Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KEDUNGADEM MELALUI INOVASI TEMPE MENJADI PRODUK TEMPE COKLAT (COPE-COPE) Cahya Anggara, Oktavianus; Setiawati, Ayu; Azizah, Ani; Yossi Andita, Intan; Sesi Wahyuni, Oktaviya; Agustining Tyas, Tria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4565-4571

Abstract

Desa Kedungadem di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, merupakan komunitas dengan mayoritas penduduk yang menggantungkan hidup pada produksi tempe. Tempe, sebagai makanan khas Indonesia, memiliki nilai gizi yang tinggi, termasuk vitamin B12, mineral, dan protein nabati. Meskipun demikian, masyarakat menghadapi tantangan dalam meningkatkan nilai jual dan pemasaran tempe. Untuk mengatasi masalah ini, kelompok 10 KKNTK Universitas Bojonegoro melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan inovasi tempe cokelat di Desa Kedungadem. Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah tempe dan membantu masyarakat dalam memasarkan produk mereka secara lebih efektif. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Juli 2024 dan mencakup sosialisasi serta demonstrasi pembuatan tempe cokelat. Metode yang digunakan meliputi riset awal tentang kondisi desa, persiapan materi sosialisasi, serta pelatihan pembuatan tempe cokelat yang melibatkan kader PKK, Karang Taruna, Remaja Masjid, dan pelaku UMKM setempat. Proses pembuatan tempe cokelat meliputi penggorengan tempe, peleburan cokelat, pencampuran bahan, dan pengemasan. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, sehingga masyarakat dapat memproduksi dan memasarkan tempe cokelat secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi tempe cokelat berpotensi meningkatkan nilai jual dan memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Diskusi dan umpan balik peserta menunjukkan adanya minat yang signifikan terhadap pengembangan produk ini. Dengan demikian, tempe cokelat diharapkan dapat menjadi oleh-oleh khas Desa Kedungadem dan memberikan dampak positif pada perekonomian lokal
SOSIALISASI PERTIKAIAN REMAJA DAN PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI DESA KEDUNGADEM, KABUPATEN BOJONEGORO : (UPAYA MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DI KALANGAN GENERASI MUDA) Cahya Anggara, Oktavianus; Noviana, Dinda; Nur Imamah, Shinta; Wahyu Ningtyas, Kurnia; Ayu Dwi Mulyani, Dewi; Wildan Mahmud Al, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4590-4599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan Pertikaian remaja di Desa Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan di SMAN 1 Kedungadem berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai risiko pernikahan dini dan dampak negatif kenakalan remaja. Keberhasilan penyuluhan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, seperti narasumber dari KUA dan Polsek, dapat menjadi model untuk program serupa di daerah lain. Selain itu, hasil dari penyuluhan ini dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan materi pendidikan yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan remaja di Desa Kedungadem. Misalnya, materi mengenai kesehatan reproduksi dan pendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan berkelanjutanMeskipun tantangan budaya dan keterbatasan sumber daya masih ada, program ini membuka peluang untuk pengembangan edukasi berkelanjutan. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat dianggap penting untuk memperkuat upaya pencegahan
Pengelolaan Cagar Alam Gua Nglirip Oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur Aprilia, Revadila Widya; Anggara, Oktavianus Cahya
Baselang Vol 5, No 1: APRIL 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v5i1.246

Abstract

Gagasan bahwa mencegah penyebab kerusakan sebelum muncul jauh lebih efektif daripada menghilangkan penyerang setelah mereka menyerang adalah salah satu kunci dalam upaya pelestarian hutan. Gagasan bahwa perlindungan hutan paling baik dicapai melalui pencegahan daripada reaksi telah mendapatkan daya tarik dalam beberapa tah un terakhir. Untuk mencegah kerusakan substansial dan meminimalkan jumlah kerusakan  hutan yang disebabkan oleh penyebab potensial, pelestarian hutan lebih berfokus pada mendeteksi dan menilai semua kemungkinan sumber kerusakan daripada bagaimana menangani keberhasilan ketika muncul. Keamanan dan pelestarian hutan saat ini merupakan topik yang sangat dinamis dan rumit.
Pengawasan Hutan Jati pada Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro Ikhsan Hill Syafaat; Oktavianus Cahya Anggara; Rizky Firmansyah
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 3 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i3.7521

Abstract

This community service initiative aims to enhance the effectiveness of teak forest monitoring in the Bojonegoro Regional Forestry Branch (CDK) through active community participation and the utilization of technology. Teak forests hold significant economic value, but the high demand for teak wood often leads to illegal logging practices that threaten forest sustainability. Through a participatory approach, local communities are involved in patrols, monitoring, and social forestry programs. Technologies such as drones and satellite imagery are employed to improve the accuracy and efficiency of forest condition monitoring. The results of the initiative show a significant reduction in illegal logging cases, increased community awareness of the importance of forest conservation, at the success of reforestation and land rehabilition programs. Challenges faced include limitations in personnel and technological resources, as well as cases of document forgery. Recommendations for improving monitoring effectiveness in the future include enhancing personnel capacity, adopting more advanced technologies, and fostering closer coordination beetwen the government, communities, and other stakeholder. Overall, this initiative has successfully created synergy among parties in efforts to conserve teak forests, enabling sustainable forest management for ecological, economic, and social benefits.
Identifikasi Serapan Karbondioksida (CO2) Pada Pohon Mahoni (Swietenia Mahagoni) di Jalan Raya Ahmad Yani Desa Sukowati Kabupaten Bojonegoro Firdaus, Abilsa Duanda Ramadhan; Anggara, Oktavianus Cahya; Rahmawati, Laily Agustina
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol 11 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ejbst.v11i1.635

Abstract

Jalan Raya Ahmad Yani Desa Sukowati merupakan salah satu jalur nasional yang padat dengan aktivitas kendaraan. Selain adanya sarana Pendidikan juga terdapat layanan Kesehatan seperti Poskesdes Sukowati. Kesibukan aktivitas kendaraan pribadi maupun transportasi umum dapat berpotensi mempengaruhi kegiatan Pendidikan dan layanan Kesehatan. Tujuan pada penelitian ini adalah menghitung massa jenis pohon mahoni, jumlah biomassa yang tersimpan dan serapan karbondioksida. Metode pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Mengukur keliling pohon dan mencari nilai massa jenis pohon, selanjutnya menghitung biomassa menggunakan rumus allometric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah biomassa semua pohon baik berukuran kecil, sedang maupun besar, sehingga diperoleh total biomassa pohon (Wt) adalah 107.675,83 kg/pohon. Pengujian karbon tersimpan menunjukkan hasil 49.530,88 kg serta hasil serapan karbondioksida pada pohon mahoni di sepanjang Jalan Raya Ahmad Yani Desa Sukowati Kabupaten Bojonegoro menunjukkan hasil sebesar 181.778,30 kg.
Evaluasi Kelengkapan Dan Kualitas APD Bagi Pekerja Sumur Migas Arga Aridianta, Dadang; Callista Elvania, Nindy; Cahya Anggara, Oktavianus
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 02 (2025): Environmental Health and Sanitation Issues
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i02.942

Abstract

Oil and gas business activities include a series of activities related to the exploration, production, processing, and distribution of oil and gas. The oil and gas industry is one of the high-risk and dangerous sectors. Therefore, occupational safety management is very important for companies to prevent accidents in the workplace. The purpose of this study is to find out the application of the use of workers' personal protective equipment required by the company and to find out the company's efforts in increasing the mandatory application of personal protective equipment. This research was conducted at PT. X in the field of oil and gas exploration and production. The data collection method was carried out by interviews and document studies. The sampling technique of this study was carried out with certain considerations or purposive sampling. The sample consisted of 24 individuals, including 3 field supervisors with the position of driller, and 21 field workers with the positions of derrickman, floorman, and mechanic. The analysis method used is Importance-Performance Analysis (IPA). The results of the analysis are shown by the Importance-Performance Analysis (IPA) diagram which has 4 quadrants. The variables of comfort and effectiveness are included in quadrant A (top priority), while the variables of flexibility, durability, satisfaction, and awareness are included in quadrant B (maintain), the prudent and clean variables are included in quadrant C (low priority), and there are no variables categorized as quadrant D (ignore). The company's efforts as part of increasing the mandatory implementation of personal protective equipment are through the implementation of safety introductions, safety briefings, as well as by installing posters and safety signs in the work environment
Analisis Perubahan Tutupan Lahan Hutan di Kabupateen Bojonegoro bagian Selatan Menggunakan Citra Pengindraan Jauh Saputra, Bagus; Mulyani, Heri; Anggara, Oktavianus Cahya
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro (On Going)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan hutan di Kabupaten Bojonegoro Bagian Selatan dan  mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penurunannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 pada periode tahun 2015, 2018, 2022, dan 2024 yang diolah melalui teknik Supervised Classification untuk memperoleh data spasial perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas hutan mengalami penurunan signifikan dari 380,97 km² pada tahun 2015 menjadi 282,39 km² pada tahun 2024 atau berkurang sekitar 25,87 persen dari total luas awal. Penurunan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia, seperti kebakaran hutan, penebangan liar, serta alih fungsi lahan menjadi pertanian dan permukiman, yang secara bersama-sama memberikan tekanan berkelanjutan terhadap ekosistem hutan di wilayah penelitian.
Analisis Konsentrasi SO₂ di Kawasan Pasar Desa Sumberrejo Adi Prastian, Muhammad Wahyu; Anggara, Oktavianus Cahya; Purwaningrum, Solikhati Indah
Baselang Vol 5, No 2: OKTOBER 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v5i2.286

