Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

UJI PENGHAMBATAN TIROSINASE MASKER GEL PEEL OFF YANG MENGANDUNG RUMPUT LAUT (Euchema cotonii) DAN WHEY KEFIR Fenti Fatmawati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inspj.v5i1.1843

Abstract

Whey adalah cairan yang merupakan hasil pengendapan pada proses pembuatan keju, yoghurt ataupun kefir. Whey mengandung nutrisi yang lengkap. Whey telah banyak digunakan dalam dunia kesehatan, industri makanan, industri fermentasi dan juga pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula terbaik masker gel peel off  dimana telah dibuat 5 variasi formulasi serta menguji penghambatan tirosinase dari sediaan masker gel peel off tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi fermentasi kefir, uji evaluasi masker yang meliputi uji pH, uji waktu mengering, uji daya sebar, uji viskositas, uji iritasi dan uji penghambatan tirosinase. Pengujian dilakukan pada hari ke 0 sampai hari ke 21. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa formula terbaik dari masker whey susu kambing dan susu sapi berturut-turut didapatkan dari formula 3 dan 4. Sedangkan nilai IC50 pada sediaan masker gel peel off dari whey susu kambing dan susu sapi masi-masing sebesar 1.19% dan 6.14% dengan kontrol positif yang digunakan adalah asam kojat
ANALISIS Pb dan Cd PADA LIPSTIK YANG BEREDAR DI PASAR KIARACONDONG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM FENTI FATMAWATI
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.399

Abstract

Dalam penelitian ini kami menganalisis timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) pada lipstik yang berasal dari Pasar Kiaracondong Bandung dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Sampel diambil secara acak dari lipstik terdaftar BPOM dan tidak terdaftar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal logam (Pb) dan kadmium (Cd) pada lipstik di pasar Kiaracondong Bandung serta untuk mengetahui keamanannya dengan mengacu pada ketentuan BPOM di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan logam berat timbal dan kadmium pada 6 sampel lipstik yang beredar di Pasar Kiaracondong. Ada 4 sampel yang mengandung timbal dengan kadar melebihi batas aman sesuai BPOM. sedangkan 2 sampel lainnya mengandung timbal tapi masih dalam batas aman. Begitu pula kadmium, 6 sampel yang dianalisis mengandung kadmium tapi masih di bawah batas aman sesuai BPOM dan bisa dikatakan aman digunakan.Kata kunci: Cd, lipstick, Pb, SSA
ANALISIS Pb PADA SEDIAAN EYESHADOW DARI PASAR KIARACONDONG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM FENTI FATMAWATI
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.226

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan analisis timbal (Pb) pada sediaan kosmetik eyeshadow yangberasal dari Pasar Kiaracondong Kota Bandung dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom.Sampel diambil secara acak dari eyeshadow yang teregisterasi BPOM dan yang tidak teregistersiBPOM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar dari logam Timbal (Pb) padasediaan kosmetik eyeshadow yang didapatkan dari pasar Kiaracondong Bandung serta untukmenentukan keamanan pada sediaan tersebut yang beredar dengan mengacu pada ketetapan BPOM.Hasil pengujian didapatkan bahwa kadar sampel eyeshadow yang tidak teregisterasi yaitu 127.356 ;16.194 dan 6.864 bpj. Dari ketiga sampel tersebut terdapat 1 sampel yang tidak aman untuk digunakanyaitu sampel ESTR1. Kadar sampel eyeshadow yang teregisterasi yaitu 3.801; 7.605 dan 2.331 bpj danketiganya dinyatakan aman digunakan.
IDENTIFIKASI BAKTERI POTENSIAL PENGHASIL ENZIM AMILASE, SELULASE, XILANASE DAN LIPASE PADA FASE TERMOFILIK KOMPOS MANUR SAPI Fenti Fatmawati; Fida Madayanti Warganegara; Made Puspasari
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.168

