Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pendampingan Tahfiz Menggunakan Metode Tasmi’ Melalui Program Ekstrakulikuler di SMA 2 Padang Anita Sarmila; Martin Kustanti; Rezki Amelia; Gusmirawati Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.2665

Abstract

This mentoring aims to help students memorize and maintain memorization of the verses of the Qur'an in the Tahfidz extracurricular program at SMA 2 Padang using the tasmi' method. The tasmi' method is a method of memorizing the Qur'an by the teacher listening to the reading of the verses of the Qur'an from students, so that with this tasmi' a memorizer of the Qur'an will be known his shortcomings when submitting memorization, because students can make mistakes in pronouncing letters or harakat. With tasmi' students will be more concentrated in memorizing. This mentoring is carried out using the PAR (Participatory Action Research) method with stages of mentoring, namely the first preparation, the second implementation stage, the third evaluation stage, which later the results of the participants' memorization will be tested and when the results of the exam are sufficient, the students will graduate. The success of the tahfiz mentoring using the TASMI' method is marked by the increasing quality of memorization and reading of students where they graduated above 1 juz, 10 juz and there were even students who graduated 22 juz.
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan Media Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Devi Elsi Susanti; Martin Kustati; Gusmirawati Gusmirawati; Rezki Amelia
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning Berbantuan Media Mind Mapping dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi terdiri dari seluruh peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 5 Kota Solok. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Kelas yang dilih sebagai kelas eksperimen adalah VIII.3 dan kelas kontrol VIII.4. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan teknik tes berupa soal pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji statistik, Uji Paired Sample t-Test, dengan menggunakan software SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z sebesar -9.266  dengan p value (Asymp. Sig. 2 tailed) sebesar 0,000 dimana lebih kecil dari nilai signifikansi 0,05 dengan keputusan Ho ditolak sehingga terdapat perbedaan signifikan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidika Agama Islam dan Budi Pekerti antara sebelum dan sesudah diterapkannya model problem based learning berbantuan media mind mapping. Dengan demikian model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping yang diterapkan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Efektivitas Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran Bagi Anak Slow Learner Yuni Wulan Dari; Martin Kustati; Gusmirawati; Rezki Amelia
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2776

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kepada siswa yang berkebutuhan khusus jenis Slow Learner yang mempunyai masalah dengan daya tangkap rendah saat proses pembelajaran. Anak Slow Learner sulit menerima dan memahami pembelajaran. Hal itu di sebabkan beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Fokus permasalahan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Evaluasi permasalahan dalam penerapan pembelajaran bagi anak Slow Learner. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan evaluasi pembelajaran menggunakan aplikasi  Edukey bagi anak Slow Learner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi yang dilakukan guru dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu melakukan pendekatan kepada anak Slow Learner yang bertujuan untuk mengetahui karakter masing-masing anak dan juga melakukan kerja sama dengan orang tua anak Slow Leaerner guna untuk memantau perkembangan anak dalam proses pembelajaran.
PENDAMPINGAN MEMBACA AL-QUR’AN PESERTA DIDIK BERBASIS HALAQAH DI SDSIT KARAKTER ANAK SHALIH PADANG Wandrianto Wandrianto; Martin Kustati; Rezki Amelia; Fitri Jayanti
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3982

Abstract

Abstrak: Pendampingan membaca Al-Qur’an merupakan hal yang sangat penting untuk peserta didik. Membaca, menghafal dan melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an salah satu bagian dalam memelihara firman to understand Allah SWT. Halaqah adalah proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh peserta didik dengan melingkari guru yang membimbingnya. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan ilmu bagi peserta didik mengenai pembelajaran Al- Qur’an berbasis halaqah. Metode pendampingan adalah PAR. Langkah-langkah PAR adalah sebagai berikut: Tahap to Know (Mengetahui Kondisi Riel Komunitas) Hal-hal yang dilakukan dalam tahap ini adalah proses inkulturasi yaitu membaur dengan masyarakat untuk membangun kepercayaan.Tahap to Understand (Memahami Problem Komunitas) tahap pada ke dua ini bertujuan untuk memahami persoalan utama komunitas. Tahap to Plann (Merencanakan Pemecahan Masalah Komunitas) tahap to plann adalah tahap yang dilakukan untuk merencanakan aksi pemecahan masalah. Tahap to Act (Melakukan Program Aksi Pemecahan Masalah) Tahap ini merupakan tahap implementasi program dari yang direncanakan pada tahap sebelumnya. Tahap to Change (Membangun kesadaran untuk perubahan dan keberlanjutan), pada tahap ini, hal yang semestinya dilakukan adalah melakukan refleksi atas hasil proses selama proses riset dan pemberdayaan.Subjek dalam pendampingan ini adalah peserta didik SDSIT Karakter Anak Shalih Padang. Hasil pendampingan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan halaqah yang dilaksanakan di SDSIT Karakter Anak Shalih Padang dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an peserta didik, sehingga materi tersampaikan, selain itu pembelajaran juga dilaksanakan dengan berkelompok sesuai kemampuan peserta didik. Meskipun ada kendala yang mempengaruhi pembelajaran peserta didik, salah satunya dari peserta didik dan lingkungan. Karena pembelajaran dilaksanakan pagi hari, maka ada sebagian peserta didik terlambat. Namun Para peserta didik tetap semangat dan sangat berharap pembelajaran ini menjadi program khusus dantetap diksanakan.Kata Kunci : Pembelajaran, Al-Qur’an, Halaqah.
Pelatihan Pemanfaatan Media Canva Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kompetensi Guru PAI SD Melda Delvia; Martin Kustati; Rezki Amelia; Elijonnahdi Elijonnahdi; Titi Sartini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.705

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru berinovasi, termasuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, banyak guru PAI SD di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, masih kesulitan mengadopsi media canva. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kompetensi guru melalui pelatihan pemanfaatan canva dengan metode Participatory Action Research (PAR), mencakup pemetaan awal, membangun hubungan kemanusiaan, penentuan agenda riset untuk perubahan sosial, pemetaan partisipatif, merumuskan masalah kemanusiaan, menyusun strategi gerakan, pengorganisasian masyarakat, melancarkan aksi perubahan, membangun pusat belajar masyarakat, refleksi, dan meluaskan skala gerakan dan dukungan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan guru, terbukti dari skor post-test yang naik dari 55% menjadi 87%. Guru lebih percaya diri merancang pembelajaran, yang meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, pelatihan mendorong kreativitas guru dalam menyusun materi ajar serta membentuk komunitas berbagi media ajar sebagai bentuk kolaborasi. Meski demikian, kendala seperti akses internet, perangkat terbatas, dan waktu menjadi tantangan. Diperlukan pelatihan lanjutan, dukungan infrastruktur, dan penguatan komunitas agar inovasi berkelanjutan.
Analisis Lingkungan Sosial Pesantren Terhadap Kemandirian Santri Rahmat Ramatul Andika; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati Gusmirawati
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v2i2.1056

Abstract

Lingkungan sosial di pesantren memiliki peran penting dalam mendorong pembentukan kemandirian santri, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana lingkungan sosial di Pondok Pesantren Iqra' memengaruhi tingkat kemandirian santri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitik, penelitian ini mendalami dinamika interaksi sosial di lingkungan pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan santri, pengasuh, dan staf, observasi langsung terhadap kegiatan sehari-hari dan pola interaksi, serta analisis dokumen seperti pedoman kegiatan dan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial pesantren yang didukung oleh disiplin yang ketat, budaya kerja sama, dan tanggung jawab rutin berperan besar dalam membangun kemandirian santri. Namun, beberapa tantangan ditemukan, seperti perbedaan latar belakang sosial santri dan keterbatasan fasilitas, yang dapat memengaruhi efektivitas pembinaan. Kesimpulannya, lingkungan sosial pesantren memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan kemandirian santri. Dengan pengelolaan yang lebih optimal, lingkungan ini dapat semakin mendukung pencapaian hasil yang lebih baik. Penelitian ini memberikan masukan bagi pengelola pesantren untuk menciptakan suasana yang lebih mendukung pengembangan kemandirian santri.
Motivation to Writing Articles for Islamic Religious Education Teachers at MTsN 10 Pesisir Selatan Noprijon; Martin Kustati; Rezki Amelia
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.7979

Abstract

This study aims to determine and analyze the motivation of Islamic Religious Education (PAI) teachers in writing scientific articles at MTsN 10 Pesisir Selatan. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the motivation of PAI teachers in writing articles is influenced by intrinsic factors, such as encouragement of professional development, the desire to share knowledge, and self-actualization; as well as extrinsic factors, such as demands for career development, awards from institutions, and encouragement from colleagues. However, challenges such as time constraints, lack of writing training, and lack of access to scientific journals are still obstacles. This study recommends the need for ongoing scientific writing training, stronger institutional support, and strengthening of academic culture in the madrasah environment.
STRATEGI GURU PAI DALAM PENANAMAN NILAI ILAHIAH PADA SISWA MADRASAH MADRASAH IBTIDAIYAH ALAM INSAN RABBANI KOTA SUNGAI PENUH Muhammad Habil; Martin Kustati; Rezki Amelia
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2691

