Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisa Penjualan Perlengkapan Olahraga Pada HS Sport Menggunakan Metode Apriori Bibit Sudarsono; Umi Faddillah; Ayuni Asistyasari; Yosep Nuryaman
Jurnal Inovtek Polbeng Seri Informatika Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/isi.v6i2.2066

Abstract

Covid-19 yang masih tidak kunjung pulih di Indonesia membuat banyak lini bisnis menjadi terganggu, bahkan beberapa diantaranya harus tutup secara permanen. Salah satu perusahaan yang tidak luput dari efek Covid-19 adalah HS SPORT. HS SPORT sebagai salah satu penjual alat-alat olah raga berupaya sebisa mungkin agar bertahan di masa Covid-19 ini. Salah satu cara yang digunakan oleh HS SPORT yaitu dengan memberikan promosi paket penjualan alat olah raga. Oleh sebab itu maka dilakukan penelitian terhadap data penjualan selama satu tahun terakhir selama pandemi menggunakan Algoritma apriori. Dan berdasarkan perhitunganyang telah dilakukan menggunakan Algoritma Apriori menghasilkan produk yang paling banyak terjual memenuhi syarat minimum confidence 70% seperti jika membeli body protector maka akan membeli hand protector 79%.
Sales Mobile Application Design in Handphone Store Nanang Nuryadi; Bibit Sudarsono; Ayuni Asistyasari; Nuryanti Nuryanti
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v4i1.1371

Abstract

In the current era of globalization, technology is advancing rapidly, and computers are one of the technologies which are one of the tools used to make it easier to find problems, of course, it is also supported by hardware, software and brainware. Mobile stores require an information system that supports and provides satisfactory service to buyers. For this reason, the author makes this final project regarding the program for selling cellphones at the cellphone store which currently does not use a computerized system. The system at the cellphone store usually still uses a manual system. Starting from recording sales notes to bookkeeping sales reports that are still recorded in the books. This can allow for errors in recording, ineffectiveness and inefficient calculations in large numbers. And can cause inaccurate reports made. The use of the program is one solution to solving sales problems in the cellphone store. Therefore, with the use of a sales program, it is possible to further assist sales activities in the cellphone store.
Prediksi Kecepatan Angin Untuk Mengetahui Sumber Energi Alternatif Menggunakan Regresi ANN (Studi Kasus: Provinsi Aceh Tahun 2022) Aulia Rahman; Ipin Sugiyarto; Umi Faddillah; Bibit - Sudarsono
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5 No 2 (2022): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v5i2.4990

Abstract

Ada banyak sumber energi yang digunakan sebagai sumber tenaga listrik, salah satunya yaitu tenaga angin. Sumber data yang diambil dari dataset BMKG di Kabupaten Aceh Besar dari Januari 2018 sampai Desember 2021. Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi kecepatan angin sebagai sumber energi alternatif di Provinsi Aceh menggunakan regresi ANN. Pengolahan data dilakukan dengan testing epoch dari nilai Rs dan MSE, lalu memprediksi kecepatan angin dalam format excel dan diformulasikan dengan rumus untuk menghitung daya yang dihasilkan sebagai output energi angin untuk menggerakan turbin. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam satu tahun, rata-rata angin berhembus sebesar 3.911602 m/s dan hasil daya listrik menunjukkan angka tertinggi terjadi dihari ke 190 dengan total maksimal 853.3333 watt. Kecepatan angin berpengaruh terhadap sumber energi alternatif. Di Provinsi Aceh kurang memiliki potensi bila dikembangkan menjadi daerah Pembangkit Listrik Tenaga Angin, oleh karena itu Provinsi Aceh dapat memanfaatkan energi lain sebagai sumber energi listrik alternatif.
Implementasi Data Mining Untuk Memprediksi Penyakit Diabetes Menggunakan Algoritma Naives Bayes dan K-Nearest Neighbor Fitrokh Nur Ikhromr; Ipin Sugiyarto; Umi Faddillah; Bibit Sudarsono
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 6 No 1 (2023): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v6i1.5916

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis penyebab kematian tertinggi di Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2018 menunjukkan jumlah keseluruhan kasus penyakit diabetes yang ada di Indonesia yakni sebesar 8.5 %, meningkat dibandingkan data Riskesdas 2013 yang hanya sebesar 6.9 %. Salah satu faktor penyebab penyakit diabetes adalah obesitas yang tidak tertangani. Pada pasien Pra diabetes ditandai dengan gula darah yang naik. Permasalahan tersebut menjadi sangat penting untuk memprediksi secara dini sebagai langkah antisipasi untuk menekan kasus diabetes. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode klasifikasi dalam penggalian data untuk mencari informasi penting pasien diabetes. Algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor digunakan untuk penyelesaian kasus ini. Performa algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor menjadi bagian evaluasi untuk mencari algortima terbaik. Hasil evaluasi, menggunakan 2000 data pasien diabetes dengan metode K- Nearest Neighbor memiliki hasil accuracy sebesar 99% sedangkan Naïve Bayes memiliki hasil accuracy sejumlah 75%, selisih akurasi terhadap dua metode tersebut sejumlah 24%. Selanjutnya, dari hasil evaluasi uji coba model mengunakan 30 data yang dibagi menjadi data uji dan data latih, menggunakan K-Nearest Neighbor memiliki hasil accuracy sejumlah 53%, sedangkan Naïve Bayes memiliki hasil accuracy sejumlah 66%, memiliki selisih accuracy sejumlah 13%. Dapat disimpulkan bahwa perbandingan implementasi untuk mengklasifikasikan prediksi diabetes dengan menggunakan 2000 data dan 30 data untuk uji coba model K-Nearest Neighbor dan Naïve Bayes menghasilkan accuracy yang berbeda. Pada implementasi untuk mengklasifikasikan prediksi diabetes dengan 2000 data algoritma K- Nearest Neighbor dapat menghasilkan tingkat nilai accuracy prediksi diabetes lebih baik dibandingkan dengan memakai algoritma Naïve Bayes. sedangkan saat menggunakan data untuk uji coba model yaitu 30 data algoritma Naïve Bayes dapat menghasilkan tingkat nilai accuracy prediksi diabetes lebih baik dibandingkan dengan memakai alogoritma K-Nearest Neighbor. Berdasarkan penilaian algoritma tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa algoritma KNN bekerja lebih baik saat jumlah data lebih besar sedangkan sebaliknya untuk algoritma Naives Bayes memiliki hasil evaluasi tertinggi saat jumlah dataset lebih sedikit. Algoritma KNN menjadi rekomendasi terbaik dalam penggalian data besar untuk melihat pola dalam dataset 2000 record dari sumber dataset diabetes.
Klasifikasi Data Penjualan Mengunakan Algoritma K-Means Dan Analytic Hierarchy Process Yosep Nuryaman; Bibit Sudarsono; Ummi Faddillah; Ayuni Asistyasari
Jurnal Larik: Ladang Artikel Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.877 KB) | DOI: 10.31294/larik.v2i1.1371

Abstract

With the Covid 19 which has hit the last few years, sales in various fields have a negative impact, including Supermarket X, which has experienced a decline in various branches in various regions. For consideration, they evaluate the sales of these branches. By classifying the existing sales data, it is hoped that they will be able to see which self-service branch group x is not doing well, which one is already good. However, it is necessary to have a good classification technique so that evaluations are carried out based on good calculation results. Therefore, the author tries to use the K-Mean Algorithm and the AHP Algorithm to classify the existing sales data. The K-Mean Algorithm and the AHP Algorithm are algorithms that are able to cluster a set of data. By clustering the stores based on the proximity of the sales results for the last 2 years which has gone up and down using these 2 algorithms, we will be able to see which stores are classified as good and which are not. Based on the comparison results from the calculation results, it was found that the best results were using the K-Mean algorithm with k2 in the 3rd literacy with a ratio of 0.04926
Perancangan Animasi Edukatif Membaca dengan Model Iteratif System Development Live Cycle (SDLC) Firstianty Wahyuhening Fibriany; Baginda Oloan Lubis; Bibit Sudarsono; Agus Salim; Budi Santoso; Rahmat Tri Yunandar
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1582

Abstract

Pembelajaran di Taman Kanak-kanak yang mensyaratkan bahwa tanggap teknologi berkaitan dengan permasalahan stimulasi perkembangan kemampuan membaca menggunakan animasi interaktif menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk digunakan. Melalui kegiatan penggunaan mouse dan tombol keyboard, anak-anak diajak untuk mengaktifkan koordinasi mata dan tangannya serta tanggap terhadap simbol-simbol huruf. Untuk menyampaikan materi yang relevan yang tidak menghilangkan unsur permainan dengan materi yang disampaikan diperlukan media animasi edukatif yang akan membantu guru dan siswa dalam pembelajaran membaca. Melalui penggunaan animasi edukatif ini materi membaca pada anak usia taman kanak-kanak diharapkan mampu tersampaikan tanpa harus menghilangkan prinsip-prinsip pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model iteratif System Development Life Cycle (SDLC), sedangkan untuk pemodelan datanya menggunakan metode pemodelan berbasis flash dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasi adalah Adobe flash player CS5 yang digunakan untuk merancang animasi, Adobe Photshop CS6 untuk mengedit gambar atau teks dan Adobe Soundbooth untuk mengedit suara. Hasil penerapan animasi interaktif pembelajaran ini menunjukkan bahwa aplikasi dapat digunakan untuk media pembelajaran yang baik dan menarik bagi anak-anak. Dengan menggunakan animasi edukatif media pembelajaran ini akan membantu memudahkan guru dalam menyampaikan materi terhadap siswanya. Berdasarkan pengujian white box aplikasi telah layak dan memenuhi syarat efektifitas. Berdasarkan pengujian black box dipastikan bahwa suatu event atau masukan akan menjalankan proses yang tepat dan menghasilkan output yang sesuai dengan rancangan.
Perancangan Animasi Edukatif Membaca dengan Model Iteratif System Development Live Cycle (SDLC) Firstianty Wahyuhening Fibriany; Baginda Oloan Lubis; Bibit Sudarsono; Agus Salim; Budi Santoso; Rahmat Tri Yunandar
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1582

Abstract

Pembelajaran di Taman Kanak-kanak yang mensyaratkan bahwa tanggap teknologi berkaitan dengan permasalahan stimulasi perkembangan kemampuan membaca menggunakan animasi interaktif menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk digunakan. Melalui kegiatan penggunaan mouse dan tombol keyboard, anak-anak diajak untuk mengaktifkan koordinasi mata dan tangannya serta tanggap terhadap simbol-simbol huruf. Untuk menyampaikan materi yang relevan yang tidak menghilangkan unsur permainan dengan materi yang disampaikan diperlukan media animasi edukatif yang akan membantu guru dan siswa dalam pembelajaran membaca. Melalui penggunaan animasi edukatif ini materi membaca pada anak usia taman kanak-kanak diharapkan mampu tersampaikan tanpa harus menghilangkan prinsip-prinsip pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model iteratif System Development Life Cycle (SDLC), sedangkan untuk pemodelan datanya menggunakan metode pemodelan berbasis flash dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasi adalah Adobe flash player CS5 yang digunakan untuk merancang animasi, Adobe Photshop CS6 untuk mengedit gambar atau teks dan Adobe Soundbooth untuk mengedit suara. Hasil penerapan animasi interaktif pembelajaran ini menunjukkan bahwa aplikasi dapat digunakan untuk media pembelajaran yang baik dan menarik bagi anak-anak. Dengan menggunakan animasi edukatif media pembelajaran ini akan membantu memudahkan guru dalam menyampaikan materi terhadap siswanya. Berdasarkan pengujian white box aplikasi telah layak dan memenuhi syarat efektifitas. Berdasarkan pengujian black box dipastikan bahwa suatu event atau masukan akan menjalankan proses yang tepat dan menghasilkan output yang sesuai dengan rancangan.
Analisis Keterlambatan Pembayaran dalam Industri Fintech Menggunakan Algoritma C4.5 Sudirman, Ricky; Oktavia, Indira; Sarumaha, Fitri Handayani; Sudarsono, Bibit
JATISI Vol 11 No 2 (2024): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v11i2.6549

