Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Integrating Multiple Representations and Augmented Reality in Maritime Chemistry E-Module Based on IMO 7.04 Suryaningsih, Encis Indah; Nafillah, Khoirotun; Aprillina, Aprillina
Jurnal Inovasi Pembelajaran Kimia Vol. 7 No. 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jipk.v7i2.69280

Abstract

Chemistry is essential for maritime engineering students, but many concepts are abstract and difficult to understand due to limited resources that integrate macroscopic, microscopic, and symbolic representations. This study aimed to develop and validate a maritime chemistry e-module that combines multiple representations with Augmented Reality (AR) technology, aligned with IMO Model Course 7.04. The research employed the ADDIE development model, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through expert validation sheets and student response questionnaires, and analyzed using percentage analysis. The results showed that the e-module achieved very valid criteria, with average feasibility values of 92.75% for material and 98.09% for media aspects. Student responses indicated high acceptance in terms of appearance, design, ease of use, content comprehension, interactivity, engagement, and perceived benefits, with an overall score of 87.36% classified as very good. In conclusion, the multiple representation-based AR e-module provides maritime engineering students with a practical, contextual, and engaging learning tool, enhancing conceptual understanding in maritime chemistry.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MARITIM SESUAI STANDAR IMO MODEL COURSE 7.04 Encis Indah Suryaningsih; Nafillah, Khoirotun; Aprillina, Aprillina
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.458

Abstract

IMO Model Course 7.04 menetapkan standar minimum kompetensi untuk perwira pelayaran yang bertugas di kamar mesin agar aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran berbasis Augmented Reality terhadap hasil belajar kimia pelayaran sesuai dengan standar IMO Model Course 7.04. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pretest-posttest control group design yang dilaksanakan pada semester genap 2024/2025 dengan teknik purposive sampling yang memungkinkan peneliti memilih responden berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen unggul di semua aspek pembelajaran kimia maritim. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek "Korosi dan Proteksi Logam" dengan selisih 14,37 poin, yang mengindikasikan bahwa visualisasi AR sangat efektif untuk memahami proses korosi yang sulit diamati secara langsung. Respon siswa yang sangat positif terhadap penerapan media pembelajaran AR (rata-rata 4,25 dari Skala 5) menunjukkan bahwa teknologi ini tidak hanya efektif secara akademis tetapi juga diterima dengan baik dari aspek pengalaman pengguna dan motivasi belajar. Disimpulkan penerapan media pembelajaran berbasis Augmented Reality memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kimia pelayaran.
Alpha Amylase Inhibitory Activity of Curcumin Analogs and Its Synergy with Ferulic Acid in Vitro Nafillah, Khoirotun; Ariyani, Helena Devi; Asfirah, Lia Retian
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 13 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v13i3.15683

Abstract

Curcumin analog compounds are α,β unsaturated compounds through simplifying the beta diketo group to monoketo, which has better bioavailability and a more stable structure than curcumin compounds. This study aims to determine the α-amylase inhibitory activity on symmetric curcumin analog compounds, namely the compounds 2,6-bis(3,4-dimethoxybenzylidine)cyclohexanone (A) and 2,6-bis(3,4-dimethoxybenzylidine)cyclopentanone (B). as well as testing its synergistic interaction with ferulic acid in vitro. The α-amylase inhibition test was carried out using an iodine reagent and a starch solution as a substrate. The absorbance value was measured using a UV-vis spectrophotometer (λ 568 nm), and the % inhibition was calculated. The average value of the optimum α-amylase inhibition percentage for compounds A, B, and ferulic acid, respectively is 58.17%; 22.95%, and 93.52%. Based on the synergistic interaction, it was concluded that compounds A and B showed synergistic activity with ferulic acid. The percentage of α-amylase inhibition in the concentration ratio of curcumin analog A: ferulic acid (1:8) was 98.65%, and curcumin analog B: ferulic acid (1:4) was 98.37%. This shows that combining compounds between symmetrical curcumin analogs and ferulic acid can increase the activity of antidiabetic drug candidate compounds compared to single compounds. This study offers a new approach by testing the potential combination of curcumin and ferulic acid analogues as α-amylase inhibitors in vitro, demonstrating a synergy that has not been widely explored and opening up opportunities for developing more effective natural antidiabetic therapies.
PELATIHAN PEMBUATAN CAIRAN ECO ENZYME DARI LIMBAH ORGANIK DI PERUMAHAN AYODYA SEMARANG Nafillah, Khoirotun; Ariyani, Helena; Aufi, Ahmad Umam; Juwarlan, Juwarlan; Kiswanto, Heri
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah yang belum maksimal menjadi tugas utama untuk segera diselesaikan, terutama dari skala terkecil yaitu limbah rumah tangga. Berbagai upaya dilakukan dalam rangka melindungi bumi, salah satunya adalah memanfaatkan kembali potensi limbah organik dalam rumah tangga menjadi berbagai produk multiguna, berprinsip green chemistry, dan bernilai ekonomi. Eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi dari bahan-bahan sederhana, seperti gula merah, limbah organik, dan air. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pelatihan pembuatan eco enzyme dari limbah organik menjadi barang multiguna, salah satunya sebagai pupuk cair. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah komunitas ibu-ibu PKK warga perumahan Ayodya, desa Sekaran, Gunungpati, Semarang. Metode yang dilakukan adalah FGD (Forum Group Discussion) dan demonstrasi pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai pupuk cair. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat terkait pembuatan eco enzyme sebagai pupuk cair. Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengelola limbah organik dan memberikan kontribusi nyata yaitu melindungi bumi dari pencemaran lingkungan. Kata kunci: Eco Enzyme, Limbah Organik, Green Chemistry, Pupuk Cair
Pemberdayaan Masyarakat dalam Revitalisasi Lingkungan Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Kiswanto, Heri; Nafillah, Khoirotun; Ngatmin, Ngatmin; Purwanto, Purwanto; Asfirah, Lia Retian
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i4.6907

