Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Cabling Design Consideration Building Automation System Di Data Center Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Pemerintah Kabupaten Bandung Menggunakan Standar Ansi/bicsi 002 Dengan Metode Ppdioo Riffan Fauzia; M. Teguh Kurniawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, menjadikan seluruh proses yang berkaitan dengan teknologi informasi harus terpusat dan mudah dalam pengelolaannya serta terkoneksi dengan internet, intranet ataupun keduanya. Data center adalah sebuah contoh fasilitas yang memungkinkan teknologi informasi bisa menjadi terpusat dan mudah dalam hal pengelolaan serta mendukung akses internet, intranet maupun keduanya. Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah kabupaten Bandung telah membangun suatu fasilitas Data center untuk mendukung proses dari DISKOMINFO Pemerintah daerah kabupaten Bandung agar bisa lebih terpusat dan lebih praktis karena menggunakan koneksi internet. Dibutuhkan rancangan agar Data center yang ada di DISKOMINFO Pemerintah daerah kabupaten Bandung bisa mencapai standar yang telah ditentukan khusunya untuk Cabling Design Consideration Building Automation System yang ada di Data center DISKOMINFO Pemerintah daerah kabupaten Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memberikan hasil untuk mengolah Data center yang ada di DISKOMINFO Pemerintah daerah kabupaten Bandung berdasarkan standar ANSI/BICSI 002. Hasil akhir dari penelitian ini berupa suatu usulan keluaran tentang pengolahan Data center pada Cabling Design Considerations Building Automation System yang dapat diimplementasikan di DISKOMINFO Pemerintah daerah kabupaten Bandung. Kata Kunci: Data center, DISKOMINFO Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Cabling Design Considerations Building Automation System, ANSI/BICSI 002, PPDIOO.
Struktur Organisasi dan Prosedur Continuity Planning pada Layanan Akademik Telkom University Chrishya Buti Pama; Basuki Rahmat; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi yang modern ini, teknologi informasi yang berkembang dengan pesatnya membuat perusahan semakin bergantung dengan keberadaannya. Penggunaan teknologi informasi ini dinilai efektif dan efisien, terutama ketika menghadapi gangguan/bencana sehingga dapat meminimalisasi kerugian yang akan dihadapi oleh perusahaan. Penanganan bencana dengan menggunakan teknologi informasi ini dituangkan ke dalam continuity plan berupa langkah-langkah atau prosedur. Pengimplementasian continuity plan ini melibatkan tim penyelamat untuk mengamankan hal-hal yang dinilai penting, seperti perangkat keras, perangkat lunak, data dan informasi yang dimiliki oleh perusaahan. Perusahaan perlu memiliki struktur organisasi yang tepat dalam penerapan continuity plan. Meskipun, perusahaan telah memiliki struktur organisasi untuk divisi teknologi informasi, perusahaan tetap harus menyediakan organisasi/tim yang berperan dalam pelaksanaan continuity plan. Paper ini memberikan rekomendasi struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab, serta prosedur untuk Direktorat Sistem Informasi Telkom University dalam penerapan continutiy plan. Alternatif struktur organisasi juga akan dibahas pada paper ini. Kata Kunci—Bencana; Continuity Planning; Struktur Organisasi
Analisis Dan Perancangan Standar Operasional Prosedur (sop) Service Operation Menggunakan Iso 20000 Dan Itilv3 Dengan Metodologi Pdca (plan, Do, Check, Act) Pada Unit Kerja Sistem Informasi Bagian It Support Pt Len Industri (persero) Ibnu Muhlisin; Irfan Darmawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Len Industri (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu meningkatkan efisiensi proses yang ada di perusahaannya. Perawatan terhadap perangkat yang digunakan untuk teknologi informasi tersebut juga merupakan hal yang penting. PT Len Industri (Persero) memiliki unit kerja untuk menangani masalah perawatan perangkat tersebut. Masalah yang terjadi pada perangkat akan dilaporkan ke unit kerja tersebut dan akan ditindak lanjuti oleh staff teknisi yang tersedia. Namun masih belum ada prosedur tertulis yang mengatur proses pelaporan masalah serta penangannya, proses pencatatan dalam kegiatan perawatan ini masih dilakukan secara manual yang akhirnya memunculkan berbagai masalah. Karena data masalah masih dicatat pada formulir penanganan kerusakan yang masih berbentuk kertas, sulit dilakukan pengelompokan dari kerusakan yang terjadi, sehingga akan sulit dilakukan analisis jika terdapat masalah yang terjadi secara berulang untuk mencegah masalah tersebut terjadi kembali. Berdasarkan masalah yang muncul diatas, perlu dilakukan perancangan prosedur yang mampu mengelola proses pelaporan dan pencatatan masalah yang terjadi diperangkat dan tindakan penanganannya serta tindakan untuk mencegah masalah terjadi. Prosedur dirancang menggunakan standar ISO/IEC 20000 dan kerangka kerja berbasis ITIL. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metodologi Plan, Do, Check, Act (PDCA). Metodologi ini memiliki beberapa tahapan dalam pelaksanaannya yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pemeriksaan, dan tahap tindakan. Hasil akhir dari penelitian ini berupa SOP yang mengatur proses pelaporan dan pencatatan masalah yang terjadi pada perangkat komputer dan jaringan serta proses penanganannya berdasarkan standar ISO/IEC 20000-1:2011 klausul 8 dan kerangka kerja ITIL tahap Service Operation. Kata kunci : Standar Operasional Prosedur, ISO 20000, Information Technology Infrastructure Library (ITIL), Plan, Do, Check, Act (PDCA) Abstract PT Len Industri (Persero) is a company that utilizes information technology for improving the bussiness processes in its company. The maintenance processes for information technology devices is very important. PT Len Industri (Persero) has a work unit for the maintenance of these devices. Problems that occur on the device will be reported to the work unit and will be followed up by the available technical staff. But there aren’t any documented procedures used for handling them, the process in this treatment action is still done manually which eventually raises various problems. Because data of problems occurred is record on the paper of the problem handling form, the categorization processes will be difficult to do. thus, it will be difficult to analyze if there are problems that occur repeatedly. Because of that, it is necessary to design procedures that allow for the process and recording of problems that occur in the device and their handling actions as well as actions to prevent problems from occurring again. Procedures are prepared using ISO / IEC 20000 standards and ITIL-based framework. This research is using the PDCA (Plan, Do, Check, Act) Methodology. This methodology ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 7097has several stages in its implementation, namely the Plan, Do, Check, and Act. The final result of this research is SOP that regulates the process and recording of problems that occur in computer and network devices as well as the handling process according to ISO / IEC 20000-1: 2011 clause 8 and ITIL Service Operation Stage.Keywords: Helpdesk Ticketing System, Standard Operational Procedure, PDCA Keywords : Standard Operating Procedure, ISO 20000, Information Technology Infrastructure Library (ITIL), Plan, Do, Check, Act (PDCA
Analisis Dan Perancangan Helpdesk Ticketing System Untuk Mengelola Tindak Perbaikan Perangkat Komputer Dan Jaringan Pda Pt. Len Industri (persero) Menggunakan Metodologi Pdca (plan-do-check-act) Yurifatul Iswara; Irfan Darmawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Len Industri (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu meningkatkan efisiensi proses yang ada di perusahaannya. Perawatan terhadap perangkat yang digunakan untuk teknologi informasi tersebut juga merupakan hal yang penting. PT Len Industri (Persero) memiliki unit kerja untuk menangani masalah perawatan perangkat tersebut yaitu unit kerja Sistem Informasi bagian Maintenance. Unit kerja Sistem Informasi di PT. Len Industri (Persero) telah menerapkan sistem pelaporan masalah komputer dan jaringan, namun dalam penerapannya laporan tindak perbaikan yang dilakukan dicatat menggunakan kertas sehingga data akan rentan untuk rusak, hilang data dan penumpukan data. Berdasarkan kondisi tersebut maka dibutuhkan suatu sistem yang terkomputerisasi yang menggunakan sistem tiket untuk melaporkan permasalahan komputer dan jaringan. Sistem yang terkomputerisasi ini berupa