Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemberdayaan Siswa Sekolah Dasar Melalui Edukasi PHBS Sebagai Strategi Pencegahan Penyakit Pascabanjir Di Desa Suka Damai Agustia, Dilma'aarij; Pratiwi, Debby; Faradillah, Dewi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/w5xp4122

Abstract

Banjir yang terjadi di Desa Suka Damai menyebabkan genangan air di lingkungan sekolah dan pemukiman sekitar sehingga menimbulkan kondisi lingkungan yang lembab dan kurang higienis, keterbatasan ketersediaan air bersih, serta meningkatnya risiko penyakit berbasis lingkungan seperti diare, penyakit kulit, ISPA, dan demam. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penularan penyakit akibat kontaminasi air, sanitasi yang buruk, serta perubahan perilaku hidup masyarakat pascabencana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS sebagai upaya pencegahan penyakit pascabanjir. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan, sosialisasi, penggunaan media audio visual berupa video cuci tangan enam langkah, serta demonstrasi dan praktik langsung oleh siswa. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 104295 Desa Suka Damai dengan melibatkan 19 siswa kelas 3. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan praktik ulang cuci tangan oleh siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya PHBS, khususnya praktik cuci tangan yang baik dan benar. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Edukasi PHBS melalui metode interaktif dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit pascabanjir.
Pendampingan Usaha Hasil Hutan Nonkayu Produk Tradisional Khas Karo “Kesaya” dalam Penyembuhan Penyakit Keluarga Pasaribu, Widi Sriwahyun; Larasari, Brasti Anjani; Pratiwi, Debby; Agustia, Dilma’aarij Riski; Hzimah, Zulfa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/aek7rn50

Abstract

Usaha obatan tradisional ini cukup potensial sebagai penggerak ekonomi produktif masyarakat daerah tersebut, hal ini dikarenakan banyak dari luar daerah yang memesan langsung. Usaha obatan tradisional untuk penyembuhan penyakit keluarga di masyarakat Desa Serdang mayoritas adalah usaha keluarga yang turun-temurun dan diwariskan, serta setiap keluarga memiliki racikan dan ramuannya tersendiri. Pemahaman masyarakat Karo terhadap pengelolaan sumber daya alam dapat dilihat dari pemanfaatan tumbuhan sebagai unsur pendukung kesejahteraan. Hal ini menarik perhatian untuk dikaji lebih dalam melalui pendampingan usaha dalam proses produksi hingga pemanfaatannya pada penyembuhan penyakit keluarga melalui kolaborasi lintas ilmu yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menunjukkan produk obat herbal yang dibuat menggunakan bahan yang ada di Tanah Karo, khususnya hasil hutan. Produk kesaya memberikan manfaat yang dapat menyembuhkan perut kembung dan masuk angin. Perpaduan bahan yang ada, diolah dan dibuat serta di konsumsi oleh masyarakat pada umumnya. Selain itu, hasil pengabdian masyarakat, membuat kelompok pengrajin obat tradisional mengerti dan memahami mengelola bisnis kecil, serta terklasifikasinya bahan baku Kesaya yang termasuk bagian dari Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).
Pemeriksaan Kesehatan Berbasis Posbindu Sebagai Strategi Pencegahan Penyakit Pascabanjir Di Martubung Girsang, Rut Yohana; Agustia, Dilma'aarij
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pkk78273

Abstract

Banjir yang terjadi di wilayah Martubung menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat akibat kondisi lingkungan yang tidak higienis dan terbatasnya akses pelayanan kesehatan setelah bencana. Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang terstruktur dan berbasis masyarakat sehingga deteksi dini penyakit belum maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis Pos Pembinaan Terpadu sebagai upaya pencegahan penyakit pascabanjir. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan deteksi dini masalah kesehatan, memberikan edukasi kesehatan, serta memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, simulasi, dan praktik langsung melalui pendekatan lima meja yang terdiri dari registrasi, anamnesa, pemeriksaan kesehatan, pemberian terapi, serta edukasi dan konseling. Kegiatan dilaksanakan di posko banjir Martubung dengan melibatkan 55 peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta tidak memiliki riwayat penyakit, namun ditemukan beberapa kasus tekanan darah tinggi dan gangguan kesehatan ringan seperti penyakit kulit. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit, sehingga efektif sebagai upaya promotif dan preventif pascabanjir.