Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISA KECEPATAN TRANSMISI DATA DAN DAYA TERIMA ANTENA ROCKET M5 CCTV NIRKABEL DI DISKOMINFO KOTA SINGKAWANG Widi Agezi; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W; Redi Ratiandi Yacoub; Dedy Suryadi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52592

Abstract

Diskomifo Kota Singawang merupakan lembaga yang bertugas dalam melaksanakan urusan pemerintan di bidang konunikasi, dan informatika yang mana salah satu tugas dari Diskominfo adalah memberi rasa aman kepada masyarakat. Memberi rasa aman pada masyarakat salah satunya adalah dengan pengawasan di titik yang rawan, untuk melakukan pengawasan yang stanby setiap saat maka Dikominfo Kota Singkawang menggunakan kemajuan teknologi untuk melakukan hal ini yaitu dengan memanfaatkan CCTV nierkabel antena Rocket M5 yang di pasang di setaip titik yang rawan, tentunya di haruskan menjaga kualitas jaringan internetnya dengan melihat parameter yaitu daya terima antena dan kecepatan jaringan. Dalam penelitian ini akan mengamalisa beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas daya pancar antena dan kecepatan jaringan pada antena Rocket M5. Pada penelitian ini peneliti menggunakan 4 client untuk mewakili client yang lainya, yang mana keempat client ini dalam kondisi LOS dan NLOS dan memiliki jarak yang berdeda beda kepada antena pemancar. Rata-rata kualitas daya pancar antena yang berada di Diskominfo Kota Singkawang dalam kondisi cukup, pada client 1 dan 3 kondisi NLOS memiliki kualitas daya terima antena sebesar -74 dBm dan -76dBm yang mana berarti kategori cukup dan untuk Tx/Rx ratenya 79.5% dan 70.8% dan pada client 2 dan 4 kondisi LOS memiliki kualitas daya pancar antena sebesar    -65dBm dan -59dBm yang mana berarti kategori baik dan sangat baik dan untuk Tx/Rx ratenya 98,7 dan 96.9%.
ANALISIS SINPO TERHADAP KUALITAS APLIKASI VIDEO CONFERENCE DI KAWASAN MASJID KAPAL MUNZALAN KABUPATEN KUBU RAYA Prio Utomo; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Leonardus Sandy Ade Putra; Redi Ratiandi Yacoub
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62132

Abstract

Video conference merupakan sebuah teknologi komunikasi yang terdiri dari beberapa orang pada dua lokasi berbeda atau lebih yang dapat dilihat dan didengar secara bersamaan pada waktu yang sama. Tujuan penelitian ini sendiri adalah diperuntukan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi kualitas video pada aplikasi video conference dan bagaimana pengaruh Quality of Service terhadap kualitas aplikasi video conference, dengan membandingkan tiga aplikasi video conference yaitu, zoom meetings, google meet, dan webex meeting. Penelitian ini dilakukan di kawasan Masjid Kapal Munzalan Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengatur limit bandwidth dari 50 Mbps, 5 Mbps, 3 Mbps, 1 Mbps, 100 Kbps, dan 50, Kbps agar diketahui grafik dari parameter-parameter Quality of Service. Nilai-nilai parameter tersebut diuji atau diukur menggunakan aplikasi wireshark dengan cara menghubungkan laptop ke jaringan wifi oxygen yang ada di kawasan tersebut. Dari hasil pengukuran QoS terhadap tiga aplikasi video conference dengan limit bandwidth yang telah ditentukan, terdapat perbandingan kualitas video, dimana terjadi penurunan kualitas video pada saat menggunakan google meet, dan kenaikan kualitas video pada saat menggunakan zoom meetings dan webex meetings. Itu artinya parameter QoS dapat mempengaruhi kualitas pada aplikasi video conference.
ANALISIS KINERJA KOMUNIKASI MODUL TRANSCIVER ESP32 PADA FREKUENSI 2,4 GHz YANG AKAN DI TERAPKAN PADA JARINGAN IoT Muhammad Syamsuddin; Fitri Imansyah; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52637

