Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI SUPERVISI PEMBELAJARAN DI MTS AL-AMANAH Siti Nur Rahmawati Shafariah; Mahrudin, Amir; Priyatno, Agus
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 5 (2024): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v2i5.14893

Abstract

Studi ini meneliti efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Mts Al-amanah, dengan fokus pada praktik supervisi pembelajaran oleh para guru. Penelitian bertujuan menganalisis manajemen supervisi pembelajaran siswa, mencakup tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi lanjutan. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi fokus utama, dengan target peningkatan mutu pengajaran aspek keagamaan. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif, penelitian melibatkan kepala sekolah, staf pengajar, dan peserta didik sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, pengamatan langsung, dan telaah dokumen. Proses analisis meliputi penyaringan data, penyajian informasi, dan perumusan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkap tiga aspek kunci: (1) mekanisme pengawasan proses belajar siswa, (2) elemen pendukung dan penghambat dalam supervisi yang mempengaruhi kualitas pembelajaran, serta (3) urgensi peran guru dalam fungsi supervisi.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI SMK IT INSAN TODA KOTA BOGOR Silalahi, Widiani; Mahrudin, Amir; Priyatno, Agus
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 6 (2024): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v2i6.15003

Abstract

Studi ini meneliti terkait pengelolaan lingkungan sekolah dalam mencegah kekerasan seksual di SMKIT Insan Toda Kota Bogor dalam hal ini fokus pada pengelolaan lingkungan sekolah serta kesadaran warga sekolah dalam mencegah kekerasan seskual. Penelitian bertujuan menganalisis pengelolaan lingkungan sekolah, mencangkup tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan. Pencegahan kekerasan seksual menjadi fokus utama, dengan target edukasi terkait pendidikan seks dan urgensinya serta tantanga dalam mencegah kekerasan seksual dilingkungan sekolah. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang menghasilkan data deskriftif, dalam penelitian melibatkan kepala sekolah, guru wali kelas X1, guru ali kelas XII, dan guru bimbingan konseling. Dalam pengumpulan data melalui teknik wawancara, pengamatan langsung dan telaah dokumen, dalam proses analisis data (1)pengempulan data yaitu mengumpulkan data di lokasi penelitian dengan melakukan obsevasi, wawancara dan dokumentasi sebagai pelengkap data dalam penelitian; (2) reduksi data dilakukan dengan melakukan observasi tentang pengelolaan lingkungan sekolah dalam mencegah kekerasan seksual; (3) penyajian data. Temuan dalam hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolan lingkungan sekolah, budaya sekolah, kolaborasi dengan orang tua dan kerja sama dengan kesehatan lokal, pembiasan-pembiasaan baik yang diterapkan disekolah serta fasilitas yang diberikan sekolah dalam upaya meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah dalam mencegah kekerasan seksual , dalam hal ini memiliki peranan penting dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dari kekerasan seksual bagi peserta didik khususnya.
Membangun Kesadaran Finansial Masyarakat Lengkong: Mencegah Jeratan Judi Online dan Pinjaman Online Putri, Mina Aissyawa Sunarto; Noviasari, Rosa; Mahrudin, Amir
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i2.15318

Abstract

Literasi finansial sangat berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan masyarakat, salah satunya dapat membantu masyarakat terhindar dari jeratan judi online dan pinjaman online ilegal. Rendahnya tingkat literasi finansial di Kampung Lengkong menunjukan bahwa masyarakat belum memahami pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Melihat hal tersebut, peneliti merasa penting untuk membangun kesadaran finansial masyarakat Kampung Lengkong melalui seminar penyuluhan menggunakan materi PowerPoint interaktif dan diskusi yang aktif. Pelaksanaan seminar penyuluhan berlangsung secara efektif, peserta seminar penyuluhan aktif berdiskusi dan bercerita bagaimana keluh kesah dan tanggapan mereka mekenai manajemen keuangan, serta kekhawatiran akan judi online dan pinjaman online ilegal yang mengintai. Diakhir sesi seminar penyuluhan, peserta diberikan pertanyaan oleh pemateri dan peserta nampak dapat menjawab pertanyaan tersebut menandakan bahwa peserta telah memahami mengenai literasi finansial yang disampaikan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gerak dan Gaya Menggunakan Pendekatan Inquiry-Discovery Learning Suci, Eneng Rahma; Mahrudin, Amir
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v1i1.56

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN Siranggap masih tergolong rendah. Proses pembelajaran IPA tidak melibatkan siswa secara aktif, dan guru lebih banyak menggunakan metode ceramah. Mengatasi masalah ini diperlukan untuk mereformasi pembelajaran di kelas. Salah satunya adalah menerapkan pendekatan pembelajaran inquiry-discovery untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada materi gerak dan gaya. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kurt Lewin, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan atau tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Siranggap setelah menggunakan pendekatan pembelajaran inquiry-discovery. Hal ini terlihat dari hasil pra siklus yang rata-rata 52,0, kemudian pada siklus I menjadi 65,44, dan pada siklus II meningkat menjadi 76,96 dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 65. ketuntasan belajar pada pra siklus adalah 8%. Pada siklus II meningkat menjadi 52%. Pada siklus II meningkat menjadi 100% sehingga pendekatan pembelajaran Inquiry-discovery dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Siranggap.
Edukasi Cuci tangan Pakai Sabun Untuk mencegah Penularan Virus Corona di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Nurfaridah, Siti; Mahrudin, Amir
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v3i1.5073

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun sebagai pencegahann penularan virus Corona. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode diskusi dan demonstrasi. Ada dua tahapan dalam kegiatan pengabdian ini, tahap pertama yaitu sosialisasi dan tahap kedua simulasi dengan metode demonstrasi. Subjek pengabdian ini adalah masyarakat Kampung Munjul, RW 01, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Hasil pengabdian ini adalah masyarakat sudah menyadari akan pentingnya mencuci tangan dan mengaplikasikan mencuci tangan menggunakan sabun dapat mencegah penularan virus Corona.
KEEFEKTIFAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) ISLAM AL BAROKAH CISARUA BOGOR Tusa’diyah, Hilma; Mahrudin, Amir; Ichsan, Muhammad
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 2 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v3i2.13133

Abstract

Pada penelitian yang dilakukan di SMP Islam Al-Barokah bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara keefektifan lingkungan pendidikan dalam aspek fisik dengan minat belajar, karena lingkungan fisik yang baik dan terawat dapat memberikan dukungan insprasi bagi proses belajar mengajar yang efektif . Tetapi sarana prasarana yang ada di sekolah SMP Islam Al-Barokah masih tergolong kurang lengkap, mulai dari toilet yang masih belum terawat, dan musholah yang terbengkalai. Selain itu peserta didik masih belum sadar arti pentingnya kebersihan, pemeliharaan lingkungan, dan kesehatan lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif asosiatif dan dalam proses penelitian ini dilakukan langkah - langkah berikut: 1) dilakukannya survei ke sekolah tersebut, 2) menyebarkan angket yang telah disiapkan, kepada perwakilan murid yang ada di sekolah tersebut, 3) mengolah data dari kuesioner yang sudah diisi oleh responden. Hasil dari penelitian ini adalah lingkungan fisik dengan minat belajar peserta didik menunjukan korelasi dengan nilai sebesar 0,180 taraf signifikansi < 0,05 atau sebesar 18% dan sisanya sebesar 82% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti artinya tidak bersignifikan. Jadi lingkungan fisik memberikan pengaruh positif tetapi tidak ada hubungan terhadap minat belajar peserta didik.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KELAS DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK Dian, Dian Febriyanti; Mahrudin, Amir; Rendi Ramdhani, Muhammad
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v3i3.19465

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana pengelolaan kelas membantu siswa memperkuat karakter religius mereka di MAN 4 Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan studi kasus dengan pengambilan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada lima aspek utama dalam pengelolaan kelas yang berkontribusi pada penguatan karakter religius peserta didik: (1) pengelolaan fisik kelas yang mendukung suasana religius, seperti penataan ruang kelas dengan kaligrafi, merawat kebersihan dan keindahan kelas, dan ketersediaan sarana ibadah. (2) Pembiasaan guru dan peserta didik untuk melakukan kegiatan rutin di sekolah, seperti shalat berjamaah, shalat dhuha doa bersama, dan tadarus. (3)  pemberian reward untuk mendorong perilaku religius seperti dalam bentuk verbal, non verbal, materi, dan simbolik. (4) pembiasaan kedisiplinan melalui contoh religius dan peraturan kelas seperti disiplin kehadiran, disiplin beribadah, disiplin disiplin berpakaian,  dan disiplin dalam perilaku. (5) penerapan penilaian religius melalui penilaian sikap harian, penilaian portofolio, penilaian observasi terhadap peserta didik, dan penilaian diri dan teman sebaya. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi pengelolaan kelas  dalam 5 aspek pengelolaan fisik kelas, pembiasaan guru dan peserta didik, pembiasaan kedisiplinan, pemberian reward, dan penerapan penilaian yang terarah dan berjalan dengan baik. Ini telah membantu memperkuat karakter religius peserta didik.
The Role of Islamic Religious Education in Preventing Sexual Deviance among Urban Adolescents: A Qualitative Psycho-Religious Study Based on the Educational Ecosystem Mahrudin, Amir; Ginanjar, M. Hidayat; Rahman, Rahman; Suherman, Irman; Maryani, Novi
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2025.141.91-103

