Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Bunda di Jembatan Merah Kota Surabaya Abidin, Ratno; Rahayu, Aristiana Prihatining
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v1i1.307

Abstract

Community service activities in the red bridge ridge Kelurahan Nyamplungan District Pabean Cantika Surabaya. They reside with sober, even they can say their homes are roofed by the earth, meaning they only sleep in the grove of shops or warehouses that potluck often expelled by SATPOL PP. Their work scavenging, begging and ngamen in a red light stop, shops in the market Kapasan Kota Surabaya. So far, they are not recognized by Surabaya city government because they do not have identity card and family card. Though it is located in Jempatan Merah It has been many years even since birth. Seeing their difficulty to get rights and recognition from Surabaya City Government and get the feasibility of life. The team in cooperation with Muhammadiyah Branch Chief of Surabaya City has been helping residents living on the banks of the Jembatan Merah river. Programs that have been dilaksanaka Pengajian, Al Quran Educational Place, Early Childhood Education, learning to read, write and make craft.Permasalahan main in Child Street Stewardship and Blind Literacy In the Red Bridge Kelurahan Nyamplungan Kecamatan Pabean Cantika Kota Surabaya.
Efektifitas Pelatihan Media Pembelajaran Audio Visual (Smart Diffabel) untuk Guru Shadow di SD Muhammadiyah 24 Surabaya Budiman, Agus; Abidin, Ratno; Fauzia, Fa'iz Azmi; Ridlwan, M.
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i2.11696

Abstract

Media pembelajaran menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam memfasilitasi kegitan-kegiatan anak kebuthan khusus di sekolah. Hal ini menjadi tugas berat bukan hanya pendidik, tetapi seluruh warga muhammadiyah untuk mampu menciptakan media pembelajaran ramah diffabel atau anak berkebutuhan khusus. Solusi yang ditawarkan melalui pengabdian smart diffabel adalah pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis audio visual bagi guru shadow di Sekolah Dasar Muhammadiyah 24 Surababaya. Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas guru-guru shadow sehingga dengan media yang berkualitas menghasilkan pembelajaran yang lebih efektif. Pelatihan membuat media-media edukasi yang kreatif dan menarik sesuai dengan tahapan kebutuhan ketrampilan anak usia SD serta media yang mencakup penugasan senada dengan tumbuh kembang siswa-siswi SD Muhammadiyah 24 Surabaya.
Eksistensi Keikutsertaan Ekstrakurikuler Pramuka Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Kedisiplinan Siswa MTS Negeri Gresik Ridlwan, M; asy'ari, asy'ari; Abidin, Ratno
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i1.15525

Abstract

Tujuan penulisan karya ilmiah ini untuk mengetahui tentang peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter kedisiplinan siswa MTs Negeri Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan  teknik melalui wawancara dan observasi serta dekumentasi audio visual dan gambar. Data penelitian dianalisis dengan cara deskriptif. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Pramuka sangat berperan dalam membentuk karakter disiplin pada siswa. Metode yang digunakan untuk membentuk karakter disiplin adalah dengan banyaknya kegiatan yang mengharuskan untuk datang tepat waktu  dan akan diberi sanksi jika melangggar juga ada kegiatan Pramuka lain seperti PBB yang mengharuskan keserasian dan kerapian dalam berbaris. Faktor-faktor pendukungnya adalah sikap, pengetahuan, dan pengalaman yang dimiliki oleh Pembina Pramuka , kesadaran dan motivasi diri peserta didik,  dana, sarana dan prasarana, dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar, sedangkan factor penghambatnya adalah masih ada peserta didik yang masih kurang berminat dalam melakukan kegiatan Pramuka. 
Sekolah Kreatif Berbasis Pembelajaran E-Learning Upaya Membangun Budaya Cakap Teknologi Di Era Revolusi Industri 4.0 SMA Muhammadiyah 1 Taman Abidin, Ratno; Asy'ari, Asy'ari; Suprapti, Endang
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v2i2.9706