Abstract

Abstract The aim of this research is to find out PAI teachers' strategies for instilling divine values ??in students. This is based on developments in increasingly modern times, especially in the current era of globalization, adding to concerns about whether divine values ??are not instilled in children so that their behavior becomes bad. such as acting impolitely, disobeying teachers or parents, and saying bad things. Divine values ??are very important in life, to instill divine values, it is hoped that educators must have the right strategy so that the teaching and learning process activities can achieve the expected goals. Qualitative research approaches and descriptive methods, namely research that describes current conditions, use data collection techniques The methods used are interviews, observation and documentation. The research results show that: The teacher's strategy for instilling divine values ??is to use 5 strategy components, namely preliminary activities, conveying information, student participation, tests or evaluations, and follow-up activities. The form of divine values ??is divided into three, namely the Divine Values ??of Imaniah, the Divine Values ??of Ubudiyah, and the Divine Values ??of Mu'amalah. Keywords: Strategy, teacher and, Divine Values Abstrak Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui strategi guru PAI dalam Penanaman nilai ilahiah pada siswa hal ini didasari perkembangan zaman yang semakin modern, terutama pada masa globalisasi saat ini menambahkah kekhawatiran terhadap tidaknya ditanamkan nilai ilahiah kepada anak-anak sehingga tingkah laku mereka menjadi tidak baik seperti bertingkah tidak sopan, tidak patuh terhadap guru maupun orang tua, dan berkata yang tidak baik. Nilai ilahiah sangatlah penting dalam kehidupan, untuk menanamkan nilai ilahiah diharapkan pendidik harus memiliki strategi yang tepat agar dalam kegiatan proses belajar mengajar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.Pendekatan penelitian kualitatif dan metode deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan kondisi yang sedang terjadi, teknik pengumpulan data menggunakan yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Strategi guru dalam menanamkan nilai ilahiah yakni mengunakan 5 Komponen Strategi yakni kegiatan pendahuluan, penyampaian informasi, partisipasi peserta didik, tes atau evaluasi, dan kegiatan lanjutan. Bentuk nilai ilahiah terbagi menjadi tiga yaitu nilai Ilahiah Imaniah, nilai Ilahiah Ubudiyah, dan nilai Ilahiah Mu’amalah. Kata Kunci: Strategi,Guru Dan, Nilai Ilahiah
Studi Etnografi Nilai Spiritual Dalam Tradisis Sumbayang Ampek Puluah Hari Tarekat syattariyah Zilfadlia Nirmala; Martin Kustati; Rezki Amelia
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 6 (2023): November: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i6.856

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai spiritual yang terdapat didalam tradisi sumbayang ampek puluah hari (Shalat 40 hari) dalam tarekat syattariyah. Sumbayang ampek puluah hari merupakan salah satu tradisi dari tarekat syattariyah di Nagari Sintuak, Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat yang dilakukan sekali dalam setahun. Penelitian yang dilakukan dikhususkan terhadap nilai spiritual yang ada didalam tradisi sumbayang ampek puluah hari ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi etnografi, penelitian ini dilakukan di Nagari Sintuak Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan kesimpulan, setelah itu digunakan beberapa teknik untuk menguji keabhsahan data diantaranya perpanjangan ,keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama pelaksanaan tradisi sumbayang ampek puluah hari dalam tarekat syattariyah, dilaksanakan shalat berjama’ah selama empat puluh tanpa terputus-putus pelaksanaannya. Dimana pelaksanaan shalat shubuh dsertai dengan doa qunut, kemudian penambahan shalat Qadha setiap shalat fardhunya. Serta pelaksanaan shalat sunat rawatib sebelum dan sesudah shalat fardhu. Kedua didapatkan nilai spiritual dalam tradisi sumbayang ampek puluah hari tarekat syattariyah yakni berupa ketenangan jiwa dan hati, meningkatnya hablun minallah para jama’ah shalat.
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGANGGULANGI PERILAKU BODY SHAMING PADA PESERTA DIDIK Dinda Dwi Azizah; Martin Kustati; Rezki Amelia; Juliana Batubara
Islamic Education Vol. 1 No. 4 (2023): October : journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i4.881

Abstract

This research was conducted to find out how the role of Islamic religious education teachers in overcoming body shaming behavior in schools to form students who have good character. In this study, the data sources were taken from 3 Islamic religious education teachers in superior junior high schools in Padang City. This research uses qualitative methods with a case study approach. The data collection techniques used in this research are observation, interview, and documentation using purposive sampling technique. While the data analysis technique used is the Miles and Huberman technique, namely collecting data, after the data is collected, then the analysis is carried out, then reducing the data and concluding the research. Furthermore, the results of data analysis are presented in the form of narrative descriptions. The results obtained in this study are that there are three activity themes as a form of the role of Islamic religious education teachers in overcoming body shaming behavior. The three themes of these activities are i) preventive and curative actions; ii) analysis of child development; iii) moral formation.