Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI MANAJEMEN DIET PASIEN DIABETES MELITUS DI MASA PANDEMI COVID-19 Ria Desnita; Mira Andika; Zulham Efendi; Sugiharto Sugiharto
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.37

Abstract

Pasien Diabetes Melitus (DM) termasuk kelompok rentan terhadap infeksi bakteri dan virus karena kondisi hiperglimia yang dialaminya. Kondisi pandemi COVID-19 merupakan kondisi yang mengancam bagi penderita DM sebagai kelompok rentan. Apabila pasien DM terinfeksi oleh virus SARS-CoV-2 atau yang dikenal dengan virus korona, penderita DM akan mengalami kondisi yang sangat buruk dibandingkan penderita tanpa DM. Pengendalian dan pengontrolan DM salah satunya manajemen diet merupakan tindakan yang harus dilakukan oleh pasien DM untuk mencegah komplikasi penyakitnya dan meningkatkan imunitas di masa Pandemi COVID-19 ini. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada kelompok pasien DM meliputi edukasi pada pasien dan keluarga tentang manajemen diet bagi penderita DM, edukasi pada pasien dan keluarga tentang manajemen diet bagi penderita DM di masa pandemi COVID-19 dalam memanfaatkan sumberdaya lokal dengan pendekatan budaya Minangkabau. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan peningkatan pengetahuan tentang manajemen diet DM secara umum dan manajemen diet bagi penderita DM di masa pandemi COVID-19 dengan memanfaatkan sumberdaya lokal dan pendekatan budaya Minangkabau.
UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS DI POSYANDU LANSIA Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria; Jafni Hirda, Lika; Sani Efendy, Wulan; Fatrisia, Ticy
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11987

Abstract

Mitra dalam kegiatan ini adalah Posyandu Lansia. Permasalahan mitra yang ditemukan adalah belum terimplementasinya perawatan yang berkelanjutan pada lansia diabetes melitus (DM) sehingga beresiko terhadap munculnya komplikasi DM pada lansia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengimplementasikan perawatan yang berkelanjutan dalam manajemen penyakit DM pada lansia dengan menggunakan aplikasi berbasis android. membuat aplikasi berkaitan dengan manajemen diri pasien DM, memberikan edukasi kepada lansia tentang pilar penatalaksanaan diabetes menggunakan edukasi, melatih kader dalam perawatan DM (mencek gula darah dan menggunakan aplikasi) serta memberikan bantuan fasilitas penunjang Posyandu. Jumlah sasaran mitra dalam kegiatan ini terdiri dari 5 orang kader dan 15 orang lansia. Lokasi kegiatan adalah di Posyandu lansia RW 01, Kelurahan Korong Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 28 Oktober – 15 November 2024. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Lansia dan kader diharapkan dapat mengaplikasikan penatalaksanaan DM dalam perawatan sehari-hari sehingga mencegah munculnya komplikasi.
PENGARUH PEMBERIAN SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Febriyanti, Febriyanti; Desnita, Ria
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6363

Abstract

DM tipe 2 adalah adanya penolakan atau kegagalan tubuh menggunakan zat insulin. Masalah yang sering muncul pada DM tipe 2 yaitu sering berkemih malam hari, makan berlebihan sebelum waktu tidur, stress dan kecemasan berlebihan, peningkatan suhu tubuh dapat mengganggu pola tidur di malam hari, sehingga menyebabkan kurangnya kualitas tidur. Terapi komplementer yang dapat membantu dalam menangani gangguan tidur pada pasien diabetes melitus salah satunya Slow Stroke Back Massage (SSBM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian slow stroke back massage terhadap kualitas tidur pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Jati Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Jenis penelitian pra-eksperiment dengan menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien penderita diabetes melitus tipe 2 bulan Desember 2021 – Januari 2022 di Kelurahan Jati Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang berjumlah 199 orang dengan sampel 12 orang. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 14 – 20 Juli 2022. Penelitian ini dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kualitas tidur 8,50 sebelum pemberian slow stroke back massage. Rata-rata kualitas tidur 5,75 setelah pemberian slow stroke back massage. Terdapat pengaruh pemberian slow stroke back massage terhadap kualitas tidur pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Jati wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang. Pemberian slow sroke back massage mempengaruhi kualitas tidur pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Jati Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Diharapkan perawat di Puskesmas dapat memberikan edukasi mengenai pemberian slow stroke back massage pada keluarga penderita diabetes melitus tipe 2.
PSIKOEDUKASI KESEHATAN SEKSUAL DAN PARENTING TALK PENGASUHAN ANAK DI RUMAH Yusri, Viki; Sapardi, Vivi Syofia; Agustina, Yoci; Yuliza, yasy; Wulandari, Trisia; Yozha, Ananta Febrina; Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13333

