Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

TANTANGAN DAN SOLUSI DALAM MEMPELAJARI TEKNIK TREMOLO: PERSPEKTIF MAHASISWA GITAR KLASIK TINGKAT LANJUT PERGURUAN TINGGI SENI Simbolon, Hadri Saprian; Indrawan, Andre; Legowo, Adityo
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v19i1.16180

Abstract

Teknik tremolo merupakan salah satu teknik lanjutan dalam permainan gitar klasik yang melibatkan pola pengulangan nada secara cepat dan berkesinambungan menggunakan kombinasi jari p (ibu jari), a (jari manis), m (jari tengah), dan i (jari telunjuk). Teknik ini tidak hanya menuntut kecepatan dan koordinasi jari, tetapi juga ketelitian dalam menjaga konsistensi ritme, kestabilan dinamika, serta kualitas warna suara yang merata dan musikal. Bagi mahasiswa tingkat lanjut di perguruan tinggi seni, teknik tremolo sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam menguasai teknik tremolo, serta mengeksplorasi solusi dan pendekatan yang digunakan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi efektif yang diterapkan oleh mahasiswa meliputi latihan secara perlahan dan bertahap, penggunaan metronom untuk menjaga tempo yang stabil, serta latihan penguatan otot jari untuk meningkatkan kontrol dan ketahanan.Kata kunci: Tremolo, Gitar Klasik, Tantangan, Solusi.AbstractTremolo technique is an advanced method in classical guitar performance that involves the rapid and continuous repetition of notes using a combination of the thumb (p), ring finger (a), middle finger (m), and index finger (i). This technique not only demands speed and finger coordination but also precision in maintaining rhythmic consistency, dynamic stability, and a balanced and musical tone quality. For advanced-level university students in arts programs, mastering the tremolo technique often presents a unique challenge in the learning process. This study aims to identify the various obstacles faced by students in mastering tremolo technique and to explore the solutions and approaches used to overcome them. A qualitative case study method was employed through direct observation and in-depth interviews with participants. The results show that effective strategies implemented by students include practicing slowly and gradually, using a metronome to maintain a steady tempo, and engaging in finger muscle strengthening exercises to enhance control and endurance.Keywords: Tremolo, Classical Guitar, Challenges, Solutions. 
Kajian Musikologis Penerapan Perangkat Singing Bowl pada Terapi Psikologis di Amazing Point Oof Balance Yogyakarta Silitonga, Novita Sondang Monica; Indrawan, Andre; Sitinjak, Linda
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v18i1.12055

Abstract

AbstrakMusik sebagaimana dikenal dalam budaya Barat, sudah lama digunakan sebagai media terapi psikologi yang dikenal dengan tindakan terapi musik. Sementara itu di dunia pengobatan tradisional penggunaan media-media bunyi, yang dalam perspektif budaya Barat tidak dikenali sebagai musik, bahkan telah lebih lama lagi digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dimensi-dimensi musikologis dari salah satu media bunyi yang digunakan dalam terapi psikologis di Yogyakarta baru-baru ini, yaitu perangkat singing bowls. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif musikologis melalui observasi berpartisipasi dengan mengambil peran pengamat, dalam hal ini peneliti, sebagai partisipan yang identitasnya dikenali oleh subjek namun tetap menjaga jarak dalam wawancara. Penelitian dilakukan di biro psikologi Amazing Point of Balance di Yogyakarta. Berdasarkan pengamatan terhadap proses terapi bunyi oleh terapis terhadap pasien penelitian ini melakukan analisis berdasarkan perspektif musikologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan singing bowl dalam terapi psikologis mengandung dimensi-dimensi musikologis yang meliputi beberapa aspek musikal seperti repertoar, struktur, melodi, harmoni, ritme dan tempo.Kata kunci: musikologi, singing bowl, terapi musikAbsctractMusic as it is known in Western culture, has long been utilised as a medium of psychological therapy, known as music therapy treatment. Meanwhile, in the world of traditional medicine the use of sound media, which in the perspective of Western culture is not recognized as music, has even been used earlier. This study aims to reveal the musicological dimensions of the sound media application used recently in psychological therapy in Yogyakarta, namely the set of singing bowls. This research design applies a qualitative musicological approach through the participation observation by positioning the observer’s role, in this case, the researcher, as a participant whose identity is recognized by the subject but still maintains distance in the interview. The research was conducted at the psychology bureau Amazing Point of Balance in Yogyakarta. Based on observations of the sound therapy process by therapists on patients, this study analyzed from a musicological perspective. This study concluded that the application of the “singing bowls” in psychological therapy contains musicological dimensions which include several musical aspects such as repertoire, structure, melody, harmony, rhythm and tempo.Keywords: musicology, singing bowl, music therapy 
Kontribusi Francisco Tarrega dalam Perkembangan Teknik Tremolo Gitar Klasik Melalui Recuerdos de la Alhambra Dewanto, Pandutama; Indrawan, Andre; Rokhani, Umilia
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v18i1.12208

