pemicu untuk menggunakan jasa pengiriman paket. Salah satu perusahaan yang menekuni profesi perngiriman paket adalah PT. POS Indonesia. Menurut Annual Report Kantorpos 2015, jumlah pengiriman paket menurun dari tahun sebelumnya. Sehingga dengan melihat keadaan tersebut, diperlukan pencarian akar permasalahan yang dihadapi oleh Kantorpos, khususnya pada jasa pengiriman paket pos. kebutuhan dari pelayanan jasa pengiriman perlu diidentifikasi dengan memperhatikan kondisi saat ini dan kondisi ideal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode customers satisfaction index dan importance performance analysis. Hasil penelitian merupakan usulan yang diberikan kepada Kantorpos untuk memperbaiki pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Kata kunci : Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Index, PT. POS Indonesia
Analisis Kebutuhan Pelanggan Pada Website En-zy Di Bandung Menggunakan Integrasi E-servqual Dan Model Kano Muhammad Rafi Rupiantoro; Sari wulandari; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK En-Zy Store merupakan brand fashion yang memiliki feature unik dengan mengkombinasikan produknya dengan unsur batik. En-Zy Store menjual produknya salah satunya melalui website. Berdasarkan hasil survei pendahuluan diperoleh keluhan pada website En-Zy yang menunjukkan ketidakpuasan konsumen terhadap website. Oleh karena itu perlu adanya perbaikan kualitas layanan website En-Zy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan konsumen dan user website En-Zy sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan website dengan menggunakan integrasi EServqual dan Model Kano. Terdapat 24 atribut kebutuhan konsumen dan user yang didapatkan berdasarkan voice of customer. Atirbut kebutuhan digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan, tingkat harapan, dan tingkat kenyataan layanan website, mengklasifikasikan atribut kebutuhan berdasarkan dengan dimensi E-Servqual dan Model Kano dan menentukan atribut kebutuhan yang dijadikan sebagai True Customer Needs. Berdasarkan hasil pengolahan E-Servqual didapatkan 14 atribut kuat dan 10 atribut lemah. Sedangkan berdasarkan klasifikasi Model Kano diperoleh 9 atribut yang diprioritaskan dan 6 atribut yang perlu dikembangkan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data yang berisi atribut kebutuhan yang diprioritaskan dan dikembangkan sebagai True Customer Needs. True Customer Needs yang diperoleh adalah website En-Zy mudah diakses, pengembalian produk melalui website En-Zy mudah, pencarian informasi produk mudah, informasi produk pada website En-Zy diperbaharui secara rutin, kelengkapan informasi mengenai produk, data transaksi pada website En-Zy tersimpan dengan aman, kontras warna, ukuran dan jenis font jelas Kata Kunci: E-Commerce, Website, E-Servqual, Model Kano, Integrasi E-Servqual dan Model Kano
Usulan Perencanaan Dan Pengendalian Aktivitas Distribusi Pulp Di Pt Xyz Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemenuhan Permintaan Setiap Distribution Center Menggunakan Metode Distribution Requirement Planning (drp) Desi Sembiring; Ari Ridwan; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak dalam bidang pengolahan hasil hutan yang menghasilkan produk jadi berupa bubur kertas (pulp) dengan bahan baku utama kayu gelondongan eucalyptus. PT XYZ masih mengalami masalah dengan aktivitas distribusinya dalam memenuhi permintaan setiap Distribution Center (DC). Pengiriman yang dilakukan oleh PT XYZ belum mencapai target minimal pengiriman yaitu sebesar 90%, dikarenakan adanya perencanaan aktivitas distribusi yang belum baik yang mengakibatkan kurangnya persediaan untuk pengiriman. Oleh karena itu, PT XYZ memerlukan perencanaan dan pengendalian aktivitas distribusi untuk meningkatkan kemampuan dalam memenuhi permintaan dengan menggunakan metode distribution requirement planning. Perencanaan dengan menggunakan distribution requirement planning ini dapat meningkatkan pemenuhan permintaan menjadi 96% dari kondisi aktual hanya sebesar 70%, dan biaya pengadaan produk turun sebesar 20,82%. Kata kunci : distribusi, distribution requirement planning, economic order quantity, peramalan, safety stock
