Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Dinamika Open Door Policy terhadap Penduduk Lokal dan Pengungsi Suriah di Turki Tahun 2019 - 2024 Verena Lintang Larasati; Christian Herman Johan de Fretes; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 6 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i6.5816

Abstract

Penelitian mengkaji tentang dinamika sosial terhadap penduduk lokal dan pengungsi Suriah di Turki melalui kebijakan Open Door Policy pada rentang waktu tahun 2019-2024. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Open Door Policy yang membawa dampak pada dinamika sosial masyarakat melalui prinsip kemanusiaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan informasi berupa teori, konsep, dan data-data yang berkaitan dengan pokok bahasan. Melalui analisis berdasarkan pandangan teori multikulturalisme menurut Will Kymlicka, kebijakan ini berusaha menciptakan integrasi melalui konsep kohesi sosial. Hasil penemuan sementara dinamika masayarakat melalui Open Door Policy menghasilkan polarisasi, diskriminasi, dan stigma negatif dalam masyarakat. Penelitian ini menekankan perlunya evaluasi kebijakan yang lebih inklusif untuk mengatasi tantangan integrasi sosial dan keamanan manusia secara efektif.
Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam Mendukung SDGs Poin 13 & 17 Melalui Program Green Building di Kota Semarang Valeria Siep; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.955

Abstract

Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) memiliki fokus yang kuat terhadap dua poin penting, yaitu Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan Poin 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Dalam melihat program green building di Kota Semarang memainkan peran krusial dalam implementasi kebijakan ramah lingkungan yang mendukung ketahanan iklim dan pengembangan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan kerjasama bilateral, yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan dampak dari program green building. Melalui analisis data dan kajian literatur, terbukti bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis lokal tetapi juga menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan. Pembangunan berkelanjutan di Kota Semarang dapat dicapai melalui sistem bangunan yang efisien dan ramah lingkungan. Dukungan keuangan dari pemerintah dan Organisasi Internasional juga memberikan dorongan bagi pelaksanaan program ini. Melalui hibah, pinjaman lunak, dan dukungan teknis, proyek-proyek green building dapat terlaksana dengan lebih baik. karena pembangunan berkelanjutan memerlukan investasi modal yang tidak sedikit. Salahsatu contoh nyata adalah proyek selalu mendapatkan dukungan pemerintah daerah yang bersinergi dengan kebijakan nasional. Dengan menerapkan insentif bagi developer yang mengadopsi praktek green building, diharapkan akan muncul lebih banyak proyek ramah lingkungan yang dapat berkontribusi pada pencapaian SDGs. masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya keberlanjutan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi
Peran MNC dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender di Indonesia “Studi Kasus Strategi PT Loreal Indonesia dalam Mendukung SDGs Poin ke-5” Tahun 2023 Badina Wandamani; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.957

Abstract

Artikel ini menganalisis peran perusahaan multinasional dalam mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia, dengan melihat strategi PT Loreal Indonesia dalam mendukung agenda tujuan berkelanjutan SDGs poin 5 dengan menyadari perlunya memberikan kesempatan bagi perempuan dalam aspek ekonomi dan pendidikan untuk mengelola sumber daya secara lebih luas dan mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literature dari buku, document publikasi pemerintah, hasil-hasil penelitian, serta artikel publikasi. Hasil penelitian menyoroti bahwa PT Loreal Indonesia telah menjadi aktor positif dalam mencapai kesetaraan gender dengan menciptakan peluang dan perlindungan bagi pemberdayaan perempuan melalui program-program internal maupun eksternal. Namun Penting bagi perusahaan untuk tidak hanya memperhatikan hasil yang dicapai di dalam organisasi, tetapi juga memikirkan pengaruh jangka panjang terhadap komunitas sehingga SDGs poin 5 dapat tercapai secara efektif.
Kerjasama Indonesia-Australia melalui Operasi Gannet dalam Mengatasi IUU Fishing di Laut Arafuru Ramses Edison Ansek; Indra Wisnu Wibisono; Roberto Oktovianus Cornelis Seba
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1615