Open Source yaitu aplikasi Helpdesk Ticketing System menggunakan metodologi PDCA (Plan-Do-Check-Action). Metodologi ini melalui tahap Plan (analisis dan desain), tahap Do (simulasi), Check (pemeriksaan), dan Action (tindakan). Pada Penelitian ini metodologi PDCA yang digunakan hanya sampai pada tahap Check (pemeriksaan). Tujuan dari penerapan aplikasi pengelolaan tindak perbaikan perangkat komputer dan jaringan ini adalah untuk memberikan kemudahan dalam melakukan permintaan perbaikan atas masalah komputer dan jaringan yang ditemui oleh karyawan, pencatatan data terkomputerisasi, serta melakukan pelaporan kepada Manajer unit kerja Sistem Informasi pada PT. Len Industri (Persero). Hasil akhir dari penelitian ini adalah usulan aplikasi Helpdesk Ticketing System beserta prosedur dalam melakukan permintaan perbaikan perangkat komputer dan jaringan, tanggapan dari permintaan, dan laporan data tindak perbaikan yang diserahkan kepada Manajer unit kerja Sistem Informasi. Kata kunci : Open Source, Helpdesk Ticketing System, PDCA Abstract PT Len Industri (Persero) is one company that utilizes information technology to help improve the existing processes in the company. The care of the device used for this information is also important. PT Len Industri (Persero) has a work unit to perform maintenance devices such as work units. Work Unit of Information System at PT. Len Industri (Persero) has implemented a reporting system of computer and network problems, but in its application the stages performed by using data paper data will be vulnerable to damaged, lost data and data stacking. Based on these conditions then the cost of a computerized system that uses the ticketing system for computer and network reporting. This computerized system of Open Source is the Helpdesk Ticketing System application using PDCA Architecture (Plan-Do-Check-Action). This methodology is through the planning stage (analysis and design), the stage of Conducting (simulation), Examination (Check), and Action (action). In this research, the PDCA object is only up to the stage of examination (Check). The purpose of this application is to make this computer and network to provide convenience in performing computer and network repair solution found by employee, recording of computerized data, and reporting for Manager of Information System Work Unit at PT. Len Industri (Persero). The results of this research are the ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 7149 Helpdesk Ticketing System application using functions for computers and networks, from requests, and reports of data relating to the Information System Work Unit Manager. Keywords: Open Source, Helpdesk Ticketing System, PDCA
Analisis Dan Perancangan Sistem Pemantauan Kinerja Perangkat Jaringan Menggunakan Snmp Dengan Metode Plan Do Check Act(pdca) Di Pt Len Industri (persero) Muhammad Firmansyah Dwi Putra; Irfan Darmawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam suatu proses bisnis yang berkaitan dengan jaringan komputer dalam melakukan pertukaran informasi, haruslah tetap belangsung, sehingga proses bisnis dapat terus belanjut, oleh karenanya untuk mencegah terjadinya insiden yang berkelanjutan maka dibutuhkannya penanganan masalah secepat mungkin, agar ketersediaan layanan jaringan dapat digunakan oleh karyawan. Ada beberapa factor yang tidak tersedianya layanan jaringan, diantaranya dari perangkat itu sendiri seperti perangkat mengalami kerusakan, usia perangkat sudah terlalu tua sehingga layanan yang diberikan tidak optimal, ada juga faktor lingkungan atau ekternal dari perangkat tersebut, seperti kabel yang longgar, atau putus, perangkat mengalami kerusakan akibat kesalahan dalam konfigurasi, dan lain sebagainya. untuk mencegah atau meminimalisir tidak tersedianya layanan jaringan ada beberapa cara yang dapat dilakukan diantaranya melakukan perawatan secara rutin dan berkala, sehingga kondisi perangkat dapat terus dijaga sehingga perangkat bisa berjalan dengan baik, ada pun dengan melakukan pengecekan ketersediaan internet melalui metode seperti melakukan pengiriman data dengan menggunakan ping atau pun dengen menambahkan agent pada perangkat, dan juga menggunakan SNMP. Untuk dapat mengawasi kondisi ketersediaan jaringan secara terus menerus maka peran SNMP sangat membantu karena proses pertukaran data yang berjalan antar jaringan komputer dapat dipantau secara terus menerus. Untuk dapat melakukan pemantauan pada SNMP maka dibutuhkan aplikasi pendukung yang dapat membaca setiap pertukaran data yang terjadi, maka dari itu digunakan network monitoring system, dengan digunakan network monitoring system akan memudahkan dalam membaca aktifitas dari SNMP atau memantau perangkat yang menggunakan protokol SNMP, dan dapat dipantau juga insiden yang muncul pada perangkat tersebut, jika terjadi maka network monitoring system akan memberikan pemberitahuan pada admin agar dapat segera melakukan proses penanganan dari insiden yang muncul Kata kunci : Network Monitoring System, Nagios,Plan Do Check Act Abstract In a business process related to a computer network in exchanging information, it must continue, so that the business process can continue, therefore to prevent the occurrence of ongoing incidents it is necessary to handle the problem as quickly as possible, so that the availability of network services can be used by employees. There are several factors that are not available for network services, including from the device itself such as the device is damaged, the age of the device is too old so that the services provided are not optimal, there are also environmental or external factors of the device, such as loose cables, or disconnects, devices damaged due to errors in configuration, and so on. To prevent or minimize the unavailability of network services, there are several ways that can be done, including routine and periodic maintenance, so that the condition of the device can be maintained so that the device can run properly, there is also checking the availability of the internet through methods such as sending data using ping or even add an agent to the device, and also use SNMP. To be able to monitor the condition of network availability continuously, the role of SNMP is very helpful because the data ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 7162 exchange process that runs between computer networks can be monitored continuously. To be able to monitor the SNMP, it is necessary to have a support application that can read every data exchange that occurs, therefore network monitoring system is used, using network monitoring systems will facilitate reading SNMP activities or monitoring devices that use SNMP protocols, and can be monitored also the incident that appears on the device, if it happens then the network monitoring system will give a notification to the admin in order to immediately carry out the handling process of the incident that appears. Keywords: Network Monitoring System, Nagios,Plan Do Check Act
Perancangan Sistem Erp Purchasing Tender Management Pada Smart Ukm Dengan Metode Service Oriented Architecture Agisti Dea Savana; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Muhardi Saputra
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha kecil menengah atau UKM merupakan kegiatan usaha yang sangat berkembang pesat dan jumlahnya meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Pesatnya perkembangan UKM tentunya berdampak pada peningkatan daya saing sehingga tak jarang beberapa UKM mengalami kegagalan. Salah satu faktor kegagalan tersebut adalah karena tidak adanya sistem yang mendukung proses bisnis utama pada UKM, terutama pada proses pembelian barang material yang dibutuhkan untuk melakukan produksi. Penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dapat digunakan sebagai solusi sistem pembelian yang dibutuhkan oleh UKM. Sistem ini dapat membantu dalam mengintegrasikan dan mengotomasi proses pembelian barang agar mampu menunjang proses produksi dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan sehingga meningkatkan profit dan daya saing UKM. Pada tugas akhir ini mengusulkan perancangan sistem ERP menggunakan aplikasi Odoo, yaitu smart UKM dengan menerapkan modul Purchase Management. Dalam perancangannya peneliti menggunakan metode service Oriented Analysis (SOA) untuk mempermudah dalam merancang proses bisnis beserta layanan yang akan digunakan sesuai dengan permasalahan kegiatan pembelian pada UKM. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan suatu best practice proses pembelian terutama dengan penggunaan tender. Kata Kunci: ERP, Smart UKM, Purchase Management, Purchase Tender, SOA Abstract Small and medium enterprises or SMEs is a business activity that growing rapidly every year in Indonesia. The rapid development of SMEs certainly has an impact on increasing competitiveness and causing some SMEs to experience failures. One of the failure factors is due to the absence of a system that supports the main business processes of SMEs, especially in the process of purchasing material goods needed for production. The implementation of Enterprise Resource Planning (ERP) system can become a solution for purchasing system in SMEs. This system can help in integrating and automating the process of purchasing material goods to be able to support the production process and improve quality of the products to increase the profit and competitiveness of SMEs. This paper proposes the design of an ERP system using Odoo, namely Smart UKM by implementing Purchase Management module using Service Oriented Architecture (SOA) method to facilitate the design of business processes and services to solve the problems of purchasing activities in SMEs. This design aims to create a best practice for purchasing process, especially purchase with tender. Keywords: ERP, Smart SME, Point of Sale, SOA
Hardening Cloudfri Dengan Metode Security Hardening Pada Aplikasi Berbasis Website Tap2go.cloudfri.id Rifqi Zain Naufal; Umar Yunan kurnia Septo Herdianto; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hardening merupakan metode untuk meminimalisir celah keamanan pada sistem, dan metode ini dapat dilakuan diberbagai sistem. Dengan berkembang pesatnya teknologi pada saat ini tidak menutup kemungkinan akan terjadinya tidak kriminal untuk mengekpoitasi celah keamanan yang terdapat pada suatu sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingginya tingkat keamanan dan celah keamanan yang terdapat pada aplikasi berbasis website tap2go.cloudfri lalu menentukan rekomendasi apa yang harus dilakukan dalam melakukan hardening dan meminimalisir celah keamanan dengan metode security hardening yang dilakukan hingga tahap remediate. Pada penelitian ini simulasi yang dilakukan yaitu vulnerability scanning dan penetration testing dengan OWASP sebagai pedoman dalam pemilihan tools vulnerability scanning dan dalam melakukan penetration testing. Hasil penelitian ini berupa analisis vulnerability scanning dan penetration testing. Kerentanan yang ditemukan yaitu kerentanan terhadap serangan DoS, komunikasi yang tidak terenkripsi, dan penggunaan SSl/TLS yang telah usang. Penetration testing yang dilakukan yaitu simulasi penyerangan SQL injection, DoS, Session hijacking, dan Interception. Hasil penetration testing didapati sistem tersebut telah aman dari serangan SQL injection karena sudah terdapatnya firewall untuk menahan serangan tersebut sebaliknya untuk jenis serangan lainnya sistem tersebut belum aman dan perlu dilakukan konfigurasi ulang pada web server untuk meminialisir celah keamanan yang terdapat pada aplikasi berbasis website tap2go.cloudfri. Kata Kunci: Hardening, Vulnerability Scanning, Penetration testing, OWASP
Security Auditing Pada Vulnerable Machine Menggunakan Snort Intruison Detection System Dan Greenbone Openvas Berdasarkan Nasional Institute Of Standart And Technology Cybersecurity Framework Krisfian Adji Brata; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kerentanan dan threat dalam menentukan profil resiko dari vulnerable machine. Vulnerable machine yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Typhoon OS melalui proses security auditing. Security Auditing diperlukan untuk mengetahui seberapa besar resiko OS terkena serangan dan menyusun solusi untuk OS tersebut. Framework yang dipakai dalam penelitian ini yaitu NIST cybersecurity framework, karena NIST cybersecurity framework merupakan framework yang bersifat defensif dan cocok pada penelitian ini. Aplikasi yang dipakai dalam menunjang proses auditing ini yaitu OpenVAS dan Snort. OpenVAS dipakai karena memiliki database kerentanan yang cukup lengkap serta hasil scan mudah untuk dibaca. Snort dipakai karena memiliki tabel rules yang cukup lengkap dibanding IDS lain serta untuk akurasi deteksi