Articles
Transformasi Digital Kampung UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Kreatif Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Kota Surabaya
Wahono Wahono;
Asy’ari;
Ratno Abidin;
R.Panji Hermoyo
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Vol.3 No.2, April 2023
Publisher : Universitas Dinamika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37802/society.v3i2.305
Tujuan menyeimbangkan kesejahteraan warga kota Surabaya melalui edukasi agar masyarakat yang terdampak covid-19 lebih sadar untuk bertahan serta meningkat taraf hidupnya. Untuk mewujudkan suasana tersebut, Kota Surabaya meluncurkan Program Bisnis Masyarakat Kelas Menengah Transformasi Digital/UMKM untuk mengintegrasikan teknologi ke semua sektor usaha. Harapannya, warga akan mendapat pendampingan pemasaran produk berbasis digital. Untuk meningkatkan kualitas usaha dan hasil produk, Metode yang digunakan yakni pendekatan kualitatif deskriptif, dengan sampel diseluruh warga RT 05 Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan sebagai bagian dari warga Pemkot Surabaya, mereka berpartisipasi aktif dalam UMKM ini untuk mewujudkan kelurahan yang berpromosi ekonomi secara online. Menjadikan Kelurahan yang kreatif dan inovatif yang mampu berkembang secara kreatif dan memberi wadah untuk berusaha, berkreasi dan berinovasi bagi warga. Hasilnya berupa program pelatihan mengemas produk yang akan dijual ke masyarakat meliputi UMKM Jaya rumput laut, macam-macam kue jagung kering dan basah yang diproduksi warga RT 05 gang IIA Putat Jaya, yang meliputi 23 jenis usaha yang dikerjakan di rumah dengan marketing online.
The Phonics Approach Improves Early Reading Skills in Preschoolers Aged 4-5 Years
Husnul Khotimah;
Ratno Abidin;
Wahono;
Wardah Suweleh
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v11i1.56614
The low ability to read in the early stages of children aged 4-5 is due to the absence of teaching reading methods in schools. The purpose of this study is to explore and identify the early reading abilities of children aged 4-5 years through the implementation of the phonics approach. This type of research uses qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this study were group A, aged 4-5 years, with as many as 18 children, ten boys, and eight girls. Methods of data collection through observation, interviews, and documentation. The research instrument used interview guidelines and research observation sheets. The data analysis technique uses the following steps: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion or verification. Based on the findings and discussion, the application of the phonics approach as an alternative method that is very effective and efficient is considered capable of dealing with lazy reading in early childhood. The implication of implementing a phonics approach using various media is very young for children in exploring early reading skills. Thus this phonics approach method is very feasible to be applied to early childhood in improving early reading learning at school.
Penggunaan TIK Berbasis Video Animasi dengan Metode Show And Tell pada Perkembangan Bahasa Anak
Nurul Afifah;
Aristiana Prihatining Rahayu;
Nina Veronica;
Ratno Abidin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3659
Proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting dan menakjubkan dalam bidang linguistik, namun melalui observasi ditemukan metode yang diberikan untuk menstimulasi kemampuan bahasa pada lembaga pendidikan anak usia dini masih kurang beragam sehingga berpengaruh pada sebagian anak. Tulisan ini bertujuan menerapkan dan mengetahui pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak kelompok B. Menggunakan metode penelitian kuantitatif, pemilihan sampel dengan teknik sampling jenuh dengan jumlah populasi sama dengan dengan jumlah sampel yakni 12 anak kelompok B. Data didapatkan melalui hasil pre-test dan post-test. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak dalam kelompok kontrol yang ditunjukan dari hasil pre-test dan post-test, pada hasil post-test menunjukkan tidak ada lagi anak yang berada pada tahapan Belum Berkembang.
