Claim Missing Document
Check
Articles

Usulan Perbaikan Komunikasi Pemasaran Pada Humeera Hijab Dengan Menggunakan Metode Benchmarking Dan Tool Analytical Hierarchy Process Anggia Ghassani; Husni Amani; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Humera Hijab merupakan salah satu home industry yang bergerak di bidang produksi hijab/jilbab yang berdiri pada tahun 2015 di Bandung. Humeera Hijab adalah brand hijab dengan harga yang ekonomis dan mempunyai kualitas yang baik. Masalah pada Humeera Hijab yaitu penjualan Humeera Hijab yang jauh di bawah target penjualan dan paling sedikit bila dibandingkan dengan brand kompetitornya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi program komunikasi pemasaran bagi Humeera Hijab untuk meningkatkan penjualannya dan membentuk kesadaran mereknya. Perancangan program komunikasi pemasaran tersebut menggunakan metode benchmarking dan menggunakan Analytical Hierarchy Process untuk memilih partner benchmark-nya beserta dengan bauran komunikasi pemasarannya. Pada penelitian ini disusun kriteria AHP yang dibentuk dari bauran komunikasi pemasaran. Alternatif partner benchmark yang digunakan dalam AHP merupakan pesaing dari Humeera Hijab karena penelitian ini menggunakan competitive benchmarking. Rekomendasi program komunikasi pemasaran dari penelitian ini adalah dengan menerapkan copywriting yang sesuai, menambah jumlah alternatif promosi yang digunakan (free shipping), memberikan diskon pada hari-hari besar tertentu, membuat blog, mengevaluasi dan menerapkan e-marketplace yang akan digunakan, membuat website, mengikuti expo dengan skala daerah/regional dan menjadi sponsor acara, membuat rencana untuk menambah dan menentukan frekuensi posting, menerapkan endorsement, dan membuat store atau bekerjasama dengan store yang menjual produk yang sama. Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, Benchmarking, Hijab, Program Komunikasi Pemasaran, UKM. Abstract Humera Hijab is one of the home industry engaged in the production of hijab/veil that stands in 2015 in Bandung. Humeera Hijab hijab with brand is an economical price and good quality. Problem on Humeera sales Humeera i.e. Hijab Hijab which is far below the target of selling and least when compared to its competitors brand. This research aims to formulate recommendations for Humeera marketing communications program to increase sales and Hijab forming the consciousness of its brand. The design of the marketing communication programs using the method of benchmarking and using Analytical Hierarchy Process to select his benchmark partner along with her marketing communication mix. Research on the AHP of criteria was developed which was formed from the marketing communication mix. Associate alternative benchmark used in the AHP is a competitor of this study because of the Hijab Humeera using competitive benchmarking. Marketing communications program recommendations from this research is by applying the appropriate copywriting, increase the number of alternative promotion used (free shipping), provide discounts on certain holidays, make a blog, evaluate and implement an e-marketplace that will be used, create a website, follow the expo with the scale area/regional and become a sponsor of the event, making plans to add and determine the frequency of posting, applying the endorsement, and create a store or in collaboration with the store selling the same products. Key words: Analytical Hierarchy Process, Benchmarking, Hijab, Marketing Communications Program, SMES
Perbaikan Kualitas Pelayanan Internet Pt.xyz Dengan Menggunakan Service Quality Dan Model Kano Wahyu Bagus Rilo; Budi Praptono; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Telkom University memiliki 2 penyedia jasa layanan internet yang sering digunakan oleh mahasiswa/i yaitu PT.XYZ dan PT.ABC. PT.XYZ berdiri pada tanggal 1 Juli 2013 oleh salah satu ex-owner PT.ABC. Ex-owner  tersebut memutuskan untuk berpisah (pecah kongsi) karena adanya perbedaan visi.Adanya keluhan pelanggan, menyatakan bahwa layanan kualitas yang sudah ada perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menemukan atribut kebutuhan yang akan digunakan sebagai titik acuan dalam membantu pembuatan perbaikan kualitas pelayanan yang baru bagi PT.XYZ. Pendekatan yang   dilakukan pada penelitian ini adalah Integrasi Service Quality dan Kano. Adapun dimensi pada metode Service