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kerjasama Bilateral Indonesia-Australia melalui Operasi Gannet dalam mengatasi IUU Fishing di Laut Arafuru. Laut Arafura merupakan wilayah yang sangat penting bagi Indonesia dan Australia karena memiliki kepentingan ekonomi dan ekologis yang tinggi, yakni serta dikenal sebagai salah satu kawasan perikanan paling produktif di Asia-Pasifik, dengan potensi Maximum Sustainable Yield (MSY) udang penaeid mencapai 14.700-15.000 ton per tahun dan produksi udang trawl hingga ribuan ton sebelum larangan pada 2015. Hal ini menyebabkan laut arafuru menghadapi tantangan besar akibat maraknya praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang menimbulkan kerusakan lingkungan, kerugian finansial, dan meningkatnya ancaman Illegal, Unrepoorted, and Unregulated (IUU) Fishing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif atau studi daftar pustakah (Literatur review) Untuk mengatasi Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing, kedua negara memperkuat hubungan kerja sama baik di tingkat bilateral maupun regional. kerjasama Operasi Gannet merupakan kegiatan patroli bersama yang melibatkan Bakamla RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Australian Border Force (ABF). Penelitian deskriptif ini mengevaluasi keberhasilan Operasi Gannet dalam mengatasi IUU Fishing di Laut Arafura. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Operasi Gannet memberikan kontribusi besar dalam memperketat pengawasan perbatasan, meningkatkan pertukaran data dan informasi, serta mengurangi praktik penangkapan IUU Fishing, yang mana sebelumnya menyebabkan kerugian ekonomi bernilai miliaran dolar bagi kedua negara.
Diplomasi Lingkungan Indonesia Melalui AATHP untuk Mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2020-2024 Larasati, Abigail; Novriest Umbu Walangara Nau; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v18i2.73134

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menjadi isu lingkungan lintas batas utama di kawasan Asia Tenggara, menimbulkan dampak signifikan bagi negara-negara tetangga. Penelitian ini menganalisis peran diplomasi lingkungan Indonesia melalui implementasi ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP) dalam mengatasi kebakaran dan lahan pada periode 2020- 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui studi literatur, dokumen resmi, dan laporan lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memperkuat kebijakan nasional, meningkatkan sistem monitoring, dan mempercepat koordinasi regional dalam penanganan kebakaran hutan. Meski demikian, tantangan masih terjadi dalam bidang kapasitas institusional dan koordinasi lintas sektor. Simpulan penelitian ini menegaskan peran positif diplomasi lingkungan Indonesia melalui AATHP dalam pengurangan dampak kebakaran hutan dan lahan, dengan kebutuhan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas implementasi di tingkat nasional dan regional. Kata Kunci: Diplomasi Lingkungan; AATHP; Kebakaran Hutan; Indonesia; ASEAN.
Indonesia's Strategy to Build Geopolitical Identity as a Middle Maritime Power in the Indo-Pacific Through the World Maritime Axis (PMD) Policy in the Era of the Joko Widodo Administration (2014-2019) Rikko Yan Lado Ae; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Indra Wisnu Wibisono
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 3 (2026): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i3.3119

Abstract

This study analyzes Indonesia's strategy in building a geopolitical identity as a middle maritime power in the Indo-Pacific region through the Global Maritime Fulcrum (GMF) policy during the Joko Widodo administration (2014–2019). The background of this study is based on the increasing geopolitical dynamics of the Indo-Pacific as the epicenter of great power rivalry, which demands Indonesia to strengthen its strategic position and identity as an archipelagic nation. This study uses a descriptive qualitative approach based on literature studies with reference to Middle Power Theory as a theoretical framework, as well as the concepts of maritime geopolitics, the Indo-Pacific, and maritime diplomacy as conceptual frameworks. The study shows that the GAM does not only function as a maritime sector development policy, but also as a grand strategy in shaping Indonesia's identity as a middle maritime power.
SOLIDARITAS SIPIL DALAM PERANG MODERN: STUDI KASUS PERLAWANAN MASYARAKAT SIPIL UKRAINA DALAM PERANG MELAWAN RUSIA TAHUN 2023-2024 Valetta Sophie Jacob; Indra Wisnu Wibisono; Roberto Octavianus Cornelius Seba
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1605

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran solidaritas sipil dalam membangun perlawanan masyarakat Ukraina terhadap agresi Rusia pada periode 2023-2024 dalam konteks perang modern. Transformasi karakter perang modern yang ditandai dengan taktik hibrida, keterlibatan aktor nonnegara, serta perang informasi menjadikan masyarakat sipil bukan lagi pihak pasif, tetapi aktor strategis dalam arsitektur ketahanan negara. Dengan menggunakan kerangka konstruktivisme, soft power, masyarakat sipil transnasional, dan ketahanan nasional, penelitian ini menjelaskan bagaimana identitas nasional, nilai bersama, serta narasi kolektif membentuk kapasitas mobilisasi rakyat Ukraina selama konflik berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sipil terbentuk melalui proses historis yang panjang, mulai dari penguatan identitas pasca-kemerdekaan, mobilisasi politik pada Revolusi Oranye dan Euromaidan, hingga konsolidasi jaringan sosial setelah invasi 2022. Pada masa eskalasi perang, solidaritas ini termanifestasi dalam berbagai bentuk, seperti mobilisasi relawan, dukungan logistik pertahanan, kampanye digital, aktivisme diaspora, serta diplomasi publik akar rumput yang memperkuat dukungan internasional. Seluruh dinamika tersebut memperlihatkan bahwa perlawanan Ukraina tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga ditopang oleh kohesi sosial dan inisiatif sipil yang berfungsi sebagai fondasi ketahanan nasional nonmiliter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa solidaritas sipil berperan sebagai mekanisme kunci yang memungkinkan masyarakat Ukraina mempertahankan kedaulatan negara di tengah karakter perang modern yang kompleks dan multidimensional.
Sipping Soft Power : Coffee as Indonesia's Nation Branding Strategy in the US Joaena Charlotte Rosevine Wattimena; Indra Wisnu Wibisono; Roberto OC Seba
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 3 No. 3 (2024): December : LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, H
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v3i3.2898

