Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Profesionalitas Dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai Erwin Sitepu; Siti Wardah Pratidina; Porkas Sojuangon Lubis
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 13 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v13i1.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah profesionalitas dan komitmen kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Regresi Linear Berganda sebagai analisisnya. Sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 54 orang. Profesionalitas memiliki koefisien positif sebesar 0,753 (? = 0,874), mengindikasikan hubungan positif yang kuat dengan kinerja; setiap kenaikan satu unit profesionalitas dikaitkan dengan peningkatan 0,753 unit dalam kinerja, dengan pengaruh yang signifikan berdasarkan nilai Beta yang tinggi. Sebaliknya, komitmen kerja memiliki koefisien negatif kecil sebesar -0,030 (? = -0,038), menunjukkan hubungan negatif yang sangat lemah dengan kinerja; kenaikan satu unit komitmen kerja dikaitkan dengan penurunan sangat kecil (0,030) dalam kinerja. Variabel profesionalitas memiliki nilai t yang sangat tinggi yaitu 12,964 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa profesionalitas memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja. Sebaliknya, variabel komitmen kerja memiliki nilai t negatif yang rendah (-0,571) dengan signifikansi 0,571 (p > 0,05), menunjukkan bahwa komitmen kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dalam model ini. Nilai F sangat tinggi yaitu 85,273 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Ini mengindikasikan bahwa model secara keseluruhan sangat signifikan secara statistik. Artinya, kombinasi variabel independen (profesionalitas dan komitmen kerja) secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Nilai R Square sebesar 0,770 menunjukkan bahwa 77% dari variasi dalam kinerja dapat dijelaskan oleh variabel profesionalitas dan komitmen kerja dalam model ini. Ini mengindikasikan kekuatan prediktif yang cukup tinggi dari model, dimana lebih dari tiga perempat variasi dalam kinerja dapat diprediksi oleh kedua variabel independen tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai disarankan untuk fokus pada peningkatan profesionalitas pegawai, mengingat pengaruhnya yang sangat signifikan terhadap kinerja. Hal ini dapat dilakukan melalui program pelatihan berkala, sertifikasi profesional, dan pembaruan pengetahuan tentang standar audit terkini. Meskipun komitmen kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual, namun perlu dievaluasi lebih lanjut dan diintegrasikan dengan program peningkatan profesionalitas.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan Rahman; Hablil Ikhwana; Porkas Sojuangon Lubis
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 13 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v13i2.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepemimpinan dan motivasi kerja baik secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 25, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : Y = 6,586 + 0,308X1 + 0,530X2 + e. Secara parsial, variabel kepemimpinan (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (2,530 > 2,018). Variabel motivasi kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (4,433 > 2,018). Secara simultan, variabel kepemimpinan (X1) dan motivasi kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (48,411 > 3,22). Variabel kepemimpinan (X1) dan motivasi kerja (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan sebesar 69,7% sedangkan sisanya sebesar 30,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa Hendaknya pimpinan memperlakukan setiap individu karyawan sebagai individu yang berbeda, serta mampu memberikan contoh dan saran yang baik kepada karyawan guna meningkatkan kinerja karyawan. Motivasi kerja di PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan dapat ditingkatkan pada aspek penghargaan yaitu dengan memberikan penghargaan finansial maupun penghargaan berupa pujian kepada karyawan. Hendaknya Karyawan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa Medan selalu berusaha kerja tepat waktu dengan kualitas kerja yang cukup tinggi, berusaha menyelesesaikan pekerjaan tepat waktu, mempergunakan sumber daya yang ada secara maksimal dan seluruh karyawan dan atasan mempunyai komitmen kerja pada perusahaan sudah baik tetapi yang perlu ditingkatkan lagi karyawan harus meningkatkan kinerja dalam mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan.
PENGARUH ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP METODE RASIO PADA PT. BTN CABANG MEDAN Lubis, Porkas Sojuangon; Zulaili, Zulaili; Wardani, Widia
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 2 No. 1 (2022): Article Research Volume 2 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v2i1.1411