Quality yang digunakan adalah Tangibles, Relliability, Assurance, Responsiveness, dan Empathy. Hasil dari metode Service Quality ini yaitu 36 atribut kebutuhan yang mana terdiri dari 10 atribut lemah dan 26 atribut kuat. Sedangkan model Kano dilakukan untuk mengkategorikan atribut kebutuhan tersebut kedalam 6 dimensi Kano yaitu Must-Be, One Dimensional, Attractive, Indifferent, Reverse, dan  Questionable. Kemudian menghasilkan 6  atribut kebutuhan pada penelitian ini yang disebut dengan True Customer Needs. Tahap selanjutnya memberikan rekomendasi kepada PT.XYZ berupa usulan perbaikan untuk peningkatan kualitas pelayanan pada PT.XYZ Usulan perbaikan yang diberikan yaitu perusahaan perlu menambahkan pegawai pada divisi customer service, perusahaan perlu memperbaiki website yang dimiliki (maintenance) dan menjalankan kembali akun facebook dan twitter yang sudah lama tidak dikelola agar dapat diakses oleh pengguna untuk mengetahui informasi teraktual layanan perusahaan, membuat alternatif pake internet antara ekonomis dan medium, perusahaan perlu meningkatkan kecepatan bandwidth paket ekonomis namun dengan harga yang tetap, pelanggan dapat membeli paket internet yang lebih murah (alternatif pengisian paket lain), perusahaan perlu memberikan pelatihan kepada pegawainya dengan waktu berkala. Keywords: PT.XYZ, Konsumen/Pengguna, True customer needs, Servqual, Model Kano.
Perancangan Program Retensi Untuk Meningkatkan Loyalitas Mahasiswa Strata 1 Universitas Telkom Menggunakan Metode Blitz Qfd (quality Function Deployment) Fitriyatul Jannah; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Telkom (Tel-U) merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang berlokasi di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Pada tahun 2015 Tel-U telah meluluskan 3.197 mahasiswa S1 dari berbagai jurusan (BAA Tel-U, 2015). Namun, dari jumlah lulusan S1 yang ada, hanya 14 mahasiswa melanjutkan ke jenjang pendidikan S2 di Tel-U. Hal ini menuntut Tel-U agar lebih fokus pada upaya meningkatkan loyalitas dengan program retensi untuk memperpanjang hubungan mahasiswa yang ada dengan meminimasi jumlah mahasiswa yang berpindah. Perancangan program retensi pada penelitian ini menggunakan metode Blitz QFD, karena metode ini menggabungkan beberapa voice of customer tools dengan Maximum Value Table yang dapat menterjemahkan critical customer needs ke dalam bentuk persyaratan teknis, desain dan project. Blitz QFD menawarkan konsep perancangan yang lebih efisien sehingga perancangan program yang dilakukan bisa lebih akurat karena hanya berfokus pada top crirical customer needs. Berdasarkan hasil wawancara kepada mahasiswa diperoleh 18 atribut kebutuhan yang mempengaruhi loyalitas mahasiswa Tel-U. Hasil pengolahan data menggunakan metode AHP diperoleh 8 atribut kebutuhan yang merupakan top critical customer needs dengan ranking tertinggi. Selanjutnya kedelapan atribut kebutuhan tersebut diterjemahkan ke dalam solusi teknis dan project menggunakan Maximum Value Table, sehingga menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan loyalitas mahasiswa melalui program retensi Tel-U. Program tersebut adalah program kuliah tamu, program transparansi nilai, program scholarship, program modular untuk S2 dan Program Ad-On. Kata kunci : Proses perancangan program retensi, Tel-U, Blitz QFD, AHP, VoC
Perancangan Rekomendasi Kualitas Layanan Program Studi Reguler Magister Teknik Elektro Telkom University Dengan Metode Quality Function Deployment (qfd) For Higher Education Aditya Sulistiyo Suwarno; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University (Tel-U) merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki program magister di Indonesia. Salah satu jurusan yang menjadi objek penelitian ini adalah Program Reguler S2 Teknik Elektro (TE). Hingga saat ini Program Reguler S2 TE Tel-U belum juga mencapai target jumlah mahasiswa yang ditetapkan. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya kualitas layanan yang diterima oleh para mahasiswa. Untuk itu Program Reguler S2 TE Tel-U perlu meningkatkan kualitas layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi peningkatan kualitas layanan Program Reguler S2 TE Tel-U menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) for higher education. Metode ini merupakan salah satu metode yang dapat menerjemahkan kebutuhan mahasiswa sebagai penerima layanan menjadi kebutuhan teknis yang dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa, dengan mempertimbangkan kapabilitas pengelola Program Reguler S2 TE Tel-U sebagai penyedia layanan. Data yang didapat diolah kedalam dua iterasi QFD for higher education sehingga didapat komponen yang perlu diperbaiki. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengumpulan dan pengolahan data, analisis, brainstorming dengan pengelola Program Reguler S2 TE Tel-U dan benchmark dengan pesaing. Rekomendasi yang disusun dalam penelitian ini antara lain access point internet, evaluasi kurikulum, kesesuaian perkuliahan dengan Rencana Perkuliahan Semester dan jadwalnya, menambah jumlah dosen dengan pendidikan S3, merekrut dosen dengan gelar guru besar dan mensertifikasi tenaga administrasi Program Reguler S2 TE Tel-U. Kata Kunci: QFD, Quality Function Deployment for Higher Education, Magister Teknik Elektro, Telkom University
Perancangan Produk Baju Batik En-zy Menggunakan Metode Conjoint Analysis Agnar Mokhammad; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak En-Zy Store merupakan salah satu perusahaan e-commerce di Kota Jakarta yang memiliki feature unik dengan mengkombinasikan produk fashion nya dengan unsur batik. Salah satu cara En-Zy Store menjual produknya yaitu melalui website. Berdasarkan hasil survei pendahuluan diperoleh keluhan pada produk En-Zy yang menunjukkan ketidakpuasan konsumen terhadap produk. Oleh karena itu perlu adanya perbaikan kualitas produk En-Zy. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan perbaikan produk En-Zy dengan cara menganalisis preferensi konsumen, dan merumuskan kombinasi antara atribut dan taraf terkuat sebagai rancangan rekomendasi kepada pihak En-Zy. Dalam mengidentifikasi nilai yang responden berikan pada atribut, fitur, dan kegunaan produk, analisis conjoint menciptakan fungsi part-worth utilities atau nilai guna. Hasil analisis conjoint berupa informasi kuantitatif yang dapat memodelkan preferensi konsumen untuk beberapa kombinasi fitur produk. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pakain, jenis motif yang digunakan, harga pakaian, garis badan dan bentuk lengan baju. Sampel dari penelitian ini berjumlah 100 responden konsumen En-Zy, dan domisili Bandung. Data penelitian ini didapatkan dari penyebaran kuisioner yang bersifat online dan offline. Data tersebut akan dijadikan input untuk pengolahan data dengan cara conjoint. Setelah diolah dengan menggunakan conjoint, dihasilkan kombinasi atribut dan taraf terkuat. Atribut jenis motif yang digunakan dengan motif tujuh rupa memiliki nilai paling tinggi, hal ini menunjukkan atribut dan taraf tersebut memiliki peran yang paling penting. Kata Kunci : Conjoint, E-Commerce, En-Zy, Atribut, Preferensi Masyarakat. Abstract En-Zy Store is one of the e-commerce company in the City of Jakarta which has a unique feature by combining its fashion products with batik elements. One way En-Zy Store sells its products through the website. Based on the results of the preliminary survey obtained a complaint on En-Zy products that indicate consumer dissatisfaction with the product. Therefore it is necessary to improve the quality of En-Zy products. This study aims to make the design of En-Zy product improvement by analyzing consumer preferences, and to formulate a combination of attributes and the strongest level as a draft recommendation to En-Zy. In identifying the value that respondents give to the attributes, features, and usability of the product, conjoint analysis creates the function of part-worth utilities. Conjoint analysis results in the form of quantitative information that can model the consumer preferences for some combination of product features. Attributes used in this study is the design of pakain, the type of motif used, the price of clothing, body lines and sleeve shapes. The sample of this study amounted to 100 respondents En-Zy consumers, and Bandung domicile. This research data obtained from the spread of questionnaires that are online and offline. The data will be used as input for data processing by conjoint. Once processed using conjoint, the combination of attributes and the strongest level is produced. The motive type attribute used with the seven-point motif has the highest value, it shows the attribute and it has the most important role. Keywords : Conjoint, E-Commerce, En-Zy, Attribute, Public Preference.