Abstract

Teknik tremolo adalah salah satu elemen penting dalam repertoar gitar klasik disebabkan peran vitalnya dalam menciptakan melodi yang indah dan efek harmoni yang kaya. Teknik ini juga diakui sebagai faktor penguat komposisi gitar klasik yang menempatkan tremolo sebagai komponen utama sebagaimana terdapat pada masterpiece Franscisco Tarrega, Recuerdos de la Alhambra. Penelitian ini menelusuri perkembangan teknik tremolo gitar klasik mulai dari masa sebelum  Tárrega hingga awal abad ke-20. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi kontribusi inovatif Tarrega dalam karya tersebut terhadap perkembangan teknik tremolo pada karya komponis-komponis setelahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif musikologis dengan pendekatan studi kasus dan historikal. Penulis juga melakukan analisis terhadap komposisi Recuerdos de la Alhambra dengan membedah partitur komposisi tersebut, literatur akademik gitar klasik, dan catatan sejarah komposisi tersebut guna meneliti pengaruh Tárrega dalam sejarah gitar klasik dan pentingnya “Recuerdos de la Alhambra” dalam konteks perkembangan teknik tremolo. Dalam penelitian ini terungkap bahwasannya kontribusi F. Tarrega terhadap perkembanan teknik tremolo gitar klasik sangatlah besar. Kontribusinya dapat dilihat dari seberapa berpengaruhnya karyanya yang yang berjudul Recuerdos de la Alhambra.
Implementation and Benefits of Arranged Drum Band Repertoire in Extracurricular Activities at Paliyan II Elementary School, Gunungkidul Pahriyawan, Deni; Indrawan, Andre; Jati, Galih Pangestu
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v18i2.13118

Abstract

Pendidikan memainkan peran krusial dalam membentuk masa depan individu, dan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan dasar. Namun, terdapat kesenjangan yang signifikan dalam kualitas dan akses pendidikan, termasuk pendidikan musik, yang dapat berdampak negatif pada perkembangan anak-anak. Kesenjangan ini disebabkan oleh akses yang tidak merata terhadap sumber daya pengajaran musik, prioritas dan kebijakan sekolah yang lebih mengutamakan mata pelajaran akademis, serta faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas dan penerapan aransemen dalam kegiatan ekstrakurikuler drumband. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif musikologis. Pengumpulan data dilakukan di SD Paliyan II Gunungkidul, yang terletak di Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan musikal siswa di SD Paliyan II berkembang dengan baik melalui penerapan repertoar drumband yang sudah diaransemen. Ini terlihat dari pemahaman musik, nada, irama, ketukan, serta meningkatnya semangat dan antusiasme dalam berlatih. Bentuk aransemen repertoar drumband yang dipelajari siswa adalah bentuk lagu tiga bagian (A A’ B C C’).Kata kunci: Drumband, Bentuk musik, Kecerdasan musik, RepertoarAbstractEducation plays a crucial role in shaping an individual's future, and every child has the right to basic education. However, there is a significant disparity in the quality and access to education, including music education, which can negatively impact children's development. This gap is caused by unequal access to music teaching resources, school priorities and policies that favor academic subjects, and socioeconomic factors that influence access. The purpose of this study is to examine the quality and implementation of arrangements in extracurricular drum band activities. The research method used is qualitative musicological research. Data collection was conducted at SD Paliyan II Gunungkidul, located in Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. The results of the study show that the musical intelligence of students at SD Paliyan II has developed well through the implementation of arranged drum band repertoire. This is evident in their understanding of music, notes, rhythm, and beats, as well as their increased enthusiasm and motivation in practice. The form of the drum band repertoire arrangement studied by the students is a three-part song form (A A’ B C C’).Keywords: Drumband, Musical forms, Musical intelligence, Repertoire
Jazz dan Wacana Posmodernisme Dalam Komposisi Gitar All the Things You Are Karya Roland Dyens Mahardika, Adi Surya; Indrawan, Andre; Kaestri, Veronica Yoni
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v18i1.12097