Abstract

Penilaian kinerja keuangan sangat penting dilakukan perusahaan karena dapat dijadikan pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan keuangan. Selain itu, kinerja keuangan juga dibutuhkan pihak luar perusahaan seperti kreditur dan investor. Untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan yang dibuat perusahaan tersebut. Laporan keuangan yang dibuat perusahaan dapat memberikan informasi posisi dan kondisi keuangan perusahaan seperti neraca, laporan perubahan ekuitas dan laporan laba rugi. Alat analisis yang sering digunakan untuk mengukur kinerja keuangan adalah dengan metode rasio. Yang menjadi subjek penelitian ini situs Bank Indonesia,yaitu www.bi.go.id dan website www.idx.co.id. dan objek penelitian ini adalah laporan keuangan PT. BTN Cabang Medan yang beralamat di Jl. Pemuda 10 A Medan periode 2018-2019. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh data laporan keuangan PT. BTN Cabang Medan. sampel dalam penelitian ini hanya mengambil beberapa data laporan keuangan, yaitu selama 2 tahun, melalui website www.idx.co.id. Dari hasil penelitian didapat bahwa Kondisi rasio likuiditas PT. BTN Cabang Medan pada tahun 2018 dan tahun 2019 dapat dikatakan kurang baik. Hal ini dikarenakan rasio likuiditas pada tahun 2018 dan tahun 2019 menujukkan rasio yang sangat rendah. Pada tahun 2019, rasio likuiditas pada aspek quick ratio dan cash ratio yang berada di angka 1% yang artinya tiap-tiap Rp. 1,00 hutang lancar hanya dijamin oleh kurang dari Rp. 0,01 harta lancar
Corporate Governance Disclosure and Corporate Governance Regulation: The Role of Investor Perceptions Towards Greenwashing Lubis, Porkas Sojuangon; Batubara, Enika Diana; Lim , Chee Ann
International Journal of Sustainable Business, Management and Accounting Vol. 1 No. 1 (2025): International Journal of Sustainable Business, Management, and Accounting (IJSB
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijsbma.v1i1.39

Abstract

Background of study: Increased global attention to sustainability has compelled companies to adopt Environmental, Social, and Governance (ESG) principles in their operations. However, the rise of greenwashing—misleading sustainability claims—has undermined investor trust and market transparency. Strong corporate governance and regulatory frameworks are expected to prevent such practices, yet challenges persist. Aims and scope of paper: This paper explores how corporate governance disclosure and environmental regulations shape investor perceptions of greenwashing. It also evaluates the effectiveness of existing regulations in preventing companies from engaging in deceptive ESG reporting. Methods: This study employs a qualitative approach through a comprehensive literature review, analyzing academic journals, regulatory reports, sustainability disclosures, and relevant case studies. The data were examined using content analysis to identify patterns and critical themes related to transparency, investor trust, and regulatory enforcement. Result: The findings indicate that although formal ESG regulations exist, gaps in enforcement, lack of independent audits, and inconsistency with international standards (e.g., GRI, SASB) still allow greenwashing to occur. Investor perception is significantly influenced by the clarity and credibility of ESG reports. Institutional investors and media play vital roles in pressuring companies toward transparency. Conclusion: Effective ESG regulation requires more than formal compliance; it demands robust enforcement, third-party audits, and alignment with global reporting standards. Investor engagement and stakeholder oversight are crucial in mitigating greenwashing risks. Strengthening transparency mechanisms will foster greater trust and support sustainable investment decisions.
CSR Board Committee Characteristics and Corporate Tax Disclosure Lubis, Porkas Sojuangon; Batubara, Enika Diana; Putri, Jihan Hidayah; Harahap, Yenni Ramadhani; Lubis, M. Azmi Ibadurrahman
International Journal of Sustainable Business, Management and Accounting Vol. 1 No. 2 (2025): International Journal of Sustainable Business, Management, and Accounting (IJSB
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijsbma.v1i2.117

Abstract

Background of study: Corporate tax disclosure is an essential element of transparent and sustainable governance, especially in emerging markets where concerns about tax avoidance remain prominent. CSR board committees are expected to play a role in strengthening responsible corporate behavior, including tax-related transparency. Aims and scope of paper: This paper aims to investigate the extent to which CSR board committee characteristics committee existence, member educational background, and member professional experience affect corporate tax disclosure. The scope of the study focuses on technology firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), a rapidly expanding sector facing growing expectations for responsible governance and accountability. Methods: The study employs a quantitative research design using secondary data obtained from annual reports and sustainability reports. A purposive sampling approach yielded 40 technology firms. Corporate tax disclosure was measured through a structured disclosure index, while CSR committee characteristics were operationalized using categorical and numerical indicators. Multiple regression analysis was conducted to test the proposed hypothese. Result: : The results show that the existence of a CSR committee, along with the educational level and experience of its members, has a positive and significant effect on corporate tax disclosure. These findings highlight the importance of CSR governance structures in promoting transparent tax practices. Conclusion: The study concludes that enhancing CSR committee competencies can strengthen tax disclosure quality. Firms and regulators should consider reinforcing CSR governance standards to support ethical and sustainable corporate behavior.
ANALISIS KEBANGKRUTAN METODE MODIFIKASI ALTMAN Z-SCORES PADA PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUK Tbk PERIODE 2021-2023 Anggi Wardani; porkas sojuangon lubis; Ilfi Rahmi Putri
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebangkrutan pada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk periode 2021–2023 dengan menggunakan metode Altman Z-Score Modifikasi. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena penurunan laba dan modal kerja perusahaan pasca-pandemi COVID-19 serta meningkatnya persaingan industri jamu dan farmasi di Indonesia. Data penelitian merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menghitung empat rasio keuangan, yaitu modal kerja terhadap total aset, laba ditahan terhadap total aset, EBIT terhadap total aset, serta nilai buku ekuitas terhadap nilai buku utang, yang kemudian dimasukkan ke dalam formula Altman Z-Score Modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi tren penurunan laba, laba ditahan, dan EBIT dari tahun 2021 hingga 2023, perusahaan tetap memiliki struktur permodalan yang sangat kuat dengan rasio ekuitas terhadap utang yang tinggi. Nilai Z-Score yang diperoleh berada jauh di atas ambang batas aman (> 2,6), sehingga dapat disimpulkan bahwa PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk berada dalam kondisi sehat dan kecil kemungkinan mengalami kebangkrutan pada periode penelitian.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkaya literatur mengenai analisis kebangkrutan pada industri jamu dan farmasi di Indonesia, serta manfaat praktis bagi manajemen perusahaan dan investor sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan..
SOSIALISASI MANFAAT SERAI SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK PADA SISWA SMA SWASTA PANCA BUDI Lisdayani Lisdayani; Ariani Syahfitri Harahap; Dini Mufriah; Adriansah Adriansah; Mukti Hakim; Porkas Sojuangon Lubis; Muhammad Nasir Karim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61035

Abstract

Serai juga dikenal sebagai Cymbopogon citratus. Serai merupakan tanaman tahunan. Daun serai yang panjang dan tipis banyak dibudidayakan karena manfaatnya sebagai minyak asiri. Minyak asiri dari tanaman obat berasal dari daerah tropis dan beberapa daerah subtropis Asia, Afrika, Amerika. Minyak asiri adalah ekstrak tumbuhan dari berbagai tumbuhan, tidak hanya dari bunga, tetapi juga dari batang, daun, dan berbagai bagian tumbuhan lainnya. Kandungan minyak asiri serai sekitar 1-2% pada basis kering dan diekstraksi dari bagian daun tanaman..Diperlukan usaha untuk melindungi diri sendiri dari serangan nyamuk, yang bisa dilakukan dengan menggunakan repellent atau anti nyamuk. Bahan yang digunakan pun haruslah bahan alami, yang tidak menggunakan bahan kimia berbahaya yang bisa merusak lingkungan ataupun menyebabkan gangguan kesehatan. Salah satunya adalah menggunakan tanaman serai, yang memiliki kandungan citronellol dan geraniol. Tujuan kegiatan yaitu penyuluhan pembuatan semprotan (spray) anti nyamuk dari serai bagi masyarakat. Semprotan anti nyamuk yang dibuat tidak membahayakan kulit maupun Kesehatan serta mudahdibuat oleh masyarakat.
Dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak BBM Terhadap Inflasi dan Implikasinya Terhadap Makroekonomi di Indonesia Maulida Ulfa; Widia Wardani; Suriana Suriana; Siti Ummi Arfah; Zulaili Zulaili; Porkas Sojuangon Lubis
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 2 No. 3: September 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i3.377

Abstract

Terjadinya lonjakan harga minyak dunia disebabkan oleh imbas dari peperangan yang terjadi di Eropa antara Rusia dan Ukraina menyebabkan kegoncangan ekonomi secara signifikan terhadap perekonomian dunia Akibat perang ini berimbas pada kenaikan harga minyak bumi hampir di seluruh dunia Adanya lonjakan minyak dunia dinilai berpengaruh nyata terhadap kondisi perekonomian di Indonesia Harga minyak yang tinggi ternyata tidak menguntungkan negara manapun termasuk dibelahan bumi manapun juga di Asia khususnya di negara kita Kenaikan harga BBM disebabkan oleh tingginya harga minyak dunia juga dikarenakan adanya under supplay dalam negeri dibandingkan dengan demandnya Besarnya subsidi BBM senilai hampir 520 Trilyun sangat membebani dan menguras APBN sehingga dengan hal ini Pemerintah menilai sangat urgent untuk menaikkan harga BBM bersubsidi dan non subsidi melakukan perhitungan yang sangat hati hati dan akurat dalam menghitung besaran kenaikan BBM di dalam negeri Dengan kenaikan imbas kenaikan BBM akan berimplikasi terhadap inflasi harga secara simultan dan secara eksponensial akan berpengaruh terhadap fundamental makro ekonomi Indonesia Kata Kunci : Kenaikan BBM Inflasi Perekonomian Indonesia