Penentuan Rute Armada Menggunakan Alogaritma Tabu Search Pada Homogenus Fleet Vehicle Routing Problem With Time Windows Di Pt. Xyz Wilayah Bandung Untuk Meminimasi Total Waktu Tempuh R. Fauzi Novianda; Sri Martini; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ merupakan distributor dari suatu perusahaan besar yang bergerak di sub sektor industri makanan dan minuman. Berdasarkan data PT. XYZ selama bulan Juli-Desember 2016, terjadi permasalahan dimana tidak semua demand dapat terpenuhi tepat pada waktunya. Target pemnuhan dari pihak perushaan sebesar 7%, tetapi hanya pada bulan Juli saja yang melebihi target. Permasalahan ini disebabkan oleh beberapa penyebab dimana yang paling berpengaruh merupakan keterlambatan armada tiba pada customer. Penyebab ini terjadi karena waktu tempuh yang lama karena penentuan rute yang tidak tepat. Permasalahan ini merupakan permasalahan umum yang sering terjadi pada bidang transportasi dimana armada yang digunakan lebih dari 1, maka permasalahan ini perlu diselesaikan dengan pendekatan Vechicle Routing Problem (VRP). Karakteristik VRP pada peneilitian ini adalah time windows. Untuk penyelesaian yang digunakan dengan pendekatan metaheuristik yaitu Alogaritma Tabu Search. Penulis menggunakan Alogaritma Nearest Neighbour sebagai pembangkit solusi awal yang selanjutnya digunakan pada Alogaritma Tabu Search. Pendekatan VRP dengan pendekatan Alogaritma Tabu Search dapat mengurangi total waktu tempuh sebesar 12.3% dari kondisi awal serta seluruh demand terpenuhi tanpa mengalami keterlambatan. Kata kunci : Transportasi, Distribution Center, VRP, Time Windows, Alogaritma Nearest Neighbour, Alogaritma Tabu Search
Peningkatan Kualitas Layanan Paytv Transvision Menggunakan Metode Quality Function Deployment Untuk Daerah Dki Jakarta Muhammad Farid Anas; Endang Chumaidiyah; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan payTV atau yang biasa kita sebut penyedia layanan televisi berbayar di Indonesia sekarang ini semakin meningkat. Saat ini penetrasi payTV baru ada di angka 5 persen, masih jauh dari angka kepemilikan TV di Indonesia. Media Partners Asia memprediksi payTV punya potensi pasar lebih dari 30 juta pelanggan (MPA, 2015). Berdasar riset Cable and Satellite Broadcasting Association of Asia pada kuartal III tahun 2014, jumlah pelanggan TV berbayar mencapai 4,6 juta pelanggan (CASBAA, 2015). Sebaran terbesar masih berada di DKI Jakarta dengan angka 3,4 juta pelanggan (Indotelko.com, 2015). Hingga tahun 2015 setidaknya terdapat 11 operator resmi penyedia layanan jasa payTV di Indonesia (Murray, 2015). Hal Ini mengindikasikan bahwa pasar payTV di Indonesia semakin kompetitif. Dalam menghadapi tantangan ini pihak Transvision harus terus melakukan upaya peningkatan kualitas layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas layanan berdasarkan 18 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam spesifikasi teknis dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk merealisasikannya. Data true customer needs diperoleh dari penelitian sebelumnya yang berjudul “Analisis Kebutuhan Layanan payTV Transvision Daerah DKI Jakarta Dengan SERVQUAL dan Model Kano”. Tahap pertama yaitu House of Quality untuk menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua yaitu QFD iterasi dua untuk menentukan prioritas critical part. Perumusan rekomendasi dihasilkan berdasarkan hasil pengolahan data, analisis pengolahan data, diskusi dengan pihak perusahaan, dan melakukan benchmark dengan jenis layanan yang sa ma pada perusahaan pesaing dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan payTV Transvision. Dua belas rekomendasi yang diusulkan meliputi frekuensi pelatihan product knowledge dan service excellent per bulan, dokumentasi knowledge, frekuensi monitoring perangkat per tahun, frekuensi adanya pengumpulan feedback pelanggan per tahun, penambahan channel, penambahan paket channel premium, penambahan paket channel tambahan, jenis media informasi, jumlah tempat pelayanan di tempat strategis, durasi waktu promosi, dan penambahan channel HD. Kata Kunci: Quality Function Deployment, Pay TV, Transvision
