Articles
Pengamanan Data Cloudfri Menggunakan Metode Security Hardening
Yunan Sukho Aditya;
Umar Yunan Kurnia Septo Herdianto;
Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Security Hardening merupakan metode yang digunakan untuk melakukan Hardening atau penutupan celah agar suatu sistem terhindar dari serangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi vulnerability yang ada pada objek yaitu savsoftquiz.cloudfri.id untuk meminimalisir ancaman. Dengan digunakannya metode Security Hardening, dapat dilakukannya analisis dengan pengujian scanning vulnerability dan exploit. Pengujian yang dilakukan untuk menemukan vulnerability yang terdapat pada savsoftquiz.cloudfri.id menggunakan scanning tools yang hasilnya akan digunakan untuk melakukan exploit pada objek. Scanning tools yang digunakan adalah HCL AppScan sedangkan untuk exploit menggunakan Metasploit, Burp Suite, dan Sqlmap. Hasil dari scanning mendapatkan beberapa vulnerability yang memiliki threat level high, sedangkan hasil dari melakukan exploit mendapatkan informasi yang menunujukan bahwa email dan password pada objek tidak terenkripsi. Hasil dari exploit juga menunjukan bahwa objek sudah terpasang WAF yang dapat menahan serangan SQL Injection. Kata kunci: Security Hardening, Hardening, Vulnerability, Exploit
Smart Monitoring Patient Design In The Isolation Room (Case Study: Telkom University Dormitory With Computer Vision)
Syarah Tazkiatun Nupus;
Rd Rohmat Saedudin;
Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.679 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i8.9100
Melihat fenomena pandemi Covid-19 saat ini, sangat penting untuk menerapkan protokol kesehatan dan mengadopsi kebiasaan new normal. Secara umum penelitian ini bertujuan sebagai kontribusi Telkom University dalam membantu Government/pemerintah mengatasi permasalahan pandemi ini. Selain itu penelitian ini juga akan merancang Sistem Monitoring Pasien Covid-19 di area gedung asrama Telkom University. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan metode konseptual hevner. Sedangkan metode yang digunakan untuk penyelesaian masalah yaitu dengan metode M&S (Modeling and Simulation Research). Penelitian yang akan dilakukan ini juga akan menghasilkan pembaharuan yaitu adanya peran monitoring pasien dengan aplikasi teknologi computer vision tersebut sehingga pasien Covid-19 dapat dimonitor secara real time tanpa melakukan kontak langsung. Penelitian ini memiliki nilai strategis yang sangat besar dan menawarkan solusi nyata bagi Government/ pemerintah khususnya pemerintah Jawa Barat yang sedang mengalami kesulitan terkait dengan penyediaan tempat untuk isolasi mandiri.
Analysis Design Of Computer Network Infrastructure For Easy Maintenance At Telkom University Landmark Tower (TULT) Using Network Development Life Cycle (NDLC) Method,
Ananda Anggie Nur Aini;
Rd. Rohmat Saedudin;
Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.401 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.9749
Kondisi infrastruktur jaringan pada Gedung TULT saat ini memiliki beberapa kendala, diantaranya gedung tersebut memiliki keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal penanganan seperti kondisi putusnya jaringan pada suatu gedung atau setiap lantai yang ada di gedung TULT, sehingga memperlambat tim infrastruktur untuk melakukan penanganan dengan cepat. Masalah kedua yaitu Gedung TULT memiliki konsep bangunan yang sangat tertutup, sehingga semua kondisi jaringan tersebut tertahan pada tiap ruang, yang menyebabkan jaringan tersebut tidak stabil. Berdasarkan hasil analisis kondisi infrastruktur jaringan saat ini, maka penelitian ini menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) sebagai sistematika penyelesaian masalah. Urutan tahapan yang digunakan yaitu tahap analysis, tahap design, dan tahap simulation prototyping. Adapun hasil yang didapatkan selama penelitian ini yaitu infrastruktur desain jaringan yang digunakan Fakultas Rekayasa Industri pada Gedung TULT saat ini adalah topologi star. Topologi star memiliki kelemahan seperti kestabilan jaringan yang sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch mengalami gangguan, maka seluruh jaringan pada tiap lantai juga akan terganggu. Penelitian ini menghasilkan blueprint berupa rancangan infrastruktur desain jaringan di Gedung TULT agar dapat menjadikan jaringan yang stabil dan easy maintenance dengan cara menerapkan rancangan skema jaringan pada Gedung TULT menggunakan topologi hybrid. Topologi hybrid ini diputuskan untuk digunakan dalam rancangan skema ini karena dapat menggabungkan dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda, sehingga setiap komputer dalam sebuah jaringan dapat bertukar data. Faktor lain yang digunakan dalam rancangan skema ini yaitu dengan menggunakan LACP sebagai rancangan jalur alternatif (redundancy link).
