Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Dapatkah Relaksasi Otogenik Menurunkan Kecemasan Atlet Menembak? Jannah, Miftakhul; Rahmasari, Diana; Dewi, Damajanti Kusuma; Izzati, Umi Anugerah
Journal of Psychological Perspective Vol 3, No 2: December 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.321502021

Abstract

The purpose of this study was designed to examine the effect of autogenic relaxation on reducing anxiety on the athletes of shooting. This study uses an experimental research method with pre and posttest control group design. The treatment in this study was autogenic relaxation given for 8 times. The participants of this study were 12 shooting athletes from the East Java Training Center. Data obtained through sport anxiety scale. Independent t test was used as a data analysis technique. The results of the research show that the t value is -9.398 with p less than 0.001. This shows that autogenic relaxation training effective to reduce shooting athlete’s anxiety. The decrease of anxiety occurred partly due to the athlete's acceptance of the importance of mental training and autogenic relaxation mechanisms lead to specific responses against anxiety symptoms. Autogenic relaxation can be used as an intervention for reduce shooting athlete’s anxiety. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh latihan relaksasi otogenik terhadap penurunan kecemasan atlet menembak. Pendekatan eksperimen dengan pretest-posttest control group design digunakan pada penelitian, dilakukan selama 8 kali. Sejumlah 12 orang (8 lelaki, 4 perempuan, usia 20-44 tahun) atlet menembak  pemusalatan latihan daerah Jawa Timur sebagai subjek penelitian. Instrumen berupa skala kecemasan olahraga. Uji t independent digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil riset menunjukkan bahwa nilai t sebesar -9,398 dengan p kurang dari 0,001. Ini menunjukkan, latihan relaksasi otogenik memengaruhi penurunan kecemasan atlet menembak. Penurunan kecemasan terjadi antara lain disebabkan oleh adanya penerimaan atlet akan pentingnya latihan mental. Selain itu, mekanisme relaksasi otogenik mengarah pada respon spesifik melawan gejala kecemasan. Relaksasi ditandai penyesuaian fisiologis yang ditimbulkan tanpa adanya ketegangan tubuh dan pikiran. Dampaknya kecemasan terdistraksi sehingga terjadi penurunan. Relaksasi otogenik dapat dijadikan salah satu intervensi bagi atlet menembak untuk menurunkan kecemasan yang dialaminya.  
Pendampingan Program Pengayaan Ekstrakurikuler di SD/MI Bahagia, Wonokromo, Surabaya Savira, Siti Ina; Syafiq, Muhammad; Dewi, Damajanti Kusuma; Nurwidawati, Desi
International Journal of Community Service Learning Vol. 2 No. 2 (2018): May 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.643 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v2i2.13754

Abstract

Abstract This paper is aimed to describe extracuricular advocacy activity at Islamic Primary School Bahagia, Wonokromo, Surabaya, as a community service conducted by team of lecturers of Universitas Negeri Surabaya. This school is particularly chosen because it has a unique social-economy background and limitations. The advocacy provided was to improve teachers’ soft-skills and creativity to be able to design supplementary activities to help students grow their interest and soft-skill as well. The final outcome is to see students’ growth in self-confidence, team work, respct and toleration to each other, which also support their academic achievement.
Hubungan Antara Konformitas Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa Zaki, Naufal; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n01.p490-499