Perancangan Kemasan Baru Ayam Geprek Beringas Menggunakan Metode Quality Function Deployment Reizva Ridhallah; Farda Hasun; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedai Ayam Beringas merupakan usaha mikro di bidang kuliner yang berada di wilayah Universitas Telkom, Kabupaten Bandung. Kedai ini baru memulai usahanya pada 30 September 2016 lalu, dan hanya fokus menjual produk ayam olahan dengan sambal tradisional Indonesia. Saat ini ada beberapa masalah dengan kemasan Ayam Geprek Beringas, antara lain ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran produk dan kemasan sup yang rawan pecah. Adanya masalah dengan kemasan dipertegas dengan hasil kuesioner pendahuluan yang menunjukkan bahwa 76% pelanggan menyatakan ketidakpuasan terhadap kemasan produk. Masalah kemasan menjadi semakin penting untuk diatasi karena 87% penjualan merupakan penjualan yang dibawa pulang atau menggunakan layanan pesan antar, yang berarti menggunakan kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan kemasan Ayam Geprek Beringas dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Rekomendasi yang diusulkan adalah penggunaan warna yang menarik, penggunaan bahan kemasan yang tahan air, penggunaan penutup kemasan yang mudah dibuka dan ditutup dengan aman, ukuran yang mudah didistribusikan, pencantuman informasi produsen, dan penggunaan huruf yang mudah dibaca. Kata Kunci: Quality Function Deployment, Voice of Customer, Ayam Geprek Beringas, Kemasan
Analisis Efektivitas Promosi Guten.inc Bandung Pada Social Media Instagram Terhadap Keputusan Pembelian Menggunakan Metode Customer Response Index (cri) Pretty Prima Roza; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Bandung sebagai ibukota Propinsi Jawa Barat. Bandung merupakan salah satu kota ternama yang menjadi pusat fashion dan seluruh asesorisnya di Indonesia. Bahkan sebagai kota mode dijuluki Paris Van Java. Salah satu industri kreatif di bidang fashion di Kota Bandung yang cukup ternama adalah Industri fashion Guten.Inc. Usaha yang berdiri semenjak tahun 2011 ini mengalami perkembangan yang cukup berarti setelah melakukan beberapa kali perubahan strategi bisinis terutama dalam bidang bauran pemasarannya. Guten.Inc awalnya hanya menghasilkan produk sepatu handmade dari bahan kulit dan menetapkan segmen mahasiswa dan anak muda sebagai target pemasarannya, Guten.Inc membuat pembaharuan dengan menambah produknya yang tidak hanya sepatu kulit. Guten.Inc membuat produk lainnya seperti dompet, tas, jam tangan, gelang, T-Shirt, ikat pinggang, parka, leather jacket dan sandal. Lalu Guten.Inc memperluas segmentasi pasar dari semula hanya kalangan anak muda dan mahasiswa, masyarakat umum regional dan nasional, dan bahkan sekarang sampai ke manca negara. Guten.Inc menggunakan komunikasi pemasaran dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan produknya Media sosial yang digunakan Guten.Inc dalam memasarkan produknya Antara lain berupa google ads, facebook ads dan Instagram ads. Diantara media sosial tersebut, Instagram adalah media sosial yang ingin di teliti oleh penulis. Melalui Metode Customer Response Index (CRI) mengukur efektifitas iklan perusahaan (Guten.Inc) yang terdapat pada Instagram. Pengukuran efektifitas iklan menggunakan CRI terdiri dari lima variabel, yaitu kesadaran (awareness), pemahaman (comprehend), ketertarikan (interest), niat (intentions), dan tindakan (action). Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa iklan Guten.Inc pada media sosial Instagram dinilai belum efektif dengan nilai dari setiap variabelnya yaitu awareness sebesar 47,6%, comprehend sebesar 42,7%, interest sebesar 57,6%, intentions sebesar 48,1%, dan action sebesar 50,4%. Sehingga diperoleh nilai Customer Response Index (CRI) sebesar 2,8%. Kata kunci: Efektivitas Promosi, Media Sosial, Customer Response Index (CRI) Abstract: Bandung City as the capital of West Java Province, is one of the well-known cities In Indonesia that has become a centre for fashion accessories. It's even been known as Paris Van Java. One of the creative industries in the fashion field in Bandung that's quite famous is the Guten.Inc. This business that was established in the year 2011 is experiencing a significant growth after making several changes in their business strategy, especially in the field of marketing. Guten.Inc initially only produces leather handmade shoe products for students and young people as its target customer. Guten.Inc then expands by adding products that are not only leather shoes, such as wallets, bags, watches, bracelets, T-Shirt, belts, parka, leather jacket and sandals. Then Guten.Inc expands their market segmentation from young people and university students, to regional and national public, and even overseas market. Guten.Inc uses marketing communications by utilizing social media as a means to promote its products. Social media platforms used by Guten.Inc to market their products are Google Ads, Facebook Ads and Instagram Ads. Among these social media, this research focuses on one social media platform which is Instagram. The Customer Response Index Method (CRI) is used to measure the effectiveness of Instagram Ads for advertising. The measurement of advertising effectiveness uses CRI that consists of five variables, namely awareness, comprehend, interest, intentions, and action. The result of this ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 64852 research proves that advertisement on social media, especially Instagram is not yet effective with the value of each variable: awareness equals to 47,6%, comprehend 42,7%, interest 57,6%, intentions 48,1 %, and actions amounting to 50.4%. The final result of Customer Response Index (CRI) is 2.8%. Keywords: Promotion Effectiveness, Social Media, Customer Response Index (CRI)
Strategi Pemasaran Menggunakan Analisis Swot Dengan Metode Matriks Ie Pada Penjualan Combine Multikomoditas Di Bagian Departmen Penjualan Pt Pindad Fauzan Haeqal Arifin; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PINDAD (Persero) adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat berat dan persenjataan. Profesionalitas dalam melakukan pembuatan produk adalah salah satu hal yang harus diterapkan pada karyawan perusahaan ini, hal ini tentu adalah nilai positif bagi perusahaan PT PINDAD (Persero) sendiri. Selain profesionalitas pada karyawan, perusahaan ini juga selalu membuat inovasi-inovasi terhadap product yang dijualnya. Seperti product baru dari perusahaan ini yaitu alat berat untuk pertanian dengan nama Traktor Combine Multikomoditas yang dapat melakukan pekerjaan pertanian dengan mudah dan bisa digunakan disegala situasi. Oleh karena itu perusahaan membutuhkan cara untuk mengenalkan dan menjual produk ini kepada masyarakat. Salah satu caranya dengan mencari kekuatan, kelemahan, ancaman, dan peluang dari perusahaan dengan menggunakan metode SWOT. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui strategi-strategi apa yang harus dilakukan PT PINDAD (Persero) dalam menjual produk traktor Combine Multikomoditas dengan menggunakan metode SWOT. Berdasarkan hasil dari perhitungan SWOT dan Matriks IE yang dilakukan, didapatkan 4 strategi yang dapat dilakukan perusahaan dengan memilih salah satu strategi dari strategi ST, strategi WT, strategi SO, dan strategi WO yang ditotalkan semuanya dengan jumlah 100 strategi. Kata Kunci : PT PINDAD (Persero), SWOT, Matriks IE Abstract PT PINDAD (Persero) is a company engaged in the sale of heavy equipment and weapons. Professionalism in making products is one of the things that must be applied to the employees of this company, this is certainly a positive value for the company PT PINDAD (Persero) itself. In addition to professionalism for employees, this company always makes innovations on the products it sells. Such a new product from this company is a heavy equipment for agriculture with the name Traktor Combine Multitasomoditas that can do agricultural work easily and can be used in all situations. Therefore companies need a way to introduce and sell these products to the public. One way is to look for strengths, weaknesses, threats, and opportunities from the company using the SWOT method.The purpose of this study is to find out what strategies PT PINDAD (Persero) must do in selling Combine Multicultural tractor products using the SWOT method. Based on the results of the SWOT calculation and the IE Matrix, 4 strategies can be taken by the company by choosing one strategy from the ST strategy, WT strategy, SO strategy, and WO strategies which are all summed with 100 strategies. Keywords: PT PINDAD (Persero), SWOT, IE Matrix
Co-Authors -, Ratnawia Aditya Sulistiyo Suwarno Advanni, Muhammad Alifar Agnar Mokhammad Agus Achmad Suhendra Agus Suhendra Akbar Bima Nugrahanto Amelia Fahmawati Subiyanto Andi Sultan Warafakih Anggia Ghassani Arbidinata Setiawan Ardi Kelana Putra Ari Prayogo Ari Ridwan Ari Yanuar Ridwan Arini Nourma Aryaningrum, Ajeng Sarwendah Asrie Permata Dini Asrie Permata Dini Astri Desiana Athfal, Muhammad Aulia, Muhammad Jacka Bagja Bintang Pamungkas Brilliane, Citra Septi Brilliane, Citra Septi Budhi Yogaswara Budi Praptono Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Christanto Triwibisono Citra Septi Brilliane Citra Septi Brilliane Deden Guna Sasmitha Desi Sembiring Devi Pratami Dimas Anggoro Dini, Asrie Permata Dipta Raga Pratama Dyah, Saskia Elisa Intan Puspita Sari Endang Chumaidiyah Eva Andiana Farda Hasun Fauzan Haeqal Arifin Fauzi, Luthfi Imam Fiorentina, Isqina Rizky Fitriyatul Jannah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Haryono, Imam Husni Aman Husni Amani Ibnu Junaresi Falah Ilham Hadyan Irham Fakhriy Irvan Nurgiatmo Juwita Darmayanti Kenaka, Saskia Puspa Kinanthi Parasdya Sista Latif, Ummi Khaira Luciana Andrawina M. Yazid Dhiyaulhaq Maria Dellarosawati Idawicaksakti Marina Yustiana Lubis Mohammad Deni Akbar Muhamad Permana Muhammad Arya Furqon Muhammad Athfal Muhammad Bolkiah Muttaqin Muhammad Bolkiah Muttaqin, Muhammad Bolkiah Muhammad Dary Fauzan Muhammad Farid Anas Muhammad Habiburrohman Muhammad Hermawan Muhammad Naqi Syirazi Muhammad Rafi Rupiantoro Muhammad Rafid Amrullah Muhammad Stivandry Wilandria Syofrinaldy Muhammad Tezar Nisa Noviani Sudarman Nopendri Nopendri Nopendri Novreyna Ludmilla Alda Nur Atikah Nur Dining Pawesti Nur Ichsan Utama Nurul Hikmah Sabila Parinding, Elvira Pretty Prima Roza Prima Annisa Karunia Punto Aji Wardhana Puspitasari, Nurfitri Ayu Putra, Ardi Kelana Putu Giri Artha Kusuma R. Fauzi Novianda Rahmat, Dana Azizah Ratnawia - Reizva Ridhallah Rizkan Iskandar Wigena Rosad Hadi Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Sari Wulandari Sari Wulandari Sari, Tika Purnama Saskia Dyah Saskia Puspa Kenaka Satria Guntara Serly Dwi Ariyanti Sinta Aryani Sri Martini Sri Martini Suci Ramadhani Susi Anantami S Syaeful Mujab Syafira, Jihan Herdiyanti Tien Fabrianti Kusumasari tika purnama sari Tito Try Arto Tri Yatmoko Yuliandono Tungadi, Adri Riawan Wahyu Bagus Rilo Wawan Tripiawan Wia, Ratna Winda Zairina Wiyono Yati Rohayati Yuki Hana Putri Tejima