Abstract

Taman Pendidikan Al-quran atau TPQ Mesjid Miftahul Jannah merupakan salah satu tempat mengaji bagi anak usia 4 – 13 tahun yang terletak di Kota Padang. Prioritas permasalahan mitra adalah belum adanya edukasi pendidikan kesehatan seksual di TPQ Mesjid Miftahul Jannah. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan murid TPQ dan orangtua tentang kesehatan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan pada tanggal 10 September – 20 November 2024. Jumlah sasaran pada kegiatan ini adalah 25 orang murid TPQ dan 8 orangtua murid. Metode yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah adalah melakukan body maping untuk menggali masalah dan pengetahuan anak tentang kesehatan seksual, membuat kartu permainan edukasi berbasis psikoedukasi, melakukan psikoedukasi kesehatan seksual pada anak dengan pendekatan permainan dan melakukan pelatihan parenting pengasuhan anak bagi orang tua. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan murid TPQ tentang kesehatan seksual dan peningkatan pengetahuan orangtua tentang peran orangtua dalam mendidikan kesehatan seksual pada anak.
Effectiveness of Virtual Reality-Based Guided Imagery Intervention on Intradialysis Blood Pressure in Patients Undergoing Hemodialysis Desnita, Ria; Sapardi, Vivi Syofia; Surya, Defrima Oka
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.3333

Abstract

An increase in blood pressure during hemodialysis, known as intradialysis hypertension, if left untreated can lead to death in patients. Guided imagery therapy can provide a relaxing effect on patients to reduce sympathetic nerve overwork. The development of guided imagery therapy with virtual reality technology can project the visualization of objects more real to the patient so that it is expected to further relax the patient during hemodialysis so that blood pressure is stable. The purpose of this study was to determine the effectiveness of virtual reality-based guided imagery intervention on intradialytic blood pressure in hemodialysis patients. The research design was a quasi-experiment using a one-group pre and post-test with a control group approach. The research was conducted in the Hemodialysis Room of dr. Reksodiwiryo Padang hospital. Sampling using purposive sampling technique with a sample size of 13 people in each group. The mean difference in Mean Arterial Pressure in the intervention group before and after the intervention was 5.56, while in the control group, it was 0.51. The study was conducted from July – November 2023, blood pressure data is obtained by direct measurement and than mean arterial ressure was calculated. Data analysis using paired t test. The results of further analysis showed that there was a significant difference in the difference in pre-posttest MAP in the intervention group and control group (p = 0.001, α = 0.05) so it was concluded that Guided Imagery therapy based on Virtual Reality was effective in controlling intradialysis blood pressure. Guided Imagery therapy intervention based on Virtual Reality can be one of the therapies.
Effectiveness of Diabetes Daily Care Calculator Application on Self-Management of Type 2 Diabetes Mellitus Patients Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria; Thohir, Ilham
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i5.3547

Abstract

Type 2 DM can affect aspects of the sufferer's quality of life and carries a risk of complications. DM requires good self-management to be able to control glucose levels. Education is an important component in patient self-management so that patients can control their disease. Smartphone technology through application implementation can be utilized to create innovative solutions. This research develops and applies a daily care diabetes calculator based on a mobile application that provides information on the pillars of diabetes management that is easily accessible to patients and embeds a smart calculator to calculate diet based on the patient's calorie needs and physical activity. The aim of the research is to determine the effectiveness of applying the daily care diabetes calculator application for self-management of Type 2 Diabetes Mellitus patients. This type of quantitative research with a quasi-experiment design uses a one group pre and posttest approach without control group. The research was conducted at RSUD dr. Rasidin. Sampling was taken using a consecutive sampling technique with a sample size of 22 people. The intervention was given for 2 weeks and self-management was assessed using the The Summary of Diabetes Self-care Activities (SDSCA) questionnaire. with the validity and reliability test values for thisinstrument being r = 0,80 and α : 0,74. Data analysis using paired t test The average self-management score before implementing the diabetes daily care calculator application was 40.32 and the average self-management score after was 63.18. Implementation of a daily care diabetes calculator based on a mobile application is effective in improving self-management of type 2 diabetes mellitus patients (p<0.05). This application can be used by nurses as an extension in caring for patients at home, so that the care process provided remains sustainable.
Effectiveness of Complementary Therapy on Blood Pressure in Hypertension Patients: A Literature Review Sapardi, Vivi Syofia; Desnita, Ria; Surya, Defrima Oka
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5023