Abstract

Konformitas dapat memengaruhi perilaku konsumtif, terutama di kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan platform e-commerce seperti Zalora. Perilaku konsumtif sering kali melibatkan pembelian impulsif tanpa mempertimbangkan kebutuhan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan perilaku konsumtif pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 155 mahasiswa FIP UNESA pengguna aktif Zalora, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara konformitas dan perilaku konsumtif (r = 0.486, p < 0.01). Konformitas berkontribusi sebesar 23,6% terhadap perilaku konsumtif, dengan faktor pendukung berupa usia, tekanan sosial, dan preferensi terhadap produk branded. Konformitas memainkan peran penting dalam memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa. Edukasi literasi keuangan diperlukan untuk membantu mahasiswa mengelola perilaku konsumtif secara bijak. Abstract Conformity can influence consumptive behavior, especially among college students who actively use e-commerce platforms such as Zalora. Consumptive behavior often involves impulse buying without considering rational needs. This study aims to determine the relationship between conformity and consumptive behavior in students of the Faculty of Education, Surabaya State University (FIP UNESA). A quantitative approach was used with a correlational design. The sample consisted of 155 FIP UNESA students who are active users of Zalora, selected through purposive sampling technique. Data were collected using a Likert scale questionnaire, then analyzed using Pearson correlation and simple linear regression techniques. The results showed a significant positive relationship between conformity and consumptive behavior (r = 0.486, p < 0.01). Conformity contributes 23.6% to consumptive behavior, with supporting factors in the form of age, social pressure, and preference for branded products. Conformity plays an important role in influencing college students' consumptive behavior. Financial literacy education is needed to help students manage consumptive behavior wisely.
Hubungan Antara Self Efficacy dan Perceived Social Support dengan Academic Stress Pada Mahasiswa Semester Akhir Aulia Nabiilah, Nadia; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n01.p518-531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan perceived social support dengan academic stress pada mahasiswa semester akhir. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai alat dalam pengumpulan data. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 390 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Fakultas Psikologi yang sedang mengerjakan tugas akhir berupa skripsi. Teknik analisis data yang digunakan yakni melalui analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara self efficacy dan perceived social support dengan academic stress dengan hasil koefisien sebesar 0,600 yang artinya self efficacy dan perceived social support memiliki tingkat hubungan yang kuat. Abstract This study aims to determine the relationship between self-efficacy and perceived social support with academic stress in final semester students. The research method in this study uses a quantitative method with a questionnaire as a tool in data collection. The number of respondents used in this study was 390 students from the Faculty of Education and the Faculty of Psychology who were working on their final assignments in the form of theses. The data analysis technique used was through multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that there is a negative and significant relationship between self-efficacy and perceived social support with academic stress with a coefficient result of 0.600, which means that self-efficacy and perceived social support have a strong relationship.
Innovation of Brand Building and Character Development in Islamic School: A Transformation Based on School Core Values Cahyanto, Bagus; Wibowo, Agus Mukti; Arifuddin, Ahmad; Dewi, Damajanti Kusuma; Salamah, Evi Rizqi; Don, Abdul Ghafar
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v6i3.1784

Abstract

This paper describes the innovation process of Islamic schools in building students' image and character. This research was conducted at the primary education level, specifically at a private junior high school in the suburbs. The school has proven successful in building its image and character education model, transforming it from a public school into a leading school chosen by parents. Furthermore, this school was selected based on several other factors, including its unique history and its position as a leading and exemplary Islamic school in Malang, Indonesia. This study employs a qualitative case study approach, with data collection conducted through interviews, observations, and documentation. In the data analysis process, the researcher used case study data analysis, as described by Yin, which consists of four parts: pattern matching, explanation building, time series analysis, and repeated observations. The study's results revealed that the school was initially an underappreciated Islamic school with lower parental school preferences. The school did not offer any specialisations or achievements to prospective students. After the school innovated by initiating and articulating its core values in various aspects of the school, including the curriculum, environment, and social media, the school's core values became a driving force in developing character education and enhancing the school's brand. This condition attracts public attention and increases parental preference for schools. This study suggests that initiating and articulating unique and strong core values is a breakthrough that can transform the brand and character education model of schools, ultimately increasing parental preference for these institutions. This study recommends further quantitative research to measure the specific impact of implementing core values ​​on parental preferences in a more measurable manner.
Hubungan Job Insecurity Dengan Job Satisfaction Pada Sales Marketing Merk Obat-Obatan X Di Surabaya Parahitha, Nabila Sita; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54150

Abstract

Rasa puas dalam bekerja menjadi hal yang diinginkan setiap karyawan. Salah satu faktor penentu kepuasan kerja adalah lingkungan kerja. Lingkungan kerja yang tidak kondusif menimbulkan ketidakamanan dalam bekerja, terutama pada bidang marketing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara job insecurity dengan job satisfaction pada sales marketing merk obat-obatan X di Surabaya. Metode penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian populasi dengan total 81 sales marketing. Sebanyak 30 sales marketing sebagai try out dan 51 sales marketing sebagai subjek penelitian. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan deskripsi data dan uji statistika yang terdiri dari uji asumsi klasik (uji normalitas dan uji linearitas) serta uji hipotesis korelasi product-moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai P = 0.000, R = -0.547, dan R-squared = 0,294. Agar dapat meningkatkan kepuasan kerja, perusahaan dapat memperhatikan aspek yang mendominasi job satisfaction dalam penelitian. Begitu pula untuk dapat meminimalisir ketidakamanan kerja, perusahaan dapat lebih memperhatikan aspek-aspek yang mendominasi job insecurity dalam penelitian ini.
Hubungan Antara Job Satisfaction Dengan Work Engagement Pada Karyawan Di Pt. X. Roseana, Assa; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54201

Abstract

Hubungan antara Self Regulated Learning (SRL) dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran Matematika Mustafa, Dannya Indra; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v11i1.58771

Abstract

Penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning (SRL) dengan prestasi belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 134 siswa dengan sebanyak 32 siswa sebagai try out dan sisanya 102 siswa sebagai subjek penelitian. Uji korelasi dalam penelitian ini menggunakan teknik product moment pearson corelation dan bantuan SPSS 25.0 for Windows. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala self regulated learning. Penelitian ini menunjukkan hasil nilai signifikansi sebesar 0,005 (Sig. < 0,05) dan nilai korelasi sebesar r = 0,278. Hasil signifikansi tersebut menunjukkan adanya hubungan antara self regulated learning dengan prestasi belajar matematika. Besarnya nilai hasil uji korelasi, menunjukkan kategori korelasi yang rendah. Berdasarkan hasil analisis data yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima.
Hubungan antara Subjective Well-Being dengan Tingkat Kecemasan Lansia di Posyandu Lansia Putri, Nazhifah Wardaningtias Zharfani; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p982-995

Abstract

Masa tua merupakan masa akhir dari proses perkembangan manusia yang dimulai dari usia 60 tahun hingga akhir hayat. Masalah psikososial yang sering dialami oleh lansia adalah kecemasan umum yang disebabkan oleh berbagai hal. Pada masa lansia, subjective well-being penting dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Memperhatikan masalah-masalah yang dialami lansia, maka di Indonesia mengupayakan peningkatan kesejahteraan lansia melalui posyandu lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara subjective well-being dengan tingkat kecemasan lansia di posyandu lansia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Lokasi penelitian yaitu, posyandu lansia RW 14, Desa Ngringo, Jawa tengah. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 126 orang. Pengumpulan data berupa kuesioner berbentuk skala likert. Alat ukur yang digunakan adalah skala The Modified BBC Subjective Well-Being (BBC-SWB) dan skala Geriatric Anxiety Scale (GAS). Teknik analisis menggunakan korelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan data berdistribusi normal, kedua variabel linear dengan nilai signifikansi 0.001, dan kedua variabel berbanding terbalik yang ditunjukan dengan hasil pearson correlation negatif (-). Kesimpulan lansia memiliki tingkat subjective well-being yang tinggi dan tidak memiliki kecemasan yang berarti dan hubungan kedua variabel bersifat negatif. Artinya bila subjective well-being tinggi maka kecemasan lansia rendah, dan apabila subjective well-being rendah maka kecemasan lansia tinggi
Hubungan antara Kontrol Diri dengan Fear of Missing Out pada Pengguna Media Sosial Tiktok Janiyah, Fika Tsi Marul; Dewi, Damajanti Kusuma
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v11i1.61807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait hubungan antara kontrol diri dengan fear of missing out pada pengguna media sosial tiktok. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni menggunakan kuesioner. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 164 mahasiswa jurusan Psikologi Universitas Negeri Surabaya yang ber-usia 18 hingga 21 tahun yang menggunakan media sosial tiktok minimal 3 jam per-hari. Penelitian ini menggunakan software IBM SPSS 26.0 untuk membantu analisis data dalam melakukan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negative dan signifikan dari kontrol diri dengan fear of missing out dengan nilai signifikansi 0,0000 (p<0,05) dan nilai koefiensi korelasi sebesar -0,344 yang masuk dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa jika tingkat kontrol diri maka Tingkat fear of missing outnya rendah dan begitu juga sebaliknya jika Tingkat control yang rendah maka Tingkat fear of missing outnya tinggi.