Perancangan Service Blueprint Layanan Jasa Pabrik Genteng “rhm Sokka” Menggunakan Metode Service Quality Dan Kano Syaeful Mujab; Agus Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri genteng Sokka adalah basis ekonomi masyarakat kecamatan Pejagoan maka dari itu persaingan antar pabrik genteng cukup tinggi terutama dalam hal kualitas layanan yang diberikan kepada konsumen. Salah satu industri genteng Sokka yang dipilih sebagai objek penelitian ini adalah pabrik genteng RHM Sokka. Pada tahun 2017 ini menjadi masa sulit bagi perusahaan untuk meningkatan profit perusahaan. Ketatnya persaingan antar perusahaan genteng Sokka dan adanya permasalahan pada buruknya kualitas layanan jasa terhadap pelanggan menjadi masa kendala tidak tercapainya target penjualan pabrik genteng RHM Sokka. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi perancangan Service Blueprint layanan jasa pabrik genteng RHM Sokka. Metode ini digunakan untuk memahami pengalaman pelayanan dari kacamata pelanggan, dan untuk memperjelas kontribusi atau peran masing-masing bagian dalam service delivery. Kemudian dilakukan perhitungan menggunakan integrasi metode service quality dan Model Kano. Rekomendasi berisi atribut kebutuhan pabrik genteng RHM Sokka yang diprioritaskan untuk ditingkatkan sebagai true customer needs yaitu peralatan, perlengkapan dan sarana yang memadai, pemberian informasi yang up to date dan menggunakan teknologi informasi, pabrik memberikan pelayanan tepat waktu, siap dan tanggap untuk menangani respon permintaan dari konsumen, kemudahan untuk memperoleh informasi tentang ketersediaan stok produk, kemudahan dalam proses transaksi pembelian produk, kontak langsung antara konsumen dengan karyawan mudah, karyawan menguasai informasi produk yang terkait. Kata kunci: Merancang Layanan Jasa, Service Blueprint, Service Quality, dan Kano
Perancangan Model Bisnis Alat Penghasil Biogas Dengan Pendekatan Business Model Canvas (studi Kasus Biogas Berbahan Baku Limbah Mendong) Muhamad Permana; Rosad Hadi; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

- Saat ini kelangkaan LPG dan tingkat impor yang semakin tinggi mengharuskan pemerintah untuk mencari solusi alternatif bahan bakar baru, salah satunya adalah biogas. Di indonesia masih sedikit perusahaan biogas yang beroperasi, sehingga persaingan masih belum terlalu ketat dan PT SWEN INOVASI TRANSFER, BIRU, PT Kencana Online merupakan salah satu perusahaan alat penghasil biogas. Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan Cibeureum, Purbaratu dan Tamansari Kota Tasikmalaya - Provinsi Jawa Barat merupakan sentra budidaya tanaman mendong yang menghasilkan ratusan hingga ribuan kilogram limbah mendong per minggunya dan limbah ini bisa dimanfaatkan menjadi biogas. PT SWEN INOVASI TRANSFER maupun BIRU belum memiliki daerah operasional di Kabupaten Tasikmalaya sehingga daerah ini merupakan pasar potensial untuk PT Kencana Online, dan untuk masuk ke pasar tersebut dibutuhkan rancangan model bisnis yang baru yang lebih sesuai digunakan di daerah tersebut. Perancangan strategi bisnis alat biogas akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Bisnis model kanvas merupakan gambaran, panduan, atau manual guide bagi perusahaan atau pemilik bisnis dalam menjalankan bisnisnya agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan dengan langkah yang tepat, dan dengan studi kasus yang dilakukan berada di Kecamatan Manonjaya menggunakan Sembilan blok yang ada didalamnya yaitu Value proposition, customer segment, channel, customer relationship, key resources, key activities, key partnership, revenue stream , cost structure.. Dengan adanya strategi bisnis (BMC) biogas ini diharapkan dapat membantu menurunkan jumlah penumpukan limbah mendong yang ada, membuat lingkungan menjadi lebih bersih. Kata kunci : Model Bisnis, Model Bisnis Kanvas, Biogas
Perancangan Peningkatan Kualitas Layanan Wifi Flashzone Seamless Menggunakan Metode Quality Function Deployment(qfd) Ibnu Junaresi Falah; Husni Amani; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Akses internet saat ini sudah menjadi kebutuhan hampir setiap orang. Dengan meningkatnya jumlah pengguna jaringan seluler, maka operator seluler berlomba- lomba untuk terus meningkatkan teknologi mereka yang bertujuan untuk memberikan layanan baru dan memfasilitasi semua pelanggan.Wifi flashzone seamless merupakan sebuah teknologi terbaru yang memanfaatkan koneksi wifi Telkom sebagai jaringan seluler tambahan untuk mempercepat data seluler telkomsel. Wifi ini digunakan dengan tujuan memberikan koneksi jaringan internet dengan kecepatan tinggi dan stabil sehingga memberikan kepuasan kepada pelanggan ketika menggunakan paket data. Namun, layanan Wifi flashzone seamless menghadapi permasalahan dengan jumlah pelanggan yang tak kunjung mencapai target yang telah ditentukan oleh pihak internal Telkomsel. Jumlah pelanggan layanan Wifi flashzone seamless tidak mengalami kenaikann bahkan mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pengembangan peningkatan kualitas layanan berdasarkan dua belas true customer needs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dilakukan dengan tiga tahap. Tahap pertama adalah QFD iterasi satu, yaitu House of Quality untuk menentukan prioritas karakteristik teknis. Tahap kedua adalah pengembangan konsep untuk membuat beberapa konsep alternatif yang akan dipilih oleh Telkomsel untuk dikembangkan. Tahap terakhir adalah QFD iterasi dua, yaitu Part Deployment yang bertujuan untuk menentukan prioritas critical part. Hasil dari penelitian ini adalah tujuh karakteristik teknis prioritas dan sembilan critical part prioritas yang menghasilkan sebelas rekomendasi akhir. Kata kunci : Quality Function Deployment, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment, Wifi flashzone seamless Abstract Internet access today has become almost everyone's need. With the growing number of mobile network users, mobile operators are competing to continue improving their technology aimed at delivering new services and facilitating all customers. Wifi flashzone seamless is a new technology that utilizes Telkom's wifi connection as an additional cellular network to accelerate cellular data of Telkomsel . Wifi is used with the aim of providing internet connection network with high speed and stable so as to provide satisfaction to customers when using data packets. However, Wifi flashzone seamless service faces problems with the number of customers who never reach the target set by Telkomsel's internal party. The number of customers Wifi flashzone seamless service did not increase even decreased. This study aims to provide recommendations on improving the quality of service based on twelve true customer needs. The method used in this research is Quality Function Deployment (QFD). QFD method is done with three stages. The first stage is QFD iteration one, namely House of Quality to determine the priority of technical characteristics. The second stage is the development of the concept to create some alternative concepts to be ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 6834 chosen by Telkomsel to be developed. The last stage is QFD iteration of two, namely Part Deployment which aims to determine the priority of critical part. The results of this study are seven priority technical characteristics and nine critical priority parts that result in eleven final recommendations. Keywords: Quality Function Deployment, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment, Wifi flashzone seamless
Strategi Transformasi Pt Greeneration Indonesia Menuju Perusahaan Ramah Lingkungan Yang Unggul Dengan Pendekatan Matriks Boston Consulting Group Satria Guntara; Budhi Yogaswara; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kesadaran publik terhadap permasalahan lingkungan telah mendorong sebuah tren untuk menggunakan produk ramah lingkungan. Dalam merespon tren tersebut, UMKM turut memiliki peran penting dalam pemenuhannya. Terdapat besarnya peluang UMKM untuk membangun sinergitas antara kinerja ekonomi dan kelestarian lingkungan, maka pemerintah pun merumuskan berbagai kebijakan untuk mendorong UMKM di Indonesia bertransformasi menjadi ramah lingkungan, sayangnya banyak diantaranya belum siap. PT Greeneration Indonesia merupakan UMKM yang berkomitmen untuk mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan. Meskipun begitu perusahaan belum dapat menerapkan standar ramah lingkungan seutuhnya dikarenakan keterbatasan keuangan dan pengetahuan. Perusahaan pun merasakan adanya trade-off antara kepentingan ekonomi jangka pendek dengan upaya penyelamatan lingkungan serta adanya kekhawatiran akan kegagalan dalam pengembangan bisnisnya. Pada penelitian ini dirumuskan strategi PT Greeneration Indonesia untuk bertransformasi menuju perusahaan ramah lingkungan yang unggul dengan pendekatan matriks Boston Consulting Group (BCG). Melalui matriks ini akan diketahui posisi bisnis perusahaan serta alternatif strategi yang dapat dilaksanakan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 faktor lingkungan eksternal dan 15 faktor lingkungan internal yang memengaruhi strategi perusahaan. Dengan nilai EFAS 3.1867 serta IFAS 2.966 maka posisi bisnis perusahaan saat ini berada pada kuadran Questian Marks. Berdasarkan analisis diperoleh 12 alternatif strategi yang kemudian disusun ke dalam roadmap strategi dengan rentang waktu 5 tahun. Kata Kunci: strategi transformasi, ramah lingkungan, Matriks Boston Consulting Group (BCG)