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini menjadikan pemberdayaan implementasi pembelajaran  berbasis e-learning upaya membangun budaya cakap teknologi diera revolusi industri 4.0 SMA Muhammadiyah 1 Taman yang berada dipimpinan cabang Muhammadiyah Majlis  Dikdasmen Cabang Sepanjang Taman. Pengabdian ini merupakan jawaban dari diskusi dengan kepala sekolah dan ketua Majlis Dikdasmen Sepanjang terkait dengan revolusi industri 4.0 sehingga pengusul membutuhkan pengembangan pembelajaran berbasis e-learning bagi peserta didik di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo. Maka hal ini sangat penting untuk menjadi perhatian kedepannya sebagai upaya membangun melek teknologi dengan melaui proses pembelajaran e-learning. Solusi yang dibangun adalah tim pengusul akan melakukan penyuluhan atau pelatihan pembelajaran berbasis e-learning sehingga memberikan kenyamanan bagi peserta didik dengan menggunakan teknologi tidak digunakan kepda hal-hal yang merugikan tapi bernilai edukasi. Melalui sekolah kreatif berbasis pembelajaran e-learning ini dan dilkukan pelatihan yang menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik sehingga peserta didik nantinya akan memanfaatkan teknologi melaui e-learning Oleh karena itu guru Tentu harus kreatif melalui pendekatan pembelajaran e-learning ini sehingga dapat diminimalisir dari kecenderungan menggunakan teknologi yang tidak bernilai edukasi dan beralih menggunakan teknologi yang didalamnya ada muatan-muatan pembelajaran yang dapat diakses secara mudah oleh peserta didik.
ANALISIS PERAN ORANG TUA TERHADAP KEMATANGAN EMOSI ANAK USIA 3–4 TAHUN DI PPT MUTIARA BUNDA Handajani, Handajani; Abidin, Ratno; Sa’ida, Naili; Gusmaniarti, Gusmaniarti
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.865

Abstract

Emotional maturity in early childhood is an important foundation for social, cognitive, and moral development. This study aims to analyze the relationship between parental roles in emotional regulation and the level of emotional maturity of children aged 3–4 years at the Mutiara Bunda PPT. The study used a quantitative correlational approach with instruments in the form of a parental emotional regulation scale adapted from Gross's (2023) theory and a child social-emotional development scale developed by Solihah et al. (2022). The results of validity and reliability tests indicate that both instruments have high content validity and excellent reliability (Cronbach's α > 0.9). The results of the Pearson correlation analysis showed a significant positive relationship (r = 0.65, p < 0.01) between parental emotional regulation and children's emotional maturity. The dimensions of cognitive strategies and attention diversion showed the highest contribution to children's emotional regulation. This study emphasizes the importance of parents' active role in developing emotional regulation as a foundation for children's emotional maturity. The practical implications of this study point to the need for parenting and training programs that focus on emotional management in early childhood care.
Permainan Engrang Batok sebagai Media Stimulasi Sosial Emosional Anak Rininingsih, Sri; Kurniawati, Tri; Wahono, Wahono; Abidin, Ratno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1293

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aktivitas luar ruangan terhadap perkembangan sosial emosional anak-anak usia 3 hingga 4 tahun di PPT Kemuning di kecamatan Simokerto di kota Surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode survei, penelitian ini berusaha untuk mengukur hubungan antara variabel aktivitas luar ruangan dan perkembangan sosial emosional anak. Aktivitas luar ruangan dipilih karena dianggap dapat membantu peningkatan interaksi sosial, keterampilan motorik, dan kemampuan regulasi emosi. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 30 anak berusia 3-4 tahun yang secara rutin berpartisipasi dalam aktivitas luar ruangan di PPT Kemuning. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan kuesioner, sedangkan data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas luar ruangan adalah faktor penentu penting dari perkembangan sosial emosional anak dengan faktor yang memfasilitasi ini seperti interaksi teman sebaya dan lingkungan fisik yang mendukung. Penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas luar ruangan dapat digunakan sebagai sarana efektif untuk mendorong perkembangan holistik anak prasekolah. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup maksimalisasi fasilitas luar ruangan di PPT dan kemitraan orang tua dengan pendidik untuk meningkatkan keberlangsungan program.
Penerapan Program Unplugged Coding dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Anak Usia 4-5 Tahun Ailia Kistantri, Retyana; Abidin, Ratno; Sa’ida, Naili; Kurniawati, Tri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan program Unplugged Coding dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak usia 4-5 tahun di PPT Kuncup Harapan Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak usia 4-5 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan lembar observasi yang mengukur tujuh indikator kemampuan berpikir kritis, yaitu menganalisis masalah, mengajukan pertanyaan, menyusun solusi, berpikir logis, membuat keputusan, menguji dan menilai solusi, serta berpikir reflektif. Data dianalisis menggunakan teknik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis anak setelah mengikuti program unplugged coding dengan nilai signifikansi 5% dengan n=10 maka diperoleh nilai Ttabel adalah 8. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan program unplugged coding efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Program unplugged coding dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini karena kegiatan ini didalamnya dirancang untuk melatih anak berpikir secara logis, sistematis, dan reflektif melalui pengalaman konkret yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Potential of Fables as Learning Resources for Environmental Education and Its Relevance to the Merdeka Belajar Curriculum Wahyuni, Holy Ichda; Budiman, Agus; Abidin, Ratno; Yuliandari, Elmi Tri
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v3i1.189

