Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Optimalisasi Informasi Wisata Wonocolo Melalui Pembuatan Website dan Pelatihan Pengelolaannya Anggara, Oktavianus Cahya; Ardana, Arya Bayu; Maulana, Moh. Iqbal; Kurniansyah, Indika Bayu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6864

Abstract

Promosi destinasi wisata Wonocolo masih terbatas karena minimnya sistem informasi digital yang terpusat dan mudah diakses, sehingga jangkauan promosi dan pemberdayaan masyarakat lokal belum optimal. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan website destinasi wisata berbasis custom Content Management System (CMS) PHP-MySQL yang responsif dan mudah dikelola oleh masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi pembuatan website berbasis custom CMS, pelatihan teknis pengelolaan website secara mandiri, serta sosialisasi kepada komunitas lokal, terutama Karang Taruna dan pengelola wisata. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta dalam mengelola konten, memperbarui informasi, serta menghasilkan website yang informatif dan responsif di berbagai perangkat. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi digital berbasis web mampu memperluas jangkauan promosi wisata, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi desa secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan website wisata Wonocolo tidak hanya menghadirkan sarana promosi digital, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan pariwisata edukatif di tingkat lokal.
Edukasi Geoheritage Bagi Siswa Sekolah Dasar Wonocolo Guna Tingkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Sejak Dini Anggara, Oktavianus Cahya; Amiliano, Dewini Putri; Aini, Dwi Nur; Rama Dhani, Alfira Shah; Anisa, Anisa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6869

Abstract

Program edukasi geoheritage di SD Wonocolo bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap warisan geologi sejak dini. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan fun learning melalui sosialisasi, penggunaan media pembelajaran kreatif seperti model 3D geoheritage dan poster, serta permainan edukatif yang dirancang interaktif. Sebanyak 178 siswa dari SDN Wonocolo I dan II dilibatkan dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta observasi tingkat keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang konsep geoheritage, dari 30% pada pre-test menjadi 75% pada post-test, serta peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan permainan dari 45% menjadi 85%. Guru juga merasakan manfaat berupa inspirasi dalam mengembangkan metode pembelajaran kontekstual yang lebih inovatif. Dengan demikian, program edukasi geoheritage tidak hanya memperkuat pengetahuan akademik siswa, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab sosial, serta dapat dijadikan model pembelajaran di sekolah dasar lain.
Pelatihan Pembuatan Sambel Jamur Janggel: Inovasi Lauk Nasi Gulung, Sumber Pendapatan Alternatif Desa Wonocolo Anggara, Oktavianus Cahya; Santosa, Jatmiko Budi; Khoirunnisa, Agristiana; Wulandari, Mutia Indah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6870

Abstract

Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, merupakan daerah penghasil jagung dengan potensi limbah bonggol jagung yang melimpah. Bonggol jagung yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat menjadi media tumbuh jamur janggel yang bernilai gizi tinggi. Permasalahan yang dihadapi adalah jamur janggel memiliki masa simpan yang singkat sehingga perlu segera diolah agar bernilai jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan keterampilan pengolahan jamur janggel menjadi sambel sebagai pendamping nasi gulung khas Wonocolo, sehingga meningkatkan nilai tambah produk, memperpanjang umur simpan, dan membuka peluang usaha baru. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung (learning by doing) yang diikuti oleh 20 peserta dari pelaku UMKM dan warga setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk sambel jamur janggel dengan cita rasa khas, kemasan menarik, dan potensi pemasaran yang baik. Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah pertanian dan keterbatasan masa simpan jamur janggel, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini penting sebagai model pemanfaatan sumber daya daerah yang berkelanjutan dan inspiratif bagi wilayah lain.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KEDUNGADEM MELALUI INOVASI TEMPE MENJADI PRODUK TEMPE COKLAT (COPE-COPE) Cahya Anggara, Oktavianus; Setiawati, Ayu; Azizah, Ani; Yossi Andita, Intan; Sesi Wahyuni, Oktaviya; Agustining Tyas, Tria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4565-4571

Abstract

Desa Kedungadem di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, merupakan komunitas dengan mayoritas penduduk yang menggantungkan hidup pada produksi tempe. Tempe, sebagai makanan khas Indonesia, memiliki nilai gizi yang tinggi, termasuk vitamin B12, mineral, dan protein nabati. Meskipun demikian, masyarakat menghadapi tantangan dalam meningkatkan nilai jual dan pemasaran tempe. Untuk mengatasi masalah ini, kelompok 10 KKNTK Universitas Bojonegoro melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan inovasi tempe cokelat di Desa Kedungadem. Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah tempe dan membantu masyarakat dalam memasarkan produk mereka secara lebih efektif. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Juli 2024 dan mencakup sosialisasi serta demonstrasi pembuatan tempe cokelat. Metode yang digunakan meliputi riset awal tentang kondisi desa, persiapan materi sosialisasi, serta pelatihan pembuatan tempe cokelat yang melibatkan kader PKK, Karang Taruna, Remaja Masjid, dan pelaku UMKM setempat. Proses pembuatan tempe cokelat meliputi penggorengan tempe, peleburan cokelat, pencampuran bahan, dan pengemasan. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, sehingga masyarakat dapat memproduksi dan memasarkan tempe cokelat secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi tempe cokelat berpotensi meningkatkan nilai jual dan memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Diskusi dan umpan balik peserta menunjukkan adanya minat yang signifikan terhadap pengembangan produk ini. Dengan demikian, tempe cokelat diharapkan dapat menjadi oleh-oleh khas Desa Kedungadem dan memberikan dampak positif pada perekonomian lokal
PEMBUATAN ANYAMAN UNTUK PRODUK OLAHAN TEMPE DI DESA KEDUNGADEM Laela, Yaya Faudatul; Cahya Anggara, Oktavianus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4727-4735

Abstract

Peranan industri kreatif diyakini mampu menjadi poros ekonomi terbaru di Indonesia bahkan menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Di era industri 4.0 konektivitas Internet merupakan sesuatu yang tidak dapat terpisahkan dalam segala bidang. Mengingat hal tersebut, maka sudah selayaknya UMKM mengadaptasi beragam hal yang penting agar mampu memanfaatkan era Industri 4.0 dengan baik. Penelitian ini membahas inovasi dalam pembuatan anyaman tradisional untuk produk olahan tempe. Teknik yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan teknik menganyam untuk mendapatkan suatu produk kerajinan dari anyaman bambu. Sebelum dianyam bambu dibentuk menjadi ulatan yang dipakai untuk menganyam. Inovasi ini menggabungkan nilai-nilai budaya dengan aspek modernitas, menghasilkan produk yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal dan mendukung pelestarian lingkungan. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur untuk menganalisis manfaat dan tantangan dari integrasi anyaman dalam produk olahan tempe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi ini memiliki dampak positif yang signifikan, meskipun tantangan dalam produksi dan pemasaran perlu mendapat perhatian lebih.
SOSIALISASI PERTIKAIAN REMAJA DAN PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI DESA KEDUNGADEM, KABUPATEN BOJONEGORO : (UPAYA MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DI KALANGAN GENERASI MUDA) Cahya Anggara, Oktavianus; Noviana, Dinda; Nur Imamah, Shinta; Wahyu Ningtyas, Kurnia; Ayu Dwi Mulyani, Dewi; Wildan Mahmud Al, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4590-4599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan Pertikaian remaja di Desa Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan di SMAN 1 Kedungadem berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai risiko pernikahan dini dan dampak negatif kenakalan remaja. Keberhasilan penyuluhan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, seperti narasumber dari KUA dan Polsek, dapat menjadi model untuk program serupa di daerah lain. Selain itu, hasil dari penyuluhan ini dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan materi pendidikan yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan remaja di Desa Kedungadem. Misalnya, materi mengenai kesehatan reproduksi dan pendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan berkelanjutanMeskipun tantangan budaya dan keterbatasan sumber daya masih ada, program ini membuka peluang untuk pengembangan edukasi berkelanjutan. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat dianggap penting untuk memperkuat upaya pencegahan
PEMANFAATAN LIMBAH PRODUKSI TEMPE MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) Cahya Anggara, Oktavianus; Agustining Tyas, Tria; Setiawati, Ayu; Mutmainah, Lailatul; Fajriyah, Nurul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4572-4576