Abstract

Purpose – This study aims to explore the role of Islamic Religious Education (IRE) in shaping the moral character of adolescents as a preventive effort against sexual deviance, particularly in urban areas of Indonesia. The study addresses the empirical gap concerning how Islamic values are internalized by adolescents within the context of digitalization and a permissive social culture. Design/methods/approach – This research employs a qualitative approach with an intrinsic case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis involving 25 informants in the Greater Jakarta area, including IRE teachers, junior high school students, parents, school leaders, and religious figures. Thematic analysis was conducted with reference to Bronfenbrenner’s ecological systems theory, Bandura’s social learning theory, and Erikson’s psychosocial development theory. Findings – IRE contributes to the development of adolescents’ moral resilience through teacher role modeling, contextual learning approaches, and the reinforcement of spiritual environments and open family communication. The main challenges arise from pedagogical limitations of teachers and the influence of digital media; however, collaborative strategies among schools, families, and communities have proven effective in supporting value internalization and self-regulation. Research implications – The findings underscore the necessity of training IRE teachers in Islamic sexual literacy and developing a synergistic educational ecosystem involving schools, families, and communities. A psycho-religious intervention model is recommended as a preventive educational strategy that is adaptive to adolescents’ realities. Nonetheless, the study is geographically limited to the urban Greater Jakarta area; thus, the findings require further validation in rural contexts with different social and cultural dynamics.
PERAN GURU DALAM MENERAPKAN BUDAYA RELIGIUS DI SMP ALMABAR Riansyah, Muhammad; Mahrudin, Amir; Rendi Ramdhani, Muhammad
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 4 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i4.19726

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran guru dalam menerapkan budaya religius di SMP Almabar melalui pendekatan kualitatif studi kasus eksploratori. Fokus penelitian meliputi internalisasi karakter uswah hasanah oleh guru dan pembentukan adab belajar siswa dalam konteks digital yang menghadapi tantangan konten tanpa filter dan orientasi duniawi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur  dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi partisipatif aktivitas keagamaan, serta analisis dokumen sekolah. Temuan menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan Islami dengan menyisipkan nilai zakat dalam pembelajaran Matematika, storytelling keagamaan dalam Bahasa Indonesia, dan memimpinsholatberjamaah untuk menumbuhkan nilai kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Adanya kolaborasi antara guru, kepala sekolah, komite, dan orang tua melalui rapat triwulan dan komunikasi digital mendukung keberlanjutan program religius meski sarana terbatas. Model ini memadukan teori Social Learning dan integrasi kurikulum nilai, menunjukkan adaptasi kontekstual yang dapat diimplementasikan di sekolah lain. Hasil penelitian ini berkontribusi pada literatur pendidikan Islam dengan menawarkan model manajemen berbasis sekolah partisipatif yang mengedepankan keteladanan guru dan adab siswa sebagai kunci penguatan karakter religi.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KURIKULUM MERDEKA DI MAN 2 KOTA BOGOR Dwi Purwanti, Atik; Mahrudin, Amir; Rendi Ramdhani, Muhammad
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 3 (2024): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v2i3.13350

Abstract

Pada pembelajaran kurikulum merdeka, kurikulum ini menguatkan pembelajaran terdiferensiasi yang disesuaikan dengan tahap capaian peserta didik. Penerapan kurikulum merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mendorong guru untuk menggunakan berbagai metode pengajaran untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam setiap proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan kurikulum merdeka di MAN 2 Kota Bogor terutama dalam aspek metode pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 2 Kota Bogor menerapkan kurikulum merdeka sesuai dengan pedoman dan aturan penerapan kurikulum merdeka, sehingga dinilai cukup baik. Selain itu, metode pembelajaran yang digunakan oleh pendidik sesuai dengan konsep kurikulum merdeka yaitu metode belajar berbasis student centered. Simpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah MAN 2 Kota Bogor menerapkan kurikulum merdeka sesuai dengan pedoman dan aturan penerapan kurikulum merdeka dari Kemendikbud dan Kemenag, dan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya, pendidik mengupayakan untuk menggunakan metode yang berpusat kepada peserta didik.