Claim Missing Document
Check
Articles

The influence of selebgram as celebrity endorsement and product quality on purchase decisions moderated with brand image Dheasey Amboningtyas; Leonardo Budi Hasiholan
Enrichment : Journal of Management Vol. 13 No. 1 (2023): April: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v13i1.1229

Abstract

The purpose of this study is to determine the impact of Celebgram as celebrity endorsement and product quality on purchasing decisions mediated by brand image. The population and sample in this observation are Yogyakarta residents participating in Ella Skin Care. This observation was sampled using a non-probabilistic sampling technique. The analytical methods used in this study are instrumental tests consisting of validity and reliability tests, descriptive statistics tests, normality tests, multicollinearity tests, heterocystism tests and classical autocorrelation tests using SPPS. Hypothesis testing consisting of conservative hypothesis testing, multiple linear regression analysis, relaxed regression analysis, statistical t-tests, F-tests, and coefficient determinations. The output of SPSS is that the results of this study suggest that celebrity endorsement and product quality partially influence purchase decisions, and that brand image may moderate the relationship between celebrity endorsements and purchase decisions. , and that brand image may not moderate the relationship between product quality and product quality. purchase decision. At the same time, through celebrity endorsements and product quality, they jointly or jointly influence purchasing decisions.
THE IMPACT OF AUDIT QUALITY ON AUDITOR MORAL REASONING, COMPETENCE AND INDEPENDENCE ON PROFESSIONALISM IN PUBLIC ACCOUNTING OFFICE Rita Andini; Dheasey Amboningty
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 03 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, 2023 (June-August)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine Job Assessment, Professionalism and Skills on Employee Performance. This research was conducted at SMEs. The population of this study were employees of the weaving department at SMEs. The sampling method used purposive sampling by distributing questionnaires to employees in the weaving department and conducting interviews. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis.The results showed that Job and Skills Assessment had a significant positive effect on Employee Performance. Professionalism has no significant positive effect on employee performance. Job Assessment, Professionalism and Skills have a positive effect simultaneously on Employee Performance.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Laba Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015) Rita Andini; Dheasey Amboningtyas
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 2 (2019): Tantangan Implementasi Hasil Riset Perguruan Tinggi untuk Industrialisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang ada usaha-usaha me-manage Manajemen Laba bagi agen (manajer) adalah sesuatu hal yang tidak dipungkiri, hal ini dilakukan karena agen berkepentingan mendapatkan kompensasi kontrak yang besar agar tercapai kemakmurannya. Beberapa motiv yang menjadi pertimbangannya adalah; Bonus Purposes, Political Motivation, Taxation Motivation, Pergantian CEO, Initial Publik Offering (IPO) dan Pentingnya Memberi Informasi Kepada Investor.Teori keagenan pada manajemen laba dapat timbul apabila terjadi selisih kepentinganekonomis pemilik perusahaan yang selanjutnya disebut prinsipal dan manajer yang selanjutnya disebut sebagai agen, dimana principal dan agen berusaha untuk memperoleh tingkat kesejahteraan yang diharapkan, disinilah sering terjadi asimetri informasi. Beberapa faktor yang diduga mampu mempengaruhi manajemen laba diantarnya adalah; leverage, kepemilikan saham publik dan kepemilikan institusional, serta diduga pula bahwa profitabilitas dapat memperkuat pengaruhnya. Secara umum pengkajian ini bertujuan ntuk menguji dan menelaah apakah leverage, kepemilikan saham publik dan kepemilikan institusional dapat mempengaruhi manajemen laba (earning management) yang dimoderasi dengan profitabilitas. Secara khusus pengkajian ini bertujuan untukmemberikan saran pada manajemen perusahan pada bidang industri penggunaan barang konsumsi yang tercatat di BEI, dalam hal bagaimana supaya asimetri informasi antara manajer dengan prinsipal dapat diminimalisir. Populasi pada pengkajian ini adalah perusahaan bidang industri penggunaan barang konsumsi yang tercatat di BEI selama periode 2013-2015. Sampel dalam pengkajian ini menggunakan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 42 perusahaan yang memenuhi kriteria. Variabel terdiri dari lima variabel; leverage, kepemilikan saham publik dan kepemilikan institusional sebagai variabel bebas dan profitabilitas menjadi variabel moderating, sedangkan manajemen laba sebagai variabel terikat. Metode analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan pengujian moderasi dengan memakai MRA (Moderated Regression Analysis). Hasil pengkajian ini yakni; leverage, dan kepemilikan institusional tidak berdampak, kepemilikan saham publik berdampak terhadap manajemen laba. Sedangkan variabel profitabilitas dapat memoderasi kepemilikan saham publik, dan tidak memoderasi hubungan antara leverage, kepemilikan institusi terhadap manajeman laba.Kata Kunci: Leverage, kepemilikan saham publik, kepemilikan institusional, profitabilitas, dan manajemen laba.
Cashless Society and Financial Literacy in Campus Life to Support Accountable Financial Management Festi Zulfaturrohmah; Julius Pungky Wasono Widagdo; Kris Brantas Abiprayu; Dheasey Amboningtyas
Economic Education Analysis Journal Vol 12 No 3 (2023): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v12i3.74699

