Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kinerja Lingkungan dan Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Nurhayati, Nurhayati; Putri, Sri Yuli Ayu; Bustari, Andre
Jurnal Riset Akuntansi Vol 2 No 3 (2025): September
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja lingkungan dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2021. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin tingginya tuntutan masyarakat dan investor terhadap praktik bisnis berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan, selain pencapaian profitabilitas finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta publikasi keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan pertambangan terkait. Variabel kinerja lingkungan diukur berdasarkan pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG), sedangkan kinerja keuangan diproksikan melalui rasio keuangan seperti ROA dan ROE. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Tobin’s Q. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang berarti semakin baik pengelolaan lingkungan perusahaan, semakin tinggi pula apresiasi pasar terhadap perusahaan tersebut. Kinerja keuangan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, menegaskan bahwa keberhasilan finansial tetap menjadi indikator utama dalam menarik kepercayaan investor. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan pertambangan perlu menyeimbangkan strategi keberlanjutan lingkungan dengan kinerja keuangan untuk meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan.
Pengaruh Perputaran Kas Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Teknologi dan Sub Sektor Telekomunikasi di Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2021) Hariyanti, Wiwil; Rinaldo, Jhon; Bustari, Andre
Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2025): Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi (Oktober 2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/epja.v3i4.1349

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui pengaruh perputaran kas dan likuiditas terhadap profitabilitas di Perusahaan Sub Sektor Teknologi dan Sub Sektor Telekomunikasi di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2021. Data olahan dari 11 perusahaan dengan kurun waktu penelitian 4 tahun menghasilkan data sebanyak 44 data. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji F.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji-t perputaran kas secara parsial signifikan memengaruhi profitabilitas. Berdasarkan uji-t likuiditas secara parsial tidak signifikan memengaruhi profitabilitas. Berdasarkan uji F perputaran kas dan likuiditas secara simultan signifikan memengaruhi profitabilitas. Pada analisis koefisien determinasi (R2) Perputaran kas dan likuiditas hanya dapat menerangkan senilai 34,2% variabel profitabilitas perusahaan.
Ukuran Dewan Komisaris dan Umur Perusahaan Sebagai Mitigasi atau Pemicu Audit Report Lag? Kenedi Pratama; Meri Yani; Andre Bustari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8840

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya audit report lag sebagai indikator ketepatan waktu pelaporan keuangan auditan, karena keterlambatan penyelesaian audit dapat menurunkan relevansi informasi akuntansi bagi pengguna laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran dewan komisaris dan umur perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan perusahaan. Melalui metode purposive sampling, diperoleh 47 perusahaan selama tujuh tahun pengamatan, sehingga menghasilkan 329 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SmartPLS Versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag dengan koefisien sebesar -3,241 dan p-value 0,000. Umur perusahaan juga berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag dengan koefisien sebesar -0,197 dan p-value 0,005. Nilai R Square sebesar 0,097 menunjukkan bahwa kedua variabel independen menjelaskan audit report lag sebesar 9,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, efektivitas pengawasan dewan komisaris dan kematangan organisasi perusahaan berperan dalam mempercepat proses audit serta mendukung ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan auditan. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk memperkuat tata kelola dan sistem pelaporan internal.
HOUSEHOLD AND BUSINESS FINANCIAL MANAGEMENT TRAINING FOR FISHING COMMUNITIES Teti Chandrayanti; Novi yanti; Danyl Mallisza; Rice haryati; Delvianti, Delvianti; Salfadri, Salfadri; Yulia Syafitri; Rizka Hadya; Yulistia, Yulistia; Yuli Ardiany; Rina Asmeri; Andre Bustari
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.447

Abstract

Fishing communities frequently face financial instability caused by fluctuating income cycles that are highly dependent on natural conditions and fishing seasons. The core problem is not the absence of income, but the lack of understanding and skill in managing cash flow, the absence of separation between business capital and household finances, and heavy reliance on informal moneylenders during the off-season (masa paceklik). This Community Service Program (PKM) aimed to provide practical financial-management education and training for the Balik Saiyo Fishing Group in Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Bungus Teluk Kabung, Padang City. The activity involved 40 participants, consisting of 15 lecturers as facilitators and 25 members of the fishing community and coastal families as the main target group. The method combined interactive socialization, training in simple daily cash recording, and the introduction of an income-allocation pattern together with an emergency-fund strategy. Program success was assessed qualitatively through facilitator observation and participant feedback during practice and discussion sessions. The results show an improved understanding among participants in separating working capital from consumption needs, in applying a 40%-30%-20%-10% cash-allocation scheme, and in building the habit of saving to face the off-season.