Abstract

“Sipping soft power” describes how simple activities such as brewing and enjoying coffee can be a subtle way to convey cultural values, strengthen international relations, and build a positive image of Indonesia in the eyes of the world. In the context of bilateral relations that have been established for over 75 years, coffee has transformed into a cultural symbol reflecting Indonesia's national identity. Using a qualitative case study approach with Nation Branding theory (Anholt) and soft power theory (Nye), this study utilizes data from official reports, scientific literature, and documentation of coffee diplomacy activities. The research findings indicate that the diversity of coffee flavors from various regions in Indonesia, born from tropical geographical conditions, fertile volcanic soil, and sustainable agricultural practices, makes coffee a representation of Indonesia's cultural and natural wealth. Coffee-drinking traditions such as tubruk coffee and klotok coffee are part of social life and offer authentic narratives that strengthen Indonesia's cultural appeal in the eyes of the American public. Through active promotion involving businesses, the diaspora, and state diplomacy, coffee has successfully created cross-cultural emotional experiences that bring foreign consumers closer to Indonesia's local values. This makes coffee not only an economic commodity but also a symbol of national identity that strengthens Indonesia's positive image in bilateral relations with the United States.
Human Resource Quality Development Strategy by the West Java Regional Legislative Council Through International Cooperation Kevin Kleery Kumape; Indra Wisnu Wibisono; Sri Suwartiningsih
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): April : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i1.2942

Abstract

This study discusses the strategies for developing human resources (HR) implemented by the West Java Provincial Legislative Council through international partnerships and cooperation. In the context of globalization and increasingly intense regional competition, Human Resource Development has become one of the top priorities for enhancing regional competitiveness. The West Java Regional Legislative Council plays a role as a legislative body and a strategic actor in regional diplomacy (paradiplomacy) by establishing international relations to support capacity building in various sectors, particularly education, industry, and technology. This study employs a qualitative approach using document analysis, interviews, and secondary data analysis from various cooperation agreements, including those with Chungcheongnam-do Province, South Korea. The findings reveal that the international cooperation facilitated by The West Java Legislative Council not only enhances access to education and training for the youth of West Java but also opens opportunities for internships, student exchanges, and technology transfer aligned with the needs of the local industry. This strategy demonstrates synergy between legislative policies and regional development directions focused on improving human resource quality. Additionally, The West Java Legislative Council promotes integrating global values into the local context, enabling West Java's society to adapt more effectively to global dynamics. Thus, international cooperation effectively strengthens the foundation for sustainable and highly competitive human resource development in West Java.
The Role of Cross-Border Post in East Nusa Tenggara in Combating Human Trafficking Umbu Riada Tagumara Sabaora; Novriest Umbu W Nau; Indra Wisnu Wibisono
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 3 (2025): December : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i3.2944

Abstract

Human Trafficking is one of the most complex and organized forms of transnational crime, with the province of East Nusa Tenggara being one of the most vulnerable regions in Indonesia. East Nusa Tenggara geographical location, bordering Timor-Leste and having sea routes to Australia, coupled with high poverty rates and low education quality, makes the province a transit area and primary source of victims of Human Trafficking. This study aims to analyze the effectiveness of State Border Crossing Posts in combating Human Trafficking in East Nusa Tenggara, focusing on three of State Border Crossing Posts : Wini, Motaain, and Motamasin. The method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through literature review, government documents, and interviews. The findings indicate that the presence of State Border Crossing Posts has positively contributed to surveillance, awareness-raising, and economic empowerment of border communities. However, its effectiveness is still limited by structural constraints such as insufficient human resources, infrastructure, inter-agency coordination, and difficulties reaching remote areas. Additionally, the role of non-state actors such as NGOs, religious organizations, and local communities has proven to be crucial in detecting, preventing, and assisting victims of human trafficking. This study recommends enhancing cross-sectoral coordination, strengthening institutional capacity, and increasing community involvement in the cross-border protection system more comprehensively.