Abstract

Rapid technological trends have had a massive have an effect on on Indonesian society, particularly in the use of non-cash transactions. Apart from that, the high growth of internet users is one of the factors in the development of the digital economic system in Indonesia. The Financial Services Authority (OJK) referred to that the usage of digital transactions has also expanded appreciably. This boom in digital transactions is supported via changes in people’s cashless existence, which can be absolutely supported via Bank Indonesia because the valuable financial institution by using launching the National Cashless Movement (GNTT). This motion creates a cashless society organization or frequently known as the “Cashless Society”. This study is covered in quantitative research with the aim of finding out the impact of monetary literacy and lifestyle on the monetary conduct of technology Z in a cashless society. Generation Z at Semarang State University was chosen because the item of studies. The sampling technique in this research uses possibility sampling and the pattern selection in this study makes use of easy random sampling. Calculations to determine the number of samples used the Slovin system. Data collection became completed by means of distributing questionnaires through Google Form and analyzed the usage of Partial Least Square (PLS). The research results show that cashless transactions have not been able to reduce the amount of cash needed by generation Z or Semarang State University students. So it has not been possible to reduce the amount of cash circulated indirectly.
PELATIHAN PADA KAMPUNG BATIK SEMARANG UNTUK MEMBANGUN CITRA MEREK DAN GAYA HIDUP MELALUI FOTOGRAFI KOMERSIAL Amboningtyas, Dheasey; Harini, Cicik; Hasiholan, Leonardo Budi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22885

Abstract

UMKM yang berpotensi berperan besar menyumbang dalam pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan di Semarang adalah sektor usaha dan industri batik. Permasalahan yang terjadi pada UMKM menghambat perkembangan dan dibutuhkan strategi pengembangan untuk membangun citra merek dan gaya hidup dengan dibantu fotografi komersial. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada UMKM yang ada di kampung Batik Semarang dalam membangun citra merek dan gaya hidup melalui fotografi komersial. Dalam tahapan eksplorasi dilakukan pengamatan dan pencarian data, sedangkan tahap improvisasi adalah menyusun ulang data, membentuk sketsa, dan melakukan percobaan-percobaan seperti tata cahaya, pemilihan warna, dan objek, kemudian pada tahap pembentukan karya dilakukan perwujudan sketsa ke dalam bentuk foto. Bentuk dasar penciptaan karya berupa varian produk yang dijual atau diproduksi oleh UMKM pada Kampung Batik Semarang, yang kemudian diaplikasikan ke dalam platform media sosial, yaitu Instagram. Dengan demikian, hasil karya penciptaan fotografi komersial ini bisa menarik lebih banyak perhatian konsumen terutama anak muda untuk membeli dan melestarikan budaya batik yang ada di Semarang.
The creation of Pulesari Tourism Village involves social group interaction with local communities and self-confidence in circular economy Amboningtyas, Dheasey; Lestari, Sinta Petri; Fatmasari, Dewi
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.5, No.2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/ebisma.v5i2.1601

Abstract

Pulesari Tourism Village offers several additional programs. It is a popular tourist destination because it thrives on community involvement. In addition, tourist cities are fashionable areas that attract visitors and influence their choice to visit modern tourist destinations. However, the amount of rubbish collected and the number of tourists increases. Therefore, it is essential to support environmental organizations in their efforts to keep areas tidy. To maintain the sustainability and cleanliness of tourist attractions, it is necessary to study the awareness of preserving ecological cleanliness through increasing self-confidence and social interaction regarding circular economy. This research used quantitative methodology and involved a total sample of 286 people, selected through systematic simple random sampling. The research sample objects include tourism awareness groups, youth organizations, farmer groups, farmer women's groups, and family empowerment and welfare. Purposive sampling was used to conduct research. Research data was analyzed using Multiple Linear Regression and Pearson correlation tests to determine the elements influencing social interaction and self-confidence about innovative (dependent) (independent) circular economy. Research findings show that although there is a weak correlation between social interaction and self-confidence, social interaction and self-confidence in responsible circular economy significantly impact maintaining the cleanliness of the tourist environment in the Pulesari tourist village. The conclusion explains that social interaction and confidence in circular economy are two ways to increase the number of tourist visits.
The digitalization of photography art management at MSMEs in Sleman Yogyakarta will use a technology acceptance model. Amboningtyas, Dheasey; Erlinda, Aurel
Enrichment : Journal of Management Vol. 14 No. 4 (2024): October: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v14i4.2055

Abstract

This study aims to analyze and discuss what variables influence MSME actors in Sleman to use the technology acceptance model associated with digitalizingdigitalizing photography art management. The results of this study are believed to help MSME management in the Sleman area formulate strategic policies related to mobile phone marketing. This study reviews the variables of usability, convenience, security, and privacy in attitudes that influence the intention to use mobile phone users. The data analysis method used in this study is the Structural Equation Modeling (SEM) program, which has 250 respondents from MSMEs in Sleman who actively use mobile phones. The analysis tool used is Google Forms. The results of the study found that usability, convenience, security and privacy, which are the structure of the Technology Acceptance Model, influence users to continue using mobile phones for their MSME business transactions, which in their marketing practices use social media, namely Instagram, which has a touch of photography art
Pelatihan Press Release Sebagai Media Mengenalkan Bisnis Baru Home Industri Kreasi Limbah Plastik Potensi Unggulaan Desa Wringin Putih Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Amboningtyas, Dheasey; Hasiholan, Leonardo Budi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.077 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10559

Abstract

Desa Wringinputih merupakan salah satu Desa di Kabupaten Semarang yang masih banyak memiliki warga miskin. Potensi yang akan diangkat dari Desa Wringinputih adalah kreasi limbah plastik yang bertujuan selain mengurangi limbah plastik di desa tersebut sehingga bisa menjaga kesehatan dan kelestarian alam juga bermaksud meningkatkan kesejahteraan karena memiliki niai jual. Dimana limbah plastik merupakan salah satu ikon yang ada di desa Wringinputih dalam kurun 3 tahun terakhir. Tujuan utama yang ingin dicapai dalam pelaksanaan program pengabdian di Desa Wringinputih adalah menjadikan limbah plastik sebagai bahan baku andalan untuk wirausaha sehingga bisa dimaksimalkan dalam produksi kreasinya baik yang bisa dimanfaatkan untuk hiasan maupun alat sekolah. Sehingga lebih lanjut mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Wringinputih melalui usaha pembuatan berbagai kerajinan tangan yang terbuat dari bahan baku plastik (limbah). Diharapkan dengan adanya sarana ini akan mampu menjadikan Desa Wringinputih sebagai sentra penghasil kreasi kerajinan tangan berbahan dasar plastik (limbah)yang dikenal seantero provinsi Jawa Tengah khususnya dan Indonesia pada umumnya.Tujuan lain yang ingin dicapai adalah adanya keahlian yang dimiliki para entrepreneur pengrajin tersebut dalam membuat kreasi dari limbah plastik, sehingga sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan untuk dipublikasikan di media massa dan pada akhirnya bisa menginspirasi banyak daerah untuk bisa melakukan hal yang sama. Terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh para entrepenur ketika memproduksi kerajinan aksesories, perlengkapan sekolah dan hiasan furniture rumah tangga dan perkantoran tentunya. Dari program pengabdian di Desa Wringinputih Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang indikator capaian yang akan dituju yaitu : meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengolah dan mengkreasikan limbah plastik (bekas bungkus kopi, snack, mie instan, tas plastik, dan lain sebagainya, terjalinnya kerjasama antara masyarakat Desa Wringinputih dengan instansi terkait dalam pengembangan kreasi limbah plastik, bertambahnya produsen pengrajin berbahan dasar limbah plastik, meningkatnya ketrampilan masyarakat dalam membuat pemeran untuk memasarkan hasil kreasinya sehingga aneka jenis kerajinan limbah plastik lebih dikenal melalui publikasi baik di media cetak, on line dan media sosial yang meliput sewaktu pameran tiba, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Wringinputih khususnya ibu-ibu anggota PKK atau Tim Pemberdayaan Perempuan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan taraf perekonomian, tumbuhnya industri rumah tangga yang mengolah limbah plastik menjadi berbagai jenis kerajinan hiasan rumah dan perkantoran, terbentuknya suatu sentra produksi khusus untuk pengolahan hingga penjualan hasil kreasi limbah plastik.
Pengembangan Potensi Jahe Merah Sebagai Usaha Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan Kota Semarang H., Leonardo Budi; Amboningtyas, Dheasey
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.341 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.11845

Abstract

Tujuan dari Pengabdian adalah Pengembangan Potensi Tanaman jahe merah sehingga dapat meningkatkan peningkatan perekonomian warga selama menjadikan tanaman obat keluarga (empon-empon) menjadi salah satu potensi yang ada di desa tersebut. Banyaknya toga yang ditanam oleh masyarakat desa dapat dikembangkan menjadi suatu produk yang dapat mendongkrak perekonomian dan mengurangi pengangguran Industri pengolahan pangan memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat desa, dan membantu pertumbuhan ekonomi wilayah agar dapat tercapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi di pedesaan dan di perkotaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ToT (training of training) yaitu semacam pelatihan dari narasumber kepada perserta langsung. Secara jangka panjang maka hasil dari pelatihan dilakukan pengawasan dan evaluasi untuk perkembangannya. Luaran ini adalah sistem pemasaran baik online maupun pengenalan langsung kepada masyarakat yang akan meningkatkan penghasilan dari produk olahan tanaman obat di berupa hasil pengolahan tanaman obat (jahe merah) menjadi minuman (shake) jahe merah. Apalagi jahe merah merupakan salah satu unsur pendukung untuk penjaga daya tahan tubuh dari virus COVID-19
Pelatihan Keterampilan Masyarakat Desa Boja Kota Semarang Dalam Bidang Pengelolaan Pemasaran Hasiholan, Leonardo Budi; Amboningtyas, Dheasey
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.442 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i1.13841

Abstract

Masyarakat pengrajin dalam tingkatan usaha home industri di era persaingan bebas ini mengalamikesulitan memasarkan hasil produksinya. Kesulitan ini dikarenakan pemahamannya yang minim terhadap prisip dasar dan proses pemasaran kompetitive yang berorientasi kepada pasar, akibatnya banyak masyarakat pengrajin tidak melalukan produksi lagi bahkan cenderung menjadi pengangguran.Tujuan utama dalam pelatihan keterampilan pengelolaan pemasaran ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang prinsip dasar dan proses pemasaran berkesinambungan, sehingga disamping mengiatkan iklim usaha di masyarakat juga akhirnya pelaku usaha mempu memproduksi produk yang dapat diserap oleh pasar tanpa harus menunggu adanya pesanan.Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini bentuknya berupa diskusi dan dialog, penjelasan prinsip dasar dan proses pemasaran barang dan jasa, konsultasi personal antara pelaku usaha dengan praktisi dan tim atas produk yang dihasilkan.Pelaksanaan pengabdian ini sesuai dengan kebutuhan dan kesulitan para pelaku usaha di masyarakat wilayah Desa Boja, oleh sebab itu antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi dengan alasan keinginan mereka agar berhasil dalam memasarkan usahanya. Keberhasilan kagiatan usaha bagi masyarakat akan mendorong penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan, dan sangat potensial memicu lahirnya pelaku usaha baru dari masyarakat setempat terutama pada tingkat usia produktif