Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembelajaran Ecoliteracy di PAUD: Sinergi Pendidikan Kesehatan dan Karakter Angraini Daboti; Sri Wahyuni; Rista Erika; Ira Anggraeni; Ajang Ramdani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7536

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan lingkungan sejak dini melalui pendekatan ecoliteracy yang terintegrasi dengan pendidikan kesehatan dan karakter. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan praktik pembelajaran berbasis ecoliteracy di lembaga PAUD Tasikmalaya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus jamak dilakukan di RA Al-Ihya, SPS TAAM Fajrul Islam, dan PAUD Kober Al-Mubarok. Partisipan meliputi tiga guru, enam orang tua, dan sembilan anak per lembaga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama Januari–Maret 2025, dianalisis secara tematik mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber–metode dan member checking. Hasil penelitian memperlihatkan tiga pola implementasi: pembiasaan perilaku ramah lingkungan (RA Al-Ihya), refleksi ekologis melalui cerita dan bermain peran (SPS TAAM Fajrul Islam), serta eksplorasi luar ruang berbasis kreativitas (PAUD Kober Al-Mubarok). Temuan menegaskan kontribusi ecoliteracy terhadap pembentukan kesadaran lingkungan dan karakter anak usia dini secara kontekstual.
Hubungan antara Interaksi Sosial Teman Sebaya dan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di PAUD Darul Athfal Rista Erika; Yayu Nurmalasari; Siti Jahwa; Siti Azizah; Jenab Nurjanah
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/jimulti.v2i4.205

Abstract

Tantangan perkembangan anak usia dini di era digital semakin kompleks, terutama dalam menyelaraskan kemampuan interaksi nyata dengan kematangan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sekaligus pengaruh antara perkembangan sosial terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD Darul Athfal. Pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan desain kausal korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Populasinya adalah seluruh anak di PAUD Darul Athfal yang berjumlah 20 anak, di mana teknik sampling total atau sensus digunakan sehingga seluruh anggota populasi ditetapkan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen observasi terstruktur yang telah teruji validitas itemnya (nilai korelasi item-total berkisar antara 0,835 hingga 0,952) dan terbukti sangat reliabel (nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,970 pada kedua variabel). Teknik analisis data dilakukan berbantuan program SPSS melalui uji non-parametrik korelasi Spearman's rho dan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan secara sangat kuat antara kedua variabel dengan angka koefisien korelasi () sebesar 0,997 dan tingkat signifikansi kurang dari 0,001 (). Lebih lanjut, uji regresi linear sederhana membuktikan adanya pengaruh nyata dari perkembangan sosial terhadap perkembangan sosial emosional anak dengan nilai  mencapai 93,328 () serta menghasilkan model persamaan . Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kematangan sosial anak usia dini bertindak sebagai prediktor kuat yang secara linear menentukan pembentukan kompetensi sosial emosional dan kemampuan regulasi diri mereka di sekolah. Guru dan orang tua disarankan memprioritaskan stimulasi interaksi sosial yang berkualitas untuk mendukung kematangan emosional anak.
Pengaruh Ekstrakurikuler Keagamaan terhadap Akhlak Peserta Didik di MTS Thoriqul Huda Zahra Nurma Triyani; Muhammad Toha; Rista Erika
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak peserta didik merupakan salah satu tujuan utama pendidikan Islam yang harus dibentuk melalui proses pembelajaran dan pembiasaan secara berkelanjutan agar lahir generasi yang beriman, bertakwa, dan berkarakter mulia. Namun, meningkatnya berbagai bentuk kenakalan remaja serta menurunnya perilaku disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun menunjukkan bahwa pembinaan akhlak masih menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan, sehingga diperlukan strategi pembinaan yang efektif melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Berbagai penelitian telah mengkaji peran ekstrakurikuler keagamaan dalam pembentukan karakter religius, tetapi penelitian yang secara khusus menguji besarnya pengaruh kegiatan tersebut terhadap akhlak peserta didik pada jenjang Madrasah Tsanawiyah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekstrakurikuler keagamaan terhadap akhlak peserta didik di MTs Thoriqul Huda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel ekstrakurikuler keagamaan sebagai variabel bebas dan akhlak peserta didik sebagai variabel terikat. Populasi penelitian berjumlah 34 peserta didik kelas IX yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh, sedangkan data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan akhlak peserta didik, terutama pada aspek religius, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, dan kepedulian sosial. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, semakin baik pula akhlak yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa penguatan program ekstrakurikuler keagamaan perlu terus dikembangkan sebagai salah satu strategi pembinaan akhlak peserta didik di lingkungan madrasah.