Abstract

Salah satu faktor penting dalam pemeliharaan ikan di akuarium adalah pemberian pakan yang teratur, yang secara langsung mempengaruhi pertumbuhan dan daya tahan ikan. Maka, perlu melakukan pemberian pakan secara intensif yakni dengan merancang alat pemberian pakan yang bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja dengan menggunakan teknologi ESP32. Tujuan penelitian ini merancang perangkat pemberian pakan untuk ikan di akuarium menggunakan teknologi ESP32, untuk mengetahui keberhasilan dari penelitian ini maka di lakukan pengukuran dari jarak 1 – 100 meter di laboratorium telekomunikasi dan di lakukan juga dengan jarak jauh mengunakan aplikasi blynk. Nilai RSSI yang rata 54,7 dBm dengan SSID Untan dan Pengoprasian feeding case dapat di lakukan dengan menggunakan aplikasi Blynk sehinggah lebih memudahkan pengopasian sistem lebih optimal dalam pemberian pakan.
IDENTIFIKASI PENGUKURAN INTENSITAS RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PEMANCAR RADIO DAN PENGARUH TERHADAP KESEHATAN MANUSIA Jecksen Fresley; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62999

Abstract

Perkembangan radio dimulai dari penemuan phonograph (gramofon), yang juga bisa digunakan memainkan rekaman, oleh Edison pada tahun 1877. Setiap stasiun pemancar memiliki kekuatan pemancar (daya) tersendiri, penentuan kekuatan pemancar ditentukan oleh pihak stasiun radio berdasarkan jumlah penduduk atau pemirsa radio dan luas wilayah, Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pancaran gelombang lektromagnetik dapat berpengaruh terhadap kesehatan manusia.Bahan penelitian yang digunakan yaitu berupa pendekatan metode pengukuran nilai intensitas radiasi gelombang elektromagnetik pada pemancar Radio yang berada pada di kota Pontianak. Mengukur nilai intensitas radiasi gelombang elektromagnetik pada Pemancar Radio menggunakan alat Radiation Elektromagnetik Detector.Hasil Pengukuran Pada pemancar Radio Duta Kharisma Pontianak nilai E-field (V/m) untuk jarak 10-30 meter maksimal nilainya 2, Radio Volare dan Gita Kenari Ceria maksimal nilainya 2, Radio Diah Rosanti maksimal nilainya 5, Radio Suara Manusa Indah maksimal nilainya 3, Radio Swara Mas Mujahidin maksimal nilainya 2 dan RRI Pontianak maksimal nilainya 3.Besar pancaran radiasi dari berbagai lokasi adalah mulai dari 1 V⁄m paling kecil terukur sampai 5 V⁄m paling besar terukur, nilai dari rata rata pada seluruh antena pemancar radio FM yang ada di kota Pontianak memiliki standarisasi aman sesuai dari standar lembaga WHO yaitu ICNIRP yaitu 28 V/m-1 untuk frekuensi 100-400 MHz.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN INTERNET 4G PROVIDER AXIS UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DARING DI KOTA PONTIANAK Muhammad Angga; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung; Elang Derdian Marindani; Fitri Imansyah
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.66618

Abstract

Ketersediaan internet menjadi mutlak pada era serba digital seperti saat ini. Kebutuhan akan informasi yang cepat membuat internet sangat penting, kebutuhan tersebut harus didukung dengan adanya internet yang selalu tersedia dan stabil. Ketersediaan internet yang stabil dan baik pada provider Axis dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran daring di Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitas jaringan internet pada provider Axis. Analisis dilakukan menggunakan metode Quality of Service (QoS) untuk mengetahui kemampuan kinerja jaringan yang ada. Pengujian menggunakan Wireshark untuk mendapatkan nilai parameter throughput, jitter, delay dan packet loss. Hasil Penelitian menunjukkan kuliatas jaringan internet provider Axis sangat bagus di Universitas Nahdlatul Ulama Jl. Parit Derabak, Sungai Raya, Kec. Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dengan nilai Throughput = 850,624 dengan nilai cukup bagus dengan indeks 2 kbps, packet loss = 0% dengan nilai sangat bagus dengan indeks 4 yaitu data yang hilang mendekati nol, delay 9,57 ms dengan nilai sangat bagus dengan indeks 4 dan jitter = 9,57 ms dengan indeks 3 bagus.
IDENTIFIKASI PENGARUH OBSTACLE PROPAGASI TERHADAP KINERJA TRANSCEIVER SX1278 PADA FREKUENSI 433 MHZ DALAM MENTRANSMISIKAN PAKET DATA DIGITAL Reza Yansah; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub; Fitri Imansyah; Ferry Hadary
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52587

Abstract

Dunia telekomunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan adanya sebuah modul telekomunikasi yang saat ini banyak digunakan untuk proses penelitian dan  termasuk ke dalam bagian dari teknologi  wirelles yang menggunakan gelombang elektromagnetik di udara bebas, yaitu modul Transceiver SX1278. Modul Transceiver SX1278 merupakan suatu modul seri LoRa (Long range) yang mempunyai kualitas tinggi seperti jangkauan komunikasi nya yang jauh, tahan interferensi, dan memiliki penggunaan daya yang rendah. Tapi pada saat proses transmisi biasanya terdapat suatu penghalang atau penghambat yang membuat proses pentransmisian menjadi terganggu yang di sebut obstacle. Hujan merupakan salah satu obstacle biasanya dikenal dengan redaman hujan, di Indonesia sendiri hujan bukan lagi hal asing  karena Indonesia merupakan negara yang mempunyai iklim tropis. Pada penelitian ini menggunakan modul Transceiver SX1278 untuk mengetahui kinerja telekomunikasi dengan mengetahui perubahan Spreading Factor, Bandwidth, dan Coding rate terhadap hasil performansi pada penerima yaitu RSSI (Received Signal Strengt Indicator), SNR (Signal To Noise ratio) dan ToA (Time On Air) pada saat tidak hujan, hujan ringan, hujan sedang, dan hujan lebat, untuk mengetahui apakah redaman hujan berpengaruh terhadap proses pentransmisian paket data digital dari Transmitter ke Receiver dengan kondisi Komunikasi LOS dan NLOS pada jarak yang ditentukan yaitu 50 m dan 100 m. pada pengujian modul Transceiver SX1278 terdapat perubahan performansi pada setiap perubahan parameter Spreading Factor dari 7 ke 12  jarak jangkauan menjadi semakin luas tapi nilai RSSI dan SNR semakin berkurang dan ToA yang semakin bertambah. Karena pada penelitian ini menggunakan Bandwidth 500KHZ dan CR 4/5 jadi tidak ada Analisa secara lebih tentang keduanya. Pada saat kondisi hujan rata-rata nilai RSSI dan SNR juga berkurang dibanding dengan kondisi saat tidak hujan baik dalam kondisi komunikasi LOS dan NLOS, kecuali pada ToA, tidak terlalu ada perubahan yang signifikan pada saat tidak hujan dan 3 kondisi hujan lainnya, berarti redaman hujan tidak mempengaruhi nilai ToA, tapi mempengaruhi nilai dari RSSI dan SNR baik dalam jarak dan kondisi LOS atau NLOS yang ditentukan.
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN TANAH BERBASIS LORA END DEVICE fathi Raziq Ashari; Jannus Marpaung; F. Trias Pontia W; Fitri Imansyah; Redi Ratiandi Yacoub
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52515

Abstract

Kondisi lahan pertanian seperti suhu dan kelembaban tanah sangat penting untuk dimonitoring agar pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik sehingga akan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi. LoRa merupakan teknologi wireless yang memiliki jangkauan luas, sehingga cocok diterapkan sebagai media transmisi data monitoring kondisi lahan pertanian di Indonesia yang dikenal dengan negara agraris karena luasnya lahan pertanian. Pada kasus ini peneliti berhasil mengimplementasikan teknologi LoRa untuk dimanfaatkan sebagai media transmisi data monitoring suhu dan kelembaban tanah dengan modul end device RFM95W. Sensor suhu mampu mengakuisisi data dengan akurasi 96.96% dan sensor kelembaban tanah mampu mengakuisisi data dengan akurasi 90.91%. Perubahan parameter transmisi LoRa untuk data monitoring berakibat pada perubahan hasil performasinya. Pada pengujian dengan variasi Bandwidth (BW) dari 31,25 kHz, 62,50 kHz, 125 khz, 250 kHz, dan 500 kHz pada jarak 100m, nilai SNR dan RSSI terbaik diperoleh BW 31,25 kHz dengan nilai 5,35 dB dan -82,50 dBm. Sedangkan ToA terbaik diperoleh BW 500 kHz dengan nilai 28,30 ms. Pada pengujian dengan variasi Coding Rate (CR) dari CR 4/5, 4/6, 4/7, dan 4/8 pada jarak 100m, nilai SNR dan RSSI terbaik diperoleh CR 4/8 dengan nilai 3,85 dB dan -80,20 dBm. Sedangkan ToA terbaik diperoleh CR 4/5 dengan nilai 112,60 ms. Pada pengujian dengan variasi Spreading Factor (SF) dari SF7, SF9, dan SF12, semakin tinggi nilai SF yang pakai maka area jangkauan komunikasi data akan semakin luas. Konfigurasi SF7 dan SF9 hanya mampu menjangkau jarak 300m, sedangkan SF12 mampu menjangkau jarak 500m.
MODEL KUANTISASI CITRA PERUBAHAN WARNA RGB SISIK IKAN ARWANA Kristian Umbu Lakinau; Redi Ratiandi Yacoub; Leonardus Sandy Ade Putra; Jannus Marpaung; Fitri Imansyah
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.55870

Abstract

Ikan Arwana merupakan salah satu spesies endemik Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat yang populer  di  pasaran internasional.  Sehingga  nilai  ekonomis  dari  ikan  Arwana  ini  sangat  dipengaruhi  oleh warnanya. Corak warna yang semakin kuat pada ikan Arwana, akan membuat ikan ini bernilai ekonomis tinggi. Kondisi warna pada ikan Arwana bisa berubah secara alami maupun melalui rekayasa. Rekayasa ini dilakukan untuk memperindah warna pada ikan arwana yaitu rekayasa Tanning. Hasil dari rekayasa tanning ini untuk pengamatan jangka pendek, bisa saja sulit  diamati secara akurat dengan skala warna. Sehingga diperlukan metode kuantisasi citra, untuk menentukan hasil dari perubahan warna pada ikan Arwana untuk pengamatan jangka pendek. Dengan cara melakukan model kuantisasi citra perubahan warna RGB sisik ikan Arwana untuk mengetahui perubahan-perubahan kecil pada warna sisik ikan Arwana setelah mengalami rekayasa tanning. Berdasarkan hasil analisa Kepala, Tubuh dan Ekor ikan sebelum dan sesudah tanning, didapat nilai rata-rata red, green dan blue seperti berikut ini. Kepala ikan dengan nilai red 35,0256 menjadi 45,2231. Warna green kepala ikan yaitu 37,0058 menjadi 46,8845, serta warna blue kepala ikan yaitu 36,6515 menjadi 45,3392. Selanjutnya tubuh ikan yaitu, warna red bernilai 84,3274 menjadi 87,0999, kemudian warna green tubuh ikan yaitu 87,5403 menjadi 89,1051. Selanjutnya warna blue tubuh ikan yaitu 90,6722 menjadi 96,5141. Selanjutnya ekor ikan yaitu, warna red bernilai 55,1975 menjadi 45,6130, kemudian warna green ekor ikan yaitu 54,4545 menjadi47,1271. selanjutnya warna blue ekor ikan yaitu 54,2444 menjadi 50,8104. Hal ini dapat dinyatakan bahwa,perubahan tertinggi terjadi pada kepala ikan.
ANALISIS KOMPARATIF PENGGUNAAN DURASI, PING DAN GRAFIK DALAM GAME PUBG PADA PERANGKAT KOMPUTER DAN HANDPHONE Willy Christian; Redi Ratiandi Yacoub; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 1: Januari 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i1.40550

Abstract

Dari judul yang telah dilakukan maka didapat hasil dari  parameter-parameter QoS berdasarkan kualitas pada grafik Smooth, Balance, dan Hd, sedangkan untuk mengukur kecepatan download, upload, jitter, ping, packet loss, dan throughput menggunakan aplikasi speedtest. Pada percobaan dalam grafik Smooth dengan menggunakan perangkat Handphone  didapatkan hasil perhitungan dari Troughput dengan nilai rata-rata 54 bps, untuk hasil ping pengukuran diperoleh dari Speedtest dengan nilai rata-rata 86.55 ms, untuk hasil perhitungan delay dengan nilai rata-rata 86.55 ms, untuk hasil perhitungan  jitter dengan nilai rata-rata 0.85 ms, dan untuk perhitungan packet loss dengan nilai rata-rata 0.15 %, dengan hasil yang telah didapat dari parameter-parameter Qos yang tergolong sangat baik maka dapat disimpulkan suatu proses permainan yang dilakukan akan berjalan dengan sangat baik. Sedangkan saat menggunakan perangkat komputer didapatkan hasil perhitungan dari Troughput dengan nilai rata-rata 44.32 bps, untuk hasil ping pengukuran diperoleh dari Speedtest dengan nilai rata-rata 76 ms, untuk hasil perhitungan delay dengan nilai rata-rata 75.99 ms, untuk hasil perhitungan  jitter dengan nilai rata-rata 1.85 ms, untuk perhitungan packet loss dengan nilai rata-rata 0.19 %, dengan hasil yang telah didapat dari parameter-parameter QoS yang tergolong sangat baik maka dapat disimpulkan suatu proses permainan yang dilakukan akan berjalan dengan sangat baik.
ANALISIS PERFORMANSI ANTENA KATHREIN SEBAGAI PENGUAT SINYAL MENGGUNAKAN NETWORK PACKET ANALYZER Meliani Benedikta; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.61690

Abstract

Lemahnya sinyal internet di Dusun Lintang Batang, menjadi permasalahan bagi masyarakat pengguna internet dalam mengakses informasi. Dengan antena penguat sinyal yaitu antena kathrein dapat memecahkan masalah di daerah sinyal internet lemah baik dalam kondisi non line of sight (NLoS) maupun line of sight (LoS). Akan tetapi diperlukan analisis lebih lanjut mengenai performansi antena kathrein. Sehingga penulis juga menggunakan antena penguat sinyal pembanding yaitu antena wajan bolic. Dalam penelitian ini diuraikan tentang proses analisis performansi antena kathrein dan antena wajan bolic dengan tujuan untuk memperkuat daya tangkap sinyal internet. Berdasarkan hasil pengujian kecepatan internet menggunakan aplikasi wireshark dengan jarak lokasi penelitian 3,1 Km dari BTS indosat pada antena kathrein di dapat nilai kecepatan parameter dengan nilai throughput 1257 kbps, packet loss 0,7 %, delay 541 ms, jitter 51 ms dan secara keseluruhan dapat dikategorikan bagus dengan indeks 3. Sedangkan pada antena wajan bolic di dapatkan nilai kecepatan parameter dengan nilai throughput 1528 kbps, packet loss 0,2 %, delay 806 ms, jitter 33 ms dan secara keseluruhan dapat dikategorikan bagus dengan indeks 3. Dengan kualitas sinyal yang baik maka dapat dilakukan aktifitas akses internet dan fitur-fiturnya aplikasi tanpa kendala.