Abstract

Industri tempe di Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi salah satu usaha rumahan yang umum dijumpai. Proses produksi tempe di wilayah ini, khususnya di Dusun Krajan dan Dusun Cemplo, menghasilkan limbah cair yang cukup signifikan akibat tingginya penggunaan air selama proses perebusan, perendaman, pencucian, dan peragian kedelai. Limbah cair ini sering kali dibuang langsung ke saluran air, yang berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, pengabdian masyarakat bertujuan memanfaatkan limbah cair tempe menjadi Pupuk Organik Cair (POC), yang dapat berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme tanah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Juli 2024 dengan melibatkan sepuluh pelaku industri tempe setempat. Melalui metode sosialisasi dan demonstrasi, peserta diperkenalkan dengan cara pengolahan limbah cair tempe menjadi POC dengan menggunakan bahan seperti EM4 dan larutan gula. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami teknik pembuatan POC, yang diharapkan mampu mengurangi volume limbah cair yang dibuang ke lingkungan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Program ini diakhiri dengan penyerahan prototipe alat, produk POC, dan poster pembuatan POC kepada masyarakat sebagai panduan untuk produksi mandiri di masa depan.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM MEMAHAMI PENDAFTARAN MEREK BAGI PELAKU USAHA INDUSTRI TEMPE DI DESA KEDUNGADEM Cahya Anggara, Oktavianus; Fajriyah, Nurul; Mutmainah, Lailatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4541-4545

Abstract

Pada saat ini banyak pelaku usaha yang baru di masyarakat dengan beberapa produk usahanya. Hal ini dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kini banyak pelaku usaha yang memproduksi produknya sendiri, sehingga dalam setiap produknnya sangat memerlukan perlidungan hukum. Namun perlindungan tersebut sangat rendah, oleh karena itu diperlukan merek dagang. Dengan adanya merek dagang ini dapat memperkenalkan produk lebih luas dan juga dapat menghindari persaingan usaha, yang walaupun produk yang dipasarkan itu sama.Permasalahan yang dihadapi kini yaitu banyak pelaku usaha yang belum mengetahui cara atau mekanisme pendaftaran merek dagang dan juga kurang sadarnya pelaku usaha akan pentingnya mendaftarkan merek dagang ke DJKI yang berguna mendapatkan perlindungan hukum. Penelitian ini menggunakan metode sosialisasi yang melibatkan partisipasi aktif dari Masyarakat Desa Kedungadem, dan Masyarakat pelaku UMKM.  Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masih terdapat masyarakat yang belum mendaftarkan produk usahanya ke DJKI dikarenakan belum mengetahui pentingnya pendaftaran merek dagang, dan   juga mekanisme pendaftaranya
Efektivitas Sistem Monitoring Dan Evaluasi Dalam Pengawasan Hutan Oleh Instansi Kehutanan Daerah Syafaat, Ikhsan Hilal; Anggara, Oktavianus Cahya; Firmansyah, Rizky
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 25, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v25i1.9003

Abstract

Forest monitoring is a critical instrument for ensuring the sustainability of forest resources at the regional level. This study aims to evaluate the effectiveness of forest monitoring carried out by the Bojonegoro District Forestry Branch Office using a qualitative descriptive approach through field observations, in-depth interviews, and document analysis. The evaluation focuses on institutional aspects, operational techniques, community participation, and the implementation of monitoring and evaluation (Monev) as well as the Follow-Up Action Plan (RTT). The findings reveal that although monitoring activities are routinely conducted, their effectiveness remains limited due to structural constraints such as inadequate human resources, underutilization of technology, and suboptimal inter-agency coordination. Reporting systems are still manually operated and not yet integrated digitally, while community involvement in monitoring lacks a well-defined structure. Moreover, Monev and RTT programs have not been systematically implemented nor based on measurable performance indicators. The study recommends strengthening technology-based monitoring systems, reformulating annual evaluation policies, and enhancing the capacity of local institutions and community participation. A collaborative approach involving cross-sector stakeholders is expected to improve monitoring effectiveness and support sustainable forest governance in Bojonegoro District.
Evaluasi Kelengkapan dan Kualitas Alat Pelindung Diri Bagi Pekerja Sumur Migas Ardianta, Dadang Arga; Elvania, Nindy Callista; Anggara, Oktavianus Cahya
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 2 (2025): Environmental Health: Emerging Contaminants and Environmental Toxicology for Su
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i2.924

Abstract

Kegiatan usaha minyak dan gas mencakup serangkaian kegiatan yang terkait dengan eksplorasi, produksi, pengolahan, dan distribusi minyak dan gas bumi. Industri minyak dan gas bumi ialah salah satu sektor yang penuh risiko dan berbahaya tinggi. Oleh sebab itu, pengelolaan keselamatan kerja menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui penerapan penggunaan alat pelindung diri pekerja yang diwajibkan perusahaan serta mengetahui upaya-upaya perusahaan dalam meningkatkan penerapan wajib alat pelindung diri. Penelitian ini berlokasi pada PT. X bidang eksplorasi dan produksi minyak dang gas bumi. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara dan studi dokumen. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan pertimbangan tertentu atau purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 24 orang, yang terdiri dari 3 pengawas lapangan dengan jabatan driller dan 21 pekerja lapangan dengan jabatan derrickman, floorman, dan mekanik. Metode analisis yang digunakan ialah Importance- Performance Analysis (IPA). Hasil analisa ditunjukkan dengan diagram Importance- Performance Analysis (IPA) yang memiliki 4 kuadran. Variabel nyaman dan efektivitas termasuk pada kuadran A (prioritas utama), sementara variabel fleksibilitas, awet, kepuasan, dan kesadaran masuk dalam kategori kuadran B (pertahankan), variabel kehati-hatian dan bersih termasuk kuadran C (prioritas rendah), dan tidak terdapat variabel yang dikategorikan kuadran D (abaikan). Upaya yang dilakukan perusahaan sebagai bagian untuk meningkatkan penerapan wajib alat pelindung diri adalah melalui pelaksanaan safety introduction, safety briefing, serta dengan pemasangan poster dan rambu-rambu keselamatan pada lingkungan kerja.
Co-Authors Abilsa Duanda Ramadhan Firdaus Adi Prastian, Muhammad Wahyu Aditya Pratama Aditya Yanuariski Agustining Tyas, Tria Ahmad Abdul Ali Asyrofi Al Irvan, Setyo Wahono Alfa Wahyu Fharentha Amalia, Isna Nur Amiliano, Dewini Putri Angger Bayu Purnomo Putro Anisa Anisa Ansori, Habib Aprilia, Revadila Widya Ardana, Arya Bayu Ardianta, Dadang Arga Arga Aridianta, Dadang Aria Krisna Putra Ayu Dwi Mulyani, Dewi Azizah, Ani Bagus Dwi Prasetyo Bagus Dwi Septian Bauw, M Choirul W W Bayu Ali Syahbana Chintia Khoirun Nisa Dewi Rosyita Sya Roni Dwi Nur Aini, Dwi Nur Elvania, Nindy Callista Endah Arum Sari Fajriyah, Nurul Fiqri, Albert Haikal Fiqri, Albet Haikal Firdaus, Abilsa Duanda Ramadhan Ikhsan Hill Syafaat Ismi Nur Setyaningtyas Khoirunnisa, Agristiana Kurniansyah, Indika Bayu Laela, Yaya Faudatul Lia Permatasari Liana Anggraini M. Ibnu Tantowi Maulana, Moh. Iqbal Muhamad Alfian Muhammad Nurfauzi Mulyani, Heri Mutmainah, Lailatul Narafa Nur Khairiyyah Ninda Nur Faiqoh Ningtyas, Martha Dwi Noviana, Dinda Nur Imamah, Shinta Prabowo, Arif Rahmawati, Laily Agustina Rama Dhani, Alfira Shah Ranti Sofia Mega Putri Regina Widya Putri L Rifky Firmansyah Ramadani Rizal Friski Rizky Firmansyah Santosa, Jatmiko Budi Saputra, Bagus Saputra, Ricki Yoga Sari, Siti Puspita Sesi Wahyuni, Oktaviya SETIAWATI, AYU Setya, Nanda Wahyu Solikhati Indah Purwaningrum Sriyatun Syafaat, Ikhsan Hilal Tamadinata, Bintang Aji Wahyu Ningtyas, Kurnia Wendy Vio Lugianto Wildan Mahmud Al, Muhammad Wulandari, Mutia Indah Yossi Andita, Intan Yudha Pratama Yunia Rifatul Umah