seperti scanning port snort lebih unggul dibanding IDS lainnya. Untuk itu dilakukan analisa kerentanan yang ada dalam OS. Dengan melakukan analisa kerentanan, dapat diketahui model serangan apa saja yang bisa dipakai untuk melakukan penyerangan.kemudian dilakukan juga eksperimen penyerangan menggunakan literatur/walkthrough. Dari eksperimen akan dicari relasi antara vulnerability dan threat, dari hubungan antara vulnerability dan threat, akan diperoleh profil resiko. Dari hasil profil resiko, dapat diketahui seberapa besar bahaya dari setiap kerentanan yang ada pada OS. Kemudian setelah dilakukan pemecahan masalah dapat dilihat hasil bahwa “CUPS < 2.0.3 Multiple Vulnerabilities” merupakan vulnerability dengan kerentanan yang terbesar dari beberapa vulnerability yang ada yaitu dengan skor 30(50 %) dengan Nmap sebagai tools yang paling banyak terdeteksi yaitu 6 kali dari enam walkthrough yang dicoba. Dari hasil profil resiko juga menunjukkan bahwa vulnerable machine khususnya Typhoon memiliki resiko yang tinggi atas serangan siber. Kata kunci : security auditing, vulnerable machine, framework, profil resiko,model serangan.
Analisis Perbandingan Performance Server Pada Cloud Storage Untuk Umkm Dengan Metodologi Sdlc Dan Iso/iec 25010:2011 (studi Kasus : Opennebula Dan Openstack) Dicky Dwi Kurniawan Putra; Samuel Putra Hari; Haryasena Panduwiyasa; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Raden Rohmat Saedudin; Ariq Yumna Mubarok
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Transformasi Industri 4.0 telah mengubah seluruh strategi pengembangan bisnis yang dulunya tradisional menjadi digitalisasi dengan menggunakan berbagai jenis teknologi seperti cloud computing. Selain itu, perkembangan sistem informasi menuju era yang terus maju dalam ekosistem society 5.0 menciptakan mobilitas bisnis yang lincah menjadi pola bisnis yang disruptif yang harus diakhiri oleh perusahaan agar dapat bertahan. Untuk meningkatkan efisiensi proses operasional UKM, digitalisasi proses bisnis dan penerapan komputasi awan merupakan jalan keluar dari keterbelakangan teknologi. Pada penelitian ini penulis melakukan uji komparatif pada dua open source cloud computing yaitu OpenNebula dan OpenStack, dan diuji secara komparatif menggunakan stress testing dengan benchmark Apache dan standarisasi ISO/IEC 25010:2011 yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bisnis UKM dan keunggulan kompetitif. Kata Kunci : Cloud Computing, OpenNebula, OpenStack, SMEs, ISO 25010:2011
Analisis Simulasi Manajemen Bandwidth Menggunakan Metode Simple Queue Untuk Meningkatkan Kualitas Jaringan Singgih Krismarwantoni Sadino; Rd. Rohmat Saedudin; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan teknologi, membuat semakin meningkatnya penggunaan jaringan internet. Manajemen bandwidth dibutuhkan agar setiap pengguna dapat mengakses internet dengan lancar dan stabil. Pada penelitian ini menggunakan metode simple queue. Pemilihan metode simple queue karena merupakan metode sederhana yang mudah di implementasikan untuk melakukan manajemen bandwidth. Simple queue dugunakan karena dapat membantu membatasi traffic berdasarkan alamat IP address serta dapat membatasi traffic dua arah, yaitu download dan upload. Simulasi dilakukan dengan menggunakan tools GNS3, VirtualBox, Mikrotik, Ubuntu, Ubuntu Server, Iperf3 dan Wireshark. Dalam simulasi ini mencoba untuk melakukan manajemen bandwidth pada setiap perangkat. Kemudian akan dilakukan pengujian dari manajemen bandwidth yang sudah dilakukan dengan menggunakan software Iperf3 untuk mengetahui bandwidth yang dikirim. Dari hasil traffic yang didapatkan dari Wireshark akan dilakukan analisis untuk mengetahui quality of service dari jaringan tersebut. Quality of service dapat diketahui dengan menggunakan parameter Throughput, delay, jitter dan packet loss. Parameter throughput, delay, jitter dan packet loss akan dianalisis untuk mengetahui kualitas dari jaringan dan untuk melihat hasil dari manajemen bandwidth. Hasil dari analisa Quality of Service pada penelitian ini memperoleh parameter throughput, delay, jitter dan packet loss yang bagus untuk sebuah jaringan. Kata kunci : Bandwidth, Manajemen Bandwidth, Simple Queue, Quality of Service, Throughput, delay, jitter, packet loss.
Co-Authors Aditya Nugroho, Rizky Adityas Widjajarto Adriansyah, Aveicena Kemal Agisti Dea Savana Ahmad Almaarif Al Faridz, Muhammad Hanafi Mu’amar Alam, Pranata Amelia Kurniawati Amelia Purnama Putri Ananda Anggie Nur Aini Ardelia, Raissa Ardiansyah, Yunus Arfiananda, Sandrina Firda Ari Fajar Santoso Ari Yanuar Ridwan Aria Fajar Ramdhany Ariq Yumna Mubarok Aurora Margaretha Rompas Averian, Akbar Avon Budiyono Basuki Rahmat Basyirah, Aulia Budiono, Avon Chrishya Buti Pama Daniswara, Daffa Haruki Daturrahmah, Mufhi Dewi, Muliya Diandra Muhammad Lutfi Dicky Dwi Kurniawan Putra Divani Prajna Lutfiah Djatiaisha, Ananda Djauhari , Syifanada Safia Elhadi, Rosad Ma'ali Faishal Rizqi Irfandi Falah, Muhammad Rafif Farras Naim febriyanto, Akbar Firdaus, Taufiq Maulana Ginanjar Dewi Girang Ginting, Debora Natalia Girang, Ginanjar Dewi Gymnatsiar, Ridwan Hafitzhah, Yolanda Haryasena Panduwiyasa Ibnu Muhlisin Indera, Rizal Irfan Darmawan Kamaly, Akhmad Dzihan Kharisma Perdani Kusumahastuti Kharisma Perdani Kusumahstuti Kharisma Perdani Kusumahstuti Kharisma Perdani Kusumahstuti Krisfian Adji Brata Kristy, Natasha Alflashya Kusumahastuti, Kharisma Perdani Luciana Andrawina Lutfiah, Divani Prajna M. Alwi Zein M. Teguh Kurniawan Maulana, Noor Panca Mochamad Teguh Kurniawan Mochammad Teguh Kurniawan, Mochammad Teguh Muhammad Fathinuddin Muhammad Firmansyah Dwi Putra Muhammad Hibban Mikhail Muhardi Saputra Muharman Lubis Napisa, Rida Navya Kirana Safitri Pulungan, Fauzan Khairy Putra, Syailendra Alzana Rachmadita Andreswari Rafsyandjani, Muhammad Rizki Rahman, Dega Fauzan Ramadani, Ramadani Rd. Rohmat Saedudin Riffan Fauzia Rifqi Zain Naufal Rizkiardi, Jizdan Rosad Ma’ali el Hadi Ryandi, Yuaraina Dirgantarizki Safitra, Muhammad Fakhrul Salsabila Safitri Samuel Putra Hari Shidqi T , Daffa Singgih Krismarwantoni Sadino Syalmah, Vanya Syarah Tazkiatun Nupus Triswinadi, Made Widiadnyani Valentino, Nabil Egan Wardana, Bimo Rahmatillah Wicaksono, Krisna Aji Widjajarto, A. Wirawan, Muhammad Naufal Yati Rohayati, Yati Yolanda Hafitzhah Yunan Sukho Aditya Yunita Nugrahaini Safrudin Yurifatul Iswara Zaidan, Muhammad Adam