Abstract

The development of noble character, especially the awareness of protecting the environment, can be optimized through the internalization process in learning. Children's literary media is an effective medium, especially applied to elementary school-aged children at the golden age of character planting. Stories in children's literature can dialogue life in an interesting, concrete, and contextual way. The fable entitled "The Story of a Seagull and the Cat Who Teaches It to Fly" by Luis Sepulveda is one of the translated fables with the theme of environment and family, which is considered to have the potential to be used as a learning resource for environmental education. Research that attempts to analyze the environment's value in fables and its use as a learning resource in the era of the MerdekaBelajar(independent learning) curriculum is still very limited. This research aimed to; 1) describe the value of environmental education in the fable "The Story of a Seagull and the Cat Who Teaches It to Fly" by Luis Sepulveda; 2) describe the use of fables as a learning resource for elementary school students; 3) describe its relevance to the profile of Pancasila students in the independent learning curriculum. This research is qualitative, using a text study approach and descriptive analysis. This study showed that this fable can be used as a source of learning materials for elementary school students following the theories that support student development and learning approaches, such as; meaningful learning and constructivism, as well as relevant to the proclamation of the Pancasila student profile in the Merdeka Belajar(independent learning) curriculum. The implication of this study is a recommendation for developing children's literature-based learning media to internalize environmental awareness characters
Penerapan Metode Pembelajaran Sentra Balok untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok A1 RA Hidayatul Hikmah wati, erna; Abidin, Ratno; Kurniawati, Tri
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v2i3.20922

Abstract

The aim of this research is to apply the beam center learning method to improve the fine motor skills of early childhood group A1 RA Hidayatul Hikmah Lolawang. The beam center learning method can make the learning atmosphere more fun and enjoyable and children are able to develop their fine motor skills. =. Based on data analysis, it shows that the significance value of Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is an average difference between pretest and posttest learning outcomes, which means there is an influence of the beam center learning method on children's fine motor skills. early age. It can be seen that the calculated t has a negative value of -15,289. The t-count has a negative value because the average pretest learning score is lower than the average posttest learning result so that the t-count becomes t-count 15.289 > t-table 2.000, which means that the basis for decision making is that H0 is rejected and Ha is accepted. , so it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest averages, which means that there is an influence of using the beam center learning method to improve the fine motor skills of young children
Metode Pembelajaran Melalui Media Loose Part dalam Meningkatkan Kemampuan Kreatifitas Anak Usia Dini Dwi Febrianti, Elluza; Ridlwan, Muhammad; Abidin, Ratno
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v2i3.21016

Abstract

The aim of this research is to determine the application of learning methods through loose part media in improving the creative abilities of young children at Dharma Wanita Kedungsari Kindergarten. This research method is quantitative research with a descriptive and inferential approach. The population in this research is TK Dharma Wanita Bendung. Sampling was carried out using the purposive sampling method. Data collection techniques were carried out by distributing pretests and posttests to students before and after learning. The research method used to test the hypothesis was with the help of SPSS software version 16.00 for Windows. The results of the research show that the application of learning methods through loose part media and the dependent variable is the creativity ability of early childhood students at Dharma Wanita Kedungsari Kindergarten in accordance with the data found that the significance of Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is an average difference between pre-test and post-test learning outcomes, which means there is an application of learning methods through loose part media. So in this data analysis it can also be seen that the t count has a negative value of 34,568. The t-count has a negative value because the average pretest learning score is lower than the average posttest learning result so that the t-count becomes t-count 34,568 > t-table 2,037, so this means as a basis for decision making that Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest averages.