Abstract

Kebutuhan akan enzim di Indonesia cukup besar namun pasokannya masih dipenuhi oleh impor. Keaneka ragaman hayati di Indonesia yang begitu melimpah dapat menjadi alternatif dalam mencari sumber- sumber enzim potensial yang banyak digunakan dalam industri. Amilase, selulase, xilanase dan lipase merupakan enzim yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kompos dari kotoran sapi adalah kompos yang menggunakan limbah kotoran sapi sebagai bahan campurannya. Proses pengomposan dapat terbagi menjadi beberapa tahap yaitu fase mesofilik awal, fase termofilik, mesofilik akhir dan fase pematangan. Perbedaan fase tersebut berdasarkan atas perbedaan suhu yang menyebabkan perubahan komunitas bakteri di dalamnya. Pada fase termofilik terjadi peningkatan suhu yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri potensial yang dapat menghasilkan enzim amilase, selulase, xilanase dan lipase pada fase termofilik kompos manur sapi. Pada penelitian ini dilakukan isolasi mikroba pada fase termofilik lalu dilakukan skrining enzim. Kemudian dilakukan identifikasi secara genetik dengan metode penentuan urutan nukleotida gen 16S rRNA untuk mengetahui spesies bakteri tersebut. Dari hasil skrining dipilih koloni bakteri F3A pada fase termofilik dimana bakteri tersebut dapat menghasilkan enzim amilase, selulase, xilanase dan lipase. Koloni bakteri tersebut memiliki ukuran sebesar 20.000 pb. DNA kromosom hasil isolasi ini selanjutnya digunakan sebagai templat dalam proses PCR untuk mendapatkan gen secara utuh. Hasil PCR menunjukkan bahwa proses amplifikasi telah berhasil dilakukan yang ditunjukkan diperolehnya ukuran fragmen DNA yang berukuran 1500 pb. Setelah diamplifikasi lalu dilakukan sequensing. Berdasarkan urutan homologi dengan analisis BLAST dan analisis filogenetik dengan menggunakan program MEGA 5 diketahui bahwa bakteri F3A memiliki kemiripan 93% dengan Ureibacillus thermosphaericus.
Analisis Kadar Timbal pada Sediaan Maskara dari Pasar Lokal di Bandung Fenti Fatmawati; Aiyi Asnawi; Sigit Erawan
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 6, No 1 (2019): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v6i1.4454

Abstract

Maskara adalah salah satu sediaan kosmetik yang banyak digunakan oleh wanita untuk memperindah riasan mata. Maskara dapat dibeli secara bebas di pasar dan beberapa produk kosmetik ini tidak terdaftar sehingga berisiko terkontaminasi oleh logam berat yang dapat membahayakan tubuh manusia. Kandungan logam berat dalam kosmetik biasanya sangat kecil. Salah satu logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia adalah timbal, yang dapat dianalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom pada panjang gelombang 283 nm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Pb pada maskara merk terkenal dan merk yang tidak terkenal yang beredar di pasar lokal Kiaracondong Bandung. Penentuan kadar timbal dalam sampel dilakukan setelah persiapan sampel dan validasi metode. Hasil analisis yang dilakukan pada validasi metode seperti linearitas, batas deteksi, batas kuantitasi, akurasi dan presisi semuanya memenuhi persyaratan validasi. Kadar timbal yang ditemukan dalam sampel maskara merek terkenal adalah 7,1729 mg/L dan 149,7781 mg/L sedangkan pada sampel maskara merek tidak terkenal adalah 15,6118 mg/L dan 9,2827 mg/L. Satu dari dua sampel kosmetik merek terkenal positif mengandung kadar timbal yang melebihi batas maksimum kontaminasi yang ditetapkan BPOM RI tahun 2011, yaitu melebihi 20 mg/L, sedangkan 2 sampel kosmetik dari merek tidak terkenal mengandung kadar timbal yang masih dalam batas aman.
Isolation and Identification of Turmeric Rhizome Endophytic Bacteria (Curcuma longa L.) Using the 16s rRNA Method Anggraeni, Vina Juliana; Fatmawati, Fenti; Khofiyah, Ikma Nidaul
Jurnal Agrotek Ummat Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Agrotek Ummat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v11i2.22137

Abstract

Turmeric (Curcuma longa L.), is one of the components of traditional medicine. Oleoresin, curcumin, resin, essential oils, desmetoxycurcumin, and bidesmetoxic curcumin are secondary metabolite compounds found in turmeric rhizomes. The aim of this research is to obtain pure isolates and identify specific bacterial species using Gram staining and 16S rRNA methods which are expected to be used as raw materials for new drugs. The hypothesis of this research is that isolates and species of endophytic bacteria were obtained from turmeric rhizomes (Curcuma longa L.). The methods used include material preparation, sample preparation and sterilization, bacterial isolation, DNA isolation, and sequencing. Seven isolates of turmeric rhizome bacteria (Curcuma longa L.) were obtained and the results of molecular identification were carried out on 1 isolate using the 16S rRNA method with code BE.K.5, which is homologous/has 94% similarity to Lysinibacilus sphaericus
Formula development and characterization of nanostructured lipid carriers (NLC) vitamin E acetate with solid lipids compritol and precirol Salsabilla, Syifa; Jafar, Garnadi; Fatmawati, Fenti
Science Midwifery Vol 12 No 5 (2024): December: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i5.1752