Optimizing Wireless Network based on Building Design in Telkom University
Muhammad Fathinuddin;
Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto;
Aurora Margaretha Rompas;
Muhammad Hibban Mikhail
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI) Vol 10 No 01 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juni 2023
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jrsi.v10i01.614
Jaringan komputer didesain berdasarkan fungsi yang disesuaikan dengan desain bangunan yang harus dianalisis untuk mempertimbangkan intensitas penggunaan dan pemeliharaannya. Studi kasus kali ini berada pada Gedung Universitas di Bandung yang menggunakan kombinasi fiber optic dan jaringan nirkabel menggunakan frekuensi 2,4GHz & 5GHz. Kondisi existing diuji dalam tahapan survei lapangan dan ditemukan beberapa permasalahan yaitu tingginya interferensi frekuensi sinyal nirkabel, penggunaan channel band tidak terkonfigurasi dengan baik yang menyebabkan terganggunya koneksi ketika berada pada dua area akses poin terdekatnya, serta terdapat blank spot membuat perangkat pengguna tidak dapat terkoneksi. Optimasi jaringan nirkabel perlu dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ditemukan. Metode yang digunakan untuk proses optimasi jaringan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang terdiri dari tahap Analisis, Desain dan Simulation Prototyping, serta pengukuran menggunakan parameter Quality of Service (QoS). Hasil pengujian menunjukkan tingginya interference area karena konfigurasi pada akses poin dapat menggunakan channel band yang sama, serta akses poin yang bertipe wall-mount namun digunakan pada plafon sehingga bisa menginterferensi jaringan atas maupun bawahnya. Pengujian QoS dilakukan sesuai standar TIPHON yaitu parameter throughput>1kbps, packet loss <3%, dan delay<150ms. Rekomendasi untuk mengoptimasi jaringan adalah dengan mengubah penggunaan channel band dengan format channel 1-6-11 bagi ruangan yang berdekatan agar meminimalisir interferensi antar channel band yang sama. Dan juga dilakukan simulasi perubahan perangkat bertipe ceiling-mount sesungguhnya, menunjukkan interference yang menurun baik ke lantai atas maupun bawahnya.
Pengembangan Sistem Monitoring Pemeriksaan Pasien di Instalasi Kedokteran Nuklir Berbasis Open-Source ERP dengan Metode Quickstart
Diandra Muhammad Lutfi;
Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto;
Ari Yanuar Ridwan;
Kharisma Perdani Kusumahstuti
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 5 No 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47065/josh.v5i1.4086
As a national reference center for nuclear medicine services, the general hospital in the Bandung area is required to consistently enhance the quality of its services, including improving patient care and reducing errors that occur during the patient examination process. Currently, the nuclear medicine installation department offers 45 types of examination services, resulting in a high volume of daily patient examinations. This situation presents a distinct challenge for the nuclear medicine installation department as it lacks a system for monitoring patient examinations. The issue of data and information integration becomes crucial in patient examination activities, particularly because a lack of integration can lead to suboptimal examination reporting processes. This research aims to develop an monitoring system for patient examination activities using the Odoo application, employing the Quickstart development method. The primary focus of this study is on the integration of data and information in monitoring patient examinations. Each patient examination data can be input into the Odoo application, centralizing the storage of data and information. This research aims to offer a solution to the challenges faced by integrating business processes with patient examination monitoring systems. It also proposes data and information integration within patient examination activities and other departments within the nuclear medicine installation. This integration will result in a well-structured reporting system that is easy to generate, providing various forms of patient examination reports as an outcome.