Abstract

Management of hypertension can be done pharmacologically and non-pharmacologically. Pharmacologically by consuming medication to control blood pressure. Whereas non-pharmacologically, it can be done through the provision of complementary therapy. Complementary therapy is not only for lowering blood pressure but also for addressing various physical and psychological complaints related to hypertension. Some complementary therapies found to help lower blood pressure include progressive muscle relaxation, slow stroke back massage, guided imagery, hypertension exercise, aromatherapy, music therapy, and murotal. The purpose of this literature review is to determine the effectiveness of several types of complementary therapies on blood pressure in hypertensive patients. The literature review search uses the PubMed and Google Scholar databases. The literature search started with articles published from 2019 to 2024. The inclusion criteria used in the selection of this literature review are original research, full text, the period from 2019 to 2024, experimental studies with complementary therapy interventions, and research results showing the effectiveness of the therapy. Whereas the exclusion criteria are studies that do not focus on complementary therapy for hypertension patients. Based on the literature review, 6 articles were found that examined complementary therapy interventions showing significant results in lowering blood pressure in hypertensive patients. The conclusion of this literature review is that complementary therapies such as progressive muscle relaxation, slow stroke back massage, guided imagery, hypertension exercises, aromatherapy, music therapy, and murotal are effective in lowering blood pressure in hypertensive patients.
Diabetic Shoes with Foot Moisture Detection System to Support the Foot Care of Diabetic Patients Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria; Ilahi, Anugrah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.5026

Abstract

Diabetic Foot Ulcers (DFU) are one of the serious complications experienced by diabetes patients. Foot care for DM patients is very important to prevent foot ulcer complications. Foot care can be done by using the right shoes and also maintaining moisture on the foot skin. Wearing shoes for too long affects the moisture of the feet. Skin that is too dry or too moist can also cause damage to the skin, which can lead to ulcers. Special shoes for DM patients that have already been used still have limitations and do not monitor foot health optimally and in real-time. The aim of this research is to design diabetes shoes with a foot moisture detection system. The design of this research is a research and development approach (R&D). The stages conducted in this research consist of literature study, system design, design implementation, system testing, and analysis. Data analysis and system performance results will evaluate the sensor's function to detect foot moisture in patients while using the shoes. The result of this research is the development of diabetes shoes with a real-time moisture detection system. It is hoped that diabetes mellitus patients can independently perform foot care, one of which is by controlling foot moisture.
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19 Dosis Pertama dan Kedua Desnita, Ria; Sapardi, Vivi Syofia; Surya, Defrima Oka
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.480

Abstract

Vaksinasi merupakan upaya pencegahan Covid-19. Vaksin Covid-19 masih tergolong baru dan masyarakat masih merasa takut terjadinya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melakukan vaksinasi maka KIPI vaksin Covid-19 perlu dievaluasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbandingan KIPI vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner adverse events following immunisation. Jumlah sampel adalah 95 orang. Penelitian dilakukan di Kota Padang secara online melalui google form. Kriteria inklusi penelitian adalah berusia 18 – 50 tahun, sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% responden mendapatkan vaksin jenis Sinovac. Hasil perbandingan KIPI dosis pertama dan kedua yaitu terjadi peningkatan keluhan yang dirasakan oleh responden saat dosis kedua, dimana 8,2% mengalami kemerahan pada area injeksi, 60,7% mengalami nyeri pada area injeksi dan nyeri tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 22,4% mengalami bengkak pada area injeksi dan bengkak tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 47,1% mengalami kelelahan tetapi tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 29,4% responden mengalami sakit kepala tetapi tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 15,3% responden mengalami demam. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa KIPI yang dialami responden tidak mengganggu aktifitas sehari-hari. Untuk mengatasi KIPI vaksin Covid-19 disarankan masyarakat untuk membatasi aktifitas dan istirahat yang cukup.
EDUKASI INTRADIALYTIC STRETCHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI KRAM OTOT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Desnita, Ria; Andika, Mira; Sastra, Lenni; Alisa, Fitria; Amelia, Weny; Despitasari, Lola; Efendi, Zulham
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1614

Abstract

Penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) adalah permasalahan kesehatan masyarakat global dengan prevalensi serta insiden CKD yang tinggi. Bila seseorang mengalami penyakit ginjal dimana ginjal sudah tidak mampu lagi menjalani seluruh fungsinya dengan baik dan untuk mempertahankan hidupnya diperlukan terapi sementara berupa dialisis. Salah satu masalah yang terjadi pada pasien saat hemodialisis adalah kram otot. Terapi non farmakologi yang dianjurkan untuk mencegah kram otot yaitu intradialytic stretching exercise. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan edukasi kepada pasien CKD dan keluarga tentang intradialytic stretching exercise untuk mencegah kram otot. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan melakukan edukasi kepada pasien CKD dan keluarga secara tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan pengabmas ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 November 2021, dimulai dari jam 10.00-12.00 WIB. Peserta adalah pasien CKDbeserta keluarga yang dirawat di Interne Pria RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga dan diharapkan dapat mencegah terjadinya kram otot pada pasien saat hemodialisis.