Abstract

Vitamin E acetate has antioxidant activity that can prevent premature aging of the skin, but its nature is very lipophilic (log p±12.2) and has the potential to degrade. To overcome the problems of permeability and stability, vitamin E acetate needs to be developed in Nanostructured Lipid Carrier (NLC), which is a nano delivery system based on solid lipids and liquid lipids stabilized by surfactants as a colloidal system. The formulation of vitamin E acetate into NLC was carried out using the heat homogenization method, then sonicated using a probe sonicator. The materials used were 2% vitamin E acetate, 2-6% Compritol® and Precirol® solid lipids, 1% Myritol®, and 1-3% Chremophore and Plantacare® surfactants. The NLC results were then characterized by measuring particle size, zeta potential, polydispersity index, entrapment efficiency, and morphology. The characterization results showed that NLC vitamin E acetate had a particle size of 280-375 nm, a zeta potential of -23 mV to -28 mV, a polydispersity index <0.5, an entrapment efficiency of 92-97%, and a spherical morphology. The results showed that Nanostructured Lipid Carrier vitamin E acetate gave good results.
Extracellular Lipase from Pseudomonas aeruginosa SB-37: Production by Solid State Fermentation, Immobilization, and Characterization Haryati, Titin; Haryono, Norman Yoshi; Nugraheni, Dian; Fatmawati, Fenti; Dewi, Alfina Kusuma; Syach, Muhammad Zahran Edlian
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2024: BCREC Volume 19 Issue 4 Year 2024 (December 2024)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20234

Abstract

Native lipase is still promising as an industrial biocatalyst. This study aimed to investigate the production of native local lipase using solid state fermentation (SSF) methods, immobilization the lipase by Ca-alginate entrapment, and characterization based on substrate preferences. To obtain high lipase production using SSF methods, we optimized the type of agro-wastes substrates, fermentation time, oil induction percentage and volume of preculture percentage. The optimal condition for lipase production via solid-state fermentation involved a 7% (v/v) preculture of Pseudomonas aeruginosa SB-37, utilizing palm kernel meal as the substrate, supplemented with 6% (v/w) oil induction (soybean oil:tween 80 = 75:25) at 50 °C for 24 h. This gave a lypolitic activity value of 2 U/gds (gram dry weight substrates). Since the protein profile of extracellular lipase has a few protein bands, we perform direct immobilization on crude protein supernatant. Immobilization by Ca-alginate entrapment results in loading capacity and recovery activity values of 86.84% and 148%, respectively. The immobilized lipase retained 92% activity until four batch repetition and keep 40% activity at tenth batch. The highest hydrolytic activity of immobilized lipase was 0.9 U/g gel on the pNP_8 substrates. While the highest transesterification activity was observed with acetonitrile solvent and substrates of pNP_8 and isopropanol with the activity value at 0.6 U/g gel. This present study emphasized the feasibility of producing lipase as a biocatalysts using economical agro-industrial wastes and efficient immobilization using entrapment method. Copyright © 2024 by Authors, Published by BCREC Publishing Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).
Nilai Dakwah Dalam Tradisi Maulid Nabi Muhammad Saw Pada Jama’ah Masjid Al – Huda Desa Karang Joho Kecamatan Badegan Fatmawati, Fenti
Journal of Community Development and Disaster Management Vol 2 No 2 (2020): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.263 KB) | DOI: 10.37680/jcd.v2i2.1025