Abstract

Household waste management in RW 03, Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, is still carried out conventionally without sorting, causing environmental pollution, reduced air and soil quality, and limiting the potential utilization of waste. This community service program aims to increase residents' awareness, knowledge, and skills in household waste management through the establishment of RW 03 Waste Bank and the application of simple, appropriate technologies, such as composters, waste sorters, and recycling tables. A participatory approach was implemented through stages of coordination and socialization, followed by a needs analysis, training, and practice in making compost, ecoenzymes, and upcycling products, with continuous mentoring and evaluation. The results show the establishment of RW 03 Waste Bank, an increase in residents’ participation in waste management up to 70%, and regular use of appropriate technology facilities. This program offers tangible benefits, including enhanced environmental awareness, community independence in managing waste, and economic value from processed waste products, while also serving as a replicable model for community empowerment in other areas.
Smart Mom Project: Meningkatkan Peran Ibu dalam Pendidikan Anak melalui Literasi Digital: Smart Mom Project: Enhancing Mothers’ Role in Children’s Education through Digital Literacy Aufi, Ahmad Umam; Sari, Dhesi Wulan; Ariyani, Helena Devi; Herdawan, Deri; Nafillah, Khoirotun; Nindita, Kirtyana
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9401

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Smart Mom Project: Meningkatkan Peran Ibu dalam Pendidikan Anak melalui Literasi Digital” dilaksanakan di RT 9 RW 1 Krajan, desa Wringinputih, kecamatan Bergas, kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital ibu rumah tangga yang berdampak pada kurang optimalnya pendampingan belajar anak serta pengelolaan penggunaan gawai (gawai) di lingkungan keluarga. Hasil observasi awal menunjukkan keterbatasan kemampuan ibu dalam mengoperasikan smartphone, memahami platform pembelajaran daring, serta rendahnya pemahaman terkait keamanan digital dan pengelolaan waktu layar anak. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan literasi digital ibu rumah tangga agar mampu mendampingi pendidikan anak secara lebih aktif, bijak, dan terarah di era digital. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan klasikal, demonstrasi langsung, praktik mandiri, diskusi kelompok, serta pendampingan melalui kunjungan rumah dan komunikasi daring. Materi yang diberikan mencakup literasi digital dasar, pemanfaatan gawaigawai untuk pembelajaran, pengaturan parental control, pemilihan konten edukatif, serta pengelolaan screen time anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan digital peserta. Secara kuantitatif, 85% peserta mampu mengatur fitur keamanan digital, 90% mampu membedakan konten edukatif dan non-edukatif, serta 80% berhasil menerapkan pengelolaan screen time anak secara lebih terstruktur. Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mendampingi anak belajar, interaksi keluarga yang lebih positif, serta penurunan konflik terkait penggunaan gawaigawai. Kegiatan ini berhasil memperkuat peran ibu dalam pendampingan pendidikan anak berbasis literasi digital dan berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar keluarga yang lebih sehat.