Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII PADA TEMA TERCEMARNYA LINGKUNGANKU Diah, Ila Nurmila; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Nestiadi, Adi
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i3.53928

Abstract

Kurangnya pemahaman materi pembelajaran dapat menyebabkan rendahnya nilai hasil belajar. dipilihnya model pembelajaran yang sesuai adalah komponen pendukung dalam tercapainya tujuan pembelajaran yang mampu mendukung peserta didik untuk paham atas materi pembelajaran. Diantaranya yaitu memakai model yang tepat dan inovatif, seperti digunakannya model Pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII pada tema tercemarnya lingkunganku. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode yaitu Quasi Experiment atau eksperimen semu dengan memakai dua kelas yaitu satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol, dengan desain pre-test post-test control design. Melalui tes soal pilihan ganda sebanyak 25 butir soal Hasil belajar dapat diukur. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis dengan memakai program SPSS versi 25 diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05, dengan berlandas pada kriteria H0 ditolak dan H1 diterima, oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan yaitu model pembelajaran Learning Cycle 5E memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII pada tema tercemarnya lingkunganku dengan dibuktikan dari perolehan nilai hasil belajar peserta didik yang diterapkan dengam model pembelajaran Learning Cycle 5E  meningkat secara signifikan.
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA PADA PRAKTIKUM IPA DI MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP KABUPATEN SERANG Saepudin, Endin; Nulhakim, Lukman; Nestiadi, Adi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains siswa pada proses praktikum mandiri di salah satu sekolah SMP di wilayah kabupaten serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengguanakan metode survei, sampel yang digunakan adalah siswa kelas 8 MTs Negeri 1 Serang. Populasi 228 siswa dengan jumlah sampel 36 peserta didik. Hasil keterampilan proses sains siswa diperoleh dari pengamatan terhadap RPP dan LKPD yang ada di sekolah serta dengan mengamati langsung proses praktikum secara mandiri yang dilakukan oleh peserta didik. Pada penelitian ini ada 6 aspek keterampilan proses sains yang diamati dalam proses praktikum yang dilakukan secara mandiri oleh peserta didik yakni: pengamatan, klasifikasi, pengukuran, pengkomunikasian dan menarik kesimpulan. Presentase yang didapat pada proses praktikum mandiri pada aspek pengamatan 64,8% masuk ke dalam kategori baik, klasifikasi 64,4% dengan kategori baik, pengukuran 59% kategori cukup, pengkomunikasian 52% kategori cukup dan menarik kesimpulan 48% kategori kurang. Hasil dengan kategori kurang disebabkan oleh beberapa aspek seperti susahnya akses media pembelajaran, kurangnya motivasi belajar dan tidak mendukungnya lingkungan sekitar.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATERI PENGARUH MANUSIA TERHADAP EKOSISTEM UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Nuraina, Nina; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Nestiadi, Adi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan LKPD berbasis Problem Based Learning materi pengaruh manusia terhadap ekosistem dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa SMP kelas VII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang dikembangkan oleh Thiagarajan (1974), yaitu model 4-D (four D model) yang memiliki 4 tahapan, yaitu: define, design, development, serta disseminate, dan dibatasi pada tahap penyebaran (disseminate) yang hanya sampai uji coba terbatas saja. Instrumen yang dipakai adalah lembar angket validasi, lembar observasi pembelajaran dan angket respon siswa. Analisis data dilaksanakan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa validasi ahli materi memperoleh nilai sebesar 81,25% dan termasuk kategori “valid”, sedangkan validasi ahli bahan ajar memperoleh nilai sebesar 94,63% dan termasuk kategori “sangat valid”. Maka, ketika nilai persentase tersebut dihitung rata-ratanya, diperoleh nilai sebesar 87,94% dan termasuk kategori “sangat valid”. Untuk efektivitas penggunaan LKPD berbasis problem based learning, dari penilaian observer mendapatkan nilai sebesar 89,24% dan termasuk kategori “sangat baik”. Kemudian, hasil respon siswa mendapatkan nilai sebesar 84,26% dan termasuk kategori “sangat baik” pula. Sehingga, LKPD berbasis problem based learning materi pengaruh manusia terhadap ekosistem, efektiv untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran serta dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN E-MAGAZINE IPA PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK MEMFASILITASI MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VII Hafidah, Siti Nur; Biru, Lulu Tunjung; Nestiadi, Adi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6772

Abstract

Motivasi belajar merupakan hal uanh sangat penting karena membuat siswa semangat dalam belajar. Motivasi belajar menjadi suatu hal yang dibutuhkan siswa dalam proses pembelajaran. Namun saat ini, motivasi belajar siswa masih menjadi sorotan. Kurangnya motivasi belajar siswa membuat siswa tidak fokus pada saat guru menjelaskan materi sehingga siswa tidak memahami materi dan mendapatkan hasil belajar yang kurang baik. Untuk itu, perlu adanya strategi bagi guru untuk menciptakan suasana belaajr yang menarik, salah satunya menggunakan bahan ajar yang menarik yaitu E-Magazine IPA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan mengetahui tingkat validasi serta respon siswa terhadap E-Magazine IPA yang dikembangkan. Metode pada penelitian ini yaitu Research and Development (RD) dengan model ADDIE namun hanya sampai tahap implementasi, yakni sampai pada proses uji respon siswa. Hasil keseluruhan validasi ahli mendapatkan nilai persentase sebesar 87% dengan kategori tingkat kevalidan “sangat tinggi” yang dilakukan oleh validator materi dan bahan ajar. Serta mendapatkan hasil respon siswa sebesar 88,2% dengan kategori sangat baik. Dengan ini, E-Magazine IPA pada materi ekosistem dapat membuat siswa termotivasi untuk belajar dan memahami materi melihat dari hasil validasi produk dan respon siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DENGAN MENERAPKAN INDIKATOR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI MEKANIKA NEWTON SMP KELAS VII Alexsander, Kelvin; Nestiadi, Adi; Resti, Vica Dian Aprelia
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7030

Abstract

Kompetensi berpikir kritis penting dalam pembelajaran IPA, namun belum optimal di beberapa sekolah. Menyajikan media pembelajaran dengan menerapkan indikator kemampuan berpikir kritis dalam bentuk media pembelajaran animasi jadi salah satu alternatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan data hasil pengembangan dan menganalisis tingkat uji keterbacaan produk media pembelajaran animasi pada materi Mekanika Newton dengan menerapkan indikator kemampuan berpikir kritis siswa SMP Kelas VII. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model 4-D dari Thiagarajan (1974) yang tahapannya (Define, Design, Develop, Disseminate), tetapi pada penelitian ini dibatasi pada tahap Develop untuk uji keterbacaan. Instrumen dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli media, dan guru IPA, serta uji keterbacaan melalui angket respons siswa. Validasi materi menunjukkan kategori “Valid” dengan nilai 79,4%, sedangkan validasi media dan guru IPA masing-masing masuk kategori “Sangat Valid” dengan nilai 86,4% dan 87,3%. Keterbacaan media berdasarkan respons siswa mencapai 87,9% dalam kategori “Sangat Baik”. Hasil ini menunjukkan bahwa media animasi pembelajaran yang dikembangkan layak menjadi alternatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
MENINGKATKAN LITERASI SISWA: MENGULAS KARYA FIKSI SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN SISWA KELAS VIII SMPN 1 CIRUAS Nestiadi, Adi; Nurila, Ila; Elyjar, Cut Dienni; Amelia, Sandra; Agatha, Sonia
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v14i1`.68836