Abstract

Keterlambatan pembayaran merupakan masalah yang umumnya dihadapi oleh perusahaan di berbagai sektor. Dalam industri fintech, di mana layanan keuangan digital semakin mendominasi, keterlambatan pembayaran sering ditemukan di banyak kasus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode yang dapat menganalisisketerlambatan pembayaran pelanggan di industri fintech. Tujuan utama yaitu membantu perusahaan mengidentifikasi pelanggan yang akan mengalami keterlambatan pembayaran, sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang tepat. Dalam penelitian ini, penulismengumpulkan data outstanding pembayaran perbulan, penerima pinjaman berdasarkan umur, jenis kelamin dan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi keterlambatan pembayaran. Algoritma C4.5 digunakan untuk membangun pohon keputusan atau decision tree yang dapat menganalisa kemungkinan keterlambatan pembayaran. Diharapkan dengan penggunaan metode Algoritma C4.5 ini mampu memberikan analisis yang akurat terkait keterlambatan pembayaran pelanggan. Dengan demikian, perusahaan fintech dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam menghadapi permasalahan ini dan meningkatkan manajemen risiko kredit mereka.Penelitian ini memiliki relevansi signifikan dalam industri fintech yang terus berkembang, di mana pemahaman terhadap perilaku pelanggan dan manajemen risiko kredit menjadi faktor kunci dalam keberhasilan perusahaan.
Analisis Kepuasan Pengguna terhadap Kualitas Layanan Penyedia Jasa Internet dengan Metode Kuantitatif Priyono, -; Sudarsono, Bibit; Jefi, -; Yunandar, Rahmat Tri; Lubis, Baginga Oloan
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 23 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 23 No 3, September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.23.3.3619

Abstract

ISP adalah lembaga yang menyediakan jaringan untuk akses internet serta layanan pemeliharaan infrastruktur internet. Namun, ISP sering menghadapi masalah seperti responsivitas pelayanan yang lambat, kualitas jaringan yang tidak stabil, harga pelayanan, dan kehandalan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan ISP dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif statis. Empat variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah responsivitas pelayanan, kualitas jaringan, harga layanan, dan kehandalan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas pelayanan memiliki persentase 82,05%, kualitas jaringan 82,22%, harga layanan 78,95%, dan kehandalan jaringan 81,22%, semuanya berada dalam kategori puas. Kesimpulannya, pengguna layanan ISP merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN DAN FORUM DISKUSI BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK NEXT JS DI MTS NURUL FIQRI Ispandi, Ispandi; Fahmi, Muhammad; Sudarsono, Bibit; Darono, Hanafi Eko; Jefi, Jefi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.9628

Abstract

Pemanfaatan kemajuan dari pesatnya perkembangan teknologi telah mengatasi berbagai macam permasalahan dari banyak aspek di berbagai bidang dalam kehidupan, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Sebab itu sudah seharusnya MTs Nurul Fiqri berinovasi dalam metode pembelajaran karena saat ini hanya menggunakan metode pembelajaran konvensional yang terbatas hanya didalam kelas saja. Beberapa permasalahan yang ada perlu diperhatikan, salah satu permasalahan sebagai contoh adalah murid yang berhalangan hadir dapat tertinggal materi pembelajaran. Hal tersebut yang mendasari perancangan sebuah metode pembelajaran e-learning yaitu Learning Management System berbasis website dengan tujuan agar dapat menyelesaikan permasalahan dan melengkapi kekurangan dari metode konvesional yang ada. Dalam pengembangan website ini, digunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model pengembangan prototype yang melibatkan beberapa tahapan, seperti pengumpulan kebutuhan, pembuatan prototype, evaluasi prototype, pengkodean sistem, pengujian sistem dan evaluasi sistem. Website menggunakan typescript sebagai bahasa pemrograman dan akan berjalan pada framework Next JS dengan tambahan berbagai library pihak ketiga. Dengan demikian didapatkan diakhir penelitian ini didapat kesimpulan bahwa website ini dapat melengkapi kekurangan metode pembelajaran konvensional karena murid dengan mudah dapat mengakses berbagai materi pembelajaran di luar kelas, dan dilengkapi dengan berbagai fitur interaksi antara pendidik dan murid.