Penerapan Metode Pembelajaran Sentra Balok untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok A1 RA Hidayatul Hikmah
erna wati;
Ratno Abidin;
Tri Kurniawati
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v2i3.20922
The aim of this research is to apply the beam center learning method to improve the fine motor skills of early childhood group A1 RA Hidayatul Hikmah Lolawang. The beam center learning method can make the learning atmosphere more fun and enjoyable and children are able to develop their fine motor skills. =. Based on data analysis, it shows that the significance value of Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is an average difference between pretest and posttest learning outcomes, which means there is an influence of the beam center learning method on children's fine motor skills. early age. It can be seen that the calculated t has a negative value of -15,289. The t-count has a negative value because the average pretest learning score is lower than the average posttest learning result so that the t-count becomes t-count 15.289 > t-table 2.000, which means that the basis for decision making is that H0 is rejected and Ha is accepted. , so it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest averages, which means that there is an influence of using the beam center learning method to improve the fine motor skills of young children
Metode Pembelajaran Melalui Media Loose Part dalam Meningkatkan Kemampuan Kreatifitas Anak Usia Dini
Elluza Dwi Febrianti;
Muhammad Ridlwan;
Ratno Abidin
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v2i3.21016
The aim of this research is to determine the application of learning methods through loose part media in improving the creative abilities of young children at Dharma Wanita Kedungsari Kindergarten. This research method is quantitative research with a descriptive and inferential approach. The population in this research is TK Dharma Wanita Bendung. Sampling was carried out using the purposive sampling method. Data collection techniques were carried out by distributing pretests and posttests to students before and after learning. The research method used to test the hypothesis was with the help of SPSS software version 16.00 for Windows. The results of the research show that the application of learning methods through loose part media and the dependent variable is the creativity ability of early childhood students at Dharma Wanita Kedungsari Kindergarten in accordance with the data found that the significance of Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is an average difference between pre-test and post-test learning outcomes, which means there is an application of learning methods through loose part media. So in this data analysis it can also be seen that the t count has a negative value of 34,568. The t-count has a negative value because the average pretest learning score is lower than the average posttest learning result so that the t-count becomes t-count 34,568 > t-table 2,037, so this means as a basis for decision making that Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest averages.
Metode Pembelajaran Berbasis 3r (Reuse, Reduce, Recycle) dalam Upaya Memperdayakan Kreativitas Anak Usia Dini
Ratno Abidin;
Sumriyeh Sumriyeh;
Asy’ari Asy’ari
Jurnal Pelita PAUD Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v6i2.1732
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pembelajaran berbasis 3R (reuse, reduce, recycle) sebagai upaya memperdayakan Kreativitas Anak Usia Dini TK PGRI 8 Wonorejo Sumbermanjing Malang. Terbentuknya kreativitas tentunya sangat dipengaruhi oleh lingkungan belajar anak. Setiap individu anak usia dini memiliki potensi yang sangat unik. Salah satu keunikan individu anak tersebut adalah perkembangan perkembangan kreativitas anak.. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan koalitatif deskriptif. Dengan teknik penumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Analisis data yang digunakan secara deskriptif seperti reduksi data, display data, verifikasi data. Kemudian dilkukan keabsahan data dengan teknik Triangulasi. Hasil penelitian dapat disimpuljan bahwa metode pembelajaran berbasis 3R (reduce, reuse, recycle) berdampak pada peningkatan kreativitas anak usia dini yaitu dengan memanfaatkan sampah anorganik secara inovatif sebagai menyediakan media pembelajaran dengan tujuan mengembangkan kreativitas anak sejak dini. Karena kreativitas anak itu tumbuh dipengaruhi oleh metode pembelajaran melalui pendekatan 3R. Kemudian lingkungan belajar yang telah disiapkan oleh guru dengan bahan-bahan yang berupa bahan mentah habis pakai (sampah anorganik) diolah dan dimodifikasi sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran dengan membuat permainan edukatif sederhana berbahan bekas atau sampah sampah anorganik. Maka dengan Metode pembelajaran berbasis 3R (reduce, reuse, recycle) yang diimplementasikan oleh guru diperlukan sebagai sumber pengetahuan, ketrampilan baru sekaligus dalam pengembangan nalar dan kreativitas anak usia dini. .
The Relationship between Adversity Quotient and Early Childhood Cognition
Abidin, Ratno;
Asy’ari
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v12i1.75827
Learning activities that are less enjoyable have an impact on children's low intelligence. Even though an adversity quotient is very necessary for young children to be able to help them overcome the difficulties they are facing. So far, no research has been found that discusses the relationship between the adversity quotient and the cognitive learning outcomes of early childhood. Based on this, this research aims to analyze the relationship between the adversity quotient and the cognitive learning outcomes of early childhood. This research is a type of quantitative research with a correlation approach. Sampling was carried out using a purposive sampling method with a sample size of 38 children. The methods and instruments used to collect data are questionnaires and tests. Data were analyzed using inferential statistical analysis techniques with the help of SPSS software. The results of the research show that there is a correlation between the adversity quotient as an independent variable and student learning achievement as a dependent variable, although it is not strong. Adversity quotient contributes to the cognitive learning abilities of early childhood. Based on calculations of regression (correlation) analysis between groups of variables, it was found that the adversity quotient had a relationship with the cognitive learning outcomes of early childhood. Therefore, it can be concluded that the adversity quotient intelligence has an impact on the cognitive learning outcomes of early childhood. This research has implications for providing an understanding that the adversity quotient intelligence possessed by students needs to be improved because it affects their cognitive abilities.
Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Olahan Mbote Talas Kreatif Berbasis UKM di Dusun Mangunrejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang
Asy'ari Asy'ari;
Ratno Abidin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.771
Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat terhadap olahan mbote talas kreatif berbasis UKM di Dusun Mangunrejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Metode pelaksanaan pengabdian diantaranya yaitu membuatkan media promosi pemasaran produk mitra di media online. Membuatkan desian spanduk. Membantu menyiapkan prasarat administrasi. Membantu mendaftarkan kelembagaan usaha sebagai legalitas produk agar mitra usaha menjadi kuat dan terpercaya. Membantu meberikan coaching keteramilan pengelolaan manajemen keuangan. membantu membelikan buku administrasi. Memberikan alat penggiling Mbote dan mesin press packing. Menyiapkan berkas administrasi dan mengawal mitra untuk mendaftarkan merek dagang ke HKI; serta mendesain produk kemasan uasaha Mbote talas yang bervariasi, dengan merk “Mr. Mboteo”. Dari hasil pendampingan ini dapat memperbanyak produksi keripik Mbote dengan kemasan yang menarik yang diproduksi melalui alat produksi yang lebih higenis dari sebelumnya. Pengabdian ini dibantu oleh mahasiswa yang ikut serta mendampingi pengupasan, penggorengan dan pengemasi Mbote talas sehingga lebih terkesan menarik dan ternilai estetis. Produk yang kemasan besar di jual dengan harga Rp. 10.000 sedangkan yang kemasan kecil dijual seharga Rp. 5000 dengan rasa original khas mbote. Secara uji organoleptik kebanyakan orang lebih suka rasa originel daripada rasa yang lain seperti rasa balado dan rasa sapi panggang yang disajikan. Community Empowerment of Processed Mbote Taro Creative Based on SMEs in Mangunrejo Hamlet, Wonosalam District, Jombang Regency The purpose of this community service program is to empower the community to process more taro creatively based on SMEs in Mangunrejo Hamlet, Wonosalam District, and Jombang Regency. The method of implementing the service includes making promotional media for partner product marketing in online media. Make a banner design. Assist in preparing administrative requirements. Help register business institutions as product legality so that business partners become strong and reliable. Help provide coaching skills in financial management. help buy administrative books. Provide Mbote grinding tools and press packing machines. Prepare administrative files and escort partners to register trademarks with IPR; as well as design various Mbote taro business packaging products, with the brand “Mr. Mboteo". From the results of this assistance, it is possible to increase the production of Mbote chips with attractive packaging which is produced through production equipment that is more hygienic than before. This service is assisted by students who participate in peeling, frying, and packing Mbote taro so that it looks more attractive and has aesthetic value. Products with large packaging are sold at a price of Rp. 10,000 while the small ones are sold for Rp. 5000 with the original taste of Mbote. In the organoleptic test, most people prefer the original taste to other flavors such as the taste of Balado and the taste of roast beef served
Pengaruh Permainan Konstruktif Magic Straw terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Kusnaiyah, Tatik;
Sa’ida, Naili;
Abidin, Ratno;
Wahono, Wahono
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1210
Keterampilan motorik halus memiliki peran penting dalam menunjang tumbuh kembang anak. Pembelajaran yang monoton dan minim kreativitas seringkali membuat anak mudah bosan dan kurang berpartisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan konstruktif magic straw terhadap keterampilan motorik halus anak usia dini di PPT AL-Hidayah . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen dan melibatkan 12 anak sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa Thitung (0) < Ttabel (17) pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis diterima. Dengan demikian, permainan magic straw*terbukti mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak dan dapat dijadikan alternatif stimulasi pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif. Permainan magic straw memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Permainan ini membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan, memberi ruang untuk eksplorasi dan kerja sama. Oleh karena itu, permainan ini layak dijadikan salah satu metode alternatif dalam pembelajaran di lembaga PAUD.
Pengaruh Media Interaktif “Busy Book” terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun
Maryam, Siti;
Wahono, Wahono;
Kurniawati, Tri;
Abidin, Ratno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1303
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Busy Book terhadap perkembangan motorik anak. Busy Book berdampak besar pada peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini, terutama pada usia 3-4 tahun. Busy Book membantu anak mengenal pola, memperkuat keterampilan motorik halus, dan meningkatkan daya konsentrasi. Perkembangan motorik halus pada anak usia dini melibatkan kemampuan gerakan yang menggunakan otot-otot halus dengan koordinasi beberapa anggota tubuh, terutama tangan dan panca indera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra eksperimen. Desain pra eksperimen yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah seluruh anak usia 3-4 tahun di PPT Laskar Pelangi tahun pelajaran 2024-2025.Penelitian ini menggunakan observasi terstruktur dengan mengamati langsung aktivitas anak saat menggunakan media Busy Book. Observasi dilakukan pada pretest dan postest, maka dapat di simpulkan media interaktif Busy Book dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan Uji Wilcoxon, diperoleh nilai Thitung sebesar 0 dan nilai Ttabel sebesar 17 pada taraf signifikansi 5%. Karena Thitung ( 0 ) < Ttabel ( 17 ), maka hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Busy Book berpengaruh dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini.