Rista Erika
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendidikan Diri dan Anggota Keluarga Perspektif Q.S At Tahrim Ayat 6 Rijaal Qurrota A'yuni; Dede Mulyadi; Rista Erika
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2023): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v1i01.4

Abstract

Tulisan ini berawal dari fenomena di lapangan bahwasanya banyak terdapat miskomunikasi antara anggota keluarga dalam membangun pendidikan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis untuk mendapatkan pemahaman secara mendalam mengenai konsep pendidikan Islam dalam anggota keluarga. Setelah diteliti, hasil penelitian ini menunjukkan konsep pendidikan diri dan keluarga di dalam Quran surat at tahrim ayat 6 sudah sesuai dengan kebutuhan keluarga Islam saat ini. Hal itu disampaikan oleh pandangan mufassir kedalam nilai-nilai pendidikan antara lain: yang pertama, setiap orangtua mukmin mempunyai peran sebagai pendidik untuk membimbing dan mengarahkan agar bertaqarrub kepada Allah, yang kedua, pendidikan kewarganegaraannya difokuskan pada aspek pendidikan agama, yang ketiga, dalam merealisasikan keimanan tersebut di lingkungan keluarga orang tua berfungsi sebagai eksekutif atau pelaksana.
Penerapan Kurikulum Islam Terpadu di Taman Kanak-Kanak Rista Erika
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2023): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v1i01.9

Abstract

Kurikulum merupakan dokumen formal yang menjadi acuan serta rujukan pelaksanaan program-program di sebuah lembaga pendidikan. Kurikulum islam terpadu di Taman Kanak-kanak merupakan kurikulum yang mengintegrasikan dan mengkolaborasikan ilmu pengetahuan umum dengan ilmu pengetahuan islam guna menstimulus perkembangan anak usia dini. Kurikulum islam terpadu menjadi refleksi kebutuhan masyarakat saat ini yang membutuhkan wadah pendidikan yang mampu memfilter dampak negative dari derasnya arus perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini dilakukan di lembaga Taman Kanak-kanak di kota Bandung melalui metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui reduksi data, coding data, menelusur tema, dan klasifikasi data. Kurikulum islam terpadu yang dilaksanakan berbentuk kurikulum khas Yayasan yang memuat program-program bagi anak serta orangtuanya. Program bagi anak meliputi program qur’antum, da’i muda, dan tajir. Program bagi orangtua meliputi program qur’anic parenting.
Kompetensi Guru PAUD dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Erika, Rista; Asri, Yoana Nurul; Luthfiah, Najma Adhia
al-muhadzab: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kompetensi guru dalam pembelajaran di sekolah dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan tahapan mengumpulkan artikel yang berkaitan dengan topik penelitian, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru menjadi faktor penentu keberhasilan guru dalam melaksanakan tugasnya memfasilitasi perkembangan anak. Keempat kompetensi guru (kompetensi profesional, pedagogis, kepribadian, dan sosial) harus selalu dikembangkan dan ditingkatkan dalam rangka menjaga mutu dan meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran di sekolah. Dukungan berbagai pihak menjadi hal yang penting dalam proses peningkatan kompetensi guru ini.
Pembelajaran Ecoliteracy di PAUD: Sinergi Pendidikan Kesehatan dan Karakter Daboti, Angraini; Wahyuni, Sri; Erika, Rista; Anggraeni, Ira; Ramdani, Ajang
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7536

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan lingkungan sejak dini melalui pendekatan ecoliteracy yang terintegrasi dengan pendidikan kesehatan dan karakter. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan praktik pembelajaran berbasis ecoliteracy di lembaga PAUD Tasikmalaya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus jamak dilakukan di RA Al-Ihya, SPS TAAM Fajrul Islam, dan PAUD Kober Al-Mubarok. Partisipan meliputi tiga guru, enam orang tua, dan sembilan anak per lembaga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama Januari–Maret 2025, dianalisis secara tematik mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber–metode dan member checking. Hasil penelitian memperlihatkan tiga pola implementasi: pembiasaan perilaku ramah lingkungan (RA Al-Ihya), refleksi ekologis melalui cerita dan bermain peran (SPS TAAM Fajrul Islam), serta eksplorasi luar ruang berbasis kreativitas (PAUD Kober Al-Mubarok). Temuan menegaskan kontribusi ecoliteracy terhadap pembentukan kesadaran lingkungan dan karakter anak usia dini secara kontekstual.
INTEGRASI NILAI-NILAI KEADILAN SOSIAL DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rista Erika
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this article is to explain the importance of introducing social justice values in Early Childhood Education. Indonesia is a multicultural country, so social justice values are crucial to introduce from an early age. Social justice is a practice that does not silence diversity and differences. In learning practices in Early Childhood Education, the issue of social justice is still taboo. However, through a literature review approach and critical analysis, this article finds that social justice education can shape children into caring, tolerant, and just individuals from an early age. Children can maintain their cultural, racial, and ethnic differences. Strategies that can be used include the use of an inclusive curriculum, collaborative learning methods, and teacher training that is sensitive to social issues.
PEMBIASAAN LITERASI MEMBACA PADA ANAK USIA 0-2 TAHUN DI ERA DIGITAL Rista Erika; Mia Siti Nurazizah; Eva Manfaatin
Al Hanin Vol. 5 No. 2 (2025): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/tsr6nx62

Abstract

The urgency of cultivating reading literacy habits in children aged 0–2 years amid the challenges of the digital era can significantly influence their learning patterns. This study aims to examine strategies for fostering reading literacy habits in children aged 0–2 years. The research method used is a literature review. The results show that early reading habits strengthen the emotional bond between children and parents, stimulate early language development, and foster an interest in literacy. The role of parents as the main facilitators is crucial. The study emphasizes that early literacy should be integrated through both traditional methods and the wise use of digital technology. The research suggests active parental involvement, the provision of age-appropriate reading materials, and the use of safe literacy applications for children. This study contributes to literacy-based parenting in the digital era. Thus, early literacy can be sustainably instilled to support the optimal development of children aged 0–2 years.
Urgensi Pendidikan Agama Islam Tehadap Pendidikan di Indonesia: Penelitian Muhamad Fajri Faresi, Gilang; Permana, Diansyah; Rahman, Adun; Erika, Rista; Samsul Arifin, Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3759

Abstract

Education plays a strategic role in fostering national character and civilization. In Indonesia, the country with the largest Muslim population, Islamic Religious Education (PAI) occupies a crucial position within the national education system. Its importance extends beyond the spiritual aspect to the development of students' morals, ethics, and personalities. PAI serves as the foundation for developing a generation with noble character, responsibility, and social awareness. This study analyzes the importance of integrating Islamic values ​​into formal education, particularly in the face of the challenges of globalization, moral degradation, and the identity crisis of the younger generation. PAI serves as an ideological bulwark against the negative influences of external cultures and is an effective medium for instilling the values ​​of tolerance, peace, and diversity in accordance with the spirit of Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Diversity). This study employed a literature review method with a qualitative-descriptive approach through document analysis, educational regulations, and research related to PAI in Indonesia. The results show that PAI plays a vital role in developing education that is not only cognitively oriented, but also affective and psychomotor. A comprehensive PAI curriculum has been shown to positively impact student behavior in schools and society.
IMPLEMENTASI METODE BEYOND CENTER AND CIRCLE TIME TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI DI RA AL-QUSHWA Widianti, Asri; Noerohmah, Alya; Herawati, Leni; Septiani, Nova Tania; Erika, Rista
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v5i2.8086

Abstract

This study was motivated by the low learning motivation of children at RA Al-Qushwa, as indicated by their lack of enthusiasm, attention, and active participation during learning activities. The purpose of this research is to explore the implementation of the Beyond Center and Circle Time (BCCT) method in improving young children’s learning motivation at RA Al-Qushwa. This research employed a qualitative descriptive approach. The subjects consisted of teachers and group B children, while data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that the implementation of the BCCT method significantly increased children’s learning motivation. Children became more enthusiastic, active, and curious during activities in each learning center. Teachers acted as facilitators who created enjoyable and meaningful learning environments through child-centered activities. The BCCT method also fostered children’s independence, responsibility, and social skills. Therefore, the BCCT method is effectively applied in learning at RA Al-Qushwa to enhance early childhood learning motivation. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar anak di RA Al-Qushwa yang ditandai dengan kurangnya antusiasme, perhatian, dan partisipasi aktif anak selama kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Beyond Center and Circle Time (BCCT) dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di RA Al-Qushwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan anak kelompok A dan B, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode BCCT mampu meningkatkan motivasi belajar anak secara signifikan. Anak terlihat lebih bersemangat, aktif, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi saat mengikuti kegiatan di setiap sentra. Guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna melalui kegiatan yang berpusat pada anak. Penerapan BCCT juga membantu anak mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan sosial. Dengan demikian, metode BCCT efektif diterapkan dalam pembelajaran di RA Al-Qushwa untuk menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini.