Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Model Flipped Classroom terhadap Keterampilan Komunikasi Sains Siswa Kelas VII Tema Aneka Ragam Makhluk Hidup Ratu Humairoh; Liska Berlian; Vica Dian Aprelia Resti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2201

Abstract

Meningkatkan kemampuan berkomunikasi sains dalam bidang pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam menjadi elemen penting bagi para siswa guna membiasakan diri serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan temuannya baik secara verbal maupun tertulis. Temuan lapangan yang dihasilkan dari wawancara dengan narasumber guru dan siswa yang termasuk Sekolah Menengah Pertama di Kota Cilegon, dapat disimpulkan jika keterampilan berkomunikasi sains siswa di Indonesia masih perlu lebih ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana model pembelajaran Flipped Classroom dapat memengaruhi keterampilan berkomunikasi sains siswa kelas VII dalam topik "Aneka Ragam Makhluk Hidup" di sekolah menengah di Kota Cilegon pada tahun ajaran 2023/2024. Pendekatan yang ada dalam penelitian ini ialah metode eksperimen semu yang menggunakan desain penelitian Nonequivalent Pretest-Postest Control Group Design, dengan subjek 60 siswa, yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing terdiri dari 30 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan metode tes dan observasi. Hasil kegiatan pengolahan data hasil tes hipotesis Independent Sample T-Test nilai Sig. (2-tailed) 0,014 atau > 0,05 dapat disimpulkan bahwa Flipped Classroom berpengaruh positif pada kemampuan komunikasi sains siswa.
PENGEMBANGANxVIDEOxPEMBELAJARAN UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP PADA TEMA AIRKU TERCEMAR Saputri, Alfia Eka; Nulhakim, Lukman; Resti, Vica Dian Aprelia
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 2 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i2.320-326

Abstract

Berdasarkan analisis masalah pada latar belakang dibuatlah produk video pembelajaran tema airku tercemar sebagai salah satu solusi alternatif untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan mendeskripsikan tingkat efisien video pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada tema airku tercemar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan mengacu pada model 4D dari Thiagarajan (1974) melalui modifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian dengan dibatasi pada tahap dari tahap Pendefinisian (Define), Perancangan (Design) sampai  Pengembangan (Development). Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi ahli untuk uji kevalidan, yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan ahli praktisi serta angket respon siswa untuk mengukur tingkat efisien produk yang dikembangkan. Hasil validasi berdasarkan validasi materi memperoleh nilai persentase sebesar 97,77% dengan kategori “Sangat Valid’, validasi ahli media memperoleh nilai sebesar 90% dengan kategori “Sangat Valid” dan validasi ahli praktisi memperoleh nilai sebesar 86,9% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil tingkat efisien produk video pembelajaran didapatkan dari hasil respon siswa, mendapatkan nilai persentase sebesar 83,1% dengan kategori “ Sangat Efisien “.  Berdasarkan penilaian tersebut produk video pembelajaran sangat efisien dalam memfasilitasi kemampuan berpikir kritis siswa SMP.
Pengaruh Penerapan Socratic Method Berbasis Padlet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik: Pengaruh Penerapan Socratic Method Berbasis Padlet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Iskandar, Nadya Leony; Alamsyah, Trian Pamungkas; Resti, Vica Dian Aprelia
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.2.381-386

Abstract

This research aimed to evaluate the effect of applying the Socratic Method based on the Padlet platform on students' critical thinking abilities. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental design, pretest-posttest control group type. The research subjects were class IX students of SMP Muhammadiyah 4 Tangerang. The instruments used were essay questions to measure critical thinking skills and observation sheets to assess the implementation of learning. The results of the analysis show that there was a significant difference between the posttest scores of the experimental group and the control group, which is indicated by a significance value of 0.000 (p < 0.05). Apart from that, the average N-Gain score achieved by the experimental group was 0.8, which is in the high category. These findings indicate that the integration of the Socratic Method with Padlet can significantly improve students' critical thinking abilities. Thus, this learning method is worthy of consideration as an alternative strategy in the learning process, especially in developing critical thinking skills at the secondary education level.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DENGAN MENERAPKAN INDIKATOR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI MEKANIKA NEWTON SMP KELAS VII Alexsander, Kelvin; Nestiadi, Adi; Resti, Vica Dian Aprelia
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7030

Abstract

Kompetensi berpikir kritis penting dalam pembelajaran IPA, namun belum optimal di beberapa sekolah. Menyajikan media pembelajaran dengan menerapkan indikator kemampuan berpikir kritis dalam bentuk media pembelajaran animasi jadi salah satu alternatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan data hasil pengembangan dan menganalisis tingkat uji keterbacaan produk media pembelajaran animasi pada materi Mekanika Newton dengan menerapkan indikator kemampuan berpikir kritis siswa SMP Kelas VII. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model 4-D dari Thiagarajan (1974) yang tahapannya (Define, Design, Develop, Disseminate), tetapi pada penelitian ini dibatasi pada tahap Develop untuk uji keterbacaan. Instrumen dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli media, dan guru IPA, serta uji keterbacaan melalui angket respons siswa. Validasi materi menunjukkan kategori “Valid” dengan nilai 79,4%, sedangkan validasi media dan guru IPA masing-masing masuk kategori “Sangat Valid” dengan nilai 86,4% dan 87,3%. Keterbacaan media berdasarkan respons siswa mencapai 87,9% dalam kategori “Sangat Baik”. Hasil ini menunjukkan bahwa media animasi pembelajaran yang dikembangkan layak menjadi alternatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Video Animasi Berbasis Inquiry Learning Tema Lingkunganku Untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII Khofifah, Ida; Nulhakim, Lukman; Resti, Vica Dian Aprelia
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.2.545-553

Abstract

The uniformity of student responses, which tends to indicate convergent thinking or mere knowledge reproduction, warrants attention as it reveals the students' cognitive process.Therefore, learning media that can stimulate students' creative thinking processes more optimally are needed. This study aimed to obtain data and describe the efficiency level of inquiry learning-based animated videos with the theme "My Environment" to train creative thinking skills of 7th-grade students. The method used is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall model, modified into 7 steps: problem analysis, data collection, product design, product validation, product revision, product trial, and revision of trial results. The research subjects are material experts, media experts, practitioners, and students. The data types used are expert validation sheets to test validity by material experts, media experts, and practitioners, as well as student response questionnaires to determine the product's efficiency level. The results show that based on material expert validation, the percentage is 88.6% with the category "Very Valid", media expert validation obtains a percentage of 92.4% with the category "Very Valid", and practitioner validation (science teachers) obtains a percentage of 90.3% with the category "Very Valid". The efficiency level of the animated video product obtains a percentage of 86.9% with the category "Very Efficient".
DISTRIBUSI TEMPORAL ARTHROPODA PADA TUMBUHAN LIAR Centella asiatica L. DI KEBUN BIOLOGI FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG Aprelia Resti, Vica Dian
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 2: September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i2.870

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi temporal Arthropoda pada tumbuhan liar Centella asiatica L. di kebun Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Metode pengamatan yang digunakan diadaptasi dari Weisse dan Stettmer (1991) secara visual control dengan mengamati secara langsung serangga yang mengunjungi cuplikan tumbuhan liar. Pengamatan dilakukan pada titik cuplikan tanaman Centella asiatica L. masing-masing pada tiga tempat yang ditentukan berdasarkan jauh dekatnya dengan jalan setapak dan sumber air. Pada setiap titik dilakukan pengamatan terhadap Arthropoda yang berkunjung dengan cara pengamatan langsung dengan gradasi jarak pengamatan 2 meter dan dilakukan pada 3 periode pengamatan dan durasi 15 menit. Distribusi temporal Arthropoda pada tumbuhan Centella asiatica L. menunjukkan variasi yang berbeda-beda. Pola yang paling mencolok ditemui pada distribusi famili Formicidae. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan kapan waktu yang tepat dilaksanakannya Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dalam upaya menurunkan penggunaan pestisida kimiawi di lahan pertanian atau perkebunan.
IMPLEMENTASI E-MODUL BERBASIS LITERASI SAINS TEMA AYO SIAGA BENCANA UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP Agustin, Salshanabilla; Vitasari, Mudmainah; Resti, Vica Dian Aprelia
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.878-886

Abstract

Achieving learning objectives in a successful learning process cannot be separated from one of the students' internal factors, namely independence, especially learning independence. One of the development research that has been carried out by Kristina (2022) is to produce supporting products for teaching materials that can encourage student independence in the form of electronic modules (e-modules). Therefore, efforts are made to implement the E-module to train students' independent learning. This research aims to analyze the implementation of a scientific literacy-based e-module with the theme Let's Prepare for Disasters in training junior high school students' independent learning. The research subjects were class VII students of SMP Negeri 2 Kramatwatu who took science lessons using the e-module. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observing learning implementation, observing students' independent learning activities, and learning independence questionnaires. The results of the research showed that the implementation of learning using e-modules went very well, reaching 93.4% at the first meeting and 96.4% at the second meeting. Observations of student learning independence showed an average observation result of 74.3% at the first meeting and 86.1% at the second meeting. Student learning independence questionnaire data supports observation results with an average of 81.1% in the "very good" category. These data show that the e-module based on scientific literacy with the theme Let's Prepare for Disasters is able to effectively train junior high school students' learning independence, as seen from the consistency between learning implementation, student activities in learning independence, and the results of students' perceptions through the learning independence questionnaire.
Analisis Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Berbantuan Media Interaktif Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Kelas IX Pada Pembelajaran IPA Rasyidin, Eiftien Yuliar; Mashfufah, Indrawati; Nurdayanti; Febriana, Ria Naena; Resti, Vica Dian Aprelia
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/b8hbq052

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada pembelajaran IPA, khususnya pada materi Bioteknologi yang bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar peserta didik setelah penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbantuan media interaktif pada pembelajaran IPA materi Bioteknologi. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode survei pascaintervensi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX pada satu rombongan belajar di SMP Negeri 02 Kota Serang. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar skala Likert lima poin yang mencakup empat indikator, yaitu perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan, dan perhatian. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik berada pada kategori tinggi dengan persentase perasaan senang sebesar 80,00%, keterlibatan 84,25%, ketertarikan 89,33%, dan perhatian 86,67%, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 85,06%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT berbantuan media interaktif dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPA yang kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Model Pembelajaran REACT Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis di Kelas VII Materi Zat Dan Perubahannya Latifa Dewi, Shofia; Indah Suryani, Dwi; Aprelia Resti, Vica Dian
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 1 (2026): January - March
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.1.28-35

Abstract

This study was conducted to assess the contribution of the REACT model in enhancing students’ critical thinking skills in learning about substances and their changes at a public junior high school in Serang City. A quantitative approach was employed, using a pretest–posttest control group design, where Class VII C served as the experimental group applying the REACT model, while Class VII A functioned as the control group using the PBL model. Data were collected through multiple instruments, including interviews, questionnaires, test documentation, and observations, and were subsequently analyzed using homogeneity and normality tests, followed by an independent sample t-test. The results indicated an increase in the experimental group’s posttest mean score to 78, outperforming the control group’s mean score of 66, with a significance value of 0.003, below the 0.05 threshold. These findings confirm that the implementation of the REACT model effectively enhances students’ critical thinking skills through the stages of Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, and Transferring. Therefore, the REACT model can be considered a viable alternative science teaching strategy that supports the development of students’ critical thinking abilities.
INTEGRASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI KEMANDIRIAN BELAJAR Vica Dian Aprelia Resti
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah pembelajaran mendalam sering dibahas oleh para pendidik mulai dari jenjang Pendidikan Dasar hingga jenjang Pendidikan Tinggi. Istilah ini menjelaskan apakah pembelajaran mendalam merupakan istilah baru karena seringnya dibahas atau bahkan istilah lama yang kembali menjadi pembahasan pada akhir-akhir ini. Secara konsep pembelajaran mendalam bukan hanya sekedar transfer ilmu melainkan menempatkan peserta didik sebagai pusat dari proses pembelajaran dengan menciptakan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan. Suasana belajar yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan tersebut menjelaskan bagaimana peran kesadaran diri yang ditunjukkan dalam kemandirian belajar peserta didik untuk memaknai bahwa belajar merupakan kebutuhan adalah bagian integral pada kegiatan belajar. Kesadaran dan kepekaan otak dari segi biologi, persepsi, ingatan dan kaitannya dengan pembelajaran dalam artikel ini dibahas menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam suatu bidang yang disebut Neurosains. Kajian neurosains ini tidak bisa dilepaskan dari peran pendidik sebagai fasilitator yang menghadirkan variasi stimulus dalam lingkungan belajar untuk menguatkan konsepsi visual dengan keterlibatan indera peserta didik yang menjadi dasar terbentuknya ingatan dan akan menjadi pemahaman utuh ketika diproses lebih lanjut dalam Long Term Memory (LTM). Hal tersebut menjadikan catatan besar dalam integrasi Deep Learning di pembelajaran IPA yang berkaitan erat dengan kemandirian belajar baik dari sudut pandang peserta didik maupun sudut pandang pendidik. Pendidik diharapkan memiliki motivasi dalam menghadirkan sitimulus yang bermakna sehingga peserta didik akan mudah membawanya ke dalam pemahaman jangka panjang yang bermanfaat dalam pemecahan masalah sehari-hari di lingkungannya.