Rancangan Perbaikan Kualitas Pada Website En-zy Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Akbar Bima Nugrahanto; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Industri fashion di Indonesia berkembang dengan sangat pesat. Kondisi ini sejalan dengan berkembangnya kesadaran masyarakat akan fashion yang sudah mengarah pada pemenuhan gaya hidup dalam berbusana.Salah satu merek fashion di Indonesia yaitu En-Zy, dimana produsen memfokuskan dirinya pada produk yang memiliki feature yang unik. Berbagai macam produk En-Zy yang ditawarkan dengan berbagai variasi seperti kemeja, jaket, totebag, tas, sepatu dan aksesoris lainnya. En-Zy menerapkan penjualan produknya melalu berbagai media seperti website, social media¸ serta bekerja sama dengan e-commerce di Indonesia.. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi atribut website EnZy yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan sesuai urutan prioritas untuk mencapai kepuasan konsumen En-Zy. Langkah pertama yang dilakukan adalah memperoleh true customer needs. Data tersebut kemudian diidentifikasi menjadi karakteristik teknis. Selanjutnya, setiap karakteristik teknis dinilai keterkaitannya dalam House of Quality (HoQ) yang menjadi tahap Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dapat membantu memprioritaskan kebutuhan user yang dapat dikembangkan sesuai kemampuan website En-Zy. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep dengan membuat konsep-konsep alternatif baru yang nantinya akan dipilih oleh tim pengembang En-Zy. Tahap terakhir adalah part deployment atau QFD Iterasi dua. Tahap ini untuk menentukan prioritas critical part. Prioritas critical part dihasilkan berdasarkan prioritas karakteristik teknis yang telah didapatkan pada karakteristik teknis yang diperoleh dari QFD Iterasi satu. Rekomendasi yang dibuat adalah jumlah menu, jumlah informasi rincian, ukuran space yang digunakan, ukuran bandwidth yang digunakan, jumlah informasi produk, jumlah konten yang ditampilkan, jumlah submenu, dan jenis bantuan yang disediakan. Kata kunci: Website, House of Quality, En-Zy, Kualitas layanan , Part Deployment , Quality Function Deployment. Deployment
Co-Authors -, Ratnawia Aditya Sulistiyo Suwarno Advanni, Muhammad Alifar Agnar Mokhammad Agus Achmad Suhendra Agus Suhendra Akbar Bima Nugrahanto Amelia Fahmawati Subiyanto Andi Sultan Warafakih Anggia Ghassani Arbidinata Setiawan Ardi Kelana Putra Ari Prayogo Ari Ridwan Ari Yanuar Ridwan Arini Nourma Aryaningrum, Ajeng Sarwendah Asrie Permata Dini Asrie Permata Dini Astri Desiana Athfal, Muhammad Aulia, Muhammad Jacka Bagja Bintang Pamungkas Brilliane, Citra Septi Brilliane, Citra Septi Budhi Yogaswara Budi Praptono Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Christanto Triwibisono Citra Septi Brilliane Citra Septi Brilliane Deden Guna Sasmitha Desi Sembiring Devi Pratami Dimas Anggoro Dini, Asrie Permata Dipta Raga Pratama Dyah, Saskia Elisa Intan Puspita Sari Endang Chumaidiyah Eva Andiana Farda Hasun Fauzan Haeqal Arifin Fauzi, Luthfi Imam Fiorentina, Isqina Rizky Fitriyatul Jannah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Haryono, Imam Husni Aman Husni Amani Ibnu Junaresi Falah Ilham Hadyan Irham Fakhriy Irvan Nurgiatmo Juwita Darmayanti Kenaka, Saskia Puspa Kinanthi Parasdya Sista Latif, Ummi Khaira Luciana Andrawina M. Yazid Dhiyaulhaq Maria Dellarosawati Idawicaksakti Marina Yustiana Lubis Mohammad Deni Akbar Muhamad Permana Muhammad Arya Furqon Muhammad Athfal Muhammad Bolkiah Muttaqin Muhammad Bolkiah Muttaqin, Muhammad Bolkiah Muhammad Dary Fauzan Muhammad Farid Anas Muhammad Habiburrohman Muhammad Hermawan Muhammad Naqi Syirazi Muhammad Rafi Rupiantoro Muhammad Rafid Amrullah Muhammad Stivandry Wilandria Syofrinaldy Muhammad Tezar Nisa Noviani Sudarman Nopendri Nopendri Nopendri Novreyna Ludmilla Alda Nur Atikah Nur Dining Pawesti Nur Ichsan Utama Nurul Hikmah Sabila Parinding, Elvira Pretty Prima Roza Prima Annisa Karunia Punto Aji Wardhana Puspitasari, Nurfitri Ayu Putra, Ardi Kelana Putu Giri Artha Kusuma R. Fauzi Novianda Rahmat, Dana Azizah Ratnawia - Reizva Ridhallah Rizkan Iskandar Wigena Rosad Hadi Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Sari Wulandari Sari Wulandari Sari, Tika Purnama Saskia Dyah Saskia Puspa Kenaka Satria Guntara Serly Dwi Ariyanti Sinta Aryani Sri Martini Sri Martini Suci Ramadhani Susi Anantami S Syaeful Mujab Syafira, Jihan Herdiyanti Tien Fabrianti Kusumasari tika purnama sari Tito Try Arto Tri Yatmoko Yuliandono Tungadi, Adri Riawan Wahyu Bagus Rilo Wawan Tripiawan Wia, Ratna Winda Zairina Wiyono Yati Rohayati Yuki Hana Putri Tejima