Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

LAYANAN PERPUSTAKAAN BERBASIS APLIKASI SLIMS (SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYISTEM) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENGGUNA Muarif, Muarif; Fathir, Fathir; Nugroho, Chandra Wisnu; Maramis, Leonard; Jufrin, Jufrin
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5834

Abstract

Perpustakaan tradisional dengan koleksi besar akan menghadapi kesulitan dalam mengelola dan mengendalikan koleksi seiring berjalannya waktu, karena jumlah koleksi cenderung terus bertambah. Hal ini menyebabkan pengguna memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencari sumber informasi yang mereka butuhkan. Selain itu, akses terhadap perpustakaan terbatas hanya pada lokasi fisik perpustakaan dan pada waktu operasional tertentu. Oleh karena itu, layanan perpustakaan yang inklusif bagi masyarakat memerlukan dukungan dari sistem otomasi terkomputerisasi yang siap digunakan kapan saja, memudahkan akses ke sumber informasi yang diperlukan. perkembangan teknologi informasi, perpustakaan sebagai media pengumpul, pengolah, dan pendistribusi informasi harus beradaptasi dengan teknologi ini. Tanpa sentuhan teknologi informasi, perpustakaan dianggap ketinggalan zaman, kuno, dan tidak berkembang. Senayan Library Management System (SliMS) adalah salah satu aplikasi manajemen perpustakaan yang luas penggunaannya di Indonesia. Aplikasi ini dibuat untuk mendukung pengelolaan perpustakaan, termasuk katalogisasi, sirkulasi, dan pelaporan. SliMS menyediakan berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan dan akses informasi di perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi pengguna. Tempat pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bima, tujuan penelitian Untuk mengetahui bagaimana Layanan berbasis aplikasi SliMS dalam meningkatkan kualitas pengguna di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bima, Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif, Responden dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa dan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Bima sebagai Anggota Perpustakaan yang berjumlah 155 Orang, Teknik pengambilan Sample dalam penelitian ini menggunakan Random sampling, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, menyebarkan kuesioner dan studi dokumentasi. Hasil Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif Deskriptif, Berdasarkan Hasil Penelitian bahwa inovasi layanan berbasis aplikasi SLiMS dalam meningkatkan kualitas pengguna di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bima sebagian besarnya adalah positif. Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan (SLiMS) telah menjadi solusi populer untuk mengelola koleksi perpustakaan secara digital. penggunaan SLiMS di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bima merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan perpustakaan. Penerapan aplikasi SLiMS memiliki peluang yang signifikan terhadap kualitas pengguna yang diberikan oleh perpustakaan.
Pengolahan Pangan Lokal Jewawut dan Sarang Walet Serta Edukasi berbasis Digital untuk Pencegahan Stunting Ibu Hamil di Desa Maria Utara Khatimah, Nur Husnul; Nursani, Nursani; Fathir, Fathir
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7928

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan ibu hamil dan anak di Indonesia. Pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi, seperti jewawut sebagai sumber karbohidrat dan protein nabati serta sarang burung walet sebagai sumber protein hewani berkualitas, dapat menjadi alternatif intervensi gizi berbasis masyarakat. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengolahan pangan lokal serta pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi gizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan, dan edukasi gizi berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana lebih dari 75% peserta mencapai kategori tinggi setelah pelatihan. Edukasi digital juga terbukti efektif memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan pemahaman peserta, sementara produk olahan yang dihasilkan mulai diuji coba pemasarannya secara lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
PELATIHAN GURU PAUD DALAM PENGGUNAAN APLIKASI EDUKASI INTERAKTIF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN Alamin, Zumhur; Lukman, Lukman; Missouri, Randitha; Annafi, Nurfidianty; Mutmainah, Siti; Khairunnas, Khairunnas; Fathir, Fathir
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i1.2616

Abstract

Program pelatihan untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam penggunaan aplikasi edukasi interaktif telah menunjukkan dampak positif yang signifikan pada kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di tingkat PAUD. Melalui metode pelatihan yang interaktif dan praktis, guru-guru PAUD memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan aplikasi seperti Bandicam dan Canva untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan relevan bagi siswa-siswi mereka. Evaluasi terhadap umpan balik peserta pelatihan mengungkapkan kepuasan yang tinggi dan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan teknologi guru-guru PAUD. Meskipun beberapa tantangan dihadapi selama pelaksanaan pelatihan, seperti batasan waktu dan tingkat keterampilan teknologi yang bervariasi di antara peserta, upaya mitigasi berhasil mengatasi kendala tersebut. Implikasi dari program pelatihan ini adalah peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat PAUD melalui integrasi teknologi pendidikan interaktif. Program ini memiliki potensi untuk memberikan manfaat jangka panjang dalam meningkatkan pendidikan anak usia dini.
PENINGKATAN KESADARAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH Missouri, Randitha; Annafi, Nurfidianty; Lukman, Lukman; Khairunnas, Khairunnas; Mutmainah, Siti; Fathir, Fathir; Alamin, Zumhur
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i2.2617

Abstract

Krisis pengelolaan sampah global membutuhkan solusi berkelanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi dampak positif metode pelatihan berbasis masyarakat terhadap peningkatan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Survei awal menunjukkan pemahaman dan partisipasi yang rendah, dengan hanya 40% responden memiliki pemahaman memadai. Setelah pelatihan, pemahaman meningkat signifikan menjadi 85%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Meskipun partisipasi di tingkat rumah tangga menunjukkan penurunan yang tidak signifikan, perubahan positif dalam praktik pengelolaan sampah dapat diukur dari hasil survei. Analisis kualitatif menyoroti perubahan sikap mendalam pada masyarakat, yang merespons pelatihan dengan menerapkan konsep-konsep pengelolaan sampah secara aktif. Evaluasi juga menegaskan pelatihan berhasil menciptakan keterlibatan masyarakat yang lebih luas di tingkat komunitas. Hasil survei menunjukkan peningkatan pesat dalam pemahaman dampak lingkungan pengelolaan sampah berkelanjutan (90%). Partisipasi dalam kegiatan komunitas terkait sampah melonjak dari 30% menjadi 80%, menunjukkan dampak pelatihan dalam merangsang keterlibatan masyarakat.