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian nilai dakwah dalam tradisi maulid nabi jama’ah masjid al huda untuk mengetahui bagaiman pelaksanaan tradisi maulid nabi dan nilai dakwah apa saja yang terkandung di dalam tradisi tersebut, ta’mir masjid yang bertanggung jawab atas pelaksanaan mauid nabi tersebut harus mengetahui bagaiman alatar belakang jama’ah masjid al huda, agar pelaksanaan maulid nabi tudak hanya sekedar agenda tahunan bagi mereka. Melalui hal itu pelaksanaan maulid nabi lebih mengesankan dan mempunyai kesan baik pada jam’ah masjid al huda, hal ini tentunya adanyaa nilai yang terkandung didalamnya Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan sosiologis dengan melakukan observasi partisipisan dan wawancara sebagai metode utama pengumpulan datanya. Sedangkan metode yang digunakan kualitatif diskriptif yang memiliki karakteristik sumber data langsung, deskriptif .bersifat triangulation yaitu teknik pemeriksaan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain sebagai pembanding diluar data yang ditemukan, pengambilan subjek di lingkungan jama’ah masjid al huda.Kesimpulan dari penelitian ini adalah Latar belakang pendidikan dan minimnya wadah informasi pada waktu itu yang membuat para jama’ah kurang memahami atau memaknai dengan baik maulid nabi sebenarya. melalui hal hal yang kecil dalam pelaksanaan maulid nabi di lingkungan masjid al huda membuat jamaah lebih mengambil nilai di dalamnya, kesederhanaan ambengan (makanan) misalnya. Dan melalui susunan acara maulid nabi ini pula jamaah masjid al huda dapat mengambil nilai dakwah yang kemudian dapat di aplikasikan dalam kehidupan nyata. Nilai dakwah tersebut antara lain nilai keagamaan, nilai pengetahuan, nilai solidaritas, nilai ekonomi dan nilai kesenian. Nilai nilai tersebut terkandung dalam susunan acara maulid nabi jamaah masjid al huda desa karang joho kecamatan badegan Kata Kunci : Nilai Dakwah, Maulid Nabi , Masjid Al – Huda Abstract The purpose of researching the value of da'wah in the tradition of the Prophet Jama'ah Jama'ah Masjid Al Huda is to find out how the Maulid Nabi tradition is carried out and what da'wah values ​​are contained in the tradition. behind the Al Huda mosque congregation, so that the implementation of the Prophet's birthday is not just an annual agenda for them. Through this, the implementation of the Prophet's birthday is more impressive and has a good impression on the congregation of the Al Huda mosque, this is of course the value contained therein. In this study the author uses a sociological approach by conducting participatory observations and interviews as the main method of data collection. While the method used is descriptive qualitative which has the characteristics of direct data sources, descriptive. Triangulation is a technique of examining data by utilizing something else as a comparison outside of the data found, taking the subject in the environment of the Al Huda mosque congregation. The conclusion of this study is Background The background of education and the lack of information containers at that time made the congregation not understand or properly interpret the real prophet's birthday. through small things in the implementation of the Prophet's birthday in the Al Huda mosque environment, the congregation takes more value in it, the simplicity of ambengan (food) for example. And through this arrangement of the Prophet's birthday, the Al Huda mosque congregation can also take the value of da'wah which can then be applied in real life. The da'wah values ​​include religious values, knowledge values, solidarity values, economic values ​​and artistic values. These values ​​are contained in the arrangement of the birthday of the Prophet Jama'at Al Huda Mosque, Karang Joho Village, Badegan District Keywords: Value of Da'wah, Maulid Nabi, Masjid Al-Huda
Formulation and characterization of tretinoin nanosuspension and in silico testing as an anti-inflammatory Ramadhoni, M Ayodia; Jafar, Garnadi; Halizah, Arin Nur; Fatmawati, Fenti
Science Midwifery Vol 13 No 1 (2025): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i1.1892

Abstract

Introduction: Tretinoin is an effective retinoid derivative for acne therapy, but has formulation challenges due to its lipophilic nature and high crystallinity. An appropriate formulation strategy is needed to improve its stability and bioavailability. Objective: This study aims to evaluate the compatibility of tretinoin with excipients in nanosuspension formulations and their physicochemical characterization. Methods: Preliminary tests were carried out using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), crystallinity was analyzed by X-ray Diffraction (XRD), and thermal analysis by Differential Scanning Calorimetry (DSC). Nanosuspension characterization includes particle size, polydispersity index, zeta potential and entrapment efficiency. In silico test of the potential of tretinoin as a COX-2 inhibitor related to anti-inflammatory effects. Results: FTIR results showed no chemical interaction between tretinoin and excipients. XRD showed a decrease in tretinoin crystallinity after mixing with HPMC and PVP. DSC showed a shift in the melting point of tretinoin, indicating a physical interaction with excipients. Characterization of nanosuspension showed particle size <1000 nm, polydispersity index <0.5, zeta potential ±-20 mV, and entrapment efficiency >80%. In silico tests show that tretinoin has a binding energy of -9.57 kcal/mol against the Cyclooxygenase-2 (COX-2) enzyme with an inhibition constant of 96.03 nM. Conclusion: Tretinoin shows good compatibility and physicochemical characteristics in nanosuspension formulation, as well as potential as an anti-inflammatory agent through COX-2 inhibition.