Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEPEDULIAN SEKOLAH DALAM MENDIDIK JIWA WIRAUSAHA KELAS X DI SMAK ARASTAMAR Hia, Fenditianus; Harefa, Yearning; Lase, Asali; Laoli, Bezisokhi
NIAGAWAN Vol. 14 No. 3 (2025): NIAGAWAN VOL 14 NO 3 NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kepedulian sekolah dalam mendidik jiwa wirausaha peserta didik kelas X di SMAK Arastamar. Pengembangan jiwa kewirausahaan menjadi aspek penting guna membekali peserta didik dengan karakter mandiri, kreatif, inovatif, serta mampu menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari guru dan siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian sekolah ditunjukkan melalui pembangunan budaya sekolah yang mendukung kemandirian dan kreativitas siswa, integrasi nilai kewirausahaan dalam kurikulum, pemberian ruang eksplorasi, serta adanya apresiasi terhadap prestasi siswa dalam bidang kewirausahaan. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing yang secara aktif menanamkan nilai-nilai kewirausahaan melalui pendekatan praktik langsung dan pengalaman nyata. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan dana, minimnya fasilitas praktik, serta rendahnya kesadaran awal siswa terhadap pentingnya jiwa wirausaha. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara kebijakan sekolah, peran guru, dan lingkungan pembelajaran dalam membentuk karakter wirausaha peserta didik. Hasil ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program pendidikan kewirausahaan di sekolah menengah.
PENERAPAN TEKNOLOGI GAME QUIZIZ PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP SWASTA BNKP LUZAMANU T.P 2024/2025 Zalukhu, Notaria; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti; Laoli, Bezisokhi
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan Teknologi Game Quizizz di kelas VIII-B SMP Swasta BNKP Luzamanu Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam keaktifan siswa maupun hasil belajar. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa adalah 65,66% dengan ketuntasan sebesar 43,33%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 82,40% dengan ketuntasan 90,00%. Aktivitas siswa juga meningkat dari 51,10% pada siklus I menjadi 91,90% pada siklus II. Penerapan Quizizz terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan meningkatkan motivasi serta partisipasi siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA CLASSROOM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Otorifa Halawa; Bezisokhi Laoli; Arianto Lahagu; Wahyutra Adilman Telaumbanua
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/

Abstract

The lack of student participation in each lesson is caused by the learning model that is still conventional. The purpose of this study is to improve student learning outcomes through the development of classroom media using the problem-based learning model. The research method used is the research and development method. Based on the results of the study, it is known that the PBL-based Google Classroom media is considered very feasible. This indicates that the media created has met the requirements for ease of use, instructional design, and content quality. The results of the media usage test indicate that student learning outcomes have improved. This is evidenced by comparing the results of the pre-test and post-test of students, which increased significantly after using the PBL-based Google Classroom media. Students also showed improvements in critical thinking capacity, teamwork, and active participation in the learning process, as well as being more motivated to learn, and more active in completing problem-based tasks.
PENGARUH PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA John Boanerges Harefa; Bezisokhi Laoli; Wahyutra Adilman Telaumbanua; Yearning Harefa
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/

Abstract

Many teachers still face obstacles in managing their classes well, resulting in low student learning interest. This study aims to determine the effect of classroom management in the teaching and learning process on student learning interest at BNKP Luzamanu Private Junior High School. This study uses a quantitative approach. Data collection techniques are carried out through questionnaires that have been tested for validity and reliability. Data analysis is carried out using a simple linear regression test with the help of SPSS. The results of the study indicate that there is a significant influence between classroom management on student learning interest with a calculated t value of = 4.790 > t table = 2.101 at a significance level of 5%. Thus, it can be concluded that the better the classroom management carried out by teachers, the higher the student's learning interest.
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNG SITOLI Desti Nirmala Zebua; Asali Lase; Bezisokhi Laoli; Yearning Harefa4
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPS telah memanfaatkan berbagai bentuk teknologi seperti LCD proyektor, video pembelajaran, kuis online,dan platform digital lainnya. Teknologi digunakan untuk mempermudah penyampaian materi, menarik perhatian siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa juga dapat mengakses materi secara mandiri sesuai gaya dan kecepatan belajar masing-masing. Namun, penerapan teknologi belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal umpan balik otomatis, pemantauan belajar secara individu, serta pengelolaan komunikasi digital yang efektif. Dari sisi motivasi belajar, teknologi terbukti memberikan dampak positif. Siswa menunjukkan peningkatan semangat belajar, keberanian bertanya, keinginan untuk berhasil, serta kesadaran terhadap pentingnya pendidikan untuk masa depan. Media digital juga mendorong keterlibatan emosional dan rasa dihargai melalui penghargaan yang diberikan guru. Kendati demikian, tantangan masih ditemukan, seperti penyalahgunaan perangkat oleh siswa dan keterbatasan pengawasan guru. Kesimpulannya, teknologi pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa IPS, tetapi masih perlu diimbangi dengan pelatihan guru, pengawasan ketat, dan dukungan infrastruktur yang memadai.
Analisis yang Mempengaruhi Faktor Belajar dalam Materi Pelajaran IPS Kelas VII pada Kurikulum Merdeka SMP Negeri 1 Sitolu Ori T.A 2024/2025: Penelitian Zega, Fani Riski; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi; Lase, Asali
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5503

Abstract

This study aimed to analyze the factors causing learning difficulties in Social Studies (IPS) among seventh-grade students at SMP Negeri 1 Sitolu Ori in the 2024/2025 academic year. Learning difficulties were examined from both internal and external factors affecting students’ learning processes. This research employed a quantitative approach using a descriptive method. Internal factors included physical condition, psychological aspects, and fatigue, while external factors comprised family, school, and community environments. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The research instruments were tested for validity and reliability. The sample consisted of seventh-grade students who experienced a decline in academic achievement. The results indicated that students’ learning difficulties were influenced by both internal and external factors. Among internal factors, psychological aspects (10.0%) and fatigue (20.0%) were categorized as low, whereas physical factors (20.0%) were categorized as moderate. Regarding external factors, family (10.0%) and community (10.0%) influences were categorized as low, while school factors (30.0%) were categorized as moderate and identified as the most dominant factor affecting students’ learning difficulties. These findings highlight the crucial role of schools in creating a supportive learning environment to reduce students’ learning difficulties.