Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN WEBSITE BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) PADA MATERI ISU-ISU LINGKUNGAN UNTUK MELATIH LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP Fauzan, Fahriza Surya; Resti, Vica Dian Aprelia; Vitasari, Mudmainah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8357

Abstract

Literasi lingkungan penting dalam pembelajaran IPA. Namun, pembelajaran IPA di sekolah belum sepenuhnya efektif dalam mempelajari kemampuan literasi lingkungan siswa. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran website berbasis CTL untuk melatih literasi lingkungan siswa SMP pada isu-isu lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode RD yang dikembangkan Thiagarajan yang terdiri dari tahap define, design, develop dan disseminate, namun dibatasi hanya sampai pada tahap develop. Penelitian ini melibatkan validasi dari ahli materi, ahli media, dan praktisi guru IPA. Diperolehnya hasil penelitian dengan persentase ahli materi 93,30% dengan kategori sangat valid, ahli media 91,96% dengan kategori sangat valid dan praktisi guru IPA 90,87% dengan kategori sangat valid serta respon siswa 90,14% dengan kategori sangat baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran website berbasis CTL yang dikembangkan ini sudah tervalidasi oleh ahli materi, media dan praktisi guru IPA sehingga dapat dilanjutkan pada tahap disseminate untuk uji coba lebih lanjut pada siswa SMP kelas IX.
The Effect of the SSCS (Search, Solve, Create and Share) Learning Model on Students' Science Process Skills Salma Vania Indriani; Vica Dian Aprelia Resti; Rt. Bai Rohimah
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 2 (2026): April - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.2.369-376

Abstract

The low level of students' science process skills in learning is still a common problem, especially due to the implementation of learning models that have not fully involved students actively in the scientific process. This study aims to analyze the effect of the use of the SSCS (Search, Solve, Create and Share) learning model on students' science process skills using a quasi-experimental research method and a Nonequivalent Control Group Design research design. The subjects of the study were students in classes consisting of class VII A as the experimental class and class VII F as the control class, with 30 students each. The research instruments consisted of a science process skills test, a science process skills observation sheet, an observation sheet on the implementation of the learning model, and a student response questionnaire. Data analysis was carried out through normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests using Independent Sample t-tests through IBM SPSS Statistics 26 software. The results showed that there was an increase in students' science process skills in the experimental class using the SSCS learning model with an average post-test score of 77.33 compared to the control class with an average post-test score of 61.66. The results of the hypothesis test showed a significance value of 0.000 (<0.05), thus rejecting H0 and accepting H1. This indicates a significant effect of the SSCS learning model on improving students' science process skills. Furthermore, the results of the student questionnaire showed a positive response rate of 79.57%. Based on these results, it can be concluded that the use of the SSCS (Search, Solve, Create, and Share) model is effective in improving students' science process skills.
Pengaruh Model Flipped Classroom terhadap Keterampilan Komunikasi Sains Siswa Kelas VII Tema Aneka Ragam Makhluk Hidup Ratu Humairoh; Liska Berlian; Vica Dian Aprelia Resti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2201

Abstract

Meningkatkan kemampuan berkomunikasi sains dalam bidang pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam menjadi elemen penting bagi para siswa guna membiasakan diri serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan temuannya baik secara verbal maupun tertulis. Temuan lapangan yang dihasilkan dari wawancara dengan narasumber guru dan siswa yang termasuk Sekolah Menengah Pertama di Kota Cilegon, dapat disimpulkan jika keterampilan berkomunikasi sains siswa di Indonesia masih perlu lebih ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana model pembelajaran Flipped Classroom dapat memengaruhi keterampilan berkomunikasi sains siswa kelas VII dalam topik "Aneka Ragam Makhluk Hidup" di sekolah menengah di Kota Cilegon pada tahun ajaran 2023/2024. Pendekatan yang ada dalam penelitian ini ialah metode eksperimen semu yang menggunakan desain penelitian Nonequivalent Pretest-Postest Control Group Design, dengan subjek 60 siswa, yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing terdiri dari 30 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan metode tes dan observasi. Hasil kegiatan pengolahan data hasil tes hipotesis Independent Sample T-Test nilai Sig. (2-tailed) 0,014 atau > 0,05 dapat disimpulkan bahwa Flipped Classroom berpengaruh positif pada kemampuan komunikasi sains siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN LABORATORIUM VIRTUAL MATERI SUHU, KALOR, DAN PEMUAIAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PESERTA DIDIK TINGKAT SMP KELAS VII Iqomatul Islamiyah; Vica Dian Aprelia Resti; Mudmainah Vitasari
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan laboratorium virtual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group. Subjek penelitian mencakup peserta didik kelas VII di MTs Negeri 5 Serang. Instrumen yang digunakan mencakup soal essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis serta lembar observasi untuk menilai keterlaksanaan proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikasi sebesar 0,000 (p<0,05). Kemudian, skor rata-rata N-gain yang dicapai oleh kelompok eksperimen sebesar 0,8 tergolong dalam kategori yang tinggi. Kemampuan berpikir kritis pada peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan dengan adanya penggunaan laboratorium virtual. Maka media pembelajaran tersebut layak dipertimbangkan sebagai salah satu strategi alternatif dalam proses pembelajaran, khususnya dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik tingkat SMP kelas VII.