Pengembangan Sistem ERP Modul Inventory untuk Proses Penyimpanan Alat Medis pada Instalasi Kedokteran Nuklir RSHS dengan Metode Quickstart
Divani Prajna Lutfiah;
Ari Yanuar Ridwan;
Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto;
Kharisma Perdani Kusumahastuti
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi (JIMIK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35870/jimik.v5i1.433
To improve the quality of hospital services, hospital operations can support this by following applicable standards so that the service process can run well and effectively. With the regulations related to the medical device storage system in hospitals, especially in service processes that pose a risk, such as the Nuclear Medicine Installation, a management system is needed that can regulate the flow of goods to and from the storage warehouse. One of the components used in the Nuclear Medicine Installation service process is a radioactive compound that has a risk in its use if unattended. This activity can cause problems to the surrounding environment, including patients or medical personnel, if there is no management that oversees the management of the entry and exit of goods from the warehouse. Therefore, a management process is needed to manage the storage of medical devices, including radioactive compounds used. All data can be centralized in one database so that related departments can use it to check the stock or availability of goods in the warehouse. This research will design an ERP-based medical device storage system with OpenSource Odoo using the QuickStart method. This solution is expected to help integrate parts in the Nuclear Medicine Installation and control risky compounds.
Rancangan Sistem Pendaftaran Pasien (BPJS dan Umum) melalui Pengembangan Modul Sales ERP pada Odoo di Instalasi Kedokteran Nuklir
Salsabila Safitri;
Ari Yanuar Ridwan;
Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto;
Kharisma Perdani Kusumahstuti
Kesatria : Jurnal Penerapan Sistem Informasi (Komputer dan Manajemen) Vol 4, No 4 (2023): Edisi Oktober
Publisher : LPPM STIKOM Tunas Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30645/kesatria.v4i4.246
The registration process is the initial process to start the examination on all installations in each hospital. One hospital in Bandung alone can receive more than 200 patients per day, which of course can cause various problems, knowing also that all the registration processes that occur are still centralized. In the registration process, patients are divided into two types of patients: General and BPJS. With the central registration system, it raises several problems that occur in one of the Nuclear Medicine Installations at the Bandung public hospital, for example patient data that registers can only be accessed through the registration center which makes the Nuclear Medicine Installation service sector not yet have a system that contains a patient database, so the installation is still making a reporting system manually. The Nuclear Medicine Installation is also still not integrated between patient registration and examination and management of other systems. In this research, an Enterprise Resource Planning (ERP) system for General patient registration modules and BPJS will be developed using the open-source Odoo which will support patient registration management using the Quickstart method. The ERP system makes it easy for hospitals to design patient registration systems starting from the initial registration process, patient payments, to patient scheduling. The system will be tested functionally using integration testing and blackbox testing which will be validated by the Nuclear Medical Installation service department. The results of this study are the development of a general patient registration system and BPJS, as well as patient examination scheduling, and reporting related to patient registration
ANALISIS DAN OPTIMASI TEKNOLOGI JARINGAN WIRELESS PADA RUANGAN PROSES MANUFAKTUR DI GEDUNG MANGUDU UNIVERSITAS TELKOM DENGAN MENGGUNAKAN WIRELESS SITE SURVEY
Ardiansyah, Yunus;
Kurnia Septo Hediyanto, Umar Yunan;
Kurniawan, Mochamad Teguh
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jipi.v9i2.4483
Wireless merupakan teknologi jaringan tanpa menggunakan kabel namun menggunakan penyebaranya dengan radio frekuensi, dimana frekuensi yang digunakan di indonesia yaitu frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz, tujuan penelitian melakukan analisis kondisi eksisting pada jaringan wireless dalam penyebaran sinyal dan kuat sinyal yang di terapkan dan menilai interferensi yang bisa terjadi, proses penelitian dalam melakukan analisis dengan menggunakan metodelogi network development life cycle (NDLC) sebagai alur penelitian yang sistematis dan analisis secara teknis menerapkan metode wireless site survey (WSS) dengan dibantu oleh perangkat lunak ekahau dan netspot pada ruangan manufaktur gedung mangudu di telkom university, hasil dari penelitian mendapatkan analisis sebaran sinyal yang merata namun pada kuat sinyal pada frekuensi 5 GHz mendapatkan indikator kurang baik dengan dua skema pengukuran tetapi pada frekuensi 2,4 GHz memiliki indikator baik pada dua skema pengukuran dan mendapatkan hasil redaman pada signal to noise ratio sangat baik dan pada redaman free space path loss pada frekuensi 2,4 GHz sebesar 68.35 dB untuk frekuensi 5 GHz sebesar 74.72 dB, kesimpulan penelitian melihat pada frekuensi 5 GHz masih mendapatkan indikator kurang baik pada kuat sinyal dan redaman dapat dihasilkan oleh luasnya ruangan dan noise suara pada mesin yang memberikan ganguan pada kuat sinyal, oleh karena itu saran perbaikan dengan mengubah penempatan dan daya power ditingkatkan untuk mendapatkan hasil kuat sinyal yang baik.
Penilaian Manajemen Kesalahan Jaringan pada PT XYZ dengan Plan-Do-Check-Act
Wirawan, Muhammad Naufal;
Lubis, Muharman;
Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jipi.v9i2.4568
Penggunaan teknologi jaringan kian meningkat, Namun, kompleksitas jaringan sering menyebabkan masalah yang sulit diidentifikasi dan ditangani oleh admin jaringan, yang berdampak pada penurunan kualitas jaringan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen jaringan yang bertujuan menjaga kestabilan jaringan. FCAPS merupakan sebuah konseptual dalam manajemen jaringan yang dibuat oleh ISO yang dibagi kedalam lima area. salah satunya adalah manajemen kesalahan (fault management). MFAST memiliki rekomendasi 13 aktivitas manajemen kesalahan jaringan beserta parameter penilaiannya untuk menilai implementasi manajemen kesalahan jaringan di perusahaan. Pada penelitian ini, dilakukan evaluasi terhadap manajemen kesalahan jaringan pada PT XYZ menggunakan pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Act) yaitu metode manajemen yang efektif untuk meningkatkan sistem operasional secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi dengan pihak perusahaan terkait penerapan manajemen kesalahan jaringan di PT XYZ. Standar manajemen kesalahan jaringan yang diterapkan mengacu pada 13 aktivitas MFAST. Pengukuran skor menggunakan parameter MFAST yang diturunkan untuk menilai PDCA dalam setiap aktivitasnya. Skor PDCA dihitung dengan mempertimbangkan urgensi PDCA di Perusahaan, menghasilkan nilai akhir untuk setiap aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesalahan jaringan di PT XYZ telah diterapkan dengan baik dalam beberapa aspek berdasarkan pemetaan MFAST. Namun, terdapat ruang untuk meningkatkan efisiensi dan konsistensi dengan mengadopsi prosedur yang lebih terstruktur dan melakukan aktivitasnya secara teratur.
Pengembangan Sistem ERP Modul Inventory untuk Proses Penyimpanan Alat Medis pada Instalasi Kedokteran Nuklir RSHS dengan Metode Quickstart
Lutfiah, Divani Prajna;
Ridwan, Ari Yanuar;
Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo;
Kusumahastuti, Kharisma Perdani
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35870/jimik.v5i1.433
To improve the quality of hospital services, hospital operations can support this by following applicable standards so that the service process can run well and effectively. With the regulations related to the medical device storage system in hospitals, especially in service processes that pose a risk, such as the Nuclear Medicine Installation, a management system is needed that can regulate the flow of goods to and from the storage warehouse. One of the components used in the Nuclear Medicine Installation service process is a radioactive compound that has a risk in its use if unattended. This activity can cause problems to the surrounding environment, including patients or medical personnel, if there is no management that oversees the management of the entry and exit of goods from the warehouse. Therefore, a management process is needed to manage the storage of medical devices, including radioactive compounds used. All data can be centralized in one database so that related departments can use it to check the stock or availability of goods in the warehouse. This research will design an ERP-based medical device storage system with OpenSource Odoo using the QuickStart method. This solution is expected to help integrate parts in the Nuclear Medicine Installation and control risky compounds.