Abstract

Literasi merupakan keterampilan mendasar dan penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan yang akan di hadapi kedepanya. Literasi tidak hanya mencangkup kemampuan membaca ataupun menulis, dalam era digital literasi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Rendahnya tingkat literasi siswa dapat disebabkan faktor-faktor lain salah satunya adalah kurangnya akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas ataupun minimnya minat baca di kalangan siswa tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Menurut Sugiyono (2019) metode kualitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dengan peneliti sebagai instrumen kunci. Dalam metode ini, data dikumpulkan secara induktif melalui trigulasi, yaitu dengan menggabungkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa di temukanya berbagai temuan penting yang menyimpulkan tingkat literasi siswa SMPN 1 Ciruas dari metode pembelajaranmengulas karya fiksi yaitu, peningkatan minat baca, pemahaman materi fiksi, kemampuan analisis, keterlibatan aktif siswa saat proses pembelajaran dengan hasil yang berbeda-beda tiap kelasnya. Penelitian ini penulis berharap tingkat literasi yang rendah menjadi tanggungjawab bersama melalu metode yang bisa di lakukan guru untuk mengatasi hal tersebu, kemudia peran lembaga dan orang tua juga menjadi ha penting bagi kesadaran kita semua mengenai pentingnya literasi dalam keberlangsungan tumbuh kembang siswa, terutama siswa/siswi SMPN 1 Ciruas.
Pengembangan Modul Praktikum Biologi Umum Berbasis Case Method untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Nestiadi, Adi; Leksono, Suroso Mukti; Kurniasih, Septi
Jurnal Pendidikan Abad Ke-21 Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpak.v2i1.391

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui pengembangan modul praktikum biologi umum berbasis case method untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA. Metode penelitian yang digunnakan yaitu  metode Reseasch and Development (RD) yang mengacu pada model 4D Thiagarahajan et al., (1974) yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Hasil penelitian ini berupa produk modul praktikum biologi umum berbasis case method yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Hasil validasi menunjukan bahwa modul praktikum biologi umum berbasis case method memiliki tingkat kevalidan pada kriteria baik dengan perolehan presentasi sebesar 84,8 terdapat beberapa catatan perbaikan untuk dapat menyempurnakan pengembangan modul praktikum yang sedang dikembangkan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa modul praktikum biologi umum berbasis case method unntuk meningkatakan keterampilan proses sains layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran praktikum pada mata kuliah biologi umum. Selain itu peningkatan hasil pre-test dan post-test keterampilan proses sains dalam implementasi modul praktkum ini diperoleh peningkatan.
THE IMPACT OF THE USE OF RESEARCH-BASED BIODIVERSITY E-LEARNING ON THE DEVELOPMENT OF CONSERVATION LITERACY SKILLS IN MIDDLE SCHOOL STUDENTS IN GRADE VII Prasetyo, Tegar Bayu; Leksono, Suroso Mukti; Kurniasih, Septi; Nestiadi, Adi
JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 9, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsep.v9i1.10960

Abstract

The low ability of conservation literacy is the main problem currently faced, one of which is caused by an inappropriate learning system. Therefore, contextualized teaching materials are needed to solve this problem. The purpose of this study is to describe whether or not there is an effect of using e-LKPD based on research results on the topic of biodiversity on students' conservation literacy skills, cognitive, affective and psychomotor aspects. This study uses a type of quantitative research with the method used is quasi-experimental with nonequivalent control group design. The sample in this study was taken using the slovin method. The data analysis technique used was T-test. In the research, the experimental class used e-LKPD and the control class used e-LKPD developed by the subject teacher. The results shown that:  (1) there is a significant effect on conservation literacy of cognitive indicators (Sig. 0.000), (2) there is a significant effect on conservation literacy of affective indicators (Sig. 0.000), (3) there is a significant effect on conservation literacy of psychomotor indicators (Sig. 0.000). The conclusion of the study is that there is an effect of e-LKPD based on research results on biodiversity on students' conservation literacy skills.
DEVELOPMENT OF SCIENCE GAMES MEDIA ON THE INTERACTION BETWEEN THE COMPONENTS OF AN ECOSYSTEM Zahrah, Ainiah; Nestiadi, Adi; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.9119

Abstract

This study aims to create an interactive learning tool in the form of an Android-based science game to teach seventh-grade junior high school students about the interactions among ecosystem components. The issue addressed is the students' low understanding of concepts due to a lack of engaging and interactive learning materials. The methodology employed is research and development (RandD) using a modified version of the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The product is developed with the Unity platform, incorporating avatars, images, sounds, and videos to enhance its appeal and cater to students' learning preferences. A discovery learning approach is utilized to encourage students to explore and grasp concepts independently. Validation by media experts, subject matter specialists, and educational practitioners yielded highly valid results, while trials conducted with junior high school students showed excellent feedback and improvements in learning outcomes exceeding the Minimum Completeness Criteria (KKM). The findings indicate that the Android-based science game is effective and suitable as a learning medium to enhance understanding of ecosystem concepts.