Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Daya Tanggap Dan Empati Perangkat Desa Terhadap Kepuasan Pelayanan Masyarakat (Studi Kasus Di Desa Tanah Merah Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai) Adi Winata; Siti Wardah Pratidina Nasution; Porkas Sojuangon Lubis
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 12 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v12i3.773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah daya tanggap dan empati memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelayanan masyarakat pada Desa Tanah Merah Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Regresi Linear Berganda sebagai analisisnya. Sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persamaan regresi dapat ditulis sebagai: Kepuasan Pelayanan Masyarakat = 23,410 + 0,387 (daya tanggap) + 0,095 (empati). Koefisien positif untuk kedua variabel independen menunjukkan hubungan positif dengan kepuasan pelayanan masyarakat, di mana daya tanggap memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan empati. Variabel daya tanggap memiliki koefisien beta 0,540, nilai t 6,446, dan signifikansi 0,000, menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelayanan masyarakat. Sementara itu, variabel empati memiliki koefisien beta 0,136, nilai t 1,624, dan signifikansi 0,108, yang mengindikasikan bahwa pengaruhnya tidak signifikan pada tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Nilai F hitung sebesar 23,046 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa model regresi secara keseluruhan signifikan. R Square bernilai 0,322, yang berarti 32,2% variasi dalam kepuasan pelayanan masyarakat dapat dijelaskan oleh model ini.
Pengaruh Profesionalitas Dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai Erwin Sitepu; Siti Wardah Pratidina; Porkas Sojuangon Lubis
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 13 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v13i1.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah profesionalitas dan komitmen kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Regresi Linear Berganda sebagai analisisnya. Sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 54 orang. Profesionalitas memiliki koefisien positif sebesar 0,753 (? = 0,874), mengindikasikan hubungan positif yang kuat dengan kinerja; setiap kenaikan satu unit profesionalitas dikaitkan dengan peningkatan 0,753 unit dalam kinerja, dengan pengaruh yang signifikan berdasarkan nilai Beta yang tinggi. Sebaliknya, komitmen kerja memiliki koefisien negatif kecil sebesar -0,030 (? = -0,038), menunjukkan hubungan negatif yang sangat lemah dengan kinerja; kenaikan satu unit komitmen kerja dikaitkan dengan penurunan sangat kecil (0,030) dalam kinerja. Variabel profesionalitas memiliki nilai t yang sangat tinggi yaitu 12,964 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa profesionalitas memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja. Sebaliknya, variabel komitmen kerja memiliki nilai t negatif yang rendah (-0,571) dengan signifikansi 0,571 (p > 0,05), menunjukkan bahwa komitmen kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dalam model ini. Nilai F sangat tinggi yaitu 85,273 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Ini mengindikasikan bahwa model secara keseluruhan sangat signifikan secara statistik. Artinya, kombinasi variabel independen (profesionalitas dan komitmen kerja) secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Nilai R Square sebesar 0,770 menunjukkan bahwa 77% dari variasi dalam kinerja dapat dijelaskan oleh variabel profesionalitas dan komitmen kerja dalam model ini. Ini mengindikasikan kekuatan prediktif yang cukup tinggi dari model, dimana lebih dari tiga perempat variasi dalam kinerja dapat diprediksi oleh kedua variabel independen tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai disarankan untuk fokus pada peningkatan profesionalitas pegawai, mengingat pengaruhnya yang sangat signifikan terhadap kinerja. Hal ini dapat dilakukan melalui program pelatihan berkala, sertifikasi profesional, dan pembaruan pengetahuan tentang standar audit terkini. Meskipun komitmen kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual, namun perlu dievaluasi lebih lanjut dan diintegrasikan dengan program peningkatan profesionalitas.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan Rahman; Hablil Ikhwana; Porkas Sojuangon Lubis
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 13 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v13i2.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepemimpinan dan motivasi kerja baik secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 25, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : Y = 6,586 + 0,308X1 + 0,530X2 + e. Secara parsial, variabel kepemimpinan (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (2,530 > 2,018). Variabel motivasi kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (4,433 > 2,018). Secara simultan, variabel kepemimpinan (X1) dan motivasi kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (48,411 > 3,22). Variabel kepemimpinan (X1) dan motivasi kerja (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan sebesar 69,7% sedangkan sisanya sebesar 30,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa Hendaknya pimpinan memperlakukan setiap individu karyawan sebagai individu yang berbeda, serta mampu memberikan contoh dan saran yang baik kepada karyawan guna meningkatkan kinerja karyawan. Motivasi kerja di PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan dapat ditingkatkan pada aspek penghargaan yaitu dengan memberikan penghargaan finansial maupun penghargaan berupa pujian kepada karyawan. Hendaknya Karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan selalu berusaha kerja tepat waktu dengan kualitas kerja yang cukup tinggi, berusaha menyelesesaikan pekerjaan tepat waktu, mempergunakan sumber daya yang ada secara maksimal dan seluruh karyawan dan atasan mempunyai komitmen kerja pada perusahaan sudah baik tetapi yang perlu ditingkatkan lagi karyawan harus meningkatkan kinerja dalam mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan.
PENGARUH ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP METODE RASIO PADA PT. BTN CABANG MEDAN Lubis, Porkas Sojuangon; Zulaili, Zulaili; Wardani, Widia
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 2 No. 1 (2022): Article Research Volume 2 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v2i1.1411

Abstract

Penilaian kinerja keuangan sangat penting dilakukan perusahaan karena dapat dijadikan pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan keuangan. Selain itu, kinerja keuangan juga dibutuhkan pihak luar perusahaan seperti kreditur dan investor. Untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan yang dibuat perusahaan tersebut. Laporan keuangan yang dibuat perusahaan dapat memberikan informasi posisi dan kondisi keuangan perusahaan seperti neraca, laporan perubahan ekuitas dan laporan laba rugi. Alat analisis yang sering digunakan untuk mengukur kinerja keuangan adalah dengan metode rasio. Yang menjadi subjek penelitian ini situs Bank Indonesia,yaitu www.bi.go.id dan website www.idx.co.id. dan objek penelitian ini adalah laporan keuangan PT. BTN Cabang Medan yang beralamat di Jl. Pemuda 10 A Medan periode 2018-2019. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh data laporan keuangan PT. BTN Cabang Medan. sampel dalam penelitian ini hanya mengambil beberapa data laporan keuangan, yaitu selama 2 tahun, melalui website www.idx.co.id. Dari hasil penelitian didapat bahwa Kondisi rasio likuiditas PT. BTN Cabang Medan pada tahun 2018 dan tahun 2019 dapat dikatakan kurang baik. Hal ini dikarenakan rasio likuiditas pada tahun 2018 dan tahun 2019 menujukkan rasio yang sangat rendah. Pada tahun 2019, rasio likuiditas pada aspek quick ratio dan cash ratio yang berada di angka 1% yang artinya tiap-tiap Rp. 1,00 hutang lancar hanya dijamin oleh kurang dari Rp. 0,01 harta lancar
Corporate Governance Disclosure and Corporate Governance Regulation: The Role of Investor Perceptions Towards Greenwashing Porkas Sojuangon Lubis; Enika Diana Batubara; Chee Ann Lim
International Journal of Sustainable Business, Management and Accounting Vol. 1 No. 1 (2025): International Journal of Sustainable Business, Management, and Accounting (IJSB
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijsbma.v1i1.39

Abstract

Background of study: Increased global attention to sustainability has compelled companies to adopt Environmental, Social, and Governance (ESG) principles in their operations. However, the rise of greenwashing—misleading sustainability claims—has undermined investor trust and market transparency. Strong corporate governance and regulatory frameworks are expected to prevent such practices, yet challenges persist. Aims and scope of paper: This paper explores how corporate governance disclosure and environmental regulations shape investor perceptions of greenwashing. It also evaluates the effectiveness of existing regulations in preventing companies from engaging in deceptive ESG reporting. Methods: This study employs a qualitative approach through a comprehensive literature review, analyzing academic journals, regulatory reports, sustainability disclosures, and relevant case studies. The data were examined using content analysis to identify patterns and critical themes related to transparency, investor trust, and regulatory enforcement. Result: The findings indicate that although formal ESG regulations exist, gaps in enforcement, lack of independent audits, and inconsistency with international standards (e.g., GRI, SASB) still allow greenwashing to occur. Investor perception is significantly influenced by the clarity and credibility of ESG reports. Institutional investors and media play vital roles in pressuring companies toward transparency. Conclusion: Effective ESG regulation requires more than formal compliance; it demands robust enforcement, third-party audits, and alignment with global reporting standards. Investor engagement and stakeholder oversight are crucial in mitigating greenwashing risks. Strengthening transparency mechanisms will foster greater trust and support sustainable investment decisions.
MSME BUSINESS TRAINING PROGRAM FOR MAKING BAGS FROM PANDAN LEATHER AND WOVEN TO INCREASE THE INCOME OF THE COMMUNITY IN VILLAGE KESATUAN PERBAUGAN DISTRICT, SERDANG BEDAGAI REGENCY Dewi Sundari Tanjung; Suriana; Jihan Hidayah Putri; Porkas Sojuangon Lubis; Rodi Syafrizal; Evida Rahimah; M.Tohir Ritonga
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/irpitage.v5i3.4426

Abstract

This community service program aims to improve the skills, creativity, and economic independence of the community in Kesatuan Hamlet II Village, Perbaungan District, Serdang Bedagai Regency, especially for women who are housewives and school dropouts. The activity was carried out through training in making bags from leather and woven pandan leaves that combine traditional and modern motifs. The implementation method used a participatory approach with the principle of adult learning, which involved stages of socialization, demonstration of bag-making techniques, online marketing training, and collaboration with the village government and related institutions. The results of the activity showed a significant increase in the participants' understanding and skills regarding environmentally friendly bag production techniques and entrepreneurial awareness. Based on the results of the questionnaire, the majority of participants stated that this activity was beneficial and desired to continue the business independently. This program not only increases community income but also encourages the preservation of local culture through crafts based on local natural resources. Thus, this training makes a significant contribution to the development of creative MSMEs, women's empowerment, and strengthening the sustainable economy at the village level.