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsentrasi Sulfur Dioksida (SO₂) di kawasan Pasar Desa Sumberrejo untuk menilai kualitas udara yang dipengaruhi oleh aktivitas lalu lintas dan perdagangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada beberapa titik pemantauan, di mana pengukuran dilakukan menggunakan gas detector. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi SO₂ berfluktuasi sesuai dengan intensitas aktivitas, dengan nilai tertinggi terjadi pada jam sibuk dan melampaui baku mutu udara ambien sebesar 150 μg/m³. Sementara itu, pada hari dengan aktivitas lebih rendah, konsentrasi cenderung menurun. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas pasar berkontribusi terhadap peningkatan SO₂, terutama di akhir pekan. Penelitian menyimpulkan bahwa pemantauan berkelanjutan dan pengelolaan yang tepat diperlukan untuk meminimalkan potensi dampak lingkungan maupun kesehatan di masa mendatang.
Upaya Rehabilitasi Lahan Tercemar Melalui Sosialisasi Karantina Tanaman dan Replanting di Desa Wonocolo Anggara, Oktavianus Cahya; Fiqri, Albert Haikal; Setya, Nanda Wahyu; Tamadinata, Bintang Aji; Ansori, Habib
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6856

Abstract

Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, merupakan kawasan tambang minyak tradisional yang telah beroperasi sejak masa kolonial dan hingga kini masih menggunakan metode manual yang berpotensi menimbulkan pencemaran tanah. Pengabdian  ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan sosialisasi karantina tanaman dan pemberian bibit pohon sebagai upaya awal rehabilitasi lahan tercemar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan observasi, koordinasi dengan pemerintah desa, pembuatan media tanam organik berbahan pupuk kandang dan sekam padi, serta sosialisasi materi kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) dan warga setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya karantina tanaman dan teknik replanting, serta memotivasi partisipasi dalam pemulihan lahan secara mandiri. Kendala utama adalah keterbatasan waktu pelaksanaan yang membatasi pendalaman materi dan praktik langsung. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan menjadi langkah awal menuju rehabilitasi lahan yang berkelanjutan di Desa Wonocolo.
Pelatihan Pemandu Wisata Sebagai Penunjang Pengelolaan Edutourism Geopark Wonocolo Anggara, Oktavianus Cahya; Bauw, M Choirul W W; Sari, Siti Puspita; Ningtyas, Martha Dwi; Prabowo, Arif
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6857

Abstract

Potensi wisata geoheritage di Desa Wonocolo masih belum optimal karena rendahnya partisipasi masyarakat, terbatasnya kompetensi pemandu wisata, serta pengelolaan Museum Geopark yang kurang menarik dan informatif. Kendala ini menghambat keberhasilan edukasi dan promosi wisata berbasis geoheritage, sehingga potensi ekonomi dan edukatif yang dimiliki belum maksimal. Sebagai solusi, dilakukan pelatihan yang menggabungkan metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung dalam pengembangan kompetensi pemandu wisata lokal. Pelatihan ini menitikberatkan pada peningkatan pengetahuan tentang geoheritage, teknik storytelling, etika pelayanan, serta pendekatan hospitality yang ramah dan informatif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap geoheritage, kemampuan komunikasi, dan profesionalisme sebagai pemandu wisata. Peserta yang telah mendapatkan pelatihan mampu meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman wisatawan, serta mendukung pemasaran wisata edukasi di daerah tersebut. Temuan saintifik ini menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan merupakan kunci keberhasilan pengembangan wisata berbasis geoheritage. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kompetensi pemandu wisata berperan penting dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan pariwisata desa Wonocolo secara profesional dan berkelanjutan.