Abstract

Salah satu wacana posmodernisme dalam seni ditandai dengan hilangnya batas antara seni ‘tinggi’ dan populer, bentuk aransemen jazz standard dalam karya All the Things You Are oleh Roland Dyens mengindikasikan hal yang sama mengingat penciptaan aransemen tersebut menggunakan musik jazz populer yang diadaptasi ke dalam repertoar gitar klasik. Penelitian ini bertujuan mencari karakteristik musik jazz dan pengaruh wacana posmodernisme di dalam karya All the Things You Are oleh Dyens baik secara tekstual maupun kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan musikologis. Data penelitian meliputi analisis struktur, harmoni, dan aransemen musik. Ilmu musikologi digunakan sebagai instrumen penelitian yang berfungsi sebagai tolok ukur terhadap fenomena yang menjadi fokus penelitian. Sementara tahap penelitian meliputi tahap pendahuluan, pengumpulan, dan tahap analisis data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa terdapat karakteristik musik jazz dalam komposisinya melalui penggunaan berbagai ekstensi akord, konstruksi akord upper structure, ritme swing, dan figur bas berjalan. Sementara pengaruh posmodernisme secara langsung dalam karya Dyens tersebut meliputi gaya pastiche, persilangan seni ‘tinggi’ dan populer, serta tendensi relativistik. Penelitian ini secara garis besar dapat berkontribusi dalam pengembangan studi maupun interpretasi musik posmodern terlebih pada repertoar gitar klasik era kontemporer.
Perubahan Motivasi Latihan Mahasiswa Studi Instrumen Biola Pasca-Pandemi COVID-19 Hanan, Athaya; Indrawan, Andre; de Fretes, Daniel
Ekspresi Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekp.v12i2.10404

Abstract

AbstrakPemerintah Indonesia berupaya menghambat penyebaran virus dengan melakukan pembatasan sosial selama Pandemi COVID-19. Praktik mata kuliah instrumen biola di Institut Seni Indonesia Yogyakarta dilakukan melalui Zoom Meeting, Google Duo, Google Meet selama masa Pandemi COVID-19. Setelah pandemi, praktik instrumen biola dilaksanakan secara langsung kembali. Tujuan penelitian ini antara lain mengetahui perubahan motivasi mahasiswa Mata Kuliah Studi Instrumen Biola di masa Pasca-Pandemi COVID-19 dan mengetahui bagaimana proses perubahan dan langkah yang diambil oleh para mahasiswa guna meningkatkan motivasi di masa pandemi hingga pasca-pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mahasiswa mata kuliah praktik instrumen biola mengalami peningkatan motivasi di masa pasca-pandemi COVID-19 dikarenakan oleh mata kuliah praktik mulai dilakukan secara langsung dan interaksi antar teman sangat berpengaruh pada motivasi mereka. Perubahan motivasi di pasca-pandemi COVID-19 terjadi secara bertahap seiring berjalannya waktu dan perkembangan kondisi pasca-pandemi. Kata kunci: motivasi, pandemi covid-19, biola, mahasiswa AbstractPractice Motivation Changes in Violin Instrument Study Students in the Post-Pandemic COVID-19. The Indonesian government was trying to prevent the spread of the virus by implementing social restrictions during the COVID-19 pandemic. Practical violin instrument courses at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta were carried out via Zoom Meeting, Google Duo, and Google Meet during the COVID-19 pandemic. Practical violin instrument courses at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta were carried out via Zoom Meeting, Google Duo, and Google Meet during the COVID-19 pandemic. After the pandemic, violin instrument practice was carried out in person again. The aims of this research include finding out changes in student motivation for the Violin Instrument Study Course during the post-COVID-19 pandemic period and finding out the change process and the steps students took to increase motivation during the pandemic and post-pandemic. The research method used in this research is a descriptive qualitative method. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation. The research results show that students on practical courses on violin instruments experienced increased motivation in the post-COVID-19 pandemic period because practical courses began to be carried out directly, and interactions between friends greatly influenced their motivation. Changes in motivation in the post-COVID-19 pandemic occur gradually over time, as well as the development of post-pandemic conditions. Keywords: motivation, covid-19 pandemic, violin, student